Anda di halaman 1dari 28

ANALISIS STRATEGI BISNIS TRAVELOKA

MAKALAH

UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH


Kewirausahaan
yang dibina oleh Bapak Dr. Munzil, S.Pd., M.Si

Oleh Kelompok 5

OFF B 2015:

1. Faridatus Sholikha (150351602899)


2. Lilis Eka Herdiana (150351604962)
3. Nurmaula Idba Safrina (150351605311)
4. Sekar Yuliana Saputri (150351605456)

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN IPA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

APRIL 2018
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT. yang masih
memberikan nafas kehidupan, sehingga kami dapat menyelesaikan pembuatan
makalah ini dengan judul “Analisis Strategi Bisnis Traveloka”.

Makalah ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Statistik
Pendidikan. Akhirnya kami sampaikan terima kasih atas perhatiannya terhadap
makalah ini, dan penulis berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi kami dan
khususnya pembaca pada umumnya. Tak ada gading yang tak retak, begitulah
adanya makalah ini.

Dengan segala kerendahan hati, saran-saran dan kritik yang konstruktif


sangat kami harapkan dari para pembaca guna peningkatan pembuatan makalah
pada tugas yang lain dan pada waktu mendatang.

Malang, April2018

Penyusun

1i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..............................................................................................ii

DAFTAR ISI...........................................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN........................................................................................1

1.1 Latar Belakang..............................................................................................1

1.2 Rumusan Masalah.........................................................................................2

1.3 Tujuan...................................................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN.........................................................................................3

2.1 Sejarah Traveloka..................................................................................................3


2.2 Sistem Informasi Traveloka...................................................................................5
2.3 Strategi Pemasaran Traveloka...............................................................................7
2.3 Analisis Model Bisnis Traveloka........................................................................12
2.4 Cara Traveloka Menarik Minat Pembeli..............................................................18
BAB III PENUTUP...............................................................................................20

3.1 Kesimpulan.........................................................................................................20
3.2 Saran...................................................................................................................20
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................22

2i
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Dalam era yang serba modern ini, banyak teknologi yang sudah
bermunculan di dunia ini. Kemajuan bidang teknologi saat ini sangat banyak
mempermudah pekerjaan orang lain. Salah satunya disini saya ingin mengulas
sebuah teknologi pemesanan tiket dengan mudah diakses yaitu traveloka.
Semakin hari, semakin banyak orang yang melakukan kegiatan
melancong. Beberapa melihatnya sebagai peluang bisnis dan berlomba-lomba
membangun fasilitas-fasilitas yang diperuntukkan bagi wisatawan, seperti :
transportasi, hiburan, restoran dan hotel. Hotel merupakan bidang bisnis
berpotensi besar karena setiap wisatawan yang datang di destinasi, pastilah
memerlukan sarana akomodasi, seperti hotel, sebagai tempat mereka menginap.
Melancong sepertinya telah menjadi kegiatan yang tidak terpisahkan dari
daftar kebutuhan kita, baik untuk keperluan bisnis, akademis, silaturahmi, maupun
sekedar bersantai menikmati hari libur.
Di masa-masa high-season, seperti pertengahan dan akhir tahun serta hari
besar keagamaan (Idul Fitri dan Natal), sudah biasa kita lihat terjadi lonjakan
masyarakat yang berpergian. Bahkan mungkin kita mengalaminya sendiri. Alih-
alih membawa kendaraan sendiri, makin banyak orang yang memilih
menggunakan transportasi umum seperti pesawat terbang dan kereta api.
Khususnya yang melakukan perjalanan antar provinsi dan antar pulau. Harga tiket
pesawat yang makin terjangkau, ditambah berbagai promo menarik juga
meningkatkan jumlah penumpang yang berpergian lewat udara. Hal ini yang
menarik perhatian para penyedia jasa, termasuk para travel-agency.
Untuk memenuhi kebutuhan ini, banyak bermunculan pebisnis muda di
Indonesia yang mulai merintis startup di bidang travel dengan memanfaatkan
kecanggihan internet agar mempermudah masyarakat yang ingin berpergian.
Bisnis yang didirikan biasanya berupa pemesanan tiket pesawat atau kereta api

1
dan kamar hotel, yang selama ini kita tahu harus dilakukan secara offline dengan
menghubungi

2
2

langsung maskapai dan hotel terkait, kini dapat dipermudah dengan system online
yang dapat diakses setiap saat.
Maka dari itu, Traveloka hadir untuk membantu masyarakat untuk
melakukan perjalanan mulai dari pemilihan maskapai yang diinginkan, memilih
harga tiket termurah, membandingkan review hotel, dan melakukan reservasi
secara instan

1.2 Rumusan Masalah


1.2.1 Bagaimana sejarah Traveloka?
1.2.2 Bagaimana sistem organisasi yang ada pada penjualan Traveloka?
1.2.3 Bagaimana strategi pemasaran Traveloka?
1.2.4 Bagaimana analisis model bisnis Traveloka?
1.2.5 Bagaimana traveloka menghubungkan antara penjualannya sehingga dapat
diminati oleh pembelinya?

