Anda di halaman 1dari 1

Efisiensi Mesin

Efisiensi mesin menggambarkan tingkat efektifitas mesin bekerja. Secara alamiah setiap
proses memerlukan energi, menghasilkan kerja untuk melakukan proses, kemudian ada energi
yang harus dibuang. Seperti manusia yang harus makan untuk melakukan aktivitas kerja

selanjutnya secara alamiah harus ada yang dibuang. Apabila proses ini tidak berjalan semestinya,
manusia dinyatakan dalam keadaan sakit dan tidak dapat melakukan kerja. Dalam kondisi ini
seandainya manusia adalah mesin maka manusia dalam keadaan rusak.

Konsep efisiensi menjelaskan bahwa perbandingan antar energi berguna dengan energi yang
masuk secara alamiah tidak pernah mencapai 100%. Pada motor bakar ada beberapa definisi dari
efisiensi yang menggambarkan kondisi efektivitas mesin bekerja, yaitu:

1. Efisiensi termal
2. Efisiensi termal indikator
3. Efisiensi termal efektif
4. Efisiensi mekanik
5. Efisiensi volumetrik

D.1 Efisiensi termal

Efisiensi termal adalah konsep dasar dari efisiensi siklus ideal yang didefinisikan
perbandingan antara energi yang berguna dengan energi yang masuk. Energi berguna adalah
pengurangan antara energi masuk dengan energi terbuang. Jadi efisiensi termal dirumuskan dengan
persamaan :

D.2. Efisiensi termal indikator

Efisiensi termal indikator adalah efisiesi termal dari siklus aktual diagram indikator. Energi
berguna dari diagram indikator adalah kerja indikator dan energi masuknya adalah energi dari
proses pembakaran perkilogramnya. Perumusannya adalah sebgai berikut:

Karena efisiensi termal indikator adalah pada siklus aktual maka


fluidanya adalah bahan bakar dengan udara, sehingga perhitungan
energi adalah sebagai berikut:

Efisiensi termal efektif adalah perbandingan daya poros atau daya efektif dengan laju kalor
masuknya. Perumusannya adalah sebagai berikut:

Semua beban mesin diatasi dengan sumber energi dari proses pembakaran yang
menghasilkan energi mekanik. Energi mekanik yang terukur pada diagram indikator adalah kerja
indikator. Kerja indikator persatuan waktu inilah yang akan ditransfer mejadi kerja poros per
satuan waktu. Adapun besarnya nilai efektivitas dari transfer daya indikator menjadi daya poros
adalah efisiensi mekanis. Jadi efisiensi mekanis adalah perbandingan antara daya poros dengan
daya indikator dan dirumuskan dengan persamaan sebagai berikut: