Anda di halaman 1dari 9

BAB II.

GAMBARAN UMUM PEKERJAAN

2.1. LOKASI SURVEI POTENSI LUMBUNG AIR


Lokasi kegiatan Studi Potensi Lumbung Air di WS Jraunseluna adalah di Wilayah Sungai Jratunseluna
yaitu Kabupaten Kendal, Rembang, dan Pati Provinsi Jawa Tengah . Survei identifikasi dilaksanakan
di beberapa Kecamatan di Kabupaten Kendal, Pati dan Rembang antara lain sebagai berikut:

KABUPATEN
KENDAL PATI REMBANG
Kecamatan Desa Kecamatan Desa Kecamatan Desa
Patean Wirosari Kayen Pasuruhan Sulang Dukuh Burjo
Mlatiharjo Purwokerto Pranti 2
(Barangan)
Sukorejo Damarjati Winong Cabean Sedan KedungBiru
Ngadiwarno Tambakromo Larangan Sumber Kedungwatu
Genting Gunung Jakenan Tambah Mulyo Kaliori Gingsir

Mulyosari Karang Rejolor Cendono

Limbangan Margosari Jaken Sumber Rejo Dresi Kulon


(Tanggulangin)
Banyuaringin Mojoluhur Rumbut Malang
(Banjaran)
Sukorejo Damarjati Sumberan Tambak Agung
Mulyosari Boto Bulu Karangasem
Peron Pucakwangi Kepoh Kencono Gunem Telgawah
Boja Boja Juwana Ketip Pamotan Embung Pragen
Blimbing Batangan Lengkong Sumber Sendang
Campurejo Margorejo Pegantan Kragan Sawah Sejambe
Pageruyung Petung Gabus Kuryo Kalangan Sumber Sendang
Gebangan
Pucakwangi
Plantungan Tlogo Payung
Karanganyar
Jurangagung
2.2. PENENTUAN DAFTAR SKALA PRIORITAS (DSP)

Berdasarkan hasil inventarisasi dan survei identifikasi sumber air baku di Kabupaten Kendal, Pati dan
Rembang, maka diperoleh beberapa potensi sumber air baku yang memungkinkan dikembangkan
menjadi sistem penyediaan air baku. Terhadap hasil inventarisasi sumber air baku tersebut,
selanjutnya akan dilakukan analisis penilaian dan penentuan Daftar Skala Prioritas (DSP) yang
ditentukan berdasarkan pembobotan dengan menggunakan nilai (angka) yang menunjukan tingkat
kelayakan calon lokasi. Pembobotan ini dikelompokan dalam 3 (tiga) kategori yaitu :

a. Urgensi (Tingkat Kebutuhan Air)


Penentuan kelayakan pembangunan dilihat dari tingkat prioritas keperluan masyarakat
yang dinilai dari tersedianya fasiltas air baku yang ada dimana :
nilai 1 untuk daerah yang sudah memiliki penyediaan air baku dan diperkirakan masih
cukup untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga masyarakatnya
nilai 2 untuk daerah yang sudah memiliki penyediaan air baku dan namun tidak
mencukupi untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga masyarakatnya
nilai 3 untuk daerah yang belum memiliki penyediaan air baku Morfologi calon lokasi

b. Aspek Teknis
Aspek ini merupakan analisa awal dari berbagai aspek teknis yang dapat menunjang tingkat
keberhasilan pembangunan fasilitas penyediaan air baku. Aspek teknis yang menjadi dasar
penilaian kelayakan diantaranya :
1. Sumber Air
adanya sumber air sebagai inflow/ pengisi utama dalam penyediaan air baku dengan
melakukan inventarisasi sumber-sumber air yang mampu mengisi seperti : mata air,
saluran pembuang irigasi,saluran pembuang hujan, sungai
nilai 1 untuk usulan lokasi dimana tidak terdapat sumber air yang berada di sekitar
lokasi atau di daerah sekitar lokasi
nilai 2 untuk usulan lokasi yang hanya mengandalkan air hujan sebagai sumber air
pengisi rencana lumbung.
nilai 3 untuk usulan lokasi yang memilki sumber air lain selain hujan yang dapat
dimanfaatkan sebagai sumber air utama pengisi rencana lumbung.
2. Keandalan/kapasitas debit Sumber Air
Penilaian keandalan/kapasitas debit sumber air di nilai dari hasil
perhitungan/estimasi/pengukuran debit sumber air yang ada yang dibandingkan
terhadap kebutuhan air untuk pemenuhan air baku masyarakat pengguna di sekitar
lokasi.
nilai 1 untuk usulan lokasi dimana debit sumber yang tersedia tidak mampu
mencukupi kebutuhan air baku (kurang).
nilai 2 untuk usulan lokasi dimana debit sumber yang tersedia dapat memenuhi
kebutuhan air baku (cukup).
nilai 3 untuk usulan lokasi dimana debit sumber yang tersedia melebihi kebutuhan air
untuk memenuhi kebutuhan air baku (lebih).