1.3 Tujuan
1.3.1 Mengetahuisejarah Traveloka.
1.3.2 Mengetahuisistem organisasi yang ada pada penjualan Traveloka.
1.3.3 Mengetahui strategi pemasaran Traveloka.
1.3.4 Mengetahuianalisis model bisnis Traveloka.
1.3.5 Mengetahui traveloka menghubungkan antara penjualannya sehingga
dapat diminati oleh pembelinya.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 SejarahTraveloka
Ferry Unardi pendiri Traveloka.com di tahun 2012. Kehadiran
Traveloka menjawab kebutuhan masyarakat atas proses pemesanan tiket
yang mudah dan praktis.

Berdirinya Traveloka berawal dari pengalaman pribadi pria


kelahiran Padang, 16 Januari 1968 ini. Merasa kesulitan dalam mencari
tiket pesawat tujuan Padang dari Indianapolis, Amerika Serikat. Kemudian
menjadi peluang usaha untuk menyediakan jasa Online Travel Agent.
Ferry ingin membuka usaha yang dapat memberikan kemudahan
perjalanan yang sesuai kebutuhan konsumen. Dibantu dengan dua
rekannya saat bekerja di Microsoft, Derianto Kusuma dan Albert, maka
lahirlah Traveloka.com.
Pria lulusan Purdue University ini membutuhkan waktu sekitar 6
bulan dalam membangun agen perjalanannya. Awalnya, travel online ini
bergerak dengan skala bisnis kecil sebagai mesin pencari tiket pesawat dan
dan reservasi hotel. Saat internet di Indonesia sedang berkembang, rintisan
usahanya mulai dilirik banyak orang. Dalam kurun waktu beberapa bulan,
pelanggannya semakin bertambah dan bisnisnya semakin berkembang.
Meskipun begitu dalam merintis usahanya, dia juga menemukan
kendala dalam memperoleh kepercayaan. Semua dilaluinya dengan

3
memberikan pelayanan terbaik dan sifat optimisnya. Kendala yang masih
dirasakannya saat ini adalah

4
4

banyak maskapai yang belum bisa menyediakan tiket dalam jumlah besar, tetapi
menurutnya semua dapat diatasi siring perkembangan teknologi komunikasi dan
informasi di Indonesia.
Saat ini Traveloka didukung oleh 144 tenaga professional ahli
dengan latar pendidikan dari dalam dan luar negeri. Dengan begitu mereka
semakin mampu menciptakan berbagai inovasi mengembangkan
pelayanan sehingga semakin baik. Agar masyarakat semakin
mengenal Traveloka, Ferry sedang gencar melancarkan promosi dan
marketing, menggunakan jejaring sosial seperti Website dan Twitter dan
media televisi.
Situs ini sudah diakses oleh lebih dari 150.000 kunjungan dan
berhasil menjual puluhan ribu tiket setiap harinya. Traveloka berhasil
unggul dan menjadi situs booking pesawat nomor satu di Indonesia dengan
berbagai tawaran yang menarik. Diantaranya adalah memberikan pilihan
harga tanpa membebankan biaya transasksi kepada konsumen, pelayanan
24 jam melalui email, telepon dan media sosial dan metode pembayaran
yang beragam sehingga memudahkan customer. Fokus dari Travelokasaat
ini adalah mempertahankan dan membesarkan bisnis agen perjalanan
dengan membuat desain web semenarik mungkin sehingga lebih mudah
dipahami oleh konsumen.
Visi dan Misi Traveloka

Adapun Visi dari Traveloka adalah :

1. Menjadikan traveling lebih mudah, cepat, dan menyenangkan melalui


teknologi.
2. Menjadi salah satu perusahaan Biro Perjalanan Wisata (Agen
Perjalanan) terbaik di Indonesia.
3. Berkontribusi didalam meningkatkan industri pariwisata dan
transportasi/perjalanan di Indonesia.

Misi dari Traveloka adalah:

1. Selalu menghadirkan Produk-Produk dan Layanan terbaik.


2. Memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi setiap pelanggan.
5

3. Secara terus menerus meningkatkan kemampuan SDM dan


infrastuktur perusahaan sehingga dapat memberikan pelayanan
yang terbaik kepada seluruh pelanggannya.
4. Menjalin dan meningkatkan kerja sama dengan semua mitra usaha,
baik domestik dan International.

