Anda di halaman 1dari 3

 

DAFTAR PUSTAKA

Almatsier, Sunita. 2004. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : PT Gramedia Pustaka
Utama.
Argana, Guntur. 2004. Vitamin C sebagai Faktor Dominan untuk Kadar Hemoglobin
pada Wanita Usia 20-35 tahun. Jurnal Kedokteran Trisakti. Volume 23. No 1,
Januari-Maret 2004.
Bakta, I Made.2006. Hematologi Klinik Ringkas. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran.
Bambang, W. 2009. Perubahan Hematologi Pada Kehamilan. Jakarta : Fakultas
Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Besuni, Angreani dkk. 2013. Hubungan Asupan Zat Gizi Pembentuk Sel Darah Merah
dengan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil di Kabupaten Gowa. Jurnal
Pendidikan. Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat,
Universitas Hasanudin Makasar.
Departemen Kesehatan RI.1994.Profil Kesehatan Indonesia.Jakarta.
Djaeni, A.2000. Ilmu Gizi untuk Mahasiswa Profesi di Indonesia. Jakarta: Dian
Rakyat.
Estu, Triana dkk.2013. Hubungan antara Status Gizi dengan Anemia pada Ibu Hamil
Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Karanganyar Kabupaten
Pekalongan.
Fatimah, Siti dkk. 2011. Pola Konsumsi dan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil di
Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Jurnal Kesehatan. Volume 15. Nomor 1
Juni 2011:31-36.
Hidayatullah, Sony.2010.Umur Ideal bagi Para Wanita.Jakarta.
Judi, J.E.2002.Mempersiapkan Kehamilan Sehat.Jakarta:Puspa Swara.
Jus’at, Idrus.2014. Analisis Regresi. Jakarta: Publikasi Ilmiah Universitas Esa Unggul.
Kemkes, 2013. Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 75 Tahun 2013. Jakarta:Kemkes
RI.
Kemkes.2010. Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta: Kemkes RI.
 

Khomsan, Ali.2003. Pangan dan Gizi untuk Kesehatan.Jakarta: PT. Rajagrafindo


Persada.
Krisnadi, Sofie. 2016.Metabolisme Zat Besi dalam Kehamilan.
Manuaba. 2008. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta:EGC.
Mansjoer, Arif dkk.2001. Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta: Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia.
Mochtar, R.1998. Sinopisis Obstetri. Jilid , EGC, Jakarta.
Moehji, Sjahmien. 2002. Ilmu Gizi. Jakarta: Bhratara Karya Aksara.
MB, Arisman. 2008. Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran.
MP, Cantia dkk. 2015. Hubungan Asupan Zat Besi (Fe) dan Vitamin C dengan Kadar
Hemoglobin pada Siswi Kelas VIII SMP Negeri 3 Brebes. Jurnal Gizi
Universitas Muhammadiyah Semarang. Volume 4. Nomor 1, April 2015.
Novitasari, Suci. 2014. Hubungan Tingkat Asupan Protein, Zat Besi, Vitamin C dan
Seng dengan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri di SMA Batik 1 Surakarta.
Karya Tulis Ilmiah Universitas Muhamadiyah Surakarta.
Nurhidayati, RD. 2013. Analisis Faktor Terjadinya Anemia pada Ibu Hamil di
Wilayah Kerja Puskesmas Tawangsari Kabupaten Sukoharjo. Skripsi
Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Rimbawan.2008. Kecukupan Nutrisi Untuk Kesiapan Kehamilan. Bogor: Departemen
Gizi Masyarakat IPB.
Riwidikdo, Handoko. 2013. Statistik Kesehatan. Yogyakarta: Penerbit Rohima Press.
Riskesdas, 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Kementerian
Kesehatan RI.
Saefudin, A.B.2002. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan
Neonatal. Jakarta: YBP-SP.
Santoso, Soegeng.2004. Kesehatan dan Gizi. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Sediaoetama, A.D.2004. Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi di Indonesia. Jilid 1.
Jakarta: Dian Rakyat.
Sirajudin, Saifudin.2011. Penuntun Praktikum Penilaian Status Gizi Secara Biokimia
dan Antropometri. Makasar: Universitas Hasanudin.
 

Soekirman.2000. Ilmu Gizi dan Aplikasinya untuk Keluarga dan Masyarakat.


Supariasa, I.D dkk.2002. Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC.
Sukerni, Icesmi dkk. 2013. Kehamilan, Persalinan, dan Nifas. Yogyakarta : Penerbit
Nuha Medika.
Syah, E. 2013. Pentingnya Zat Besi Bagi Tubuh dan Sumbernya. Diakses pada 8
Januari 2016.
Triwidiyantari, D dkk.2011. Hubungan Status Gizi Dengan Anemia Pada Ibu Hamil
Trimester 3 Di Puskesmas Garuda Kota Bandung Periode Juni Tahun 2011.
Jurnal Pendidikan.
Wirakusumah, S.1999. Perencanaan Menu Anemia Gizi Besi. Jakarta: Trubus
Agriwidya.
Yuniastuti, Ari. 2007. Gizi dan Kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.