3. Jarak Daerah Layanan


Jarak daerah layanan terhadap sumber air dapat mempengruhi biaya kontruksi.
nilai 1 untuk sumber air yang berjarak lebih dari 2 km dari daerah layanannya (jauh).
nilai 2 untuk sumber air yang berjarak diantara 1 sampai 2 km dari daerah layanan
(cukup).
nilai 3 untuk sumber air yang berjarak kurang dari 1 km dari daerah layanan (dekat).

4. Elevasi Sumber Air


Elevasi sumber air terhadap lokasi pemukiman berpengaruh terhadap biaya kontruksi
karena perlu dibuatkan tower tampungan air untuk distribusi serta penyedian pompa
air dan biaya operasional pasca kontruksi (listrik dan perawatan mesin pompa).
nilai 1 untuk sumber air yang berada di bawah daerah layanan, sehingga perlu
pompanisasi dalam pendistribusiannya (dibawah).
nilai 2 untuk sumber air yang sejajar/selevel dengan daerah layanan sehingga hanya
memerlukan pompanisasi air tinggkat rendah ataupun masyarakat dapat
mengambil langsung dengan mudah lewat sumur distribusi.
nilai 3 untuk sumber air yang berada diatas daerah layanan.
5. Kondisi Geologi
Kondisi geologi (daya dukung tanah dan porositas tanah) perlu di amati dan dilakukan
penilaian karena kondisi geologi akan mempengaruhi terhadap jenis kontruksi yang
harus diterapkan yang pastinya akan berpengaruh pula terhadap biaya kontruksi
nantinya.
nilai 1 untuk daerah yang kondisi geologi nya kurang mendukung (daya dukung tanah
rendah dan porositas tinggi).
nilai 2 untuk daerah dengan kondisi geologi yang cukup mendukung (hanya
memerlukan perbaikan sederhana, dengan melakukan pemadatan tanah
ataupun pembutan pondasi sederhana).
nilai 3 untuk daerah yang kondisi geologinya mendukung (daya dukung tanah tinggi,
serta porositas tanah rendah).

6. Jalan Akses ke lokasi


Jalan akses ke lokasi merupakan sarana untuk mobilisasi alat serta bahan pada saat
kontruksi, serta sebagai sarana dalam melakukan perawatan pasilitas penyediaan air
baku pasca kontruksi.
nilai 1 untuk sumber air yang sulit di jangkau oleh kendaraan maupun alat berat
sehingga perlu dibuatkan jalan alternatif untuk pencapaiannya (sulit).
nilai 2 untuk sumber air cukup mudah dijangkau oleh orang, kendaraan maupun alat
berat (sedang).
nilai 3 untuk sumber air yang mudah dijangkau dimana sudah terbangun fasilitas jalan
yang layak untuk mencapai lokasi (mudah).

c. Sosial Kemasyarakatan
Pembangunan fasilitas penyediaan air baku untuk masyarakat, perlu dukungan sepenuhnya
dari masyarakat sebagai obyek yang akan menggunakannya dan sebagai penjamin
keberlangsungan fasilitas baik pada saat kontruksi maupun pasca kontruksi sosial
kemasyarakatan di daerah sekitar dapat dilihat dari aspek berikut :

1. dukungan/usulan dan aspirasai masyarakat


nilai 1 untuk lokasi yang tidak mendapat dukungan dari masyarakat
nilai 2 untuk lokasi yang didukung oleh masyarakat namun tidak ikut berpartisipasi
nilai 3 untuk lokasi yang mendapat dukungan masyarakat dan berperan aktif dalam
mensukseskan terwujudnya pasilitas air baku

2. kesanggupan pengelolaan (OP dan Konservasi)


Keberadaan pasilitas penyedia air bersih tidak dapat berlangsung terus menerus tanpa
keterlibatan masyarakat dalam melakukan operasi dan pemeliharan, serta
menkonservasi daerah sekitar untuk menjamin keberlangsungan sumber air.
Kesanggupan masyarakat untuk O & P yang di dukung oleh aparat desa/ kelurahan ini
perlu ditunjukan dengan surat pernyataan tertulis.
nilai 1 untuk lokasi yang tidak bersedia melakukan pengeloaan maupun konservasi.
nilai 2 untuk lokasi yang kurang bersedia karena kurangnya sumberdaya manusia yang
mampu melakukan pengelolaan
nilai 3 untuk lokasi yang bersedia dan mampu melakukan pengelolaan

