Anda di halaman 1dari 10

Tugas Makalah

EKONOMI TEKNIK

OLEH :

1. Noprindra Tanjung (P23138114070)


2. Raden M Topan Surya Kusuma (P231381140)
3. Ratih Ayu Sulistyoningsih (P23138114082)
4. Wulung Yanuardi (P23138114098)
5. Yasinta Nurfadhillah (P23138114099)

Dosen : Ansor Ibrahim

JURUSAN TEKNIK ELEKTROMEDIK


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES
JAKARTA II
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
karunianya, sehingga kami sebagai penulis dapat menyelesaikan Tugas Ekonomi Teknik
tentangpembahasan mengenai ekonomi teknik.

Tugas ini merupakan salah satu mata kuliah yang ditempuh di Jurusan Teknik Elektro Medik
Poltekkes Kemenkes Jakarta II. Tugas makalah ini disusun sebagai pelengkap tugas dari mata kuliah
Ekonomi Teknik pada semester ini. Dengan selesainya tugas makalah ini tidak terlepas dari bantuan
banyak pihak yang telah memberikan masukan-masukan kepada penulis.

Tugas kali ini dibuat berdasarkan hasil pencarian dari berbagai sumber yang ditemukan oleh
penulis. Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari tugas ini, baik dari materi maupun
teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan dan pengalaman penulis tentang mata
kuliah ekonomi teknik karena penulis masih dalam tahap belajar serta butuh bimbingan. Oleh karena
itu, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan untuk tugas makalah yang lebih baik.

Jakarta. 05 Juni 2017

Penulis
DAFTAR ISI
Daftar isi1.

Daftar isi................................................................................................................ 12.

Bab 1Pendahuluan .......................................................................................................... 23.

Bab 2 Pembahasan1.1

Ruang Lingkup Ekonomi Teknik.................................................................... 31.2

Pengertian Proposal Teknik dan Hubunganya dengan ekonomi teknik ......... 31.3

Pengertian proses pengambilan keputusan ..................................................... 61.4

Tahapan-tahapan dalam proses pengambilan keputusan ............................... 81.5

Analisis pengambilan keputusan................................................................... 101.6

Proses pengambilan keputusan ..................................................................... 131.7

Proses pemecahan masalah ........................................................................... 144.

Studi kasus dan contoh soal ............................................................................... 155.

Analisa dan kesimpulan ...................................................................................... 186.

Daftar pustaka ..................................................................................................... 19


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Dalam dunia teknik khususnya mengenal pula adanya istilah bisnis, malah dunia luar
maju teknologinya karena anak teknik yang berinovasi dengan tentunya banyak barang-
barang elektronik yang dijual dipasaran, contohnya telepon genggam yang sangat pesat
kemajuannya. Oleh karena itu kita harus mempelajari ekonomi yang sangat penting untuk
menunjang kehidupan sesorang apapun latar belakangnya. Dengan ilmu ekonomi yang
kita terapkan dalam bidang elektromedik yang sangat membantu untuk bisnis atau
menejemen keuangan dalam bidang teknisi.

1.2 Rumusan Masalah


Masalah dalam makalah ini adalah untuk memperkenalkan atau memahami apa itu
ekonomi teknik lebih dalam dan juga bisa untuk mengerti isi dari sub-sub materi yang ada
didalamnya. Karena kita sebagai anak teknik harus memahami apa itu ekonomi menurut
sudut pandang anak teknik, mata kuliah ekonomi memang bukan salah satu matakuliah
pokok namun dengan ekonomi kita bisa mengenal apa itu untung rugi dan banyak lagi,
karena setiap perlu tahu atau konsep dasar dari ekonomi itu sendiri.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Definisi dan Ruang Lingkup Ekonomi Teknik


