Anda di halaman 1dari 12

LEMBAR PENGESAHAN

ANALISIS UNIT SCANIA P.380 CAN’T START AKIBAT BRUSHES


STARTING MOTOR WORN OUT DI TAMBANG BATU BARA PT.
BORNEO ALAM SEMESTA SITE MELAK

Disusun Oleh :
EKO PURNOMO
NIM :120309196191

Program Studi : Teknik Mesin Alat Berat

Pembimbing I Pembimbing II

Syahruddin, S.Pd.,M.T. Andik Nurcahyono


NIP. 197411272006041017 NIK. 2587

Penguji I Penguji II

Drs.Sidi Na’ali, M.T. Daru Kusumo. S.T


NIP. 196206261989031014 NIK. 0636

Mengetahui,
Ketua Jurusan Teknik Mesin Alat Berat

Syahruddin, S. Pd, MT.


NIP. 197411272006041017

ii
SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama : EKO PURNOMO
Tempat/ tanggal lahir : Boyolali, 05-10-1991
NIM : 120309196191

Menyatakan bahwa karya tugas akhir yang berjudul “ANALISIS UNIT


SCANIA P.380 CAN’T START AKIBAT BRUSHES STARTING MOTOR WORN
OUT DI TAMBANG BATU BARA PT. BORNEO ALAM SEMESTA SITE
MELAK” adalah bukan hasil karya tulis orang lain, baik sebagian maupun
keseluruhan kecuali dalam kutipan yang kami sebutkan sumbernya.

Demikian pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya dan apabila


pernyataan ini tidak benar kami bersedia mendapat sangsi akademis.

Balikpapan, 29 April 2014


Mahasiswa,

EKO PURNOMO
NIM : 120309196191

iii
LEMBAR PERSEMBAHAN

Laporan Tugas akhir ini dipersembahkan untuk


Ayahanda dan Ibunda dan Saudaraku yang aku sayangi yang selalu
mendoakanku
Seluruh karyawan PT. Borneo Alam semesta
Bapak Ibu Dosen Pengajar Politeknik Negeri Balikpapan
Teman-teman seperjuangan yang selalu memberi suport dan
memotivasiku.
Terimakasih semua.

iv
SUR AT PERNYATAAN PERSETUJUAN
PUBLIKASI KARYA ILMIAH
KEPENTINGAN AKADEMIS

Sebagai civitas akademik Politeknik Negeri Balikpapan, saya yang


bertanda tangan dibawah ini :
Nama : EKO PURNOMO
NIM : 120309196191
Program Studi : Teknik Mesin Alat Berat
Judul TA : ANALISIS UNIT SCANIA P.380 CAN’T START AKIBAT
BRUSHES STARTING MOTOR WORN OUT DI
TAMBANG BATU BARA PT. BORNEO ALAM
SEMESTA SITE MELAK.
Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya menyetujui untuk
memberikan hak kepada Politeknik Negeri Balikpapan untuk menyimpan,
mengali media atau format, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database)
merawat, dan mempublikasikan tugas akhir saya selama tetap mencantumkan
nama saya sebagai penulis atau pencipta.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

Dibuat : Balikpapan
Pada tanggal : 29 April 2014
Yang menyatakan,

( EKO PURNOMO )
NIM: 120309196191

v
ABSTRACT

Excavator PC 1250-8 unit are units manufacturer of Komatsu Ltd that


are distributed by PT. United Tractors Tbk and PT. Borneo Alam Semesta Melak
site using the product. In units PC 1250-8 has many interrelated systems and can
not be separated. PC 1250-8 are the starting system is a system that serves to turn
the unit was before surgery.
In the starting systems are an important component of the main supporters
following, especially in the starting PC1250-8 is baterry, ignition, baterry relay,
safety relays and, solenoid, starter motor following components, Brushes. Brushes
is a component that is in the starter motor to function on the main line to the flow
of electric current comutator armatur, which is to produce a magnetic field that
will work closely with the field coil which together form a magnetic field opposite
to twist and turn the engine starter motor.
In the case that the author encountered in the field On the job training, find
a problem method of maintenance on Electrical System especially Starting Motor
is not goodand cause Starting Motorworn out until passing far from Lifetime limit
that have been treated so must to do treatment and check regularly to reduce the
frequency of demage on Starting Motor on units need maintenance and regular
checks to reduce the frequency of damage to the starter motor units and increase
productivity.