2.2 Sistem Informasi Traveloka

Executive Information Systems (EIS)


President Direktur
 Memutuskan dan menentukan peraturan dan kebijakan tertinggi
perusahaan.
 Memimpin perusahaan dengan membuat kebijakan-kebijakan yang
berkaitan dengan kepentingan perusahaan.
 Mengawasi dan mengendalikan perusahaan.

Decision Support Systems (DSS)


General Managare
 Mengawasi dan menjalankan kegiatan perusahaan deengan anggaran yang
dimiliki.
 Menjadi perantara dalam mengkomunikasikan ide,gagasan dan strategti.
Management Information Systems (MIS)
Managare Acciunting
 Membuat laporan keuangan.
 Mengatur alur kas
Managare Marketing
 Menjalin relasi dengan konsumen.
 Memimbing dan membina karyawan di bagian pemasaran
 Melakukan planing dan analisis pemasaran.
Managare Personalia
 Membantu General Manager dalam perencanaan dan pengembangan
perusaan.
 Melayani dalam proses perekrutan
 Mengawasi dan evaluasi kinerja.
6

Transaction Processing Systems (TPS)


Sales Tour And Travel
 Melayani feedback konsumen.
 Memantau kompetitor.
 Menawarkan dan mempromosikan produk dan jasa kepada konsumen
 Menjual produk dan jasa Parawisata
Ticketing
 Menjaga dan memantau stock.
 Menjalankan segalah kegiatan yang berkaitan dengan transaksi penjualan
tiket..
Masenger
 Memproses data dan pengriman tiket.
 Bekerjasama dengan ticketing.

2.3 Strategi Pemasaran Traveloka


Strategi pemasaran Traveloka adalah dengan mengedepankan
kebutuhan masyarakat akan informasi khususnya mengenai tiket berbagai
macam maskapai di Indonesia serta merupakan fasilitas untuk pembelian
tiket secara online dari berbagai maskapai. Konsumen tidak perlu mencari
harga tiket dari setiap maskapai penerbangan melalui agen perjalanan,
menghubungi langsung customer service maskapai, atau membuka satu
per satu situs dari setiap maskapai penerbangan. Traveloka melayani
pemesanan tiket dari 17 maskapai diantaranya adalah Garuda Indonesia,
Citilink, Lion Air, Sriwijaya Air, Batik Air, Wings Air, Kalstar, Jetstar, dsb
untuk lebih dari 5.769 rute di Asia-Pasifik. Traveloka diluncurkan sebagai
situs meta-search pada Oktober 2012 dan kini terus meningkatkan
layanannya hingga mencakup pemesanan tiket secara langsung.
Selain itu, strategi pemasaran PT. Traveloka Indonesia adalah
dengan mengkomunikasikan produknya yaitu melalui penayangan iklan di
televisi. Pelaksanaan periklanan melalui media televisi yang dilakukan
oleh Traveloka yaitu dengan cara memberikan tampilan yang berbeda-
beda pada setiap versinya sesuai dengan jenis tiket yang diiklankan di
televisi, kemudian dikemas semenarik mungkin agar dapat
menggambarkan kemudahan dalam sistem pembayaran tiket pesawat.
Selain itu, Traveloka juga memberikan kemudahan cara pembayaran yang
7

aman melalui ATM/transfer, kartu kredit, internet banking, sms banking,


dan mobile banking.
a) Produk dan Layanan
Traveloka merupakan situs yang berasal dari perusahaan teknologi
penyedia layanan booking online tiket pesawat dan hotel yang melengkapi
layanannya dengan menambahkan pilihan asuransi perjalanan untuk tiket
pesawat, bus, kereta api dan hotel. Sejak tanggal 8 Desember 2015,
asuransi perjalanan ini sudah bisa didapatkan melalui situs Traveloka versi
desktop dan mobile web, hanya dengan menandai tanda setuju pada kotak
dialog asuransi perjalanan di halaman pemesanan. Biaya yang dikenakan
bagi seluruh konsumen mulai dari Rp12.500 hingga Rp52.500, pelanggan
Traveloka sudah terlindungi dari resiko keterlambatan bagasi, penundaan
perjalanan, pembatalan perjalanan, tertinggal penerbangan lanjutan,
kehilangan reservasi kamar hotel, dan kecelakaan diri dengan asuransi
hingga Rp. 300.000.000. Penambahan opsi asuransi perjalanan merupakan
salah satu wujud komitmen yang untuk memberikan produk dan layanan
terbaik demi kenyamanan dan keamanan seluruh pelanggan Traveloka. Hal
ini diharapkan agar pelanggan Traveloka mendapatkan ketenangan saat
melakukan perjalanan, ke mana pun tujuannya. Layanan asuransi
perjalanan ACE Travel Insurance, merupakan hasil kerja sama Traveloka
dengan PT ACE Jaya Proteksi, yang merupakan bagian dari ACE Group.
Seluruh klaim dapat dilakukan dengan mudah hanya dengan menghubungi
ACE Jaya Proteksi Call Center di 1500257 atau melalui email
claims.id@acegroup.com.
Bauran Pemasaran (Sales Mix) Traveloka
1) Price
Traveloka adalah online travel agent terbesar di Indonesia jadi
mereka bisa bernegosiasi dan mendapatkan harga khusus dari pihak
maskapai penerbangan. Selain itu sistem online yang diterapkan sangatlah
menghemat biaya operasional sehingga dapat menekan harga tiket
pesawat. Selain itu, Traveloka juga mendapatkan keuntungan sebanyak 5%
dari maskapai untuk setiap pembelian tiket.
2) Product
8

