Anda di halaman 1dari 19

 NAMA : ANANDA BASUNDARI

 NO ABSEN : 38

 KELAS : IX.E

1|Page
I. PELAKU EKONOMI
A. PENGERTIAN PELAKU EKONOMI
Pelaku ekonomi adalah individu-individu atau lembaga-lembaga yang terlibat dalam proses
kegiatan ekonomi baik produksi, distribusi, maupun konsumsi.
B. PELAKU EKONOMI
Pelaku kegiatan ekonomi di Indonesia dapat dikelompokkan dalam 3 sektor usaha formal
yaitu BUMN, BUMS dan Koperasi.

1) BUMN ( Badan Usaha Milik Negara)


BUMN adalah badan usaha yang didirikan dan dimiliki pemerintah.
 Tujuan kegiatan BUMN:
a. Untuk menambah keuangan kas Negara
b. Membuka lapangan kerja
c. Melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
 Alasan pemerintah mendirikan BUMN adalah:
a. Untuk memenuhi kebutuhan nasional yang tidak dilakukan oleh swasta.
b. Untuk mengendalikan bidang-bidang usaha strategis dan menguasai hajat hidup orang
banyak.
 Peranan BUMN dalam perekonomian nasional adalah :
a. Mencegah agar cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat
hidup orang banyak tidak dikuasai oleh sekelompok masyarakat tertentu.
b. Memberikan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
c. Membuka lapangan kerja.
d. Sebagai sumber pendapatan negara.
 Kebaikan BUMN :
a. Modal dari pemerintah
b. Mengutamakan pelayanan umum
c. Memiliki kekuatan hukum yang kuat
d. Organisasi disusun secara mantap
 Kelemahan BUMN:
a. Pengambilan keputusan lamban karena panjangnya birokrasi.
b. BUMN banyak merugi
c. Organisasinya sangat kaku.

2|Page
2) BUMS ( Badan Usaha Milik Swasta )
BUMS adalah badan usaha yang didirikan dan dimiliki swasta secara individu atau
kelompok.
 Tujuan kegiatan BUMS:
a. Mengembangkan dan memperluas usaha usaha
b. Membuka lapangan kerja
c. Memperoleh laba-laba sebesar-besarnya.
 Peranan BUMS dalam perekonomian nasional adalah:
a. Sebagai mitra pemerintah dalam kegiatan perekonomian.
b. Membantu pemerintah dalam pengelolaan kegiatan ekonomi yang tidak ditangani
pemerintah.
c. Meningkatkan penerimaan dan devisa negara
d. Menciptakan lapangan kerja.
 Kebaikan BUMS adalah :
a. Meningkatkan pendapatan negara
b. Meningkatkan ekspor import
c. Memperluas lapangan kerja
 Kelemahan BUMS adalah :
a. Menimbulkan persaingan pasar tidak sehat (monopoli)
b. Penyalahgunaan potensi sumber daya (eksploitasi sumber daya alam sebesar-besarnya)
c. Berkurangnya devisa karena keringanan bea masuk.
d. Berkurangnya pendapatan negara karena keringanan pajak.

3) Koperasi
Menurut UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, koperasi adalah badan usaha yang
beranggotakan orang seorang atau badan hukum berdasar atas asas kekeluargaan.

 Prinsip-prinsip koperasi:
1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
2. Pengelolaan dilakukan secara demokratis
3. Pembagian SHU secara adil dan sebanding dengan besarnya jasa
4. Pemberian balas jasa terbatas terhadap modal
5. Kemandirian

3|Page
 Landasan koperasi:
1. Landasan idiil adalah Pancasila
2. Landasan struktural adalah UUD 1945
3. Landasan operasional adalah UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan
AD/ART koperasi
4. Asas koperasi adalah kekeluargaan
5. Modal koperasi berasal dari modal sendiri (simpanan pokok, simpanan wajib, dana
cadangan , hibah) dan modal pinjaman (dari bank, dari koperasi lain atau sumber
pinjaman lain).
6. Alat kelengkapan koperasi adalah rapat anggota, pengurus koperasi dan pengawas
koperasi.