Keywords : Starting Motor, Electrical System, Treatment, Maintenance

vi
ABSTRACT

Unit Excavator PC1250-8 adalah unit pabrikan dari Komatsu LTd yang
didistribusikan oleh PT. United Tractors Tbk dan salah satunya di PT. Borneo
Alam Semesta site Melak menggunakan produk tersebut. Pada unit Scania P.380
mempunyai banyak sistem yang saling berkaitan dan tidak dapat di pisahkan. PC
1250-8 terdapat sistem starting yaitu sistem yang berfungsi untuk menghidupkan
unit pertama kali sebelum operasi.
Dalam sistem starting terdapat komponen pendukung utama yang penting
sebagai berikut khususnya dalam starting PC 1250-8 adalah baterry, kunci
kontak, baterry relay, safety relay dan ,solenoid, motor starter berikut
komponennya, brushes, brushes adalah suatu komponen yang ada di dalam motor
starter berfungsi untuk jalur utama mengalirkan arus listrik menuju commutator
armature, yang mana untuk menghasilkan medan magnet tersebut akan bekerja
sama dengan field coil yang sama-sama membentuk medan magnet berlawanan
untuk memutar motor starter dan menghidupkan engine.
Pada kasus yang penulis temui di lapangan On the job Training,
menemukan masalah metode perawatan pada Electric System khususnya pada
Starting Motor yang kurang baik dan menyebabkan Starting Motor worn out
hingga melewati jauh dari batas Lifetime yang telah ditentakuan sehingga perlu
dilakukan perawatan dan pengecekan secara berkala untuk mengurangi frekuensi
kerusakan Starting Motor dan meningkatkan produkifitas alat.

Kata kunci : Starting Motor, Electrical System, Perawatan, Maintenance

vii
KATA PENGANTAR

Dengan mengucap syukur alhamdulillah kepada Tuhan Yang Maha


Esa, atas segala rahmat dan karunia-Nya akhirnya penulis dapat
menyelesaikan tugas akhir yang berjudul “ANALISIS UNIT SCANIA
P.380 CAN’T START AKIBAT BRUSHES STARTING MOTOR WORN
OUT DI TAMBANG BATU BARA PT. BORNEO ALAM SEMESTA
SITE MELAK“ sesuai waktu yang telah ditetapkan. Laporan tugas akhir
ini disusun sebagai syarat kelulusan dari Politeknik Negeri Balikpapan
Diploma II.

Dalam penyusunan tugas akhir ini penulis telah mendapat banyak


bantuan baik secara langsung maupun tidak langsung dari berbagai pihak
yang tidak dapat penulis sebutkan.
Dalam kesempatan ini, penulis menyampaikan terimakasih banyak
atas segala bantuan, dukungan, motivasi serta bimbingan yang telah
diberikan selama ini, antara lain :
1. Ayah dan ibu, serta seluruh keluarga yang selalu memberi dukungan
baik.
2. Bapak H. Riswan Asmaran, S.T., M.M. selaku Direktur Politeknik
Negeri Balikpapan.
3. Bapak Daru Kusumo selaku Manager Training & Development
Perusahaan PT. Borneo Alam Semesta.
4. Bapak Syahruddin, S.Pd., M.T. selaku ketua program Studi Teknik
Mesin Alat Berat Politeknik Negeri Balikpapan.
5. Bapak Andik Nurcahyono selaku pembimbing Tugas Akhir.
6. Bapak-bapak Trainer PT. Borneo Alam Semesta yang telah mengajari
kami sekaligus membimbing penyelesaian Tugas Akhir.
7. Bapak Ibu Dosen Politeknik Negeri Balikpapan.
8. Para Karyawan PT. Borneo Alam Semesta yang telah ikut membantu
menyelesaikan data tugas akhir kami.
9. Terimakasih untuk semua teman-teman seperjuangan yang selalu
berbagi dalam suka dan duka bersama.

viii
DAFTAR ISI

Halaman
JUDUL ..................................................................................................................... i
LEMBAR PENGESAHAN .................................................................................... ii
SURAT PERNYATAAN....................................................................................... iii
LEMBAR PERSEMBAHAN ................................................................................ iv
SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN ............................................................v
ABSTRACT ............................................................................................................. vi
ABSTRAK ............................................................................................................ vii
KATA PENGANTAR ......................................................................................... viii
DAFTAR ISI .......................................................................................................... ix
DAFTAR GAMBAR ...............................................................................................x
DAFTAR TABEL ................................................................................................. xii
DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................ xiii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang .............................................................................................1
1.2 Identifkasi Masalah .................................................................................... 2
1.3 Rumusan Masala .........................................................................................3
1.4 Batasan Masalah ..........................................................................................3
1.5 Metode Penyelesaian Masalah ....................................................................3
1.6 Tujuan Penulisan .........................................................................................4
1.7 Manfaat Penulisan .......................................................................................4
1.8 Sistematika Penulisan ..................................................................................4
BAB II LANDASAN TEORI
2.1 Uraian umum Dump Truck ...........................................................................6
2.2 Dump Truck Scania P.380 CB6X4EHZ .......................................................6
2.2.1 Arti kode P.380 CB6X4EHZ ........................................................................7
2.3 Engine ..........................................................................................................7
2.4 System electric Scania P.380 .......................................................................8
2.5 Starting System Unit Scania P.380 ...............................................................8
2.6 Rangkaian Dasar Listrik ...............................................................................9

