Anda di halaman 1dari 13

Konsep Teknologi Informasi

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Ruang Lingkup Teknologi Informasi

Dikelompokan dalam dua bagian yaitu perangkat lunak (software) dan


perangkat keras (hardware) :
1. Perangkat keras (hardware) adalah peralatan yang bersifat fisik dan dapat
dilihat maupun dirasakan.
2. Perangkat lunak (software) adalah instruksi-instruksi untuk mengatur
Perangkat keras agar bekerja sesuai dengan tujuan instruksi tersebut,perangkat ini hanya
dapat dilihat dan tidak bisa dirasakan.Menurut DR. Stephen Haag yaitu seorang pakar
dalam Associate Professor-in-Residence Department of Business Information and
Analytics di University of Denver faculty, membagi Teknologi Informasi menjadi 6
kelompok :
1. Teknologi masukan (input Technology) Adalah segala perangkat yang digunakan
untuk manangkap data atau informasi dari sumber asalnya. Contoh: barcode,
scanner, keyboard, mouse dll.
2. Teknologi keluaran (output technology) Adalah segala perangkat yang digunakan
untuk menampilkan data atau informasi agar dapat dimengerti oleh penerima yang
membutuhkan. Contoh: monitor, printer.
3. Teknologi perangkat lunak (software technology) Untuk menciptakan informasi
diperlukan perangkat lunak (program) Program adalah sekumpulan instruksi yang
digunakan untuk mengendalikan perangkat keras komputer. Contoh: pengolah kata
(word processor,ms word), speadsheed, pengolah basisdata.
4. Teknologi penyimpanan (storage technology) Adalah segala peralatan yang
digunakan untuk menyimpan data. Contoh: tape, harddisk, diskete, zip disk.
5. Teknologi komunikasi (telecomunication technology), Merupakan teknologi yang
memungkinkan hubungan jarak jauh. Contoh: internet, ATM.

1
6. Teknologi pemproses (processor technology), Merupakan bagian penting dalam TI
yang bersifat untuk mengingat data atrau program (berupa komponen memori) dan
mengeksekusi program. Contoh: CPU (centralprocessing unit).

2.2 Peranan Teknologi Informasi

Peran teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari sangat penting. Karena


perkembangan teknologi sudah semakin pesat sehingga kebutuhan manusia akan
teknologi juga semakin banyak. Salah satu saat ini yang memanfaatkan teknologi
informasi adalah perusahaan.Penggunaan IT dalam sebuah organisasi sangatlah penting,
untuk menerapkan IT haruslah dilihat karakteristik organisasi tersebut. Apakah dengan
IT mampu meningkatkan efisiensi sebuah perusahaan, sehingga dalam penerapan IT
dibutuhkan orang yang handal yang dapat berjalan dengan baik. Ada 5 peranan mendasar
teknologi informasi di sebuah perusahaan, yaitu:
1. Fungsi Operasional akan membuat struktur organisasi menjadi lebih ramping telah
diambil alih fungsinya oleh teknologi informasi. Karena sifat penggunaannya yang
menyebar di seluruh fungsi organisasi, unit terkait dengan manajemen teknologi
informasi akan menjalankan fungsinya sebagai supporting agency dimana teknologi
informasi dianggap sebagai sebuah firm infrastructure.
2. Fungsi Monitoring and Control mengandung arti bahwa keberadaan teknologi
informasi akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan aktivitas di level
manajerial embedded di dalam setiap fungsi manajer, sehingga struktur organisasi unit
terkait dengannya harus dapat memiliki span of control atau peer relationship yang
memungkinkan terjadinya interaksi efektif dengan para manajer di perusahaan terkait.
3. Fungsi Planning and Decision mengangkat teknologi informasi ke tataran peran yang
lebih strategis lagi karena keberadaannya sebagai enabler dari rencana bisnis perusahaan
dan merupakan sebuah knowledge generator bagi para pimpinan perusahaan yang
dihadapkan pada realitas untuk mengambil sejumlah keputusan penting sehari-harinya.
Tidak jarang perusahaan yang pada akhirnya memilih menempatkan unit teknologi
informasi sebagai bagian dari fungsi perencanaan dan/atau pengembangan korporat
karena fungsi strategis tersebut di atas.
4. Fungsi Communication secara prinsip termasuk ke dalam firm infrastructure dalam
era organisasi moderen dimana teknologi informasi ditempatkan posisinya sebagai