 Tujuan koperasi:
1. Memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya
2. Mensejahterakan dan mencapai kemakmuran masyarakat pada umumnya
3. Ikut membangun tatanan perekonomian nasional

 Manfaat koperasi:
1. Memberikan kemudahan dan pelayanan yang baik kepada anggota
2. Sarana pengembangan potensi dan kemampuan untuk meningkatkan kesejahteraan
anggota
3. Meningkatkan kualitas kehidupan anggota
4. Memperkokoh perekonomian rakyat

 Jenis-jenis koperasi:
a. Menurut sifat usahanya:
1. Koperasi Konsumsi, yaitu koperasi yang usahanya menyediakan barang-barang
konsumsi.
2. Koperasi Produksi, yaitu koperasi yang usahanya menghasilkan daya guna barang
atau jasa.
3. Koperasi Simpan Pinjam, yaitu koperasi yang usahanya menerima tabungan dan
memberikan pinjaman kepada anggotanya.
4. Koperasi Jasa, yaitu koperasi yang usahanya memberikan pelayanan jasa.
5. Koperasi Serba Usaha, yaitu koperasi yang usahanya meliputi berbagai macam
bidang.

4|Page
b. Menurut tingkatannya:
1. Koperasi Primer, yaitu koperasi yang wilayahnya meliputi satu desa, kelurahan atau
kecamatan.
2. Koperasi Pusat, yaitu koperasi yang wilayahnya meliputi kabupaten atau kota.
3. Koperasi Gabungan, yaitu koperasi yang wilayahnya meliputi satu propinsi.
4. Koperasi Induk, yaitu koperasi yang berada di tingkat nasional.
c. Menurut golongan anggotanya:
1. Koperasi Pemuda
2. Koperasi Pegawai Negeri Sipil
3. Koperasi Sekolah
4. Koperasi TNI dan Polri
5. Kedudukan koperasi dalam perekonomian Indonesia

 Kedudukan koperasi:
1. Soko guru perekonomian nasional
2. Bagian integral tata perekonomian nasional
3. Berperan serta dalam kehidupan ekonomi bangsa
4. Fungsi dan peran koperasi

 Menurut UU No 25 Tahun 1992, fungsi dan peran koperasi adalah:


1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota
2. Berperan aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat
3. Memperkokoh perekonomian rakyat
4. Berusaha mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional

 Peranan koperasi dalam perekonomian Indonesia:


1. Mengembangkan potensi kemakmuran anggota pada khususnya dan masyarakat pada
umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
2. Berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup manusia.
3. Memperkokoh perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.
4. Mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan
asas kekeluargaan.

5|Page
II. KEGIATAN EKONOMI & TINDAKAN EKONOMI
Kegiatan ekonomi meliputi :

A. Produksi
Produksi adalah kegiatan menciptakan atau menambah nilai guna suatu barang
 Nilai Guna terdiri dari :
a) nilai guna tempat
b) nilai guna bentuk
c) nilai guna waktu
d) nilai guna kepemilikan
 Bidang produksi meliputi :
a) ekstraktif ( langsung mengambildari alam )
b) agraris ( kegiatan mengolah tanah )
c) industri ( mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi )
d) perdagangan ( kegiatan jual beli )
e) jasa ( memberikan pelayanan )
 Perluasan produksi dilakukan dengan cara :
a) Intensif ( dengan cara meningkatkan kemampuan produksi dari masing masing faktor
produksi tanpa menambah jumlahnya.)
b) Ekstensif ( dilakukan dengan cara menambah faktor produksi yang telah ada )

B. Konsumsi
Konsumsi Adalah Kegiatan yang menghabiskan / mengurangi nilai suatu barang baik
secara langsung atau berangsur – angsur.
 Factor yang mempengaruhi konsumsi seseorang /masyarakat :
a) selera
b) penghasilan
c) sikap hidup
d) lingkungan sekitar
e) status sosial
f) tingkat peradaban
 Tujuan konsumsi terpenuhinya kepuasan maksimum terhadap barang dan jasa dalam
mencapai kemakmuran

6|Page
 Perbedaan pola konsumsi dipengaruhi :
a) tingkat kebutuhan
b) Pendapatan
c) Pendidikan

C. Distribusi
Distribusi Adalah Kegiatan yang tugasnya menyalurkan barang dari produsen ke
konsumen
 Penyaluran barang dari produsen ke konsumen dapat dilakukan
dengan beberapa cara :
a) Dilihat dari ada tidaknya perantara:
1. distribusi langsung ( tanpa perantara perdagangan )
2. distribusi tidak langsung
b) Dilihat dari banyak sedikitnya perantara:
1. distribusi intensif ( banyak penyalur )
2. distribusi selektif ( beberapa penyalur)
3. distribusi eklusif ( satu / sedikit penyalur )
 Lembaga distribusi :
1. Pedagang ( Pedagang besar dan pedagang kecil )
2. Agen
3. Makelar ( bekerja atas nama orang lain )
4. Komisioner ( bekerja atas nama sendiri )
5. Eksportir
6. Importir

III. MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL & EKONOMI


A. PENGERTIAN

 Manusia sebagai makhluk ekonomi dalam bahasa latin disebut “homo economicus”
(homo ekonomikus).Manusia sebagai makhluk sosial manusia yang tidak dapat
hidup sendiri, karena membutuhkan bantuan orang lain.

7|Page
i. Ciri-ciri manusia dikatakan sebagai makhluk ekonomi (homo ekonomikus)
apabila memenuhi beberapa unsur-unsur pokok berikut:
a. Dalam melakukan tindakan ekonomi harus dilakukan secara efisien.
b. Dalam melakukan tindakan ekonomi dilakukan atas dasar kepentingan sendiri
bukan karena faktor lain.
 Manusia sebagai makhluk ekonomi Manusia ingin memenuhi semua
kebutuhannya dengan cara yang rasional untuk mencapai kesejahteraannya.
i. Manusia sebagai makhluk sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. Berusaha melaksanakan pengendalian diri
b. Memerlukan kerjasama dan saling menolong dengan sesama anggota masyarakat

B. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEINGINAN


MANUSIA DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi atau menyebabkan manusia berbeda antara satu
dengan yang lain yaitu:

a. Sifat ekonomi
Keadaan ekonomi seseorang berbeda hal ini didasarkan pada tingkat pendapatan dan
kebutuhan yang hendak dipenuhinya.
b. Faktor lingkungan sosial budaya
Keadaan lingkungan sosial budaya sangat mempengaruhi cara hidup dan kebutuhan yang
diinginkan seseorang, sehingga keadaan tersebut menyebabkan terjadinya
keanekaragaman kehidupan sosial budaya.
c. Faktor fisik
Keadaan fisik manusia yang berbeda-beda sangat mempengaruhi tingkat kebutuhannya,
setiap perbedaan kondisi fisik menuntut perbedaan pada perilaku dalam memenuhi
kebutuhan.
d. Faktor alami manusia
Manusia dicipatakan oleh tuhan dengan dikaruniai rasa, cipta dan karsa yang berkembang
setiap harinya.
e. Faktor pendidikan
Perbedaan tingkat pendidikan berpengaruh pada keinginan seseorang dalam memenuhi
kebutuhannya.

8|Page
f. Faktor perdagangan internasional
Dengan adanya perdagangan internasional mengakibatkan akan terpenuhinya kebutuhan yang
belum ada dapat dipenuhi di dalam negeri.
g. Demonstration effect
Demonstration effect atau tren kebutuhan yaitu munculnya sebuah kebutuhan pada masa itu
dikarenakan kebutuhan tersebut banyak diminati orang. Adanya tren, kebutuhan manusia
berpengaruh erat pada peningkatan kebutuhan hidup.

C. FUNGSI MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL DAN


MAKHLUK EKONOMI
Fungsi manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi antara lain:
1. Mengembangkan sikap saling menghormati hak dan kewajiban dalam melakukan
kerjasama
2. Selalu berusaha menjaga dan memupuk harga diri masing-masing pihak dalam
melakukan kerjasama
3. Mengembangkan sikap bahu membahu dalam membangun dan mencapai tujuan
bersama tanpa mengesampingkan norma-norma yang berlaku
4. Saling berbagi ilmu dan pengetahuan demi kemajuan bersama
5. Menerapkan sikap saling tolong menolong dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

IV. BADAN BADAN KERJASAMA INTERNASIONAL


Organisasi kerja sama internasional meliputi dua kelompok, yaitu organisasi yang berada di
bawah PBB dan organisasi yang berada di luar PBB.
Adapun badan-badan kerja sama ekonomi internasional tersebut adalah sebagai berikut:

A. Organisasi Kerja Sama Ekonomi Internasional di Bawah PBB

1) IBRD (International Bank Recontruction and Development)


IBRD atau World Bank/Bank Dunia didirikan pada tanggal 27 Desember 1945 dan
berkedudukan di Washington Amerika Serikat.

