Anda di halaman 1dari 1

1.

Macam-macam kegawatdaruratan pada persalinan (kala 1-4)


A. Kala 1
a. Persalinan Lama
Disebut juga dengan distosia, didefinisikan sebagai suatu persalinan yang abnormal/
sulit. Kisaran waktunya >24 jam pada primipara, >18 jam pada multipara.
b. KPD (Ketuban Pecah dini)
Pecahnya ketuban sebelum persalinan. Bila pecah ketuban terjadi sebelum kehamilan
37 minggu disebut juga ketuban pecah dini pada kehamilan prematur.
B. Kala 2
a. Fetal distress
Gangguan pada janin dalam bentuk retardasi pertumbuhan intrauterine. Menjelaskan
kondisi hipoksia pada janin yang jika tidak dilakukan penyelamatan akan berakibat
buruk.
b. Malpresentasi
Bagian terendah janin yang berada di segmen bawah rahim, bukan belakang kepala.
c. Malposisi
Penunjuk (presenting part) tidak berada di anterior.
Posisi abnormal vertex kepala janin (dengan UUK sebagai penanda) terhadap panggul
ibu.
d. Distosia Bahu
suatu keadaan dimana setelah kepala dilahirkan, bahu anterior tidak dapat lewat di
bawah simfisis pubis.
C. Kala 3
a. Retensio Plasenta
Tertahannya/ belum lahirnya plasenta hingga atau lebih 30 menit setelah bayi
dilahirkan.
b. Avulsi Tali Pusat
Putusnya tali pusat ataupun terlepas dari tempat implantasinya.
D. Kala 4
a. Atonia Uteri
Ketidakmampuan uterus khususnya miometrium untuk berkontraksi setelah plasenta
lahir.
b. Ruptur Uteri
Robeknya dinding uterus pada saat persalinan dengan UK >28 minggu.
c. Infeksi PP
Infeksi bakteri pada traktus genitalia sesudah melahirkan.