2
sarana atau media individu perusahaan dalam berkomunikasi, berkolaborasi,
berkooperasi, dan berinteraksi.
5. Fungsi Interorganisational merupakan sebuah peranan yang cukup unik karena
dipicu oleh semangat globalisasi yang memaksa perusahaan untuk melakukan kolaborasi
atau menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan lain. Konsep kemitraan strategis
atau partnerships berbasis teknologi informasi seperti pada implementasi Supply Chain
Management atau Enterprise Resource Planning membuat perusahaan melakukan
sejumlah terobosan penting dalam mendesain struktur organisasi unit teknologi
informasinya. Bahkan tidak jarang ditemui perusahaan yang cenderung melakukan
kegiatan pengalihdayaan atau outsourcing sejumlah proses bisnis terkait dengan
manajemen teknologi informasinya ke pihak lain demi kelancaran bisnisnya. Tipe dan
fungsi peranan teknologi informasi ini secara langsung akan berpengaruh terhadap
rancangan atau desain struktur organisasi perusahaan; dan struktur organisasi
departemen, divisi, atau unit terkait dengan sistem informasi, teknologi informasi, dan
manajemen informasi.
Berkat kemajuan teknologi di bidang elektronika, komputer mulai berkembang pesat dan
semakin dirasakan manfaatnya dalam kehidupan kita. Saat ini komputer sudah menjamur
dimana-mana. Komputer tidak hanya dimonopoli oleh perusahaan-perusahaan,
universitas-universitas atau lembaga-lembaga lainnya, tetapi sekarang komputer sudah
dapat dimiliki secara pribadi.Istilah teknologi informasi mulai populer diakhir tahun 70-
an. Pada masa sebelumnya istilah teknologi informasi biasa disebut teknologi komputer
atau pengolahan data elektornik (elektronik data processing).
Teknologi informasi didefinisikan sebagai teknologi pengolahan dan penyebaran data
menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), computer,
komunikasi, dan elektronik digital.Perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia
selalu berjalan dari masa ke masa. Sebagai Negara yang sedang berkembang, selalu
mengadopsi berbagai teknologi informasi hingga akhirnya tiba di suatu masa di mana
penggunaan internet mulai menjadi “makanan” sehari-hari yang dikenal dengan
teknologi berbasis intenet (internet based technology).
Teknologi informasi dan komunikasi merupakan elemen penting dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara. Peranan teknologi informasi pada aktivitas manusia pada saat
ini memang begitu besar. Teknologi informasi telah menjadi fasilitas utama bagi
kegiatan berbagai sektor kehidupan dimana memberikan andil besar terhadap perubahan-
perubahan yang mendasar pada struktur operasi dan manajemen organisasi, pendidikan,

3
transportasi, kesehatan dan penelitian. Oleh karena itu sangatlah penting peningkatan
kemampuan sumber daya manusia (SDM) TIK, mulai dari keterampilan dan
pengetahuan, perencanaan, pengoperasian, perawatan dan pengawasan, serta peningkatan
kemampuan TIK para pimpinan di lembaga pemerintahan, pendidikan, perusahan, UKM
(Usaha Kecil Menengah) dan LSM. Sehingga pada akhirnya akan dihasilkan output yang
sangat bermanfaat baik bagi manusia sebagai individu itu sendiri maupun bagi semua
sektor kehidupan.
2.2.1 Peranan Teknologi Informasi Dalam Komunikasi
Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi informasi sangat
mempengaruhi teknologi komunikasi. Teknologi informasi dan komunikasi seakan-akan
tidak dapat dipisahkan, sehingga lahirlah istilah TIK (Teknologi Informasi dan
Komunikasi) yang sangat populer sekarang ini. Perpaduan keduanya semakin
berkembang cepat dengan adanya media Internet. Teknologi internet telah merubah cara
orang berkomunikasi.
Email, merupakan kunci utama perubahan cara berkomunikasi. Dengan hanya
mempunyai satu alamat email, kita dapat mengikuti berbagai model komunikasi yang
ada di Internet. Beberapa model komunikasi itu, diantaranya :

1. Forum
2. Milis/Group
3. Situs jejaring sosial
4. Blog
5. Situs sharing file
6. E-learning menggunakan teleconference

Peningkatan kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan berbagai


aktifitas yang dibutuhkan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya.
Teknologi informasi dan komunikasi yang perkembangannya begitu cepat secara tidak
langsung mengharuskan manusia untuk menggunakannya dalam segala
aktivitas.Beberapa penerapan dari teknologi informasi dan komunikasi antara lain dalam
perusahaan, dunia bisnis, sektor perbankan, pendidikan, dan kesehatan.

