Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH KABUAPTEN KARANGASEM

DINAS KESEHATAN
UPTD KESEHATAN / PUSKESMAS KARANGASEM I
Jln. Raya Perasi – Pertima – karangasem
Telp. ( 0363 ) 22456
Website : www.puskesmaskarangasem1blgspot.com
Email : puskesmaskarangasem1@gmail.com

KERANGKA ACUAN KEGIATAN


PENYEHATAN AIR

A. Pendahuluan
Penyehatan air meliputi kegiatan pengamanan dan penetapan kualitas air untuk
berbagai kebutuhan dalam pemenuhan kebutuhan manusia. Dalam kaitan dengan hal
tersebut maka seharusnya air bersih yang digunakan selain mencukupi dalam arti
kuantitas namun harus juga memenuhi persyaratan kualitas yang telah ditetapkan baik
secara fisik, kimia dan bakteriologis. Pendekatan penyehatan air diawali dengan kegiatan
pengawasan kualitas air yang ditindaklanjuti dengan perbaikan kualitas air.

B. Latar Belakang
Sama halnya dengan makanan air juga dapat menjadi perantara penularan
penyakit baik itu penyakit kulit maupun pada pencernaan. Untuk itu perlu dilakukan
pemantau terhadap air yang digunakan masyarakat. Selain itu masyarakat juga perlu
untuk melakukan pengolahan air yang tepat seperti merebus air sebelum diminum. Hasil
riskesdas kementerian kesehatan RI menunjukan, proporsi rumah tangga yang mengolah
air sebelum di minum di Indonesia sebesar 70,1 persen. Lima provinsi tertinggi dengan
rumah tangga mengolah air sebelum diminum adalah Maluku Utara (92,7%), Nusa
Tenggara Timur (90,6%), Maluku (87,8%), Jawa Tengah (85,9%), dan Bengkulu (85,8%)
sedangkan lima provinsi terendah adalah Nusa Tenggara Barat, Kepulauan Riau, DKI
Jakarta, Bali, dan Bangka Belitung. Dari 70,1 persen rumah tangga yang melakukan
pengolahan air sebelum diminum, 96,5 persennya melakukan pengolahan dengan cara
dimasak. Cara pengolahan lainnya adalah dengan dijemur di bawah sinar matahari/solar
disinfection (2,3%), menambahkan larutan tawas (0,2%), disaring dan ditambah larutan
tawas (0,2%) dan disaring saja (0,8%).

C. Tujuan Umum dan Tujuan Khusus


1. Tujuan umum
Untuk menjaga dan meningkatkan kualitas air yang digunakan oleh masyarakat
2. Tujuan khusus
a. Untuk mengetahui resiko pencemaran SAB di rumah tangga
b. Untuk melaksanakan pemeriksaan kualitas air bersih
c. Untuk melakukan penanggulangan terhadap SAB yang tidak memenuhi syarat
d. Untuk pencegahan agar air bersih tetap layak digunakan.
D. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan
1. Kegiatan pokok: melaksanakan inpeksi sanitasi, pengambilan sampel air dan
kaporitisasi sumber air
2. Rincian kegiatan

a) Melaksankan inspeksi sanitasi pada SAB (Sarana Air Bersih) di rumah


masyarakat dengan melakukan koordinasi dengan kepala lingkungan/dusun
kemudian melakukan kunjungan rumah dan melakukan inspeksi menggunakan
blanko sesuai dengan jenis SAB yang diinspeksi.
b) Melaksanakan pengambilan sampel air pada keran rumah dan sumber air yang
digunakan oleh masyarakat dengan melakukan koordinasi dengan kepala
lingkungan/dusun dan laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten. Pengambilan
sampel menggunakan botol yang sudah disiapkan oleh pihak lab kemuan
melakukan pengambilan sampel sesuai dengan prosedur dan mengirim kembali
sampel tersebut ke lab untuk diperiksa secara bakteriologis ataupun kimia.
c) Melaksanakan kaporitisasi pada sumber air yang digunakan oleh masyarakat
dengan melakukan koordinasi dengan pengelola air atau pemilik sarana kemudian
menyiapkan kaporit untuk ditaburkan. kaporitisasi menggunakan kain kasa yang
didalamnya diisi dengan kaporit dan pasir kemudian dimasukkan ke dalam air
dengan mengikatnya dengan tali agar mudah diambil kembali.

E. Cara Melaksanakan Kegiatan


Kegiatan Inspeksi sanitasi dilakukan dengan menggunakan blanko penilain
sehingga dapat dinilai SAB tersebut memiliki resiko pencemaran atau tidak. Pengambilan
sampel air dilakukan oleh petugas kesehatan lingkungan puskesmas namun diperiksa di
laboratorium kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten. Berdasarkan hasil sampel dilakukan
kaporitisasi secara rutin terhadap sumber air tersebut dan dilakukan pengambilan sampel
air ulang untuk memeriksa keefetipan kaporit yang telah digunakan.

F. Sasaran
Seluruh SAB yang ada di wilayah kerja Puskesmas Karangasem I
G. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan

Bulan
No Nama Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 Inspeksi sanitasi x x x x x x x x x x x X
x x x x x x x x x x x x
x x x x x x x x x x x x
x x x x x x x x x x x x
2 Pengambilan sampel air x x x x x x x x x x x X
3 Kaporitisasi x x x x x x x x x x x x
x x x x x x x x x x x x
x x x x x x x x x x x x

H. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dan Pelaporan


Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan untuk melihat kesesuain pelaksanaan
kegiatan dengan jadwal yang sudah dibuat. Evaluasi dilakukan setelah pelaksanaan
kegiatan. Pelaporan dibuat setelah pelaksaan kegiatan dan dilaporkan kepada kepala
puskesmas.

I. Pencatatan, Pelaporan dan Evaluasi Kegiatan


Pencatatan dalam kegiatan ini dengan formulir penilaian, hasil pemeriksaan lab
dan laporan kegiatan. Pelaporan dilakukan setelah pelaksaan kegiatan kepada kepala
puskesmas dan laporan kepada dinas kesehatan. Evaluasi dilakukan setiap tiga bulan
sekali dengan menganalisa hasil pelaksaan kegiatan.

Karangasem, 15 Maret 2016


Penanggung Jawab Pelaksana Upaya Kesehatan
Upaya Kesehatan Masyarakat Lingkungan

I Made Meiyasa, S.Kep., Ners Ni Luh Eka Meidianti, A. Md. Kl


NIP. 197405021997031006 NIP. 19930516 201503 2 002

Mengetahui
Kepala UPTD Kesehatan/
Puskesmas Karangasem I

drg. Ni Luh Sri Panca Parwita Sari


NIP. 19701009 2005012 013