Anda di halaman 1dari 4

Hubungan Organisasional

Tujuan utama melibatkan manajemen senior dan manajer dari unit bisnis atau pusat
pertanggungjawaban utama lainnya, dibantu oleh staf dalam proses perencanaan strategis
adalah untuk memperbaiki komunikasi antara eksekutif korporat dengan eksekutif unit bisnis
dengan cara menyediakan rangkaian aktivitas terjadwal, sehingga dapat mencapai
sekelompok tujuan dan rencana yang disetujui bersama. Peranan terbaik dari anggota staf
adalah sebagai katalis, yaitu memastikan bahwa proses tersebut dilaksanakan dengan
seharusnya, tetapi tidak mengambil keputusan program.

Gaya Manajemen Puncak


Tidak ada sistem yang akan berfungsi dengan efektif jika tidak benar-benar digunakan
oleh CEO. Para perancang sistem harus mendiagnosis dengan benar gaya dari manajemen
senior dan memastikan bahwa sistem tersebut sesuai dengan gaya tertentu.

MENGANALISIS PROGRAM-PROGRAM BARU YANG DIUSULKAN


Usulan-usulan untuk program pada intinya bersifat reaktif atau proaktif, yaitu muncul
sebagai reaksi terhadap ancaman yang dirasakan. Keberhasilan suatu perusahaan sebagian
bergantung pada kemampuan untuk menemukan dan mengimplementasikan program-
program baru dengan ide yang berasal dari dalam maupun luar organisasi. Ketika dalam
perusahaan terdapat program-program baru beberapa hal harus diperhatikan, diantaranya:

Analisis Investasi Modal


Adapun teknik-teknik untuk menganalisis usulan investasi modal adalah
1. Nilai sekarang bersih dari proyek tersebut, yaitu kelebihan nilai sekarang dari estimasi
arus kas masuk terhadap jumlah investai yang diperlukan.
2. Tingkat pengembalian internal yang implisit dalam hubungan antara kas yang masuk dan
keluar.
Dalam mengimplementasikan sistem evaluasi pengeluaran modal ada beberapa
pertimbangan yang berguna, diantaranya:
1. Aturan-aturan
Perusahaan umumnya mempublikasikan aturan dan prosedur untuk persetujuan usulan
pengeluaran modal dengan berbagai besaran, juga berisi pedoman untuk membuat usulan
dan kriteria umum untuk menyetujui usulan.
2. Menghindari manipulasi
Salah satu tugas analis proyek yang paling sulit adalah mendeteksi manipulasi terhadap
usulan proyek. Sebagai pengaman analis dapat melihat reputasi dari pengusul proyek
yang memiliki catatan rekor yang unggul.
3. Model
Staf perencana sebaiknya mengenali teknik-teknik selain model pembuatan anggaran
modal yang mendasar (analisis risiko, sensitivitas, simulasi, perencanaan skenario, model
penetapan harga opsi, dsb) dan menggunakannya dalam situasi dimana data yang
diperlukan tersedia.

Pengaturan Untuk Analisis


Tidak ada jadwal yang tetap untuk menganalisis usulan investasi. Segera setelah
orang-orang tersedia, analisis dapat dimulai. Perencana mengumpulkan proyek yang disetujui
selama tahun tsb untuk dimasukkan dalam anggaran modal.

MENGANALISIS PROGRAM-PROGRAM YANG SEDANG BERJALAN


Untuk menganalisis program-program yang sedang berjalan berarti menggambarkan
tentang analisis rantai nilai (value chain analysis) dan pertimbangan biaya berdasarkan
aktivitas (activity based costing).
Analisis Rantai Nilai
Rantai nilai merupakan sekelompok aktivitas yang menciptakan nilai dan saling
berhubungan yang menjadi bagiannya, dari memperoleh bahan baku dasar untuk pemasok
komponen sampai membuat produk akhir dan mengantarkannya ke pelanggan akhir. Dari
perspektif perencanaan strategis, konsep rantai nilai fokus pada tiga bidang yang potensial :
1. Hubungan dengan pemasok
Menganalisis pengelolaan hubungan dengan pemasok agar sama-sama memperoleh
manfaat, sehingga dapat mengurangi biaya, meningkatkan nilai atau keduanya.
2. Hubungan dengan pelanggan
Menganalisis hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dengan
pelanggannya.
3. Hubungan proses di dalam rantai nilai dari perusahaan tersebut.
Tujuan keseluruhan dari analisis ini adalah untuk memindahkan bahan baku dimulai dari
pemasok, melalui produksi, dan ke pelanggan dengan biaya terendah, waktu terpendek
dan kualitas yang dapat diterima.
BAB 9