9|Page
Tujuan dibentuknya IBRD adalah:
a) memberikan bantuan kredit jangka panjang dan jangka pendek kepada negara-
negara yang sedang berkembang
b) memberikan bantuan teknik secara cuma-cuma
c) membantu negara-negara dalam meningkatkan perdagangan internasional.
Indonesia masuk menjadi anggota IBRD pada tahun 1954.

2) IMF (International Monetary Fund)


IMF atau Dana Moneter Internasional didirikan pada tanggal 27 September 1945, dengan
markas besarnya di Washington, Amerika Serikat.
Tujuan IMF adalah untuk memajukan kerja sama internasional di bidang ekonomi,
keuangan, dan perdagangan sehingga mampu memperluas kesempatan kerja dan mencapai
kemakmuran.
Usaha-usaha IMF untuk mencapai tujuannya yaitu dengan cara:
a) membantu negara-negara memperbaiki neraca pembayaran yang tidak seimbang
dengan menyediakan dana
b) memberi bantuan untuk memperluas perdagangan internasional
c) memberi bantuan dalam sistem pembayaran antarnegara anggota
d) memberi nasihat yang berhubungan dengan pelaksanaan kerja sama keuangan
internasional.

3) UNINDO (United Nations Industrial Development Organization)


UNINDO atau organisasi pembangunan industri PBB didirikan pada tanggal 24 Juli 1967 dan
berkedudukan di Wina, Austria.
Tujuan UNINDO adalah untuk meningkatkan pembangunan di bidang industri bagi negara-
negara sedang berkembang, antara lain dengan memberikan bantuan teknis, program-
program latihan, penelitian, dan penyediaan informasi serta mendanai proyek-proyek di
negara sedang berkembang untuk kesejahteraan jangka panjang.

4) FAO (Food and Agriculture Organization)


FAO merupakan organisasi pangan dan pertanian PBB yang didirikan tanggal 16 Oktober
1945, berkedudukan di Roma Italia.
FAO bertujuan untuk meningkatkan jumlah dan mutu persediaan pangan dan membantu
negara-negara yang kekurangan pangan.

10 | P a g e
5) WTO (World Trade Organization)
WTO atau organisasi perdagangan dunia berperan menyelesaikan sengketa dagang di antara
negara anggota dan mempromosikan serta memperkuat diterapkanya aturan/ hukum
perdagangan internasional yang telah disepakati.
Selain itu organisasi ini memiliki otoritas (kuasa) untuk mengelola dan memelihara
kesepakatan perdagangan bebas, serta mengawasi berbagai praktik perdagangan dunia.
WTO bermarkas di Jenewa Swiss dan berada di bawah pengawasan Majelis Umum PBB.

B. Organisasi Kerja Sama Ekonomi Internasional di Luar PBB

1) GATT (General Agreement on Trade and Tariff)


GATT adalah suatu kerja sama internasional yang diadakan dengan tujuan menghilangkan
dan mengurangi rintangan-rintangan perdagangan internasional, khususnya tarif bea cukai
yang tinggi, yang sangat menghambat dan mempersulit ekspor impor antarnegara.
Prinsip-prinsip pokok yang menjadi dasar GATT adalah sebagai berikut.
a) Prinsip pasar dunia yang terbuka (liberalisme perdagangan)
b) Prinsip free trade yaitu prinsip perdagangan bebas dan adil dengan menghilangkan
atau mengurangi hambatan perdagangan internasional.
c) Prinsip reprositas (timbal balik) saling menguntungkan.
d) Prinsip nondiskriminasi yaitu prinsip perlakuan yang sama.
e) Antiproteksionisme, antidumping, dan antisubsidi.
Pada pertemuan di Maroko tanggal 15 April 1994 yang dihadiri 115 negara, nama GATT
diganti menjadi WTO (World Trade Organization) dan mulai berlaku tanggal 1 Januari
1995.

2) OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries)


OPEC atau organisasi negara-negara pengekspor minyak didirikan pada tanggal 14
September 1960 di Baghdad.
Tujuan OPEC adalah:
a) menghindarkan persaingan di antara negara-negara pengekspor minyak bumi
b) menaikkan pendapatan negara-negara anggota dari sektor minyak bumi
c) mengusahakan pemenuhan kebutuhan dunia akan minyak bumi

11 | P a g e
d) menstabilkan harga minyak.
Jumlah anggota OPEC saat ini sebanyak 13 negara, yaitu: Irak, Iran, Kuwait, Saudi Arabia,
Indonesia, Qatar, Uni Emirat Arab, Gabon, Aljazair, Libya, Nigeria, Ekuador, dan
Venezuela.

