Anda di halaman 1dari 9

LIMIT FUNGSI TRIGONOMETRI

A. Pengertian Limit
Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini :
1. “Ketika kamu melewati jalan yang menikung itu, sebaiknya kecepatan mobilmu
jangan sampai mendekati titik kritis 100km/jam “
2. “Minyak wangi yang dipakai adik sudah hampir habis”
3. “Tim-tim sepak bola yang dulunya berjaya, sekarang sudah diambang zona
degradasi”

Selain ketiga kalimat tersebut tentunya masih banyak lagi kalimat lain yang
menggunakan kata mendekati titik kritis,hampir atau ambang. Kata-kata kata mendekati
titik kritis,hampir atau ambang memiliki arti menuju atau mendekati dan berhubungan
dengan limit yang akan kita bahas. Limit yang akan kita pelajari adalah limit dari suatu
fungsi dan dibatasi hanya untuk limit fungsi trigonometri.

Limit trigonometri adalah nilai terdekat suatu sudut pada fungsi trigonometri.
Perhitungan limit fungsi trigonometri bisa langsung disubtitusikan seperti limit fungsi
aljabar tetapi ada fungsi trigonometri yang harus diubah dulu ke identitas trigonometri
untuk limit tak tentu yaitu limit yang apabila kita langsung subtitusikan nilainya bernilai
0, bisa juga untuk limit tak tentu tidak harus menggunakan identitas tetapi menggunakan
teorema limit trigonometri atau ada juga yang menggunakan identitas dan teorema. Jadi
apabila suatu fungsi limit trigonometri di subtitusikan nilai yang mendekatinya
menghasilkan dan maka kita harus menyelesaikan dengan cara lain.

B. MENYELESAIKAN LIMIT FUNGSI TRIGONOMETRI


1. Rumus Dasar Limit Fungsi Trigonometri
2. Metode Substitusi Langsung
Pada dasarnya untuk mencari nilai limit suatu fungsi trigonometri misalnya
untuk x mendekati a maka nilai limit fungsi tersebut dapat diperoleh dengan cara
men-substitusi-kan nilai x = a pada fungsi trigonometri tersebut. Untuk metode
subtitusi langsung hanya dapat digunakan jika nilai limit setelah disubtitusikan tidak

0
memiliki nilai tak tentu ( ). Contoh penggunaan metode substitusi yaitu sebagai
0
berikut:

a. Tentukan nilai limit fungsi berikut:


sin x+ tan x
(¿)
lim ¿
x →0

Penyelesaian:

Pada langkah ini nilai x diganti/disubstitusi dengan 0 ( x = 0)

sin x + tan x
(¿)=sin 0+ tan 0=0+0=0
lim ¿
x→ 0

b. Tentukan nilai limit fungsi berikut:

sin x +cos x
tan x
(¿)
lim ¿
π
x→
4

Penyelesaian:
π π
Pada langkah ini nilai x diganti/disubstitusi dengan (x= )
4 4

sin x +cos x
tan x
π π 1 1
sin +cos √ 2+ √ 2
4 4 2 2
(¿)= = =√ 2
π 1
tan
4
lim ¿
π
x→
4

c. Tentukan nilai limit fungsi berikut:

lim tan( x +sin x )


x→π

Penyelesaian:

Pada langkah ini nilai x diganti/disubstitusi dengan π (x= π )

lim tan( x +sin x )=tan ( π +0 )=tan π=0


x→π

3. Metode Pemfaktoran
Metode pemfaktoran pada dasarnya sama dengan metode substitusi yaitu dengan
mensubstitusikan nilai x = a ke dalam fungsi yang akan dicari nilai limitnya.
Bedanya, sebelum mensubstitusikan nilai x = a, fungsi harus terlebih dahulu
disederhanakan dengan cara menghilangkan faktor penyebab nilai fungsi menjadi
0/0. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memfaktorkan masing-masing pembilang
dan penyebut fungsi. Contoh penggunaan metode ini yaitu sebagai berikut:

Contoh Soal 1:

Carilah nilai limit fungsi berikut!

