Anda di halaman 1dari 4

SOCIAL CYBERSPACE

I MADE RAI ADI DARMA KERTA ( 1705551094 )


ANANDA DWI PUTRANTO (1705551100)
I KADEK ARI SEPTIAWAN (1705551102)

JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS UDAYANA
2017
SOCIAL CYBERSPACE

Pengertian Social Cyberspace

Perkembangan teknologi pada zaman sekarang sudah mengalami kemajuan yang


sangat signifikan dibandingkan dengan beberapa tahun lalu. Dunia sosial media tanpa kita
sadari sudah menjadi hal wajib untuk digunakan oleh seluruh elemen masyarakat, baik
masyarakat menengah kebawah maupun masyarakat menengah keatas bahkan para pejabat
sekalipun.

Perkembangan teknologi informasi telah menciptakan sebuah “ruang baru” yang


bersifat artifisial dan maya, yaitu cyberspace. Ruang baru ini telah mengalihkan berbagai
aktivitas manusia (politik, sosial, ekonomi, kultural, spiritual, bahkan seksual) dari dunia nyata
ke dunia maya yang dikenal dengan dunia tanpa batas. Sehingga apapun yang dapat dilakukan
di dunia nyata, kini dapat juga dilakukan dalam bentuk artifisialnya dalam cyberspace.

Berdasarkan hal tersebut, dibutuhkan adanya studi untuk mempelajari cyberspace


tersebut serta bagaimana cara-cara untuk memanfaatkan cyberspace agar dapat digunakan
untuk hal-hal positif dan mengurangi dampak negatifnya.

Cyberspace berasal dari bahasa Yunani, asal katanya adalah kubernan yang berarti
ruang maya tanpa batas, imajinatif dan dapat dihayati melalui perwujudan virtual. Cyberspace
merupakan ruang yang diwujudkan melalui (jaringan) computer, sifatnya digital dan
direpresentasikan dalam satuan bit.

Cyberspace atau dunia maya ini merupakan integrasi dari berbagai peralatan teknologi
komunikasi dan jaringan komputer (sensor, tranduser, koneksi, transmisi, prosesor, signal,
kontroler) yang dapat menghubungkan peralatan komunikasi (komputer, telepon
genggam,instrumentasielektronik, dan lain-lain) yang tersebar di seluruh penjuru dunia secara
interaktif.

Pengaruh dan Pemanfaatan Social Cyberspace

Social Cyberspace dalam pemanfaatannya tentu saja memiliki dampak-dampak yang


bersifat positif maupun negatif. Perkembangan cyberspace telah mempengaruhi kehidupan
sosial pada berbagai tingkatannya. Keberadaan cyberspace tidak saja telah menciptakan
perubahan sosial yang sangat mendasar. Pengaruh cyberspace terhadap kehidupan sosial
setidaknya tampak pada tiga tingkat : individu, antarindividu, dan komunitas.
Pada tingkat individu, cyberspace menciptakan perubahan mendasar dalam
pemahaman kita tentang diri dan identitas.Struktur cyberspace membuka ruang yang lebar bagi
setiap orang untuk secara artifisial menciptakan konsep tentang diri dan identitas. Kekacauan
identitas akan mempengaruhi persepsi, pikiran, personalitas, dan gaya hidup setiap orang. Bila
setiap orang bisa menjadi siapapun, sama artinya semua orang bisa menjadi beberapa orang
yang berbeda pada saat yang sama. Pada akhirnya yang ada dalam cyberspace adalah
permainan identitas: identitas baru, identitas palsu, identitas ganda, identitas jamak.

Tingkat interaksi antarindividu, hakikat cyberspace sebagai sebagai dunia yang


terbentuk oleh jaringan (web) dan hubungan (connection) bukan oleh materi. Kesaling
terhubungan dan kesaling bergantungan secara virtual merupakan ciri dari cyberspace. Karena
hubungan, relasi, dan interaksi sosial di dalam cyberspace bukanlah antarfisik dalam sebuah
wilayah atau teritorial, yaitu interaksi sosial yang tidak dilakukan dalam sebuah teritorial yang
nyata.

