Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

TABLET FE

TOPIK : tablet Fe
SASARAN : Ny. S
TEMPAT : Rumah Tn. H
HARI / TANGGAL : Rabu, 22 februari 2012
WAKTU : 30 Menit
PENYULUH : Pina Eka Setiyawati

I. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM

Setelah diberikan pendidikan kesehatan selama 1 x 30 menit diharapkan Ibu mengetahui


tentang tablet Fe.

II. Tujuan Instruksional Khusus

Setelah diberikan pendidikan kesehatan selama 1 x 10 menit tentang tablet Fe diharapkan Ibu
mampu :

1. Menyebutkan Pengertian zat besi

2. Menyebutkan kegunaan zat besi


3. Menjelaskan kebutuhan zat besi perhari
4. Menyebutkan cara minum tablet zat besi
5. Menjelaskan cara penyimpanan zat besi
6. Menjelaskan efek samping zat besi
III. MATERI
Terlampir

IV. MEDIA
 Leaflet
V. KEGIATAN
Tahap Kegiatan penyaji Kegiatan peserta Metode
kegiatan
Pembukaan  Salam pembuka Memperhatikan, Ceramah dan
5 Menit  Memberikan penjelasan mendengarkan Tanya jawab
maksud dan tujuan dan menjawab
penyuluhan pertanyaan
 Memberikan pertanyaan
perihal apa yang akan
disampaikan
Penyajian Menyampaikan materi : Bertanya Ceramah dan
15 Menit Tanya jawab
 Menjelaskan Pengertian zat besi

 Menyebutkan kegunaan
zat besi
 Menjelaskan kebutuhan
zat besi perhari
 Menyebutkan cara minum
tablet zat besi
 Menjelaskan cara
penyimpanan zat besi
 Menjelaskan efek samping
zat besi

Penutup  Memberikan kesimpulan Menjawab Tanya jawab


10 menit  Bertanya pada peserta pertanyaan
 Evaluasi penyuluhan
 Salam penutup

VI. EVALUASI
Prosedur : post test
Jenis : lisan
Alat : lembar soal
Test : test subyektif
Soal – soal
1. Berapa kebutuhan tablet fe per harinya ?
Jawab : 60 mg/ hari
2. Kapan waktu yang tepat untuk tablet fe ?
Jawab : malam hari
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Pokok Bahasan : Pentingnya FE


Sub Pkok Bahasan : Kebutuhan FE
Sub Sub Pokok Bahasan : 1. Pengertian
2. Tujuan
3. Kebutuhan FE
Sasaran : Ibu Hamil
Hari/Tanggal : 12-01-2016
Waktu : 11.00 s/d selesai
Tempat : Balai Desa Balet Baru
Penyuluh : Mahasiswi Akbid dr. Soebandi Jember

I. Analisa Situasi
a. Analisa Fisik
Luas : 5x6 m
Penerangan :-
Tempat duduk : Karpet
b. Peserta
Jumlah : 17 orang
Umur : 18 - 35 tahun
Tingkat Pendidikan : SD, SMP, SMA
Jenis Kelamin : Perempuan

II. Tujuan
a. Tujuan Instruksional Umum
Setelah diberi penyuluhan, peserta dapat memahami tentang
pentingnya FE sertarutin mengkonsumsi FE
b. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan, peserta diharapkan mampu menjelaskan :
1. Definisi dan kegunaan FE
2. Macam-macam makanan yang mengandung FE
3. Kebutuhan zat besi wanita hamil
III. Metode
Ceramah tanya jawab

IV. Media dan alat bantu


Leaflet

V. Materi
Terlampir
VI. Rencana Kegiatan
No Tahap Waktu Kegiatan Kegiatan Peserta
1. Pembukaan 5 menit - Mengucapkan salam - Menjawab salam
- Memperkenalkan diri
- Menyampaikan - Mendengarkan
pertanyaan lisan
- Menyebutkan -
topik Menjawab
penyuluhan
2. Isi 40 menit - Menyampaikan materi
- Tanya jawab
- Demonstrasi membuat- menjawab
- Membuat kesimpulan
3. Penutup 5 menit - Evaluasi
- Tanya jawab - Menjawab
- Salam penutup - Menjawab salam

VII. Rencana Evaluasi


a. Proses
 Peserta terlihat antusias dalam mengikuti penyuluhan
 Peserta kooperatif
b. Hasil
 Peserta dapat menjelaskan definisi dan kegunaan FE.
 Peserta dapat menyebutkan macam-macam makanan yang
mengandung FE
 Peserta dapat mengetahui kebutuhan zat besi wanita hamil
VIII. Sumber
 Saifuddin. 2002