3) CGI (Consulative Group on Indonesia)


CGI dibentuk bank dunia atas permintaan Indonesia sebagai pengganti IGGI. CGI merupakan
organisasi negara-negara dan lembaga-lembaga keuangan internasional untuk membantu
Indonesia.
Keanggotaan CGI terdiri dari negara Jepang, Amerika Serikat, Australia, Belgia, Italia,
Jerman, Inggris, Kanada dan Perancis.

4) OECD (Organization for Economic Cooperation and Development)


OECD atau organisasi kerja sama dan pembangunan ekonomi didirikan pada tanggal 4
Desember 1960 di Paris, Perancis.
Organisasi ini semula bertujuan untuk membantu memajukan produksi, kesempatan kerja,
dan pendapatan nasional negara-negara anggota (Eropa, USA, dan Jepang) akan
tetapi kemudian berkembang menjadi suatu organisasi penelitian ilmiah dan perundingan
mengenai masalah-masalah ekonomi, inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan bantuan
internasional.

V. PERMINTAAN,PENAWARAN DAN HARGA PASAR


A. Pasar
Pasar adalah Tempat bertemunya antara penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi
jual – beli atau bertemunya antara demand ( permintaan ) dengan supply ( penawaran )
 Fungsi pasar :
Dalam pengertian ekonomi, pasar memiliki fungsi sebagai berikut :
1) distribusi
2) pembentukan harga
3) promosi
4) sarana penyerap tenaga kerja
 Macam – macam pasar :
1) Menurut barang yang diperjual belikan :

12 | P a g e
a) Pasar barang konsumsi ( makanan, pakaian )
b) Pasar sumber daya produksi ( pasar tenaga kerja, pasar modal)
2) Menurut luas kegiatan distribusi :
a) Pasar lokal/setempat
b) Pasar nasional
c) Pasar luar negeri
d) pasar dunia
3) Berdasar segi fisik:
a) Pasar riil/nyata ( misal pasar beringharjo, terban )
b) Pasar abstrak ( pasar dimana biasanya yang dibawa hanya contoh barangnya saja)
4) Berdasar waktu :
a) Pasar harian ( ada setiaphari )
b) Pasar Mingguan
c) Pasar bulanan
d) Pasar Tahunan ( sekaten di yogya )
e) Pasar temporer ( waktu tidak tertentu, misal : bazar )
5) Berdasar dari segi bentuk/struktur :
a) Pasar persaingan sempurna ( ciri : banyak penjual- pembeli dan barang homogen)
b) Pasar monopoli ( hanya ada satu penjual )
c) Pasar monopsoni ( hanya ada satu pembeli )
d) Pasar oligopoli ( ada beberapa penjual )
e) Pasar oligopsoni ( ada beberapa pembeli )
f) Pasar persaingan monopolistic

B. Permintaan ( Demand )
Permintaan adalah Keseluruhan barang atau jasa yang diminta oleh konsumen pada waktu
tertentu dengan berbagai tingkat harga.
Antara permintaan dengan harga terdapat hubungan terbalik (negatif) yaitu Jika harga
naik , jumlah permintaan turun tetapi jika harga turun jumlah permintaan naik.( disebut
hukum permintaan )
Hukum permintaan hanya berlaku jika keadaan Cateris paribus (keadaan lain tetap )
 Faktor – faktor yang mempengruhi permintaan :
a) Tingkat harga
b) Intensitas kebutuhan

13 | P a g e
c) Daya beli masyarakat
d) Selera konsumen
e) Harga barang lain yang dapat menggantikan ( subtitusi)
f) Faktor non ekonomi : jumlah penduduk, bencana alam
 Macam – macam permintaan :
a) Dilihat dari subyek konsumen : permintaan individu dan permintaan pasar
b) Dilihat dari kemampuan daya beli : permintaan absolut dan permintaan efektif.