Traveloka adalah layanan jual beli tiket pesawat dan reservasi hotel.
Dalam laman resminya yakni http://www.traveloka.com. Mengatakan
bahwa traveloka adalah system reservasi tiket yang terintegrasi dengan
booking system dari airline itu sendiri, melalui partner-partner yang sudah
di percaya. Dengan memberikan keamanan trasaksi tiket, dan booking
hotel serta kemudahan pemesanan melalui sistem otomatis, tanpa harus
melalui pemesanan manual.
Traveloka bekerjasama dengan travel agent resmi maskapai-
maskapai, dan hotel-hotel yang sudah terpercaya untuk menerbitkan tiket
melalui http://www.traveloka.com/. Hal ini memungkinkan konsumen
yang akan melakukan pemesanan tiket mendapatkan pilihan penjual yang
di inginkan, serta kenyamanan dan keamanan yang terjamin.
Maskapai-maskapai yang bekerjasama dengan traveloka dalam
menerbitkan tiketnya diantaranya adalah : Merpati, Garuda, Lion Air, Air
Asia. Tiger Air, dll. Sedangkan untuk pemesanan kamar hotel traveloka
telah terhubung ke ribuan hotel yang tersebar di Indonesia, Singapura,
Malaysia, Thailand, Filiphina, Hongkong, danVietnam. Traveloka juga
menyediakan fasilitas untuk menampilkan maskapai dan rute penerbangan
yang sedang dalam harga promo, yakni tiket yang di jual mengalami
penurunan harga atau telah mendapatkan diskon dari masing-masing
maskapai penerbangan.
3) Promotion
Cara promosi yang dilakukan oleh traveloka antara lain, adalah
melalui media social, iklan di tv dan pembagian kupon diskon. Media
social yang digunakannya antara lain adalah facebook, twiiter, dan
website. Iklannya sendiri pun sudah banyak kita lihat di tv. Kita tahu
sendiri kalau biaya untuk beriklan di televisi sangatlah mahal. Mungkin
karena visi dari Traveloka yang sangat yakin kalau langkah yang
diambilnya itu pasti sepadan dengan apa yang nanti didapatkan. Apabila
beriklan di televisi, pasti akan dilihat oleh banyak orang. Dengan dilihat
oleh banyak orang, maka akan dikenal oleh orang-orang.
Dalam dunia marketing modern, mengeluarkan budget untuk iklan
adalah hal yang biasa bagi yang punya modal. Prinsip marketing,
9

mengeluarkan biaya memang diperlukan — guna memperoleh pendapatan


yang lebih besar. Istilahnya adalah input harus lebih besar daripada output.
4) Place
Berhubung Traveloka adalah agent pemesanan tiket pesawat dan
hotel dengan cara online. Maka tempat berinteraksinya antara produsen
dengan konsumen adalah melalui internet dan Business to Customer
(B2C). Dimana Traveloka ini, beriklan diberbagai media social dan
websitenya. Selain itu, seluruh rangkaian kegiatan pemesanan dilakukan
melalui internet.
Traveloka sangat menikmati struktur transaksi business-to-consumer
(B2C), dimana rata-rata transaksi lebih dari USD50 (Rp650.000) dan tidak
memerlukan saham atau menyimpan benda fisik apa pun. Karena inilah
Traveloka bisa dengan mudah terbebas dari bahaya logistik yang
menghantui industri e-commerce di Asia Tenggara
5) People
Ferry Unardi, pendiri sekaligus Managing Director Traveloka.com.
Ferry mendirikan situs ini lantaran pernah kesulitan mencari tiket pesawat.
Awalnya, Ferry hanya dibantu dua rekannya yang pernah bekerja di
Microsoft. Modalnya diperoleh dari East Venture, perusahaan investasi
yang fokus pada pendanaan merintis usaha baru. Pada tahap
pengembangan, ia mendapat bantuan dari Samwer Brothers yang memiliki
jaringan startup Rocket Internet. Dalam waktu enam bulan, karyawannya
menjadi lima. Mereka menempati satu unit ruko. Karena bisnisnya terus
bertumbuh, Traveloka kemudian berkantor di salah satu gedung
perkantoran di Slipi, Jakarta Barat. Saat itu, jumlah Karyawannya telah
bertambah menjadi 30 orang. Setahun setelah didirikan, Traveloka punya
120 pegawai.
6) Proses
Proses pemesanan tiket pesawat di Traveloka :
 Cukup masukan kota asal, kota tujuan, tanggal berangkat, dan jumlah
penumpang laluklik tombol cari tiket.
 Setelah itu kita akan dibawa ke halaman hasil pencarian. Di halaman ini
akan memperlihatkan seluruh penerbangan yang tersedia dan diurutkan
10