KEBUTUHAN ZAT BESI

1.Pengertian Tablet Fe
Adalah unsur pembentuk sel darah merah yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil guna
mencegah terjadinya anemia atau kurang darah selama kehamilan.
II. Fungsi zat besi/ FE
Zat besi adalah mineral yang dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah (hemoglobin).
Selainitu, mineral ini juga berperan sebagai komponen untuk membentuk mioglobin (protein
yangmembawa oksigen ke otot), kolagen (protein yang terdapat di tulang, tulang rawan, dan
jaringanpenyambung), serta enzim. Zat besi juga berfungsi dalam sistim pertahanan tubuh.
III. Kebutuhan Zat Besi/ FE Pada Masa kehamilan
Kebutuhan zat besi pada wanita hamil yaitu rata- rata mendekati 800 mg. Kebutuhan ini
terdiri dari,sekitar 300 mg diperlukan untuk janin dan plasenta serta 500 mg lagi digunakan
untuk meningkatkan massa haemoglobin maternal. Kurang lebih 200 mg lebih akan
dieksresikan lewat usus, urin dan kulit. Makanan ibu hamil setiap 100 kalori
akan menghasilkan sekitar 8–10 mg zat besi. Perhitungan makan 3 kali dengan 2500 kalori
akan menghasilkan sekitar 20–25 mg zat besi perhari. Selama kehamilan dengan perhitungan
288 hari, ibu hamil akan menghasilkan zat besi sebanyak 100 mg sehingga kebutuhan zat besi
masih kekurangan untuk wanita hamil (Manuaba, 2001). Sumber lain mengatakan, kebutuhan
ibu hamil akan Fe meningkat (untuk pembentukan plasenta dan sel darah merah) sebesar 200-
300%. Perkiraan besaran zat besi yang perlu ditimbun selama hamil ialah 1040 mg. Dari
jumlah ini, 200 mg Fe tertahan oleh tubuh ketika melahirkan dan 840 mg sisanya
hilang. Sebanyak 300 mg Fe ditransfer ke janin, dengan 50-75 mg untuk pembentukan
plasenta, 450 mg untuk menambah jumlah darah merah, dan 200 mg
lenyap ketika melahirkan.4 Besarnya angka kejadia anemia ibu hamil pada trimester I
kehamilan adalah 20%, trimester II sebesar 70%, dan trimester III sebesar 70%. 4Hal
ini disebabkan karena pada trimester pertama kehamilan, zat besi yang dibutuhkan sedikit
karena tidak terjadi menstruasi dan pertumbuhan janin masih lambat. Menginjak trimester
kedua hingga ketiga, volume darah dalam tubuh wanita akan meningkat sampai 35%, ini
ekuivalen dengan 450 mg zat besi untuk memproduksi sel-sel darah merah. Sel darah merah
harus mengangkut oksigen lebih banyak untuk janin. Sedangkan saat melahirkan, perlu
tambahan besi 300 – 350 mg akibat kehilangan darah. Sampai saat melahirkan, wanita hamil
butuh zat besi sekitar 40 mg per hari atau dua kali lipat kebutuhan kondisi tidak
hamil. Penyerapan besi dipengaruhi oleh banyak faktor. Protein hewani dan vitamin C
meningkatkan penyerapan. Kopi, teh, garam kalsium, magnesium dan fitat dapat mengikat Fe
sehingga mengurangi jumlah serapan. Karena itusebaiknya tablet Fe ditelan bersamaan
dengan makanan yang dapatmemperbanyak jumlah serapan, sementara makanan yang
mengikat Fe sebaiknya dihindarkan, atau tidak dimakan dalam waktu bersamaan. Disamping
itu,penting pula diingat, tambahan besi sebaiknya diperoleh dari makanan, karena tablet Fe
terbuktidapat menurunkan kadar seng dalam serum.
IV. Pemberian Tablet FE untuk mencegah anemia dalam kehamilan
Memberikan preparat besi yaitu fero sulfat, fero glukonat atau Na-fero bisirat. Pemberian
preparat60 mg/hari dapat menaikan kadar Hb sebanyak 1 gr %/ bulan. Saat ini program
nasional menganjurkan kombinasi 60 mg besi dan 50 nanogram asam folat untuk profilaksis
anemia.
V. .Komponen dari Tablet Fe
a. Kebutuhan / dosis perhari
tablet/hari yaitu 60 mg/hari
b.Kebutuhan / dosis selama hamil
Paling sedikit 90 tablet selama hamil
c.Waktu minum tablet zat besi
Sebaiknya diminum pada malam hari sebelum tidur, karena mengurangi efek mual
yang akan timbul setelah ibu meminumnya
d.Cara minum tablet zat besi
Diminum dengan air putih/ air jeruk yang mengandung vitamin C
untuk mempermudah penyerapan
e.Bahan makanan yang menghambat penyerapan zat besi
Teh, susu, kopi tidak boleh diminum bersamaan dengan tablet Fe.
f.Penyimpanan Tablet zat besi
Simpan ditempat kering dan tidak terkena sinar matahari langsung atau dekat
dengan sumber panas dan setelah dibungkus dibuka ditutup kembali.
g.Efek samping tablet zat besi
Efek sampingnya mual,konstipasi, diare, tinja berwarna hitam kecoklatan.
h.bahan makanan yang mengandung zat besi
Sayuran yang berwarna hijau tua (bayam,kangkung, daun singkong,daun katuk,
dsb), nabati : daging berwarna merah, telur, hewani : tahu, tempe.
i.Cara mengolah makanan sehingga zat besi yang
terkandung didalamnya tidak banyak yang hilang sayur dicuci, potong, dimasak
janganteerlalu matang.