C. Penawaran ( Suplay )
Penawaran adalah Keseluruhan barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual pada
waktu tertentu dan pada berbagai tingkat harga
Antara penawaran dengan harga terdapat hubungan positif (berbanding lurus ), Yaitu
Jika harga naik maka jumlah barang yang ditawarkan naik tetapi jika harga turun maka
jumlah yang ditawarkan juga turun( disebut hukum penawaran)
Hukum penawaran hanya akan berlaku jika cateris peribus (kondisi lain tetap)
 Faktor – faktor yang mempengaruhi penawaran :
a) Tingkat harga
b) Biaya produksi
c) Tingkat tehnologi
d) Jumlah produsen di pasar

D. Harga Pasar
Harga pasar terjadi pada saat kurve permintaan ( D ) bertemu dengan kurve penawaran ( S )

VI. UANG, BANK dan LEMBAGA KEUANGAN

A. Uang
Uang adalah Benda yang disetujui sebagai alat perantara untuk mempermudah pertukaran
barang dan jasa di masyarakat.
 Sejarah
Sebelum ada uang, manusia melakukan pertukaran dengan cara barter. Tetapi dengan
semakin meningkatnya jumlah penduduk yang berakibat meningkatkan jumlah serta

14 | P a g e
macam kebutuhan maka sistem barter mengalami banyak kesulitan, maka orang
kemudian menggunakan barang perantara untuk mempermudah pertukaran
 Syarat suatu barang dapat menjadi uang :
a) disenangi umum
b) tahan lama
c) mudah dipindah
d) jumlah terbatas
e) mudah dibagi tanpa mengurangi nilai seluruhnya
f) mudah disimpan
 Fungsi uang, terbagi menjadi :
a) Fungsi asli ,meliputi :
1. Alat tukar umum : Merupakan fungsi dimana Uang dgunakan untuk
mempermudah pertukaran barang dan jasa
2. Satuan hitung : Uang digunakan untuk menunjukkan nilai suatu barang
b) Fungsi turunan, meliputi
1.Alat pembayaran
2.Alat penimbun kekayaan
3.Alat pemindah kekayaan
4.Alat menabung
5.Alat penunjuk harga

A. Jenis Uang
Jenis uang dapat dibagi menjadi dua yaitu uang kartal dan uang giral
1. Uang kartal
Uang kartal adalah uang yang berbentuk logam dan kertas yang dikeluarkan oleh bank
sentral sebagai bank sirkulasi dan merupakan alat pembayaran yang sah menurut undang
– undang.
2. Uang giral
Uang giral adalah uang yang tidak berwujud tetapi berupa rekening atau simpanan di bank
dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran .
Uang giral meliputi :
1) Cek 3) kartu kredit
2) Giro 4) Telegraphic transfer

15 | P a g e
B. Nilai Uang
1. nilai nominal ( nilai yang tertulis )
2. nilai intrinsic ( niali bahan pembuat uang )
3. nilai internal / riil ( adalah nilai uang yang diukur dari jumlah barang /jasa yang
dapat ditukar oleh uang tersebut )
4. nilai eksternal ( nilai kurs)

C. Perbandingan nilai mata uang ( kurs )


Nilai kurs terbagi menjadi
a) KURS BELI adalah menunjukkan harga beli terhadap mata uang asing yang
dilakukan oleh bank
b) KURS JUAL adalah menunjukkan harga jual terhadap mata uang asing yang
dilakukan oleh bank

B. Bank
Kata bank berasal dari bahasa Italia, yaitu Banca (meja tempat menukar uang).
Menurut UU perbankkan Perbankan No. 10 tahun 1998 (pengganti UU Perbankan No. 7
tahun 1997 ) , bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam
bentuk simpanan dan menyalurkannya dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk
lainnya kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

i. Asas dan tujuan perbankan Indonesia


Asas bank adalah demokrasi ekonomi dengan prinsip kehati – hatian.
Tujuan perbankan Indonesia adalah menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam
rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah
kesejahteraan rakyat banyak.

ii. Fungsi utama bank


1. Menghimpun dana dari mayarakat disebut dengan operasi kredit pasif, yaitu bank
menerima simpanan dalam bentuk tabungan , giro dan deposito
2. Menyalurkan dana ke masyarakat disebut operasi kredit aktif,yaitu melakukan kegiatan
seperti : memberikan pinjaman ke masyarakat, bank membantu perkreditan usaha kecil
dan menengah

16 | P a g e
3. Melakukan jasa perbankan, seperti melakukan transfer uang, melakukan inkaso, jasa
penukaran valuta asing,jual beli valas dan lainnya.