2.2.2 Penerapan Teknologi Informasi Dalam Perusahaan

4
Penerapan teknologi informasi dan komunikasi banyak digunakan para usahawan.
Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu
menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan teknologi informasi
dan komunikasi menyebabkan perubahan pada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan
Enterprise Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak
yang mencakup system manajemen dalam perusahaan, cara lama kebanyakan.

2.2.3 Penerapan Teknologi Informasi Dalam Dunia Bisnis


Dalam dunia bisnis teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan untuk
perdagangan secara ektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce adalah
perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet.
2.2.4 Penerapan Teknologi Informasi Dalam Perbankan
Dalam dunia perbankan teknologi informasi dan komunikasi adalah diterapkannya
transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan internet Banking. Beberapa
transaksi yang dapat dilakukan melalui internet banking antara lain transfer uang,
pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan, dan informasi rekening.
2.2.5 Penerapan Teknologi Informasi Dalam Pendidikan.
Teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seiring perkembangan
zaman. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari sering dijumpai kombinasi
teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet merupakan alat
komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua orang
atau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya proses
belajar mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat
diperoleh hasil yang lebih baik.
2.2.6 Penerapan Teknologi Informasi Dalam Kesehatan.
Sistem berbasis kartu cerdas (Smart Card) dapat digunakan juru medis untuk
mengetahui riwayat penyakit pasien yang data ke rumah sakit karena dalam kartu
tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien. Digunakannya robot
untuk membantu proses operasi pembedahan serta penggunaan computer hasil pencitraan
tiga dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien. Boleh diakui
masyarakat masa kini tidak bisa lepas dari internet. Internet bisa menguntungkan namun
terkadang bisa juga merugikan. Empat puluh tahun sejak ditemukan internet terus
berevolusi.
2.2.7 Peranan Teknologi Informasi Dalam Asuransi

5
Kita telah melihat perkembangan teknologi informasi (TI) yang luar biasa selama
beberapa dekade terakhir. Tapi sayangnya masih banyak usaha retail atau bahkan suatu
perusahaan yang belum menerapkan teknologi informasi agar siap bersaing di masa yang
akan datang.
Secara umum istilah teknologi informasi lebih dikenal dengan istilah komputerisasi.
Mulai dari input data, proses data, menyimpan data, dan mendistribusikan data. Yang
semuanya itu dilakukan oleh komputer sehingga akan berjalan secara otomatis dan tidak
dikerjakan lagi secara manual.Salah satu peranan teknologi informasi bagi
perusahaanyang paling nyata adalah semua pekerjaan akan lebih cepat dan akurat.
Penerapan teknologi informasi yang efektif akan mengurangi biaya yang tidak
diharapkan dan dapatmeningkatkan fleksibilitas. Hal ini akan terlihat dalam alur bisnis
yang menjadi lebih terorganisir dan tersentralisasi.Teknologi Informasi dapat diterapkan
pada semua jenis usaha dan telah menjadi kebutuhan dasar mulai dari perusahaan kecil
sampai perusahaan besar bahkan toko retail sekalipun. Jadi sudah saatnya setiap
perusahaan menggunakan jasa pembuatan program untuk mulai menerapkan teknologi
informasi dalam usaha mereka agar dapat bersaing dengan perusahaan lain.
Sistem Informasi adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang
menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang
sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi
antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini
digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi
dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan
teknologi ini dalam mendukung proses bisnis. Dan dapat disimpulkan bahwa sistem
informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem di mana data yang mewakili dan
diproses sebagai bentuk dari memori sosial. Sistem informasi juga dapat dianggap
sebagai bahasa semi formal yang mendukung manusia dalam pengambilan
keputusan dan tindakan.
Asuransi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau
bisnis dimana perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa,
properti, kesehatan dan lain sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian
yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau
sakit, dimana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu
sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut. Asuransi merupakan metode
untuk mengurangi risiko dengan cara memindahkan dan mengelompokkan ketidak