Hasil Daftar Skala Prioritas


Pembobotan dengan menggunakan skor (angka) yang menunjukan tingkat kelayakan calon
lokasi. Untuk masing-masing usulah dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 2.1 Daftar Skala Prioritas Potensi Lumbung Air Kabupaten Kendal

Lokasi
Bobot Margosari Banyuarin
Mlatiharjo Ngadiwarn Genting Pucakwan Tlogopayu Karangany Jurangagu
No. Kriteria Gradasi Nilai Wirosari
(Barangan)
Damarjati
o Gunung
(Tanggulan gin Damarjati Mulyosari Peron Boja Blimbing Campurejo Petung Gebangan
gi ng ar ng
gin) (Banjaran)

(%) Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot

a da ,mencukupi 1

A Penyedi a a n Ai r Ba ku Eks i s ti ng 10 a da , ti da k mencukupi 2 3 10 2 5 3 10 2 5 2 5 3 10 2 5 3 10 3 10 2 5 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 2 5 1 0 1 0 1 0

ti da k a da 3

ti da k a da 1

1 Sumber Ai r 10 Ai r Huja n 2 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 2 5 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10

Ma ta Ai r/Sunga i /Ra wa /Ai r ta na h 3

kura ng 1

2 Kea nda l a n/ka pa s i ta s debi t 15 cukup 2 3 15 3 15 3 15 3 15 3 15 2 7.5 3 15 3 15 3 15 3 15 3 15 2 7.5 1 0 2 7.5 2 7.5 2 7.5 3 15 3 15 3 15

l ebi h 3

Ja uh ≥ 2 km 1
Ja ra k Loka s i Sumber Ai r Ke
3 15 Menenga h 1 s /d 2 km 2 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 1 0 1 0 2 7.5 1 0 2 7.5 1 0 1 0 1 0 1 0
Pemuki ma n Kons umen
ASPEK TEKNIS

Deka t ≤ 1 km 3
B
Di ba wa h 1
El eva s i s umber a i r terha da p
4 10 Seja ja r/Sel evel 2 2 5 3 10 2 5 2 5 3 10 3 10 2 5 2 5 3 10 2 5 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10
l oka s i pemuki ma n kons umen
Di a ta s 3

Buruk 1

5 Geol ogi Tekni k 10 Seda ng 2 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5

Ba i k 3

Sul i t 1

6 Ja l a n a ks es menuju l oka s i 10 Seda ng 2 2 5 1 0 2 5 2 5 1 0 2 5 2 5 2 5 1 0 1 0 2 5 1 0 1 0 2 5 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0

Muda h 3

Ti da k Mendukung 1
Dukunga n/ Us ul a n da n
10 Mendukung 2 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 2 5 3 10 2 5 3 10 3 10 3 10 1 0 1 0 1 0
As pi ra s i Ma s ya ra ka t
ASPEK SOSIAL

Mendukung da n berpa rti s i pa s i 3


C
Ti da k bers edi a 1
Kes a nggupa n Pengel ol a a n (
10 Kura ng bers edi a 2 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 2 5 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 1 0 1 0 1 0
OP, kons erva s i )
Bers edi a 3

Total Score 23 78 22 73 23 78 22 73 22 73 23 75 22 73 23 78 22 73 20 63 22 70 21 63 20 58 22 68 22 70 20 58 16 40 16 40 16 40
Rangking 1 5 2 6 7 4 8 3 9 13 10 14 15 12 11 16 17 18 19
Tabel 2.2 Daftar Skala Prioritas Potensi Lumbung Air Kabupaten Pati

Lokasi
Bobot Tambah Karang Sumber Kepoh Kuryo
No. Kriteria Gradasi Nilai Pasuruhan Purwokerto Cabean Larangan
Mulyo Rejolor Rejo
Mojoluhur Sumberan Boto
Kencono
Ketip Lengkong Pegantan
Kalangan

(%) Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot

a da ,mencukupi 1

A Penyedi a a n Ai r Ba ku Eks i s ti ng 10 a da , ti da k mencukupi 2 2 5 1 0 2 5 2 5 1 0 2 5 2 5 1 0 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5

ti da k a da 3

ti da k a da 1

1 Sumber Ai r 10 Ai r Huja n 2 2 5 3 10 3 10 3 10 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 3 10 3 10

Ma ta Ai r/Sunga i /Ra wa /Ai r ta na h 3

kura ng 1

2 Kea nda l a n/ka pa s i ta s debi t 15 cukup 2 2 7.5 2 7.5 3 15 2 7.5 1 0 1 0 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 1 0 2 7.5 3 15 2 7.5 2 7.5

l ebi h 3

Ja uh ≥ 2 km 1
Ja ra k Loka s i Sumber Ai r Ke
3 15 Menenga h 1 s /d 2 km 2 2 7.5 3 15 1 0 1 0 3 15 2 7.5 2 7.5 2 7.5 3 15 3 15 1 0 3 15 3 15 1 0 2 7.5
Pemuki ma n Kons umen
ASPEK TEKNIS

