Anda di halaman 1dari 2

BAB 3

KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN

3.1 Kerangka Konsep

Faktor resiko terjadinya hipertensi :

1. Faktor resiko yang tidak dapat


diubah
HIPERTENSI
a. Umur

b. Jenis Kelamin

c. Keturunan/keluarga Pengobatan penyakit hipertensi secara


garis besar dibagi menjadi dua, yaitu:
2. Faktor resiko yang dapat diubah 1. Farmakologis
a. Deuretika
a. Merokok b. Alfa-blocker
c. Beta-blocker
b. Status Gizi
d. Obat yang bekerja sentral
c. Konsumsi Na e. Vasodilator
f. Antagonis kalsium
d. Stress g. Penghambat ace
2. Non Farmakologi
Manfaat aromaterapi lavender : a. Olahraga
b. Berhenti merokok
1) Meremajakan kulit (skin c. Terapi
regenerator) dan analgesic alami, 1. Aromaterapi
spasme otot, dank kram lavender
2) Stress, ansietas, depresi, 2. Terapi diet
insomnia
3) Jerawat, luka bakar, ulkus,
dermatitis Ada Peningkatan
4)5)Rematik
Hipertensi
Tetap

Terjadi Penurunan

Keterangan :

Diteliti :

Tidak diteliti :

Bagan 3.1 Kerangka Konseptual “Pengaruh Aromaterapi Lavender


Terhadap Tekanan Darah Pada Orang Hipertensi Di Puskesmas
Mojopanggung Kabupaten Banyuwangi Tahun 2017”.

26
27

Kerangka konseptual adalah abstraksi dari suatu realitas agar

dapat dikomunikasikan dan membentuk suatu teori yang menjelaskan

keterikatan antar variabel (baik variabel yang diteliti maupun variabel

yang tidak diteliti) (Nursalam,2008).

3.2 Hipotesa Penelitian

Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan

masalah penelitian. Dikatakan sementara karena jawaban yang

diberikan baru di dasarkan teori, dan belum menggunakan fakta

(Sugiono 2009).

Ho ditolak dan Ha diterima

Ha : Ada Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Tekanan Darah

Pada Orang Hipertensi Di Puskesmas Mojopanggung Kabupaten

Banyuwangi Tahun 2017.