Anda di halaman 1dari 7

Sourced from Teacher CLTan

PERIBAHASA YANG MENGGUNAKAN KATA “BUNGA” DALAM KAMUS DEWAN


EDISI KEEMPAT

Peribahasa Melayu amat indah. Selain menggunakan unsur alam semua jadi
sebagai ilham penciptaan peribahasa, flora dan fauna juga merupakan sumber
idea penciptaan peribahasa. Yang berikut ialah senarai peribahasa yang ada
perkataan “bunga” sebagaimana yang tercatat dalam Kamus Dewan Edisi
Keempat.

1. jauh bau bunga, dekat bau tahi


maksudnya: berkasih-kasihan itu lebih kekal dari jauh daripada berdekatan
(sumber: Kamus Dewan)

2. bunga tak sekaki, kumbang tak seekor


maksudnya: laki-laki atau perempuan itu tidak seorang sahaja di dunia ini
(sumber: Kamus Dewan)

3.
bunga dipersunting, sudahnya akan layu
maksudnya: sesuatu yang dipakai akhirnya akan buruk (masih baru dikasihi,
sudah lama terbuang)
(sumber: Kamus Dewan)

4.
bunga dipetik, perdu ditendang/ bunganya dipersunting, pangkalnya diberaki
maksudnya: isteri dikasihi, mentua dibenci (gemar akan hak orang, tetapi
orang itu dibenci);
(sumber: Kamus Dewan)

5.
bunga gugur putik pun gugur, tua gugur masak pun gugur
maksudnya: setiap manusia akan mati (baik muda mahupun tua)
(sumber: Kamus Dewan)

6.
bunga kembang berbalik kuncup
maksudnya: mula-mula mahu menurut, kemudian ingkar
(sumber: Kamus Dewan)

7.
bunga yang harum itu ada durinya
maksudnya: yang megah itu ada juga celanya
(sumber: Kamus Dewan)

8.
bunga layu balik kembang
maksudnya: tatkala ternyata kebenaran seseorang yang tertuduh

(sumber: Kamus Dewan)

9.
buang bunga ke jirat
maksudnya: berbudi kepada seseorang yang tidak mengenang (memerlukan)
budi orang
(sumber: Kamus Dewan)

10.
di mana bunga yang kembang, di situ kumbang yang banyak
maksudnya: di mana ada perempuan cantik, di situ ramai laki-laki
(sumber: Kamus Dewan)

11.
kalau dicampak bunga, tak akan dibalas dengan tahi
maksudnya: kalau kita berbuat baik kepada orang, tidak akan dibalasnya
dengan kejahatan
(sumber: Kamus Dewan)

12.
laksana bunga dedap, sungguh merah berbau tidak
maksudnya: orang yang elok dan tampan tetapi tiada berbudi
(sumber: Kamus Dewan)

13.
maksudnya:
(sumber: Kamus Dewan)

14.
laksana kera dapat bunga
maksudnya: tiada dapat menghargai barang yang bagus
(sumber: Kamus Dewan)

15.
lempar bunga dibalas dengan lempar tahi
maksudnya: kebaikan dibalas dengan kejahatan
(sumber: Kamus Dewan)

16.
sayang bunga layu di pohon
maksudnya: perihal seorang gadis yang tiada bersuami hingga tua
(sumber: Kamus Dewan)

17.
sebab kasih akan bunga setangkai, dibuang bunga seceper
maksudnya: kerana kasih seseorang disia-siakan orang yang banyak
(sumber: Kamus Dewan)

18.
seperti bunga, sedap dipakai layu dibuang
maksudnya: dikasihi semasa muda, dibenci apabila tua (perempuan dan lain-
lain)
(sumber: Kamus Dewan)

19.
umpamanya orang campak bunga, dibalas campak tahi
maksudnya: perbuatan yang baik dibalas dengan yang jahat
(sumber: Kamus Dewan)
20.
seperti daun delima dengan bunganya
maksudnya: hidup yang tidak berguna
(sumber: Kamus Dewan)

21.
bunga gugur, putik pun gugur
maksudnya: setiap yang hidup akan mati (dengan tidak memandang umur)
(sumber: Kamus Dewan)

23.
berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi
maksudnya: ilmu yang tidak sempurna dituntut tidak ada faedahnya
(sumber: Kamus Dewan)

24.
tidak kekal bunga dikarang
maksudnya: perihal kekayaan (kemuliaan, kasih) yang tidak lama wujudnya
(sumber: Kamus Dewan)

25.
laksana kodok dapat bunga sekuntum
maksudnya: tidak tahu menghargai (mempergunakan) barang yang baik
(sumber: Kamus Dewan)
26.
lawak-lawak main bunga tahi
maksudnya: olok-olok biasanya membawa kepada perselisihan
(sumber: Kamus Dewan)

27.
seperti batang mengkudu, dahulu buah daripada bunga
maksudnya: menganggap sudah menguasai atau memiliki sesuatu perkara atau
barang yang belum tentu dapat dikuasai atau diperoleh
(sumber: Kamus Dewan)

28.
seperti monyet mendapat bunga (adakah ia tahu akan faedah)
maksudnya: tiada tahu menghargai sesuatu yang elok
(sumber: Kamus Dewan)

29.
bunga disunting perdu disepak buang
maksudnya: a) seseorang yang gemar akan hak orang tetapi benci akan
tuannya
b) perihal anak menantu yang membenci mentuanya
(sumber: Kamus Dewan)

30.
Seumpama bunga di gaung batu, taruk kaca tangkainya embun
maksudnya: perihal gadis cantik terjaga dengan baik dan sangat susah hendak
didekati
(sumber: Kamus Dewan)

Konklusinya, bunga ialah perkataan yang kaya dalam penciptaan peribahasa


Melayu. Lazimnya, bunga banyak digunakan untuk melambangkan perempuan
atau sesuatu yang cantik. Saya berharap agar perkongsian ini akan
membuahkan hasil ilmu yang lumayan kerana peribahasa yang berkaitan
dengan bunga belum disoal dalam peperiksaan PT3 lagi. Pelbagai bentuk
soalan berdasarkan peribahasa dapat digubal dengan menggunakan senarai
peribahasa di atas, antaranya adalah seperti yang berikut:

(a) Nyatakan maksud peribahasa


(b) Isi tempat kosong dengan peribahasa yang sesuai dalam ayat atau petikan
(c) Nyatakan peribahasa yang sesuai dengan situasi dalam ayat atau petikan
(d) Nyatakan peribahasa yang sama atau hampir sama maksudnya
(e) Nyatakan peribahasa yang sesuai berdasarkan gambar rangsangan
(f) Nyatakan peribahasa yang berlawanan maksud daripada peribahasa yang
diberikan.
(g) Nyatakan peribahasa yang tepat berdasarkan petikan dialog, berita, dan
rencana.

Selamat menggubal soalan.