Deka t ≤ 1 km 3
B
Di ba wa h 1
El eva s i s umber a i r terha da p
4 10 Seja ja r/Sel evel 2 1 0 3 10 1 0 3 10 1 0 1 0 2 5 2 5 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 3 10 2 5
l oka s i pemuki ma n kons umen
Di a ta s 3

Buruk 1

5 Geol ogi Tekni k 10 Seda ng 2 2 5 2 5 1 0 1 0 3 10 2 5 2 5 3 10 2 5 2 5 3 10 2 5 1 0 1 0 3 10

Ba i k 3

Sul i t 1

6 Ja l a n a ks es menuju l oka s i 10 Seda ng 2 2 5 1 0 1 0 1 0 3 10 2 5 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 1 0 1 0 2 5

Muda h 3

Ti da k Mendukung 1
Dukunga n/ Us ul a n da n
10 Mendukung 2 3 10 2 5 2 5 2 5 2 5 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 1 0 2 5 3 10 2 5 2 5
As pi ra s i Ma s ya ra ka t
ASPEK SOSIAL

Mendukung da n berpa rti s i pa s i 3


C
Ti da k bers edi a 1
Kes a nggupa n Pengel ol a a n (
10 Kura ng bers edi a 2 3 10 2 5 2 5 2 5 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 2 5 3 10 2 5 2 5 3 10
OP, kons erva s i )
Bers edi a 3

Total Score 19 55 19 57.5 16 40 17 43 19 55 18 48 21 65 21 65 21 68 21 68 16 35 20 63 18 55 17 43 21 65


Rangking 8 7 14 12 9 11 4 3 2 1 15 6 10 13 5
Tabel 2.3 Daftar Skala Prioritas Potensi Lumbung Air Kabupaten Rembang

Bobot Kedung Kedungwa Dresi Rumbut Tambak Karangase Embung Sumber Sawah
No. Kriteria Gradasi Nilai Pranti 2
Biru tu
Gingsir Cendono
Kulon Malang Agung m
Telgawah
Pragen Sendang Sejambe

(%) Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot

a da ,mencukupi 1

A Penyedi a a n Ai r Ba ku Eks i s ti ng 10 a da , ti da k mencukupi 2 3 10 2 5 2 5 2 5 2 5 1 0 1 0 1 0 1 0 2 5 1 0 1 0 2 5

ti da k a da 3

ti da k a da 1

1 Sumber Ai r 10 Ai r Huja n 2 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5

Ma ta Ai r/Sunga i /Ra wa /Ai r ta na h 3

kura ng 1

2 Kea nda l a n/ka pa s i ta s debi t 15 cukup 2 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5

l ebi h 3

Ja uh ≥ 2 km 1
Ja ra k Loka s i Sumber Ai r Ke
3 15 Menenga h 1 s /d 2 km 2 2 7.5 1 0 2 7.5 2 7.5 2 7.5 3 15 3 15 3 15 3 15 2 7.5 2 7.5 2 7.5 2 7.5
Pemuki ma n Kons umen
ASPEK TEKNIS

Deka t ≤ 1 km 3
B
Di ba wa h 1
El eva s i s umber a i r terha da p
4 10 Seja ja r/Sel evel 2 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 3 10 2 5 2 5 2 5 2 5
l oka s i pemuki ma n kons umen
Di a ta s 3

Buruk 1

5 Geol ogi Tekni k 10 Seda ng 2 2 5 3 10 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 2 5 1 0 1 0 2 5

Ba i k 3

Sul i t 1

6 Ja l a n a ks es menuju l oka s i 10 Seda ng 2 2 5 1 0 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 3 10 2 5 3 10 3 10 3 10 2 5

Muda h 3

Ti da k Mendukung 1
Dukunga n/ Us ul a n da n
10 Mendukung 2 3 10 3 10 2 5 2 5 2 5 1 0 1 0 1 0 1 0 2 5 2 5 2 5 1 0
As pi ra s i Ma s ya ra ka t
ASPEK SOSIAL

Mendukung da n berpa rti s i pa s i 3


C
Ti da k bers edi a 1
Kes a nggupa n Pengel ol a a n (
10 Kura ng bers edi a 2 2 5 1 0 1 0 1 0 2 5 2 5 2 5 1 0 2 5 2 5 1 0 1 0 2 5
OP, kons erva s i )
Bers edi a 3

Total Score 20 60 17 43 18 50 18 50 19 55 18 53 18 53 17 48 18 53 19 55 16 40 16 40 17 45
Rangking 1 11 7 8 2 4 5 9 6 3 12 13 10