Anda di halaman 1dari 10

RENCANA OPERASI ODONTEKTOMI GIGI MOLAR KETIGA

BAWAH KANAN IMPAKSI SEBAGIAN DENGAN POSISI


MESIO ANGULAR,
KELAS I, LEVEL A

Operator:
Chusna Sekar Wardani
111611101045

Instruktur:
drg. Hengky B Ardiyanto, MDSc

BAGIAN BEDAH MULUT


RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT
FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI
UNIVERSITAS JEMBER
2017
I. IdentitasPenderita
Nama : Nidin Arifin
Umur : 23tahun
JenisKelamin : Laki-laki
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat :Ds. Banjarsengon, Kec. Patrang, Kab. Jember

II. Anamnesa
Pasien ingin mencabutkan gigi belakang kanan bawah yang sering bengkak.
Pasien awalnya merasa gusi pada belakang bawah kanan bengkak ± 1 tahun
lalu. Keluhan tersebut dibiarkan saja dan bengkak mereda setelah ± 7 hari.
Pasien merasa tidak nyaman saat digunakan makan dan gusi daerah tersebut
sakit ketika ditekan dengan jari. Kondisi sekarang tidak sakit.

III. KajianRontgenologis
Gambar:

a. Klasifikasi
Hubungangigiimpaksiterhadap ramus mandibuladengangigi M2
KlasI: Mahkota gigi 48 mesio angular. Terdapat ruang cukup di
belakang gigi molar kedua untuk erupsi molar ketiga impaksi
tersebut. Celah sebelah distal gigi 47 sama dengan lebar
mesial-distal gigi 48.
b. Kedalamanrelatif di dalamtulangrahang
Level A: Mahkotagigi molar ketigaimpaksisejajar garis oklusal dan
berada di atas garis servikal gigi 47.
c. Posisisumbupanjanggigiimpaksiterhadapsumbupanjanggigi M2
adalahposisimesio angular.

d. Jumlahdanbentukakar gigiimpaksi
Akar ganda dengan bentuk akar konvergen, ujungakar distal tipis
danbengkok.
e. Indeks kesulitan
- Hubungan dengan ramus Nilai
Klas I 1
- Kedalaman
Level A 1
- Posisi terhadap sumbu gigi
Mesio Angular 1
Skor tingkat kesulitan adalah 3: termasuk tingkat kesulitan ringan.

IV. Diagnosa
Impaksi sebagian pada gigi 48 dengan angulasi mesio angular, kedalaman
pada level A dan relasi terhadap ramus klas I.

V. Metode Pengeluaran Gigi Impaksi


Metode yang digunakanadalahodontektomi, yaitumetodepengambilangigi
yang
tidakerupsiatauerupsisebagiandenganterlebihdahulumenghilangkanjaringanpe
nghambatdangigidikeluarkansecarautuh.Jikatidakmemungkinkan,
makadilakukanodontotomi,
yaitupengambilangigiimpaksidenganterlebihdahulumemotongataumembelahgi
gi tersebut.

VI. Alat dan Bahan


Alat yang digunakan:
- Alat dasar: kaca mulut, sonde, pinset kedokteran gigi, dan ekskavator
- Alat untuk anastesi: disposible syringe 2,5 ml
- Alat untuk membuat flap: handle dan scalpel, rasparatorium, pinset
anatomis
- Alat untuk membuang jaringan keras penghambat: contra high speed, long
shank bur, bur tulang, chisel dan hammer
- Alatpengungkit :beinbengkok, beinlurus (besardankecil) dancryer
- Alat pencabutan : tang mahkota gigi molar rahang bawah, tang sisa akar
rahang bawah dan tang trismus.
- Alatpenjahitan : needle holder, needle cutting edge, guntingdanpinset
sirurgis
- Alat lain : neirbecken, cheek retraktor, knable tang, water syringe,
tempatalkohol, kainpenutupwajah, lap dada, bone file, kuret, duck clamp,
petridish, suction, cotton roll, deppen glass danarteri clamp.
Bahan yang digunakan:
Betadineantiseptik, pehacain, vaselin, alkohol 70%, larutan PZ, aquadeststeril,
adrenalin, benang non absorbable (silk no.3), cotton pellet dan tampon.

