Anda di halaman 1dari 1

Mega Dewi Rukmana

14100120132

Dasar-dasar Pemikiran Kearah Pendidikan Musik


Pembelajaran musik pertama kali yang saya dapat di sekolah dasar (SD) itu dapat
meningkatkan dan mengembangkan potensi yang dimiliki melalui pengalaman dan penghayatan
musik. Peningkatan rasa suka, penghargaan, dan rasa musiklebih dipentingkan dibanding
penekanan pada unsur-unsur musik sebagai materi pengajaran. Musik merupakan bagian dalam
hidup manusia, karena musik dapat digunakan untuk meningkatkan kreativitas estetik
(keindahan).
Tujuan umum pengajaran musik yang saya dapat yaitu murid harus memiliki pengetahuan
tentang irama, melodi, harmoni, ritmis, bentuk/struktur lagu, dan ekspresi. Oleh karena itu,
pembelajaran musik disekolah dasar harus diberikan secara bertahap menurut tingkat
perkembangan anak.
Pengalaman mendapatkan pelajaran musik di sekolah-sekolah yang saya dapatkan
adalah pengalaman yang menyenangkan, sehingga saya pribadi dapat merasakan bahwa musik
itu adalah sumber rasa keindahan.
Pengajaran yang baik harus selalu menampilkan bunyi musik itu sendiri. Pembelajaran
berlangsung jika terdapat interaksi yang baik antara guru dan murid. Interaksi belajar musik
dapat memberi pengalaman, keterampilan, dan tumbuh rasa musik, jika seorang guru mampu
mengajarkannya dengan baik. Interaksi terjadi jika guru mampu mengenal, memahami,
menerima anak apa adanya dan bertindak sesuai dengan keadaan masing-masing individu anak.
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa tugas guru adalah mambantu anak-
anak untuk meningkatkan rasa keindahan musiknya dengan mendengarkan bermacam-macam
jenis musik yang mereka senangi. Selain itu, guru juga perlu memilih musik yang bermutu baik
untuk dijadikan bahan pengajaran, sehingga anak akan selalu semangat, tertarik dan menyukai
pemelajaran musik.

Pengalaman saya yang tidak menyenangkan adalah Guru dimusik sangat mendominasi.
Peranan guru dalam pembelajaran musik sebaiknya tidak mendominasi proses pembelajaran di
kelas. Guru diharapkan untuk menjadi fasilitator yang dapat memotivasi pengembangan
musikalitas siswa, misalnya dengan memberikan kesempatan pada siswa untuk melakukan
kegiatan-kegiatan bermain musik sebanyak-banyaknya, membiarkan siswa bekerja dalam
kelompok kecil, membiarkan siswa bekerja dengan ide-ide mereka dan mengalami yang telah
mereka miliki, memberikan batas-batas materi pembelajaran yang jelas, meningkatkan rasa ingin
tahu dan pemahaman mereka tentang pelajaran musik dengan mengajukan pertanyaan-
pertanyaan.
Selain aktivitas yang dilakukan dalam proses pembelajaran di kelas, guru juga dapat
memotivasi siswa untuk melakukan kegiatan di luar kelas, seperti mengadakan kerjasama dengan
sekolah-sekolah antar SD untuk melakukan pertunjukan seni atau diskusi. Melalui kegiatan ini,
siswa dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan mereka tentang kesenian yang sangat luas
dan dapat menambah pemahaman mereka dalam melakukan aktivitas-aktivitas dalam
pembelajaran musik secara menyeluruh.