 Definisi Ekonomi Teknik : Disiplin ilmu yang berkaitan dengan aspek-aspek ekonomi
dalam teknik yang terdiri dari evaluasi sistematis dari iaya-biaya dan manfaat-
manfaat usulan proyek-proyek teknik.
 Ekonomi Teknik (Engineering Economics) mencakup prinsip-prinsip dan berbagai
teknis matematis untuk pengambilan keputusan ekonomis. Dengan teknik-teknik ini,
suatu pendekatan yang rasional untuk mengevaluasi aspek-aspek ekonomis dari
alternatif-alternatif yang berbeda dapat dikembangkan. Secara kasar dapat
disebutkan bahwa penggunaan terbesar ekonomi teknik adalah evaluasi beberapa
alternatif untuk menetukan suatu aktivitas atau investasi paling sedikit memberikan
kerugian (Least Costly) atau yang memberikan keuntungan paling banyak (Most
Profitable).
Studi ekonomi teknik membantu dalam mengambil keputusan optimal untuk
menjamin penggunaan dana (uang) dengan efisien. Studi ekonomi teknik harus diadakan
sebelum setiap uang akan diinvestasikan/dibelanjakan atau sebelum komitmen-
komitemen diadakan. Studi ekonomi teknik dimulai dari sekarang (now). Kesimpulan-
kesimpulannya bergantung pada prediksi kejadian-kejadian (event) yang akan datang.
Studi-studi ekonomi teknik membutuhkan waktu untuk perhitungan-perhitungan yang
cermat. Meskipun studi-studi sistematis ini bukan suatu instrumen
kecermatan/keseksamaan (precission), melibatkan banyak faktor, perlu berdasarkan
estimasi biaya-biaya dan pendapatan-pendapatan yang akan menjadi sasaran kesalahan
(error), kemungkinan untuk memperoleh jawaban yang benar dalam membandingkan
alternatif-alternatif peralatan akan jauh lebih besar dengan estimasi-estimasi rinci
daripada keputusan-keputusan yang akan diambil atas dasar pengalaman atau intuisi
seseorang. Bisnis yang sehat akan mendasarkan pada keputusan-keputusan yang sudah
diperhitungkan dengan cermat. Oleh sebab itu, untuk keputusan-keputusan
manajemen, faktor pengalaman dan pertimbangan saja ada.
 Tugas-tugas Ekonomi Teknik : Menyeimbangkan berbagai tukar rugi diantara
tips-tips biaya dan kinerjanya.

2.2 EFFISIENSI, EFEKTIVITAS, DAN OPTIMALISASI


Memahami konsep efisiensi, efektivitas dan optimalisasi denganbaik sangat
dibutuhkan dalam melakukan analisis dari suatu rancangan teknik, karena pemahaman
konsep yang salah tidak akan memberikan hasil analisis yang tajam dan bermanfaat. Adapun
pengertian dari masing-masing konsep tersebut adalah sebagai berikut :
 Efektivitas adalah ukuran tingkat keberhasilan dalam mencapai suatu tujuan.
Semakin sempurna atau baik pencapaian tujuan, artinya semakin efektif proses
tersebut dilakukan.

 Efisiensi adalah ukuran tingkat penghematan pemakaian sumber daya (input)


dalam suatu proses, dimana semakin hemat memakai sumber daya, maka akan
semakin efisien proses tersebut dilakukan.
Produktivitas adalah suatu ukuran yang menjelaskan seberapa besar ratio antara
tingkat pencapaian tujuan denmgan pemakaian sumber daya.

 Produktivitas = Optimal adalah suatu nilai yang terbesar ataupun terkecil akibat
adanya hubungan yang tidak linear antara dua variabel yang berpengaruh.
Contohnya hampir dalam semua sistem selalu linear sehingga akan menghasilkan
kondisi optimal .

Kondisi yang optimal ini selalu menjadi tujuan diperbaikinya sistem produksi secara
terus-menerus dengan berbagai variabel tinjauan.

Suatu rancangan teknik yang baik seharusnya memerhatikan prinsip-prinsip efisiensi,


efektivitas dan produktivitas rancangannya dengan mencari kondisi-kondisi yang optimal
dari setiap variabel yang berpengaruh terhadap rancangan tersebut.

2.3 Proses Pengambilan Keputusan


Pengambilan keputusan yang rasional merupakan proses yang komplek. Delapan step
rational decision making proses:
1. Mengenal Permasalahan
2. Definisikan Tujuan
3. Kumpulkan Data yang Relevan
4. Identifikasi alternative yang memungkinkan (feasible)
5. Seleksi kriteria untuk pertimbangan alternatif terbaik
6. Modelkan hubungan antara kriteria, data dan alternatif
7. Prediksi hasil dari semua alternatif
8. Pilih alternatif terbaik

2.4 Prinsip-Prinsip Pengambilan Keputusan

Gunakan suatu ukuran yang umum (misal, nilai waktu uang, nyatakan segala sesuatu dalam
bentuk moneter ($ atau Rp)