6
pastian kerugian keuangan. Adapun hal penting untuk menjadikan bukti bahwa kita telah
merujuk dengan perusahaan asuransi tersebut biasanya menggunakan polis asuransi.
Sedangakan, polis adalah bukti tertulis atau surat perjanjian untuk pihak-pihak yang
mengadakan perjanjian antara nasabah maupun lembaga asuransi.
Penerapansisteminformasiberdasarkankomputerdapat
mempengaruhistrukturorganisasi, motivasidalamorganisasi, manajemen,
danpengambilankeputusan.
makadariitupenerapansisteminformasidalamduniaasuransibisadikatakanpenting. Tapi,
tergantung pada manusia itu sendiri bagaimana mereka dapat memanajemen sistem
sebaik mungkin sehingga informasi-informasi yang dibutuhkan dan diberikan bermanfaat
sangat baik bagi orang-orang yang memerlukannya.
Jadi penerapan sistem informasi ini berperan pada dunia asuransi seperti pada
perusahaan asuransi cacat tubuh, asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi rumah,
asuransi kendaraan, dan lain-lain yang berguna untuk memanajemen sistem perusahaan
tersebut.
Jadi secara garis besar, dapat dikatakan bahwa :
1.Teknologi informasi menggantikan peran manusia, dalam hal ini teknologi informasi
merupakan otomasis terhadap suatu tugas atau proses.
2. Teknologi memperkuat peran manusia, yakni dengan menyajikan informasi terhadap
suatu tugas atau proses.
3.Teknologi informasi berperan dalam restrukturisasi terhadap peran manusia, dalam hal
ini teknologi berperan dalam melakukan perubahan-perubahan terhadap sekumpulan
tugas atau proses.
Semakin cepatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menuntun
manusia untuk mencoba membuat perubahan di segala jenis kehidupannya yang
tujuannya adalah mendapatkan hasil maupun kondisi yang terbaik yang dapat
dicapai.Banyaknya sektor kehidupan yang ada diharapkan membuka inovasi baru bagi
kita untuk menciptakan sesuatu yang baru untuk kemajuan peradaban manusia. Namun
semua inovasi tersebut hendaknya harus dibatasi oleh aturan hukum Negara dan budaya
bangsa Indonesia.

2.3Klasifikasi Teknologi Informasi

1. Klasifikasi Teknologi Informasi Berdasarkan Data yang Diolah

7
Berdasarkan data atau sinyal masukan yang diolah, Teknologi Informasi dapat
diklasifikasikan menjadi komputer analog, komputer digital, dankomputer hybrid.
Output yang dihasilkan oleh komputer analog, digital, danhybrid ini dapat berupa data
analog, digital, atau keduanya, yaitu analog sekaligus digital.
a) Komputer Analog
Komputer analog digunakan untuk mengolah data yang sifatnya berkelanjutan
(continuous) bukan berupa data angka, melainkan dalam bentuk fisik seperti arus
listrik, temperatur, kecepatan, tekanan, dan lain-lain. Output komputer analog
biasanya berupa pengaturan atau pengendalian (control) sebuah mesin. Komputer
ini banyak digunakan pada pengendalian industri kimia, pembangkit listrik,
penyulingan minyak, atau rumah sakit untuk memantau denyut jantung. Kelebihan
jenis komputer ini adalah pada kecepatan yang dimilikinya dalam menerima data
dalam besaran fisik dan langsung mengolah data tersebut tanpa harus melalui
proses konversi. Keluaran yang dihasilkan biasanya dalam bentuk grafik.
Kekurangan yang dimilikinya terletak pada ketepatan yang dimilkinya masih lebih
rendah dibanding jenis komputer digital.
b) Komputer Digital
Komputer digital digunakan untuk mengolah data dalam bentuk angka atau huruf.
Jenis komputer ini biasa digunakan untuk aplikasi bisnis dan teknik, comtohnya
PC yang banyak digunakan orang. Keunggulan komputer digital adalah tingkat
ketepatannya yang lebih tinggi dibanding komputer analog, dapat menyimpan
data, dapat melakukan operasi logika, data yang disimpan dapat dikoreksi, output
yang dihasilkan dapat berupa angka, huruf, grafik, atau gambar.
c) Komputer Hybrid
Komputer hybrid merupakan kombinasi antara komputer analog dan komputer
digital. Karena digunakan untuk aplikasi khusus, diperlukan komputer yang lebih
cepat dari komputer digital dan lebih tepat dari komputer analog.
2. Klasifikasi Teknologi Informasi Berdasarkan Fungsi Sistem
Berdasarkan fungsinya komputer dibagi menjadi dua kategori, komputer dengan
tujuan khusus (special purpose computer) dan komputer dengan tujuan umum
(general purpose computer).
a) Special Purpose Computer
Special Purpose Computer merupakan jenis komputer yang dirancang dan
digunakan untuk tujuan-tujuan pemakaian pada masalah khusus dan biasanya