iii. Jenis bank


Jenis bank dapat dibedakan menjadi
1) menurut fungsi / peranannya terdiri dari :
a) Bank umum
b) Bank perkreditan rakyat
2) menurut pemiliknya terdiri dari :
a) Bank pemerintah ( BTN, BRI,Mandiri, BNI)
b) Bank swasta terdiri dari
 swasta nasional
 asing
 campuran
c) Bank koperasi ( BUKOPIN )

iv. Tugas pokok bank


1) Bank sentral
Bank sentral memiliki tugas :
a) Mengatur, menjaga dan memelihara kestabilan nilai rupiah
b) Menetapkan dan melaksanakan kebijaksanaan moneter, melalui kebijaksanaan
 operasi pasar terbuka
 kebijaksanaan diskonto
 kebijaksanaan cadangan wajib minimum bank
 kebijaksanaan pengaturan kredit
c) mengatur dan menjaga kelancaran sistem moneter, dengan cara
d) mengawasi bank – bank yang ada di bawahnya
2) Bank umum
Bank umum adalah bank yang menghimpun dana dan meyalurkan dana masyarakat serta
memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran
Bank umum yang melakukan kegiatan dalam valuta asing disebut Bank Umum Devisa
Bank umum memiliki tugas :
a) menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito,
tabungan

17 | P a g e
b) memberikan kredit ke masyarakat
c) melakukan kegiatan valuta asing
d) melayani jasa keuangan / perbankkan yang lain
3) Bank Perkreditan Rakyat
Bank yang berfungsi menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan deposito,
tabungan dan bentuk simpanan lain yang disamakan dengan itu.
Tugas BPR adalah :
1. menghimpun dana masyarakat dalam bentuk ( tabungan , deposito atau bentuk lain
yang sejenis )
2. meyalurkan pinjaman ke masyarakat
3. menyediakan pembiayaan bagi masyarakat berdasar prinsip bagi hasil
4. menempatkan dananya dalam bentuk SBI ,sertifikat deposito atau tabungan pada bank
lain
Produk – produk bank :
1.Produk yang tergolong kredit pasif : tabungan, giro, deposito Misalnya : Tahapan
BCA, Taplus BNI,Simpeda, Batara, Simaskot dll
2.Produk yang tergolong kredit aktif : kredit rekening koran, kredit aksep, L/c
3.Produk dalam lalu lintas moneter : transfer uang, mediskonto, inkaso, mengeluarkan
traveller’s cheque, usaha valas, mengeluarkan kartu kredit

C. Lembaga keuangan
1. lembaga pembiayan
lembaga yang kegiatannya melakukan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau
barang modal dengan tidak menarik dana secara langsung dari
masyarakat,Jenis lembaga ini seperti :
 Lembaga sewa guna
 anjak piutang
 Pembiayaan konsumen
2. Koperasi simpan pinjam
Koperasi simpan pinjam adalah koperasi yang menerima simpanan dari anggotanya dan
memberikan pinjaman kepada anggotanya dengan bunga yang ringan dan peryaratan yang
mudah.

18 | P a g e
3. Pegadaian
Pegadaian adalah perusahaan umum milik pemerintah yang memberikan pinjaman kepada
masyarakat dengan cara memimta jaminan berupa barang bergerak dan tidak bergerak.
Tujuan pegadaian adalah menghindarkan masyarakat dari para rentenir yang memberi beban
dengan bunga sangat tinggi
4. Perusahaan Asuransi
Perusahaan asuransi adalah perusahaan yang menghimpun dana dari masyarakat melalui
pengumpulan premi asuransi dan memberikan perlindungan kepada anggota terhadap
kemungkinan timbulnya resiko / kerugian karena peristiwa yang tidak pasti.
5. Dana pensiun
Dana pensiun adalah dana yang disediakan pemerintah bagi pegawai negeri atau yang
disediakan oleh perusahaan bagi karyawannya sebagai cadangan hari tua bagi para
pegawai maupun karyawannya tersebut. Dana pensiun ini terkumpul lewat pemotongan
gaji para pegawai maupun karyawan setiap bulan Lembaga yang menangani dana
pensiun bagi PNS adalah PT.Taspen
6. Pasar modal / Bursa effek
Pasar modal adalah suatu bentuk usaha yang menyelenggrakan jual –beli surat – surat
berharga ( saham ,obligasi, surat berharga lainnya )

19 | P a g e