Anda di halaman 1dari 1

Urutan Kekuatan Asam Larutan HCl, HClO, HClO2, HClO3,

dan HClO4
Bagaimanakah anda dapat menurutkan kekuatan asam dari senyawa-senyawa HCl, HClO, HClO2,
HClO3, dan HClO4? Paramater apa yang bisa anda gunakan untuk mengukur derajat keasaman
senyawaan tersebut?
Trend kekuatan asam diatas dapat ditentukan dengan parameter berikut:
 Kekuatan asamnya akan semakin besar dengan semakin banyaknya oksigen yang terikat
pada atom pusat.
 Kekuatan asam akan semakin besar dengan semakin besarnya bilangan oksidasi atom pusat
(dalam kasusini adalah atom Cl)
Dengan menggunakan parameter diatas tentunya kamu sudah bisa mengurutkan kekuatan asam dari
senyawaan diatas bukan? Untuk mengetahui “Kenapanya” maka anda bisa membaca keterangan
berikut ini dan Struktur asam-asam tersebut adalah:

Penjelasan secara kualitatif


Menurut Bronsted-Lowry asam adalah donor proton, jadi kekuatan asam ditentukan oleh seberapa
mudah suatu spesies untuk mendonorkan protonnya. Semakin mudah suatu spesies mendonorkan
protonnya maka keasamannya akan semakin kuat begitu juga dengan sebaliknya. Mudah tidaknya
suatu spesies asam untuk mendonorkan protonnya dapat dilihat dari seberapa besar harga Ka dan
seberapa besar asam tersebut terionisasi dalam larutan.
Kita perhatikan senyawaan HClO, HClO2, HClO3, dan HClO4 yang terionisasi dalam air dengan
reaksi sebagai berikut:
HClO + H2O -> H3O+ + ClO-
HClO2 + H2O -> H3O+ + ClO2-
HClO3 + H2O -> H3O+ + ClO3-
HClO4 + H2O -> H3O+ + ClO4-
Semakin besar jumlah spesies asam yang terionisasi maka asam tersebut akan semakin kuat dan
sebaliknya. Bagaimana kita dapat menentukan asam-asam diatas, yang mana yang akan terionisasi
sempurna dan mana yang terionisasi sebagian untuk dapat kita gunakan dalam menentukan
kekuatan asamnya?
Cara yang dapat anda gunakan adalah dengan menentukan kestabilan anion sisa asam dalam
larutan yaitu anion ClO-, ClO2-, ClO3-, dan ClO4-. Semakin stabil anionnya maka semakin banyak
asamnya terionisasi dan otomatis asamnya semakin kuat.
Bagaimana anda dapat menentukan kestabilan anion-anion tersebut? Jawabanya adalah dengan
cara melihat bagaimana anion tersebut mendistribusikan muatan negatifnya ( atau dengan kata lain
melihat struktur resonansinya). Semakin banyak jumlah atom oksigen maka anion diatas semakin
stabil, karena semakin banyak jumlah atom oksigen yang dapat menerima pendistribusian muatan
negatifnya, hal ini juga berarti anion tersebut memiliki banyak struktur resonansi.
Sebagai ilustrasi, kita lebih ringan membawa suatu beban bersama 4 orang daripada membawa
beban yang sama dengan dua orang saja. Untuk kasus diatas anggap saja bebanya adalah muatan
negatif, ion ClO4- dapat mendistribusikan muatan negatifnya pada 4 atom oksigen sedangkan ion
ClO3- hanya dapat mendistribusikan muatan negatifnya pada 3 atom oksigen, dua untuk ion ClO2-,
dan sayangnya ion ClO- tidak bisa mendistribusikan muatan negatifnya, sehingga ClO4- jauh lebih
stabil dibanding anion yang lain.
Dengan demikian urutan anion yang stabil diatas adalah ClO4->ClO3->ClO2->ClO-. Ingat semakin
stabil anion artinya semakin banyak asam yang terionisasi sehingga kekuatan asamnya juga semakin
besar oleh sebabitu urutan kekuatan asamnya dari yang terbesar adalah HClO4 > HClO3 > HClO2 >
HClO.