Jawab:

Sekarang lihatlah contoh limit berikut:

Jika kita cari limitnya dengan metode substitusi maka kita akan memperoleh hasil:
Padahal apabila kita lihat grafik dari fungsi tersebut maka nilai limit pada x = -1 adalah 1.
Untuk kasus fungsi yang seperti contoh di atas dimana setelah disubstitusikan nilai x = a
hasilnya menunjukkan kondisi 0/0 maka metode susbtitusi tidak dapat digunakan. Sebagai
gantinya, untuk mencari nilai limit fungsi seperti di atas harus digunakan metode lain seperti
metode-metode berikut.

Metode Pemfaktoran

Metode pemfaktoran pada dasarnya sama dengan metode substitusi yaitu dengan
mensubstitusikan nilai x = a ke dalam fungsi yang akan dicari nilai limitnya. Bedanya,
sebelum mensubstitusikan nilai x = a, fungsi harus terlebih dahulu disederhanakan dengan
cara menghilangkan faktor penyebab nilai fungsi menjadi 0/0. Hal ini dapat dilakukan dengan
cara memfaktorkan masing-masing pembilang dan penyebut fungsi. Contoh penggunaan
metode ini yaitu sebagai berikut:

Contoh Soal 2:

Carilah nilai limit fungsi berikut!

Jawab:

a. Pertama faktorkan bagian pembilang dan penyebut fungsi. Kemudian sederhanakan


dengan menghilangkan faktor yang sama (Faktor penyebab nilai fungsi 0/0).
Setelah disederhanakan, nilai limit bisa cari dengan cara mensubtitusikan nilai x = 2.

b. Pertama faktorkan bagian pembilang dan penyebut fungsi, kemudian


sederhanakan. Fungsi pada soal di atas merupakan bentuk a2 – b2 = (a + b)(a - b) sehingga

c. Pertama faktorkan bagian pembilang dan penyebut fungsi, kemudian


sederhanakan. Fungsi pada soal di atas dapat difaktorkan dengan metode pemfaktoran
Horner. Sehingga diperoleh hasil yaitu:

Jadi nilai limitnya adalah


Dalam beberapa kasus, penyelesaian limit fungsi trigonometri hampir sama dengan
penyelesaian limit fungi aljabar, misalnya dengan metode substitusi langsung atau dengan
pemfaktoran. Rumus-rumus trigonometri dan teorema limi

PENGERTIAN LIMIT

APERSEPSI

MENYELESAIKAN

PENGERTIAN LIMIT FUNGSI

LIMIT FUNGSI: Mendekati hampir, sedikit lagi, atau harga batas

Limit fungsi:Suatu limit f(x) dikatakan mendekati A {f(x) → A} sebagai suatu limit.

Bila x mendekati a {x→a}Dinotasikan Lim F(x) = A

x→a

Langkat-langkah mengerjakan limit fungsi (supaya bentuk tak tentu dapat dihindari) adalah
….

Subtitusi langsung.

Faktorisasi.

Mengalikan dengan bilangan sekawan.

Membagi dengan variabel pangkat tertinggi.


RUMUS DASAR

SUBSTITUSI LANGSUNG

PEMFAKTORAN

Untuk meneyelesaikan limit fungsi trigonometri ada beberapa metode yaitu:

Dengan subtitusi langsung

Untuk metode subtitusi langsung hanya dapat digunakan jika nilai limit setelah disubtitusikan

0
tidak memiliki nilai tak tentu ( ). Untuk metode subtitusi langsung kita hanya perlu
0
mengganti nilai sudut x yang tersedia.

Contoh soal
Tentukan nilai limit fungsi berikut:

Penyelesaian:

Penyelesaian:

Penyelesaian:
Latihan soal

Anda mungkin juga menyukai