dari harga yang paling murah. Pilih penerbangan yang diinginkan dengan
cara mengklik tombol pesan yang ada di sebelah kanan.
 Isi data diri kita lalu bayar. Tidak lama setelah melakukan pembayaran, e-
tiket pun akandikirimkan melalui email.
Metode Pembayaran Yang Ada di Traveloka :
 Transfer bank
 Kartu kredit
 Mandiri clickpay
 BCA klikpay
 ATM
 CIMB clicks
 Mandiri ecash
 Mandiri debit
 BNI debit
 Alfamart
 Alamidi
 Indomart
 UANGKUbalanca
7) Physical Environment
Physical Environment yang ditunjukkan oleh Traveloka sangat baik,
hal itu dapat disimpulkan bahwa sebanyak 250.000 kunjungan ke website
dilakukan perharinya. Sehingga, selama sebulan website Traveloka telah
dikunjungi oleh 7,5 juta pengunjung. Baik itu dari desktop maupun
smartphone. Ini menunjukkan bahwa Traveloka telah menjadi suatu icon
dari agen pemesanan tiket pesawat dan hotel yang besar dan terpercaya.
Hal tersebut tidak luput karena pengembangan teknologi, bisnis, serta
design interface website yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh.
Dan begitulah seharusnya. Apapun itu, pasti memerlukan modal.
Meskipun tak selalu berbentuk uang. Bisa saja modal berupa tenaga,
waktu, pikiran, skill dan lain sebagainya.
Pada masa awal perkembangannya, televisi menggunakan gabungan
teknologi optik, mekanik, dan elektronik untuk merekam, menampilkan,
dan menyiarkan gambar visual. Bagaimanapun, pada akhir 1920-an,
sistem pertelevisian yang hanya menggunakan teknologi optik dan
elektronik saja telah dikembangkan, dimana semua sistem televisi modern
menerapkan teknologi ini. Walaupun sistem mekanik akhirnya tidak lagi
digunakan, pengetahuan yang didapat dari pengembangan sistem
11

elektromekanis sangatlah penting dalam pengembangan sistem televisi


elektronik penuh.
12

2.3 Analisis Model Bisnis Traveloka


Traveloka adalah perusahaan yang menyediakan layanan
pemesanan tiket pesawat dan hotel secara daring dengan fokus perjalanan
domestik di Indonesia. Traveloka memiliki basis operasional di Jakarta.

Perusahaan didirikan pada tahun 2012 oleh Ferry Unardi, Derianto


Kusuma, dan Albert. Ide ini muncul disaat Ferry Unardi sering mengalami
kesulitan dalam pemesanan pesawat, terutama disaat dia ingin pulang ke
Padang, Indonesia, dari Amerika Serikat.

Pada awal konsepnya Traveloka berfungsi sebagai mesin pencari


untuk membandingkan harga tiket pesawat dari berbagai situs lainnya.
Pada pertengahan tahun 2013 Traveloka kemudian berubah menjadi situs
reservasi tiket pesawat di mana pengguna dapat melakukan pemesanan di
situs resminya. Pada bulan Maret 2014, Ferry Unardi menyatakan bahwa
Traveloka telah masuk ke bisnis reservasi kamar hotel. Pada bulan Juli
2014, jasa pemesanan hotel telah tersedia di situs Traveloka.

Traveloka merupakan bisnis sharing economissharing economy


atau ekonomi berbagi menjadi sangat populer belakangan ini. Sharing
economy mengacu pada aktivitas berbagi di dalam komunitas atas akses
barang dan jasa, dikoordinasi melalui komunitas berbasis online.
Perubahan perilaku berbisnis dari kepemilikan aset (ownership) menjadi
berbagi (sharing) serta merebaknya jaringan media sosial online, yang
makin mempermudah relasi di antara konsumen turut memberikan
kontribusi berkembangnya model bisnis ini. Sejumlah pakar menyebut
sharing economy serupa dengan ekonomi gotong-royong, namun Harvard
Business Review seperti dikutip Wikipedia berpendapat bahwa aktivitas
ini lebih tepat disebut access economy ketimbang sharing economy ada
tujuh poin yang patut dipertimbangkan. Pertama, menciptakan
marketplaces.Organisasi perlu untuk menilai potensi pada konsumennya
untuk membangun jejaring, untuk membangun proposisi nilai yang baru.
Jejaring ini dapat lahir pada produk dan jasa yang terdistribusi secara luas,
13

menelan biaya tetap yang tinggi tetapi margin yang tipis serta kapasitas
yang underutilized.