Pada tingkat komunitas, cyberspace dapat menciptakan satu model komunitas


demokratis dan terbuka. Karena komunitas virtual dibangun bukan di dalam teritorial yang
konkret, maka persoalan didalamnya adalah persoalan normatif, pengaturan, dan kontrol.
Dalam komunitas virtual cyberspace, pemimpin, aturan main, kontrol sosial tersebut tidak
berbentuk lembaga, sehingga keberadaannya sangat lemah. Jadi, di dalamnya, seakan-akan
“apa pun boleh”.

Dampak Positif dan Negatif Social Cyberspace

Cyberspace yang selama ini kita kenal dengan sebutan internet. Cyberspace itu sendiri
merupakan wadah untuk banyak orang berkomunikasi secara vitual, oleh karena itu
komunikasi yang terjadi di cyberspace disebut sebagai komunikasi virtual. Komunikasi virtual
memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari cyberspace itu sendiri membuat
dunia ini menjadi sebuah ruang yang tanpa batas. Dengan menggunakan komunikasi virtual
para pelaku komunikasi ini tidak mengenal akan batas geografis dan perbedaan ruang dan
waktu karena semua kendala seperti yang terdapat pada komunikasi klasik ini dapat teratasi.
Kita dapat bertemu dan berkomunikasi dengan semua orang dipenjuru dunia di dalam
cyberspace. Keunggulan dari komunikasi virtual dibandingkan alat komunikasi lainnya adalah
tingkat kecepatan dan keefisienannnya, ia bisa menyiarkan pesan dan informasi yang
dibutuhkan oleh users secara langsung. Internet juga sangat efektif sebagai alat berkomunikasi
dengan banyak orang sekaligus, apabila kita menggunakan telepon selular maksimal kita
melakukan teleconference dengan 3 hingga 10 orang. Namun di cyberspace kiat bisa
berkomunikasi dan ber-teleconference dengan 1000 orang atau bahkan lebih dalam 1 waktu
dan 1 ruang yaitu cyberspace.

Namun cyberspace juga memiliki sejumlah keterbatasan atau kekurangan diantaranya


sifat dari komunikasi yang terjadi di cyberspace itu sendiri bersifat luas. Sehingga membuat
proximity (kedekatan) antar users terasa kurang. Sangat berbeda dengan pangguna telepon
yang pasti sudah saling mengenal satu sama lain. Cyberspace juga acap kali digunakan sebagai
wadah untuk cybercrime, seperti ancaman, penipuan, bahkan pelecehan seksual dan para
pelaku cybercrime lebih susah untuk ditemukan. Karena belum ada cyberlaw yang cukup kuat
untuk membasmi cybercrime. Keterbatasan lain dari cyberspace adalah terkadang membuat
beberapa orang terjebak dalam dunia maya tersebut, mereka menomor-duakan kehidupan
nyatanya. Karena ia merasa dia lebih merasakan kehidupan seperti apa yang ia inginkan di
cyberspace.

Kesimpulan

Social Cyberspace merupakan sarana komunikasi dunia maya yang dapat kita gunakan
dengan memanfaatkan jaringan komputer dan internet agar dapat berkomunikasi secara real-
time tanpa harus bertemu secara langsung. Pengaruh dari adanya Social Cyberspace dapat kita
rasakan dalam kehidupan sehari-hari baik pada tingkat individu, antarindividu, dan komunitas
dimana kita dapat secara bebas berkomunikasi tidak seperti zaman dahulu saat teknologi
informasi dan komunikasi belum berkembang dimana kita harus mengirimkan surat untuk
berkomunikasi jarak jauh dan membutuhkan waktu agar surat tersebut sampai.

Dampak positif yang diberikan pun sangat banyak salah satunya para pengguna tidak
akan mengenal batas geografis dalam berkomunikasi secara cepat dan menghilangkan kendala-
kendala yang timbul disaat komunikasi klasik. Namun, hal-hal tersebut akan mengurangi
intensitas atau kedekatan antara pengguna. Serta akan dengan mudahnya muncul kejahatan
siber atau cybercrime yang sulit dideteksi oleh pihak berwajib.