JENIS – JENIS ANGGARAN


1. Anggaran Operasi
Anggaran operasi adalah anggaran kegiatan dalam rangka mencapai tujuan laba tahun
yang akan datang. Ada beberapa kategori anggaran operasi yaitu: Anggaran Pendapatan
dimana anggaran pendapatan berisi proyeksi penjualan unit dikalikan dengan harga jual
yang diperkirakan; Anggaran Biaya Produksi dan Biaya Penjualan; Beban Pemasaran
adalah beban yang dikeluarkan untuk memperoleh penjualan; Beban logistik biasanya
dilaporkan secara terpisah dari beban untuk mendapatkan pesanan; Beban Umum dan
Administratif merupakan beban dari unit-unit staf, baik dikantor pusat maupun di unit
bisnis secara keseluruhan; Beban Penelitian dan Pengembangan; dan Pajak Penghasilan.
2. Anggaran Modal
Anggaran pengeluaran modal adalah anggaran berupa daftar rencana yang disetujui oleh
manajemen mengenai proyek pemilikan fasilitas dan ekuipmen baru beserta taksiran
biaya setiap proyek dan pengeluaran modal dalam tahun anggaran.
3. Anggaran Neraca
Anggaran neraca adalah anggaran yang menunjukan implikasi berbagai macam anggaran
pada elemen – elemen neraca yaitu aktiva, utang, dan modal tahun yang akan datang.
4. Anggaran Kas
Anggaran kas adalah anggaran yang menunjukan elemen – elemen dan jumlah kebutuhan
kas dan sumber – sumber kas suatu organisasi tahun yang akan datang. Manajer keuangan
menggunakan anggaran kas untuk menyusun rencana dan untuk menjamin bahwa kas
dalam tahun anggaran cukup , tidak terlalu besar atau terlalu kecil.

PROSES PENYUSUNAN ANGGARAN


1. Organisasi
Departemen Anggaran, melakukan beberapa fungsi berikut :
a. Menerbitkan prosedur dan formulir untuk penyusunan anggaran
b. Mengoordinasikan dan menerbitkan setiap tahunnya asumsi-asumsi dasar tingkat
korporat yang akan menjadi dasar untuk anggaran
c. Memastikan bahwa informasi disampaikan dengan semestinya antar unit organisasi
yang saling terkait
d. Memberikan bantuan bagi pembuat anggaran dalam penyususnan anggaran mereka
e. Menganalisis anggaran yang diajukan dan memberikan rekomendasi
f. Menangani proses pembuatan revisi anggaran selama tahun tersebut.
g. Mengkoordinasi pekerjaan dari departemen anggaran di eselon-eselon yang lebih
rendah
h. Menganalisis kinerja yang dilaporkan terhadap anggaran, menginterpretasi hasil, dan
membuat laporan ringkasan untuk manajemen senior

Komite Anggaran ini terdiri dari anggota manajemen senior seperti CEO, Chief
Operating Officer (COO), chief financial Afficer (CFO). Di bagian komite anggaran ini
meninjau dan menyetujui atau menyesuaikan masing-masing anggaran.

2. Penerbitan Pedoman
Pedoman ini adalah yang dinyatakan secara implisit dalam rencana strategis dan
dimodifikasi sesuai dengan perkembangan yang telah terjadi semenjak disetujui, khususnya
kinerja perusahaan sampai tanggal tersebut dan prediksi terakhir.

3. Usulan Awal Anggaran


Menggunakan pedoman tersebut, manajer pusat tanggung jawab, dibantu dengan
stafnya, mengembangkan permintaan anggaran, Karena sebagian besar pusat tanggung jawab
akan memulai tahun anggaran dengan fasilitas, karyawan, dan sumber daya lain yang sama
seperti yang mereka miliki saat ini, maka anggaran ini didasarkan pada tingkatan yang ada,
yang dikemudian dimodifikasi sesuai pedoman. Mengklasifikasi perubahan spesifik dari
tingkat pengeluaran berdasarkan perubahan dalam kekuatan eksternal dan perubahan dalam
kebijakan dan praktik internal merupakan alat berguna untuk validitas usulan perubahan.

4. Negosiasi
Pembuat anggaran mendiskusikan usulan anggaran dengan atasannya. Ini merupakan
inti dari proses tersebut. Alasan cenderung untuk menilai validitas dari tiap penyesuaian.
Slack adalah perbedaan antara jumlah anggaran dan estimasi terbaik. Banyak pembuat
anggaran cenderung menganggarkan pendapatan lebih rendah dan pengeluaran lebih tinggi
dari estimasi terbaik mereka, sehingga target tersebut menjadi lebih mudah untuk mereka
capai.