VII. TahapPelaksanaan
Persiapanpenderitameliputi:
1. Persiapanfisik (istirahatdanmakan yang cukup), persiapanpsikisdan
mental, memotivasipasien.
2. Informedconsent,yaitupersetujuanpasienterhadaptindakanoperasisetelahdi
beripenjelasantentangkemungkinanterjadinyakomplikasisetelahoperasi,
antara lain:
- Terjadinyatrismussementara (kesulitan membuka mulut)
- Perdarahan yang berlebihan
- Terjadinyabengkakekstraoralsementara
- Terjadinyaparastesi
- Terjadinyafraktur mandibular
3. Pemeriksaantanda-tanda vital pre-operasi, meliputi:
pemeriksaantekanandarah, nadi, respirasi, danlebarbukamulut pre-operasi.
4. Persiapanalatdanbahanoperasi
5. Persiapan operator danasistenoperasi
Asistenoperasi1 :
a. Membantu operator saatoperasiberlangsung.
b. Memegang suction dan cheek retractor.
Asistenoperasi2 :
a. Mempersiapkanalat-alatoperasi.
b. Membantumengambilkanalatsaatoperasiberlangsung.
c. Mencucidanmensterilkanalat-alatoperasisetelahoperasiberlangsung.
Asistenoperasi3 :
a. Melaporkansemuatahapandankegiatanoperasikepadainstruktur.
b. Mencatattindakandanwaktutahapan-tahapanoperasi.
c. Membantumengukurtekanandarahsetelahdilakukanoperasi.
d. Membantumengukurdenyutnadidanrespirasisetelahdilakukanoperasi.
e. Mempersiapkanrekammedisdan informed consent.
f. Memasangfotorontgen.
g. Mengaturposisilampu.
h. Mendampingipasien.Persiapanpenderitasebelumdansesudahoperasi.
i. Memasangfotorontgen.
j. Memegangdanmengaturposisilampu.
6. Asepsis daerahkerjadenganbetadineantiseptik
7. Anastesi lokal denganpehacaine
- Blok nervus alveolaris inferior 1 cc
- Blok nervuslingualis 0,5 cc
- Infiltrasinervusbuccalislongus 0,5 cc
8. Asepsis daerahkerjadenganbetadineantiseptik.
a. Intraoral :berkumurdenganlarutanbetadine.
b. Ekstraoral :
mengulassudutmulutdanbibirdenganbetadinepadadaerahbibirdaribagian
tengahdengangerakanmemutarkearahluar (sudutmulut) searahjarum
jam (tidaksearahjarum jam bolehasalkonsisten), kemudianpipi,
lehersampaileherbagianbelakang, kemudiandiulasidengan alcohol
sertavaselinuntukmembuatdaerahoperasimenjadilicin agar alat-
alattidakmelukaibibir.
9. Pembuatan flap
- Tipe : mukoperiosteal flap
- Bentuk : trapezoid
- Cara: insisidimulaisebelahretromolar pad (± 3 mm dari distal
gigiimpaksi), diarahkanpadapertengahansisi distal gigi yang impaksi.
Kemudianmenyusuritepi gingiva
sebelahbukalmengelilingigiimpaksidanberhentipadasepertigamesiodistalg
igi molar kedua, kemudianmembentuk diagonal
distomesialdaninsisiberakhirpadabatasmukosabergerakdantidakbergerak,
kemudiandipisahkandenganrasparatoriumhinggatulang alveolar tampak.
- Syaratinsisi: harus di jaringan yang sehat, tekananterkontrol, full
thickness flap, sekalisayat, basis insisiharuslebihlebar agar
mudahdalamvaskularisasi.
Gambar:
10. Menghilangkanjaringanpenghambatdilakukandenganmemotongtulang
alveolar di ataskelengkunganterbesargigi
Tujuan:
 Menghilangkanjaringanpenghambat
 Memberikanlapangpandang
 Sebagaitempattumpuan
Gambar:

11. Setelahseluruhkelengkunganterbesargigiterbebaskan,
kemudianmengungkitgigidenganbein. Mengambilgigidengan
menggunakan tang mahkota molar RB.
Gambar:
12. Sebagaialternatif, apabilagigiimpaksitidakdapatkeluar,
makagigidipotongmenjadiduabagian mesial dan distal,
kemudiandikeluarkansatupersatu.
Gambar:

13. Menghaluskantulang-tulang yang tajamdengan bone file


14. Debridement, dapatdilakukandengan:
- Kuretasepadasoketdenganmenggunakanalatkuretuntukmengangkatserpi
hantulang
- Irigasidenganaquadeststerilataularutan PZ
untukmenghilangkanserbukgigidantulangsisapengeburan.
15. Kontrolperdarahan:
SaatOperasi
- Perdarahan normal: drukdengan tampon
- Perdarahan abnormal: drukdengan tampon dan adrenalin
Post Operasi
- Perdarahan normal : drukdengan tampon
- Perdarahanabnormal :drukdengan tampon dan adrenalin,
sertapemberian vitamin K.
16. Menutuplukaoperasi, denganmenggunakanpenjahitan 3 simpulyaitu: 2
simpul di daerahoklusalgigiimpaksi, 1 simpul di daerahbukal.
Gambar:
17. Instruksi post odontektomi
- Penderitadianjurkanmenggigit tampon sterilselama 30-60 menit.
- Komprespadawajahuntukmengurangipembengkakanselama 30 menit.
- Saatmelepas tampon, penderitadiberitahukadang-kadangsetelah tampon
dilepasdarahmasihmerembes, makasebaiknyadikompresdengan air es.
- Daerah lukatidakbolehdimainkandenganlidahdantidakbolehdihisap-
hisap.
- Tidakbolehkumurkeras-kerasdansering-seringsetelahoperasi.
- Selama 24 jamsetelahoperasitidakbolehmakandanminum yang panas.
- Jikaadapembengkakanselama 24 jam disarankankumur-kumur air
garamhangat.
- Disarankanuntukistirahat yang cukupdantidakmelakukanaktivitasberat.
- Disarankanuntukmenjagakebersihanmulut.
- Apabilamasihterjadiperdarahandisarankankembalisetelahoperasi.
- Disarankanuntukminumobatsecarateratursesuairesep yang diberikan.
18. Pemberianresep
R/ Amoxicillin tab. 500 mg no. XII
∫ 3 dd I
‫׀׀‬

R/ Asammefenamat tab.500 mg no. XII


∫ p.r.n 1
‫׀׀‬

19. Kontrol
- 24 jam post odontektomi
Tujuanuntukcontrolperdarahan,
keradangan,kebersihandaerahoperasidancontroljahitan
- 3hari post odontektomi
Tujuanuntukmengetahui, apakahproses radangsudah meredaataubelum,
controlkebersihandaerahoperasi
- 7 hari post odontektomi
Tujuanuntukmengetahuipenyembuhantulangdanmembukajahitan.