Kedua, mengembangkan strategi mitigasi untuk mengurangi risiko


dengan bermitra bersama jejaring sharing economy.

Ketiga, terlibat dalam sharing atas aset yang dimiliki. Organisasi


dapat memonetisasi kapasitas berlebih dan memperbaiki produk bisnis
dengan berbagi aset tidak berwujud. Sebagai contoh, Marriot bermitra
dengan online platform LiquidSpace untuk mengonversi ruang konferensi
yang kosong, sehingga dapat disewakan. Hasilnya tidak hanya
menghasilkan penerimaan, tapi dapat mengekspos properti Marriot ke
publik.

Keempat, membuka jalan bagi karyawan untuk mengembangkan


diri. Aspek kontroversial dari sharing economy terhadap sumber daya
manusia adalah dimampukannya seseorang untuk bekerja secara rangkap,
meskipun telah bekerja di satu organisasi

Pada awal konsepnya Traveloka berfungsi sebagai mesin pencari


untuk membandingkan harga tiket pesawat dari berbagai situs lainnya.
Pada pertengahan tahun 2013 Traveloka kemudian berubah menjadi situs
reservasi tiket pesawat di mana pengguna dapat melakukan pemesanan di
situs resminya. Pada bulan Maret 2014, Ferry Unardi menyatakan bahwa
Traveloka akan segera masuk ke bisnis reservasi kamar hotel. Pada bulan
Juli 2014, jasa pemesanan hotel telah tersedia di situs Traveloka.

Traveloka-sharing ekonomi. sharing economy adalah sebuah bisnis


dengan konsep ekonomi berbagi dalam hal sumber daya baik manusia
maupun modal, termasuk ide, produksi, distribusi, perdagangan dan
konsumsi barang dan jasa oleh orang-orang atau organisasi yang berbeda-
beda. Traveloka sudah bermitra dengan 14 maskapai domestic dan
regional, melayani lebih dari 180.000 rute penerbangan, terhubung lebih
dari180.000 hotel local dan Internasional, online partner nomo satu dengan
PT. Kereta Api Indonesia (PT.KAI), kerjasama dengan 10 promotor
14

Indonesia, memiliki 4 kantor dan 250 karyawan .Komisi yang didapatkan


traveloka dari setiap transaksi cukup kecil yaitu komisi hotel antara 17-25
%, tiket pesawat sekitar 3-4 % bahkan nol, tiket event 3-4,5 % sedangkan
tiket kereta api memiliki komisi fixed sebesar Rp.7500/transaksi.

Layanan yang terdapat pada traveloka

1) E-Product & E-Service

Traveloka menyediakan platform online sehinggadapat menelusuri


berbagai jenis maskapai penerbangan, api, dan transportasi lainnya,
akomodasi sementara dan penginapan (sebagaimana berlaku), pertunjukan
seni, objek wisata, paket perjalanan wisata, pulsa prabayar, serta membuat
reservasi, pemesanan dan/atau pembelian (“Layanan”). Pengguna dapat
membuat pemesanan layanan yang disediakan oleh hotel, maskapai
penerbangan, operator transportasi lainnya, penyelenggara pertunjukan
seni, pengelola objek wisata, biro perjalanan wisata, operator seluler,
dan/atau penyedia layanan lain yang bekerjasama dengan Traveloka
(“Vendor”) di Situs. Dengan meletakkan pesanan melalui Situs, lalu dapat
memesan dan/atau membeli tiket pesawat, tiket kereta api dan transportasi
lainnya, kamar hotel, tiket pertunjukan seni, tiket obyek wisata, paket
perjalanan wisata, pulsa prabayar, atau layanan lainnya pada Situs kami.
Traveloka akan memberikan konfirmasi pemesanan atau pembelian
melalui konfirmasi email
15

Traveloka menyediakan beberapa layanan sebagai berikut:

 Hotel

 Tiket kereta api

 Tiket bus
16

 Tiket bioskop

 Pulsa dan paket Internet

 Aktivasi dan Rekreasi

 Hotel Luar Negeri

 Pesawat Luar Negeri

 Pesawat dalam negeri

 Beauty & Spa

 Bayar tagihan

2) E-Procurement

adalah sistem aplikasi berbasis web yang menyediakan berbagai


kemudahan serta informasi dalam kaitannya dengan Proses Pengadaan
Barang/Jasa di lingkungan. Sistem aplikasi ini dibangun guna
meningkatkan efisiensi dan efektivitas Pengadaan.

