Anda di halaman 1dari 6

ASSESMEN KINERJA

PRAKTIKUM PENGAMATAN STRUKTUR JARINGAN PADA


TUMBUHAN
Judul:
Kelompok:
Kelas :
Anggota kelompok:
1.
2.
3.
4.
A. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Kompetensi


Siswa terampil melakukan 1. Siswa dapat mengiris bahan dengan benar
pengamatan struktur jaringan 2. Siswa dapat meletakkan bahan di atas kaca
pada tumbuhan preparat dengan benar
3. Siswa dapat menggunakan mikroskop
cahaya untuk mengamati struktur jaringan
tumbuhan dengan benar
4. Siswa mampu mengamati preparat yang
dibuat dengan benar
5. Siswa dapat menunjukkan nama dan ciri-ciri
struktur jaringan yang diamati dengan benar

B. Kegiatan Belajar Mengajar


No Kegiatan Siswa Kegiatan Guru
1 Siswa mengiris bahan Mengamati/menilai
2 Siswa dapat meletakkan bahan di atas kaca Mengamati/menilai
preparat
3 Siswa dapat menggunakan mikroskop cahaya Mengamati/menilai
untuk mengamati struktur jaringan tumbuhan
4 Siswa mampu mengamati preparat yang dibuat Mengamati/menilai

5 Siswa dapat menunjukkan nama dan ciri-ciri Mengamati/menilai


struktur jaringan yang diamati

C. Alat dan Bahan


1. Organ tanaman
2. Silet
3. Kaca Benda
4. Kaca penutup
5. Empulur ketela pohon
6. Jarum pentul
7. Mangkok kecil
8. Pipet tetes
9. Tissue
10. Lap flannel
11. Mikroskop

D. Format Asesmen Kinerja (Produk/Laporan Kerja Kelompok))


Penyekoran
Aspek Skor Bobot Jumlah
1 2 3 4

1. Ketepatan mengiris bahan 6 24

2. Ketepatan meletakkan bahan di 3 12


atas kaca preparat

3. Ketepatan menggunakan 9 36
mikroskop cahaya untuk
mengamati struktur jaringan
tumbuhan
4. Kecermatan mengamati 6 24
preparat yang dibuat
5. Ketepatan menunjukkan nama 3 12
dan ciri-ciri struktur jaringan
yang diamati
100
Skor total
Keterangan skor:

1 = kurang

2 = cukup

3 = baik

4 = sangat baik

E. Rubrik Penyekoran
Skor Kriteria
Aspek
1. Ketepatan mengiris 1 Langkah tidak urut, tidak lengkap, dan hasil
bahan kerja 4-5 langkah kurang sempurna

2 Langkah urut, tidak lengkap, hasil kerja 2 –


3 langkah kurang sempurna

3 Langkah urut, lengkap, hasil kerja 1 langkah


kurang sempurna

4 Langkah urut, lengkap, hasil kerja semua


langkah sempurna

2. Ketepatan meletakkan 1 Langkah tidak urut, tidak lengkap, dan hasil


bahan di atas kaca kerja 5-7 langkah kurang sempurna
preparat
2 Langkah urut, tidak lengkap, hasil kerja 3-4
langkah kurang sempurna

3 Langkah urut, lengkap, hasil kerja 1-2


langkah kurang sempurna

4 Langkah urut, lengkap, hasil kerja semua


langkah sempurna

3. Ketepatan menggunakan 1 Langkah tidak urut, tidak lengkap, dan hasil


mikroskop cahaya untuk kerja 6-8 langkah kurang sempurna
mengamati struktur 2 Langkah urut, tidak lengkap, hasil kerja 3-5
jaringan tumbuhan langkah kurang sempurna

3 Langkah urut, lengkap, hasil kerja 1-2


langkah kurang sempurna

4 Langkah urut, lengkap, hasil kerja semua


langkah sempurna

4. Kecermatan mengamati 1 Tidak mampu mengamati


preparat yang dibuat
2 Kurang mampu mengamati bahan amatan
dengan baik dan tidak memperoleh hasil

3 Mampu mengamati bahan amatan dan hasil


kurang sempurna

4 Mampu mengamati bahan amatan dan hasil


sempurna

5. Ketepatan menunjukkan 1 Tidak dapat menunjukkan nama dan ciri


nama dan ciri-ciri struktur jaringan
struktur jaringan yang
diamati 2 Menunjukkan nama dan ciri struktur
jaringan tetapi salah

3 Dapat menunjukkan ciri jaringan tetapi


nama salah

4 Dapat menunjukkan ciri dan nama jaringan


dengan benar

Prosedur Pengamatan Struktur Jaringan Tumbuhan


1. Urutan langkah-langkah membuat irisan bahan amatan
a. Memotong bahan menjadi ukuran yang lebih kecil
b. Membelah empulur ketela pohon kurang lebih 0,5-1 cm yang berfungsi
untuk mempermudah pengirisan bahan
c. Memasukkan potongan bahan ke dalam celah empulur
d. Memotong sisa-sisa bahan yang tidak terjepit empulur
e. Mengiris potongan bahan yang telah terjepit bersama dengan empulur
menggunakan silet setipis mungkin. Arah silet ketika mengiris
mengarah ke praktikan. hasil irisan yang tipis ditandai dengan
lembaran yang sangat tipis dan transparan
2. Urutan langkah-langkah meletakkan bahan di atas kaca preparat
a. Membersihkan kaca benda dari kotoran yang menempel
b. Meneteskan air di atas kaca benda
c. Mengambil hasil irisan menggunakan jarum pentul
d. Meletakkan hasil irisan di atas tetesan air pada kaca benda
e. Meletakkan kaca penutup dengan pelan-pelan pada hasil irisan yang
telah diletakkan dalam tetesan air. Tidak boleh ada gelembung diantara
kaca benda dengan kaca penutup.
f. Menyerap sisa tetes air yang keluar dari kaca penutup menggunakan
tissue.
g. Mengelap kaca benda bagian bawah agar sisa-sisa air pada permukaan
bawah kaca benda tidak membasahi meja benda mikroskop
3. Ketepatan menggunakan mikroskop cahaya untuk mengamati struktur
jaringan tumbuhan
a. Siswa membawa mikroskop dengan benar.
b. Siswa meletakkan mikroskop di atas meja dengan benar.
c. Membersihkan bagian-bagian mikroskop dengan lap flannel kecuali
lensa dan cermin.
d. Membuka diafragma hingga lubang yang mempunyai ukuran terbesar
berada 1 garis dengan lubang yang terdapat pada meja benda.
e. Mengatur cermin untuk memfokuskan cahaya pada lensa obyektif.
f. Meletakkan preparat pada meja mikroskop. Meja mikroskop harus
dalam posisi datar/tidak boleh miring.
g. Mengamati obyek dengan lensa obyektif perbesaran 10X. Penajaman
obyek amatan boleh menggunakan makrometer.
h. Setelah menemukan obyek, pengamatan menggunakan lensa obyektif
perbesaran 40X. Penajaman obyek amatan menggunakan mikrometer.
4. Kecermatan mengamati preparat yang dibuat
a. Bentuk sel pada jaringan terlihat dengan jelas.
b. Susunan sel pada jaringan terlihat dengan jelas.
c. Bagian-bagaian dalam jaringan terlihat dengan jelas.
5. Ketepatan menunjukkan nama dan ciri-ciri struktur jaringan yang diamati
a. Nama bagian jaringan disebutkan dengan benar
b. Ciri sel penyusun jaringan dijelaskan secara rinci
c.