8
hanya berupa satu masalah saja. Program komputer telah disediakan di dalamnya.
Jenis komputer ini dapat berupa komputer digital atau analog. Jenis komputer ini
banyak dikembangkan untuk pengendalian otomatis pada proses industri, untuk
tujuan militer atau navigasi di kapal selam dan pesawat, untuk bidang diagnosis di
kedokteran, dan sebagainya.
b) General Purpose Computer
General Purpose Computer merupakan jenis komputer yang dirancang dan
digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah. Dapat digunakan untuk
menyelesaikan berbagai macam program dan permasalahan yang berbeda seperti
pengolahan kata, grafis, permainan, multimedia, dan lain-lain. Yang termasuk
dalam jenis komputer ini adalah PC (Personal Computer) yang biasa digunakan di
rumah, kantor atau sekolah.
3. Klasifikasi Teknologi Informasi Berdasarkan Ukuran/Size
Saat ini ukuran fisik sebuah komputer tidak dapat dijadikan cerminan kapasitas dan
kemampuannya. Ukuran komputer mikro bahkan notebook saat ini melebihi
kemampuan dan kecepatan komputer mini yang ada pada tahun 70-an. Perbandingan
dapat saja dilakukan tetapi sesuai pada masa dan generasi yang sama.
Selain bentuk fisik sebuah komputer, kemampuannya dapat diukur dari kapasitas
memori, kapasitas penyimpanan (harddisk), dan kecepatan prosesor yang dimilikinya.
Untuk itu berdasarkan ukurannya komputer dapat dibedakan atas komputer super
(super computer), komputer besar (large computer), komputer menengah (medium
computer), komputer kecil (small computer), komputer mini (mini computer), dan
komputer mikro (micro computer). Semakin besar ukuran komputer semakin besar
kapasitas memorinya, kapasitas penyimpanannya, jumlah prosesornya.
a) Super Computer
Super computer adalah jenis komputer yang memiliki kecepatan proses paling
cepat. Bisa digunakan untuk menangani aplikasi yang melibatkan perhitungan
yang kompleks, misalkan untuk peramalan cuaca dan perancangan roket. Diantara
jenis komputer super yang terkenal adalah Cray (buatan Cray Research, Inc.) dan
IBM ASCI White (buatan IBM / International Business Machine). Salah satu
buatan IBM ini kini digunakan oleh Depertemen Energi Amerika Serikat untuk
melakukan simulasi pengujian nuklir. Komputer ini memiliki 8192 prosesor yang
dapat memproses 12,3 trilyun instruksi per detik, memakan tempat seluas 1200
kaki kuadrat (William dan Sawyer, 2003). Pada tahun 2002 ASCI White atau

9
biasa juga disebut “Pacific Blue” merupakan komputer super tercepat di dunia.
Adapun komputer super tercepat kedua dibuat oleh Intel.
b) Komputer Besar
Komputer besar biasa juga disebut mainframemerupakan jenis komputer yang
digunakan pada perusahaan skala besar untuk menangani pemrosesan data dengan
volume sangat besar. Perusahaan komputer yang menjadi pemain utama pada
kelas komputer ini adalah IBM, Fujitsu, dan Unisys. Contoh jenis mainframe yang
terkenal adalah IBM S/390 Paralel Enterprise Server.
c) Komputer Menegah
Komputer ini disebut juga medium-scale mainframe computer. Komputer jenis ini
dapat mempunyai bermacam-macam alat input dan output. Biasanya komputer ini
digunakan untuk komunikasi data dengan ratusan hingga ribuan terminal yang
tepisah dari komputer pusatnya
d) Komputer Kecil
Komputer ini disebut juga small-scale mainframe computer. Komputer jenis ini
banyak digunakan untuk multiprogramming, multiprocessing dan virtual storage.
e) Komputer Mini
Komputer mini atau mini computer sering juga disebutMidrange, biasa digunakan
pada perusahaan-perusahaan skala menengah sebagai server. Vendor-vendor
terkenal yang memproduksi jenis ini antara lain DEC, IBM, Hewlett Packard, dan
Data General. Contoh mainframe yang terkenal adalah IBM AS/400.Komputer ini
bersifat multiuser. Sebuah komputer mini dapat mempunyai beberapa terminal
yang dapat digunakan bersama-sama. Tiap terminal dapat ditempatkan terpisah
dengan komputer pusatnya. Komputer mini merupakan komputer pertama yang
diterapkan pada aplikasi pengendalian proses produksi, riset laboratorium dan
komunikasi data. Saat ini kemampuan komputer mini bisa sebanding dengan
mainframe atau supercomputer yang ada 20 silam. Saat ini komputer mini bisa
dihubungkan dengan terminal yang jumlahnya mencapai ribuan terminal.
f) Micro Computer/Komputer
MikroKomputer mikro adalah komputer personal (personal computer/PC) yang
umumnya single user atau stand alone, namun saat ini telah banyak PC yang
dilengkapi dengan periferal card untuk koneksi jaringan atau internet. PC biasanya
berupa desktop, yaitu komputer yang biasanya digunakan di meja tempat bekerja
atau belajar. Dengan perkembangan teknologi hardware PC saat ini menjadi

