Anda di halaman 1dari 4

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN


IV.1 Hasil
IV.1.1 Kurva kalibrasi dari persamaan regresi linier larutan
Seri natrium
Larutan Natrium Panjang
Konsentrasi Absorban diklofenak
Diklofenak gelombang

Standar seri I 6 285 0,205 a = -0,042

Standar seri II 9 285 0,269 b = 0,038


r = 0,968
Standar seri III 12 285 0,435

y
0.5

0.4
y = 0,038x - 0,042
0.3

0.2

0.1

0
3 6 9 12 15
Kurva kalibrasi

IV.1.2 Absorbansi larutan sampel Natrium Diklofenak

Larutan Natrium Panjang


Konsentrasi Absorban
Diklofenak gelombang

Sampel I 15 285 0,352


Sampel II 15 285 0,571
Sampel III 15 285 0,499
IV.2 Pembahasan
Pada praktikum kali ini dilakukan uji kadar komponen pada obat
Natrium diklofenak. Tujuan dari penetapan kadar pada natrium diklofenak
ini yaitu mengetahui kadar sebenarnya dari tablet natrium diklofenak 50
mg. penetapan kadar natrium diklofenak dilakukan dengan metode
spektrofotometri. Menurut Day dan Underwood (1981) spektrofotometri
adalah metode analisis untuk mengukur konsentrasi suatu senyawa
berdasarkan kemampuan senyawa tersebut untuk menyerap sinar atau
cahaya. Menurut Gandjar (2007) dasar pemanfaatan untuk analisis dengan
spektrofotometri adalah panjang gelombang dari sinar ultraviolet (UV) dan
sinar tampak (visible) merupakan salah satu bagian dari radiasi
elektromagnetik. Menurut Marzuki Asnah (2012), prinsip kerja
spektrofotometri adalah spektrum elektromagnetik dibagi dalam beberapa
daerah cahaya. Suatu daerah akan diabsorbsi oleh atom atau molekul dan
panjang gelombang cahaya yang diabsorbsi dapat menunjukkan struktur
senyawa yang diteliti. Spektrum elektromagnetik meliputi suatu daerah
panjang gelombang yang luas dari sinar gamma gelombang pendek
berenergi tinggi sampai pada panjang gelombang mikro.
Sebelum dilakukan percobaan, alat-alat yang akan dipakai
dibersihkan dahulu dengan alkohol 70% dimana menurut Waluyo (2005)
alkohol 50-70% banyak dipergunakan sebagai desinfektan yang merupakan
zat yang berfungsi sebagai zat untuk membunuh mikroorganisme yang
terdapat pada benda yang tidak bernyawa.
Pertama yang dilakukan adalah menyiapkan larutan stok standar dari
tablet natrium diklofenak konsentrasi 1 mg/mL yang dibuat serbuk terlebih
dahulu dengan menggunakan pelarut methanol. Selanjutnya pembuatan
larutan stok natrium diklofenak konsentrasi 100 µg/mL yang dibuat dengan
memipet larutan stok standar 1 mg/mL. larutan stok konsentrasi 100 µg/mL
tersebut kemudian digunakan untuk membuat larutan seri natrium
diklofenak dengan konsentrasi 6 µg/mL, 9 µg/mL dan 12 µg/mL. Larutan
seri dibuat untuk membuat kurva kalibrasi. Menurut Watson (2005) kurva
kalibrasi adalah suatu grafik yang menunjukkan seberapa responsif metode
tersebut terhadap sedikit perubahan dalam konsentrasi suatu analit yang
digambarkan dalam suatu grafik yang memberikan suatu garis lurus. Kurva
kalibrasi dibuat dengan cara mengukur absorbansi larutan seri natrium
diklofenak pada panjang gelombang maksimum yang telah ditentukan.
Sebelum melakukan pengukuran, dibuat terlebih larutan blangko. Menurut
Laksi (2000) larutan blanko adalah larutan yang mempunyai perlakuan
yang sama dengan analat tapi tidak mengandung komponen analat. Tujuan
pembuatan larutan blanko adalah untuk mngetahui besarnya serapan oleh
zat yang bukan analat.
Pengukuran dilakukan pada rentang panjang gelombang 260-290
nm. Menurut Dirjen POM (2014), panjang gelombang natrium diklofenak
adalah 276 nm. Dipilih salah satu larutan seri yang dianggap memiliki
konsentrasi yang tidak telalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Pada
percobaan ini kami memakai konsentrasi 9 µg/mL. Dari larutan seri
tersebut akan ditentukan panjang gelombang yang akan digunakan untuk
menentukan absorbansi larutan seri lainnya dan absorbansi sampel.
Dari pengukuran yang telah dilakukan, penentuan panjang
gelombang maksimum dilihat dari hasil pengukuran absorbansi masing-
masing panjang gelombang. Panjang gelombang yang memiliki absorbansi
yang paling besar disebut panjang gelombang maksimum dimana nilai
absorbansi paling besar yang didapat yaitu 0,435 pada panjang gelombang
285 nm. Pengukuran larutan seri ini dilakukan dari konsentrasi yang paling
rendah ke konsentrasi paling tinggi. Nilai absorbansi yang diperoleh dari
larutan seri yang diukur pada panjang gelombang 285 nm berturut-turut
0,205; 0,269 dan 0,435. Berdasarkan data tersebut dibuat kurva kalibrasi
dan ditentukan persamaan regresi liniernya.
Dari kurva kalibrasi yang telah dibuat didapat hasil regresi liniernya
dengan nilai a = - 0,042, b = 0,038 dan r = 0,968 dan persamaan regresinya
y = 0,038x - 0,042 dengan nilai x adalah nilai kadar Natrium diklofenak
dalam satuan µg/mL dan nilai y adalah absorbansi dari larutan sampel
dimana digunakan 3 data larutan sampel. Dari hasil persamaan tersebut
nilai kadar Natrium diklofenak setiap sampel secara berturut-turut yaitu 10,
36 µg/mL, 16,13 µg/mL, 14,23 µg/mL.

Day, R.A., dan Underwood, A.L.1981. Analisa Ilmu Kuantitatif. Edisi Keempat.
Jakarta: Penerbit Erlangga.

Gandjar, I. G. 2007. Kimia Farmasi Analisis. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Marzuki, Asnah. 2012. Kimia Analisis Farmasi. Makassar : Satu Dua Press

Dirjen POM. 2014. Farmakope Indonesia edisi V. Jakarta : Depkes RI

Watson, David G. 2005. Pharmaceutical Analysis : A Textbook For Pharmacy


Student And Pharmaceutical Chemists. London : Elsevier Health Sciences

Waluyo, Lud. 2005. Mikrobiologi Umum. Malang : Universitas Muhammadiyah


Malang Press

Laksi, M. 2000. Kimia analitik Dasar. Bandung : Grafindo Media Utama