ix
2.7 Komponen Utama Starting System Unit Scania P.380 ..............................18
2.7.1 Battery ........................................................................................................18
2.7.2 Battery Relay ..............................................................................................23
2.7.3 Starter Key Switch / KeySwitch ..................................................................25
2.7.4 ECM ( Electric Control Module ) ..............................................................26
2.7.5 Safety Relay ................................................................................................26
2.7.6 Motor Starter..............................................................................................31
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Data Unit ....................................................................................................32
3.2 Data Hasil Pengecekan & Pengujian ..........................................................32
3.3 Peralatan Yang Digunakan .........................................................................33
3.4 Data Kerusakan Komponen .......................................................................34
BAB IV ANALISIS MASALAH
4.1 Kronologi Kejadian ...................................................................................47
4.2 Diagram Alir Pengecekan ..........................................................................47
4.3 Analisis Kerusakan .....................................................................................49
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan ...............................................................................................52
5.2 Saran ..........................................................................................................52
DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................................54
DAFTAR LAMPIRAN .........................................................................................55

x
DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Unit Scania Type P.3806 ...............................................................6


Gambar 2.2 Engine.............................................................................................7
Gambar 2.3 Starting System Unit SCANIA P.380 ..............................................8
Gambar 2.4 Element-elemen Dasar Rangkaian .................................................9
Gambar 2.5 Hukum Ohm .................................................................................10
Gambar 2.6 Rangkaian Seri .............................................................................11
Gambar 2.7 Rangkaian Paralel ........................................................................13
Gambar 2.8 Rangkaian Seri Paralel ................................................................14
Gambar 2.9 Cara Mengukur Volt .....................................................................15
Gambar 2.10 Cara Mengukur Arus ....................................................................16
Gambar 2.11 Cara Mengukur Tahanan ..............................................................17
Gambar 2.12 Battery ..........................................................................................18
Gambar 2.13 Penutup Ventilasi ( Vent Caps ) ...................................................19
Gambar 2.14 Plat Positif & Negatif ...................................................................20
Gambar 2.15 Cell Battery ..................................................................................20
Gambar 2.16 Larutan elektrolit ..........................................................................21
Gambar 2.17 Terminal Battery ..........................................................................21
Gambar 2.18 Battery Relay ................................................................................23
Gambar 2.19 Battery Relay Positif.....................................................................24
Gambar 2.20 Battery Relay Negatif ...................................................................24
Gambar 2.21 Starter Key Switch ........................................................................25
Gambar 2.22 ECM ( Electric Control Module ) ................................................26
Gambar 2.23 Safety Relay ..................................................................................26
Gambar 2.24 Circuit Diaagram Safety Relay ....................................................27
Gambar 2.25 Starter Relay.................................................................................29
Gambar 2.26 Circuit Diagram Rangkaian Starting Scania P.380.....................30
Gambar 2.27 Cara Kerja Motor Starter .............................................................31
Gambar 2.28 Solenoid bergerak ke arah kiri ......................................................31
Gambar 2.29 Kembalinya overrunning clutch ...................................................32
Gambar 2.30 Prinsip Kerja Motor Starter .........................................................33

xi
Gambar 2.31 Kaidah Tangan Fleming ...............................................................34
Gambar 2.32 Motor Starter Scania P.380 ........................................................34
Gambar 2.33 Pengujian Grond Field Winding ..................................................36
Gambar 2.34 Pengujian Field Widing Kontinuitas ............................................37
Gambar 2.35 Armature......................................................................................37
Gambar 2.36 Brusshes & Comutator .................................................................38
Gambar 2.37 Pengujian Penahan Brush .............................................................38
Gambar 2.38 Panjang Brushes ...........................................................................39
Gambar 2.39 Pengukuran Brushes Scania P. 380 ..............................................40
Gambar 3.1 Pengecekan Battery Voltage.........................................................34
Gambar 3.2 Distconnect Switch Battery ..........................................................34
Gambar 3.3 Pengecekan Key Switch & Clipsal Switch....................................35
Gambar 3.4 Pengecekan ECM Terminal 50 & C .............................................35
Gambar 3.5 Pengecekan Solenoid & Relay Starter .........................................36
Gambar 3.6 Pengecekan Power Terminal M ...................................................36
Gambar 3.7 Pengecekan Komponen Dalam Motor Starter .............................37
Gambar 4.1 Diagram Alir Pengecekan ............................................................39

DAFTAR TABEL

Tabel 2.2.1 Arti Code P.380..............................................................................7


Tabel 2.5.2 Posisi Key Start / Kunci Kontak ..................................................25
Tabel 3.1 Data Unit ......................................................................................41

xii
DAFTAR LAMPIRAN

1. Lampiran TSR (Trouble Shooting Repotr).


2. Shop Manual cara kerja Starting Motor Scania P.380.

xiii