Informasi yang tersedia dan dapat diakses Berita terkini seputar


Proses Pengadaan di Traveloka, Informasi Pengadaan serta Kebijakan
Pengadaan yang berlaku di Traveloka. Melalui Web E-Procurement ini,
dapat melakukan pendaftaran secara online.

3) E-Marketing
17

Fitur baru Traveloka adalah Price Alert yaitu fitur tambahan dari
Traveloka yang menyuguhkan informasi terbaru mengenai harga terbaik
dan termurah dari sebuah rute atau destinasi tertentu yang telah
didaftarkan oleh pengguna aplikasinya. Price Alert yang tersedia dalam
aplikasi mobile akan menginformasikan penggunanya mengenai
perkembangan terbaru harga penerbangan. Price Alert bisa didapatkan
dengan persetujuan berlangganan informasi oleh penggunanya.Pengguna
tinggal datang ke mobile aplikasi, menyetujui berlangganan informasi lalu
Aplikasi akan memberi notifikasi ketika ada rute penerbangan termurah
dari satu titik ke titik lain

4) E-contracting

Traveloka memiliki hak untuk tidak menerima setiap pengguna


atau pemesanan (atau dalam kasus-kasus tertentu membatalkan konfirmasi
pemesanan) berdasarkan kebijaksanaan tunggal dan untuk alasan apa pun
serta tanpa memberikan alasan penolakan/penampikan/pembatalan. Alasan
untuk menolak pengguna atau pemesanan atau membatalkan konfirmasi
pemesanan dapat termasuk namun tidak terbatas pada: pelanggaran Syarat
ini, perdagangan atau sanksi ekonomi oleh otoritas global atau nasional,
embargo, larangan dalam peraturan, penipuan atau pencurian (atau
indikasi atau dugaan penipuan atau pencurian), dugaan kegiatan kriminal,
pemesanan yang mencurigakan, layanan yang tidak tersedia atau tidak lagi
disediakan oleh Vendor, pengguna memberikan informasi yang tidak
akurat, keliru atau menyesatkan, masalah dengan komunikasi kartu kredit
elektronik, informasi atau transaksi, perilaku yang tidak pantas, ancaman,
hinaan, penolakan untuk memberikan informasi, hambatan praktis,
kesulitan atau kemacetan komunikasi, Kesalahan Nyata (selanjutnya
dijelaskan di bawah ini), sejarah pelanggaran Syarat atau penolakan
tersebut, atau dimasukkan pada setiap “daftar hitam” atau “daftar
pengamatan” oleh pemerintah atau organisasi internasional. Dalam kasus
pemesanan ditolak atau dibatalkan oleh Traveloka dan pembayaran telah
dilakukan, Traveloka akan mengganti jumlah yang telah dibebankan tanpa
18

biaya lebih lanjut. Kami dapat menghilangkan atau menghapus


(“Dihapus”) keanggotaan pengguna.

5) E-Distribution

Traveloka menjadwalkan tiket transit yang murah, yaitu rute


alternatif. Misalnya, kamu bisa memilih penerbangan ke kota lain yang
dekat dengan kota tujuanmu.Atau jika biasanya kamu menggunakan
penerbangan langsung tidak ada salahnya untuk menggunakan
penerbangan dengan transit. Harga tiket penerbangan dengan transit
umumnya lebih murah dibanding harga tiket penerbangan langsung.

6) E-payment

E-payment adalah sistem pembayaran yang menggunakan fasilitas


internet sebagai sarana perantara. Saat ini banyak start up yang
memfasilitasi pihak penjual dan pembeli dengan memberikan jaminan
keamanan transaksi e-commerce. Untuk menjamin keamanan transaksi
tersebut, start up yang menjadi perantara akan bekerja sama dengan
sejumlah lembaga perbankan untuk mulai memfasilitasi e-payment secara
aman, cepat dan praktis.

Dalam aplikasi Traveloka menyediakan layanan seperti:

 Bayar dengan 1-klik,Pembayaran lebih mudah .Bayar dengan kartu kredit


jadi simpel. Log in dan tambahkan data kartu kredit Anda di awal tanpa
perlu lagi mengisi data kartu kredit berulang-ulang.
 E-tiket & voucher hotel instan Tidak perlu menunggu lama untuk e-ticket
& voucher hotel . Book dan dapatkan e-tiket/voucher hotel kurang dari 1
menit.
 CRM
CRM di www.Traveloka.com dimana dengan mengakses situs ini user
dapat dengan mudah melakukan transaksi pemesanan tiket pesawat seperti
kota tujuan, jadwal penerbangan. Kelebihan situs ini adalahJaminan Aman
Transaksi Online : Teknologi SSL dari RapidSSL dengan Sertifikat yang
19

