Anda di halaman 1dari 4

PEMBERIAN NUTRISI MELALUI NGT

2.1. Pengertian Pemberian Nutrisi Melalui NGT


Menurut Ellet (2004) memberikan nutrisi melalui Nasogastric Tube (NGT)
adalah “ Memberikan makan dalam bentuk cair dan minum melalui selang
atau pipa NGT kepada klien yang tidak mampu makan secara normal”.

2.2. Tujuan Pemberian Nutrisi Melalui NGT


Memberikan nutrisi melalui NGT bertujuan untuk memenuhi, memperbaiki,
dan mempertahankan kebutuhan nutrisi klien yang tidak mampu makan dan
minum secara normal. Sedangkan manfaatnya adalah untuk mempertahankan
metabolisme tubuh dan mempercepat penyembuhan.

2.3. Prinsip Pemberian Nutrisi Melalui NGT


2.3.1. Bersih
2.3.2. Makanan yang dapat diberikan adalah makanan cair dan makanan
yang berlendir halus.
2.3.3. Sebelum dan seduh makan dianjurkan untuk memberi air hangat
terlebih dahulu.
2.3.4. Pastikan tidak ada udara yang masuk ke dalam selang saat
memberikan makanan dan minuman.
2.3.5. Pastikan selang dalam keadaan tertutup selama tidak diberi makan

2.4. Indikasi Pemberian Nutrisi Melalui NGT


Pasien yang mengalami gangguan pencernaan tepatnya pada gangguan reflek
menelan.

2.5. Kontra Indikasi Pemberian Nutrisi Melalui NGT


Pasien yang memungkinkan untuk diberi nutrisi secara peroral.
2.6. Prosedur Pemberian Nutrisi Melalui NGT
A. FASE PRA INTERAKSI
1 Verifikasi Data
2 Persiapan Alat :
a. Air matang
b. Makanan Cair/ obat
c. Corong
d. Spuit / 10 cc
e. Perlak atau pengalas
f. Bengkok
g. Sarung tangan bersih
h. Servet makan
B. FASE ORIENTASI
1 Memberi salam/menyapa klien
2 Memperkenalkan diri
3 Menjelaskan tujuan tindakan
4 Menjelaskan langkah prosedur
5 Menanyakan kesiapan pasien

C FASE KERJA
1 Petugas mencuci tangan
2 Menutup pintu dan tirai
3 Mengatur posisi pasien semifowler/ fowler jika tidak ada kontra indikasi
4 Memakai sarung tangan
5 Memasang pengalas diatas dada
6 Memastikan letak NGT dengan cara aspirsi isi lambung
7 Melepas tutup pia / klem sambil pipa dijepit dengan jari sehingga udara
tidak masuk melalui pipa ( tinggi ujung pipa dengan hidung pasien
kurang lebih 30cm )
8 Memasang corong pada pipa sambil pipa sambil pipa tetap dijepit Atau

menghubungkan ujung selang makanan cair dengan ujung selang NGT


9 Memasukan makanan cair, membuka jepitan meninggikan 30 cm , jepit
kembali sebelum cairan habs atau menggantungkan makann cair pada
infus dan mengatur keceptanny hingga dapat habis sekitar ½ jam
10 Memasukan air matang, membuka jepitan,tinggikan 30cm ,jepit kembali
sebeum cairan habis
11 Menutup ujung NGT dengan spuit atau klem
12 Melepas sarung tangan

D FASE TERMINASI
1 merapikan pasien
2 Melakukan evaluasi
3 Menyampaikan rencana tindak lanjut
4 Berpamitan
5 Membereskan alat
6 Mencuci tangan

E PENAMPILAN
1 Ketenangan
2 Melakukan komunikasi terapeutik selama tindakan
3 Ketelitian
4 Menjaga keamanan pasien
5 Menjaga keamanan petugas/perawat
DAFTAR PUSTAKA

Hidayat, A. Aziz Alimul. 2005. Buku Saku Praktikum : Kebutuhan Dasar Manusia.
Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran

Buku Keterampilan Keperawatan Stikes St. Elisabeth Semarang

Anda mungkin juga menyukai