 Perhitungkan hanya perbedaannya


- Sederhanakan alternatif yang dievaluasi dengan mengesampingkan
biaya-biaya umum
- Sunk cost (biaya yang telah lewat) dapat diabaikan
 Evaluasi keputusan yang dapat dipisah secara terpisah (misal keputusan finansialdan
investasi)
 Ambil sudut pandang sistem (sektor swasta atau sektor publik)
 Gunakan perencanaan ke depan yang umum (bandingkan alternatif dengan bingkai
waktu )

2.5 DEPRESIASI
Depresiasi adalah penyusutan nilai fisik “decrease in value” barang dengan berlalunya
waktu dan penggunaan berdasarkan umur ekonomis actual asset sampai umur rencana
tertentu (useful life) dengan mempunyai nilai buku (book value/ salvage value). Penurunan
atau penyusutan nilai pasar, penurunan nilai pakai/ kegunaan, penurunan alokasi cost fungsi
waktu, kegunaan, umur

Secara umum gambarannya:

Tidak semua barang dapat di deprisiasi. Barang yang dapat didepresiasi jika memenuhi
ketentuan:
a. Harus digunakan dalam bisnis atau untuk menghasilkan pendapatan
b. Harus mempunyai umur efektif yang dapat ditentukan
c. Sesuatu yang dapat dipakai sampai aus, rusak, diperbaiki, menjadi tidak
dipakai
d. Bukan merupakan barang inventori, stok dalam perdagangan atau barang
investasi
2.6 Barang : Berwujud (Tangible) dan Tak Berwujud (Intangible)
 Barang Berwujud:
1. Barang pribadi (personal property), misal: mesin, kendaraan, alat-alat,
perabotan, barang
2. Barang riil (real property), misal: tanah, bangunan. Catatan: tanah tidak
terdepresiasi karenan umur efektifnya tidak bisa ditentukan. Barang tak
berwujud: misal hak cipta, paten.
Catatan: kita tidak membahas depresiasi atas
 Barang Tak Berwujud karena proyek-proyek teknik hampir tidak pernah
melibatkan kelompok barang ini.

2.7 Definisi Dari Istilah-Istilah Ekonomi

 Cost: biaya orisinal asset


 Nilai Buku (Book Value-BV) : suatu nilai barang yang sudah tidak terlalu
bermanfaat dari segi pasarnya
 Nilai Pasar (Market Value) : Nilai barang yang menjadi kesepakatan penjual dan
pembeli
 Umur Efektif (Useful Life) : harapan (estimasi) jangka waktu penggunaan barang
 Nilai Sisa (Salvage Value/ Residual Value) :
estimasi nilai barang pada akhir umur efektifnya

2.8 Definisi dari Istilah-Istilah Ekonomi


 Eksternalitas ; munculnya usaha-usaha swasta disekitar proyek yang dapat
menguntungkan, sehingga dalam analisa ekonomi diperhitungkan sebagai benefit
tetapi tidak diperhitungkan sebagai biaya finansial proyek
 Eksternal diseconomites; terjadinya kerugian yang diderita masyarakat akibat
adanya proyek. diperhitungkan sebagai biaya proyek.juga tidak diperhitungkan
sebagai biaya finansial,
 Shadow prices (harga bayangan) adalah pembetulan terhadap harga pasar, yang
mengalami penyimpangan nilai sosial yang sebenarnya “the sosial opportunity
cos” (SOC) atau “the marginal
 Cost: biaya orisinal asset

 Nilai Buku (Book Value-BV) : suatu nilai barang yang sudah tidak terlalu
bermanfaat dari segi pasarnya

 Nilai Pasar (Market Value) : Nilai barang yang menjadi kesepakatan penjual dan
pembeli
 Umur Efektif (Useful Life) : harapan (estimasi) jangka waktu penggunaan barang

 Nilai Sisa (Salvage Value/ Residual Value)

https://devilmavioso.wordpress.com/update-post/tulisan/makalah-ekonomi-teknik/

http://dokumen.tips/documents/pengantar-ekonomi-teknik.html

https://www.slideshare.net/dtree/tugas-pertama-makalah-ekonomi-teknik

https://www.slideshare.net/azizyaquza/materi-ekonomi-teknik-1

https://devilmavioso.wordpress.com/update-post/tulisan/makalah-ekonomi-teknik/

https://www.academia.edu/27169835/EKONOMI_TEKNIK

https://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi_teknik