terotentikasi menjamin privasi dan keamanan transaksi Anda. Konfirmasi


instan dan e-tiket dikirim ke email Anda.
 Hasil Pencarian Terlengkap : Mencari dan membandingkan harga tiket
pesawat Lion Air, Sriwijaya, Garuda, Citilink, dan lain-lain, termasuk
KalStar dan Aviastar.
 Harga Tertera Sudah Termasuk Pajak : Harga tiket pesawat yang
ditampilkan sudah termasuk biaya-biaya seperti pajak, Iuran Wajib Jasa
Raharja, dan fuel surcharge.
 Berbagai Pilihan Pembayaran : Pembelian tiket menjadi semakin fleksibel
dengan berbagai pilihan pembayaran, dari Transfer ATM, Kartu Kredit,
hingga Internet Banking.
Smart Algorithm : Kami berusaha mencari tiket pesawat terbaik dari segi
harga, lama perjalanan, waktu terbang, kombinasi maskapai, dan lain-lain,
dengan teknologi terbaru.

2.4 Cara Traveloka Menarik Minat Pembeli


Traveloka sudah memiliki brand image yang kuat sehingga pada
konsumen sudah tertanam bahwa jika ingin berpergian atau mencari hotel
sebagai tempat liburan maka cukup mencari lewat traveloka. Selain mudah
untuk diakses, traveloka juga menawarkan harga yang sudah sangat
terpercaya murah dan terperinci disbanding agent lainnya.
Traveloka memiliki cara tersendiri dalam menarik minat para
konsumennya, salah satu caranya dengan menawarkan harga yang sesuai
dengan keinginan pasar. Dimana traveloka mampu membaca gaya hidup
yang dimiliki manusia pada zaman sekarang. Dimana manusia pada era
globalisasi ini memiliki hobi baru yang travelling. Travelling menjadi tren
baru yang ada diera serba canggih seperti saat ini. Orang-orang lebih
memilih sesuatu yang mudah dan tentu saja terjangkau oleh kantong.
Selain itu traveloka juga melakukan promosi melalui akun media
social, tv, dan juga menggunakan para selebriti sebagai brand ambassador
mereka. Sehingga traveloka dengan mudah menarik para konsumen untuk
melakukan pembelian atau pemesanan tiket pesawat dan hotel pada
traveloka. Selain itu traveloka selalu berinovasi untuk menampilkan
aplikasi yang manarik dan mudah serta bisa diakses oleh setiap
pembelinya. Sehingga orang-orang tidak perlu kehilngan banyak waktunya
20

dalam melakukan pembelian tiket atau pemesanan tiket. Cukup masuk


pada web yang disediakan traveloka maka dengan mudah orang-orang
akan mendapatkan penawaran harga untuk segala macam jenis maskapai,
baik penerbangan domestic atau pun internasional. Dan lebih mudah
mengecek harga hotel karena tidak perlu mendatangi hotel yang
diinginkan. Cukup mengakses web traveloka, harga hotel dari kota dan
Negara mana saja akan mudah didapatkan.
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
 Traveloka adalah perusahaa yang menyediakan layanan pemesanan tiket
pesawat dan hotel dengan focus perjalanan domestic di Indonesia,
Traveloka termasuk dalam strategi tingkat korporat industry tunggal dan
traveloka memiliki tingkat persaingan dengan competitor tinggi, traveloka
memiliki daya tawar pemasok yang tinggi dan traveloka memiliki
pemasaran yang cukup baik meski dalam beberapa hal harus diperbaiki
kembali, sehingga dapat meningkatkan penjualan dari traveloka itu sendiri.

 Traveloka merupakan situs yang berasal dari perusahaan teknologi


penyedia layanan booking online tiket pesawat dan hotel yang melengkapi
layanannya dengan menambahkan pilihan asuransi perjalanan untuk tiket
pesawat, bus, kereta api dan hotel.

 Strategi pemasaran Traveloka adalah dengan mengedepankan kebutuhan


masyarakat akan informasi khususnya mengenai tiket berbagai macam
maskapai di Indonesia serta merupakan fasilitas untuk pembelian tiket
secara online dari berbagai maskapai.
 Traveloka merupakan bisnis sharing economissharing economy atau
ekonomi berbagi menjadi sangat populer belakangan ini. Sharing economy
mengacu pada aktivitas berbagi di dalam komunitas atas akses barang dan
jasa, dikoordinasi melalui komunitas berbasis online.

3.2 Saran
Berdasarkan pembahasan di atas dan simpulan yang telah di kemukakan
sebelumnya, pada bagian ini penulis mengemukakan beberapa saran sebagai
berikut:

20
21

1. Penulis berharap dari adanya tugas ini dapat memberikan manfaat yang
banyak bagi para pembaca.
2. Mohon dimaklumi, jika dalam makalah saya ini masih terdapat banyak
kekeliruan, baik bahasa maupun pemahaman. Saya berharap kritik dan saran
dari pembaca.
DAFTAR PUSTAKA

22