10
semakin kecil dan portabel seperti notebook yang memiliki kemampuan sama
dengan PC desktop. Oleh sebagian orang, notebook disebut sebagai laptop yang
memiliki arti yang sama. Bahkan saat ini juga terdapat PC tablet, personal Data
Asistant (PDA) atau PC saku (pocket PC) yang kemampuannya hampir sama
dengan notebook.
g) Microcontroller
Mikrokontroler atau sering disebut sebagai embedded computermerupakan
mikroprosesor khusus yang berukuran kecil yang biasa dipasang pada peralatan
elektronis cerdas, seperti mobil dan lift. Mikroprosesor ini membuat peralatan
dapat diprogram. Perusahaan yang terkenal nenproduksi adalah Motorola dan
Texas Instrument.

11
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Untuk saat ini Teknologi Informasi (TI) berkembang dengan sangat pesat dan meliputi
berbagai hampir sebagian bidang kehidupan manusia.Baik untuk keperluan
menyelesaikan pekerjaan sehari - hari di tempat kerja, maupun di dalam kehidupan
pribadi atau keluarga. Perkembangan TI ini akanmendominasi dunia dan sangat
memengaruhi kehidupan masyarakat danmungkin bias menjadi sebuah gaya hidup di
masa mendatang.Sumber Daya Manusia yang dapat mengerti perkembangan ini
danmampu menerapkannya dalam kehidupannya sehari - hari akan mampubersaing
dengan SDM lain yang tidak mengikuti perkembangan ini.Terlepas dari berbagai
dampak yang akan muncul, mulai dari yang positifhingga negative itu semua kembali
kepada pribadi masing-masing yang telahmemanfaatkan sebuah teknologi yang ia
gunakan untuk melakukan halsesuatu.

3.2 Saran
Untuk kemajuan teknologi informasi teknologi komputer makadiharapkan agar
perkembangan komputer kedepan mampu mengubah polafikir dan menjadikan
masyarakat menjadi manusia yang kreatif dan inovatif.Serta tumbuhnya kratifitas hingga
menghasilkan suatu karya yang bergunabagi sesama.Diharapkan dengan adanya
teknologi komputer dan softwarenya dapatdimanfaat sesuai dengan kegunaan sebenarnya
yang mampu mempercerdasbangsa, dan tidak menyalahgunakanya.

12
DAFTAR PUSTAKA

1. The Kid, “Komponen Utama Sistem Teknologi Informasi”, di akses dari


http://debockem.blogspot.com/2010/01/komponen-utama-sistem-teknologi.html.
( Diakses pada tanggal 01 Maret 2017pukul 11.30 )
2. Eko Supriyadi dan Muslim Heri Kiswanto,”Teknologi Informasi dan Komunikasi 1” ,
(Bogor; Pusatpembukuan,2010)hlm.19
3. Adi Waskita Darhma,”Klasifikasi Teknologi Informasi” diakses dari http://jnanayoga-
online.blogspot.com/2010/01/klasifikasi-teknologi-informasi.html, ( Diakses pada
tanggal 01 Maret 2017 pukul 12.00)
4. Yayah Rohmalia,”komponen dan sistem teknologi informas” Diakses
darihttp://yayahrohmalia.blogspot.com/2013/09/makalah-komponen-dan-sistem-
teknologihtml, ( Diakses pada tanggal 01 Maret 2017 pukul 12.00)

13