Anda di halaman 1dari 15

PELAYANAN PUSKESMAS Jatipuro, April 2016

PROSEDUR TETAP Kepala Puskesmas


LABORATORIUM Jatipuro

PUSKESMAS JATIPURO PENGUMPULAN DAHAK


Sumino,SKM,M.Kes
NIP.196501081986121001
Terbit ke : Tanggal : April 2016
Sebagai pedoman kerja petugas laboratorium dalam
1. TUJUAN
pengumpulan dahak.

2. RUANG LINGKUP Puskesmas Jatipuro

3. PROSEDUR a. Pasien datang diberi pot sputum untuk periksa dahak


sewaktu dan diberi penjelasan cara dan kapan saja
mengeluarkan dahak.
b. Bila pasien tidak bisa, pasien disuruh berjemur dibawah
sinar matahari dulu lalu dada ditepuk – tepuk sambil
membungkuk kemudian dahak dikeluarkan dari rongga
dada ditampung dalam pot.
c. Pasien pulang di beri pot sputum lagi untuk menampung
dahak pada saat bangun tidur (dahak pagi) kemudian
dahak dibawa kepuskesmas untuk diperiksa lagi.
d. Pada saat Pasien datang memberikan dahak pagi,
pasien diberi pot sputum lagi untuk dahak sewaktu lagi.

Pembuat
Koordinator Laboratorium

Milaruri Rehaputri, Amd.Kes


NIP. 198906282010012003
PELAYANAN PUSKESMAS Jatipuro, April 2016

PROSEDUR TETAP Kepala Puskesmas


LABORATORIUM Jatipuro

PEMBUATAN SEDIAAN DAHAK


PUSKESMAS JATIPURO
Sumino,SKM,M.Kes
NIP.196501081986121001
Terbit ke : Tanggal : April 2016
Sebagai pedoman kerja petugas laboratorium dalam
1. TUJUAN
pembuatan sediaan dahak.

2. RUANG LINGKUP Puskesmas Jatipuro

3. PROSEDUR a. Ambil kaca sediaan yang bersih, bebas lemak dan tidak
ada goresan, pegang bagian sisi kaca
b. Beri nama/kode preparat pada ujung kiri permukaan atas
dengan menggunakan stiker
c. Dengan menggunakan ujung lidi yang lancip steril,
ambillah bagian sputum yang kental (mukopurulen) dan
letakkan pada kaca sediaan
d. Dengan menggunakan ujung lidi yang digeprek, ratakan
sputum
e. Buang lidi kedalam wadah yang berisi lysol
f. Keringkan sediaan pada suhu kamar, jangan dikeringkan
diatas nyala api atau dibawah sinar matahari
g. Dengan menggunakan pinset, sediaan dilewatkan diatas
lampu spiritus (sputurn menghadap keatas) sebanyak 3
kali selama 3 – 5 detik

Pembuat
Koordinator Laboratorium

Milaruri Rehaputri, Amd.Kes


NIP. 198906282010012003

PELAYANAN PUSKESMAS Jatipuro, April 2016


PROSEDUR TETAP Kepala Puskesmas
LABORATORIUM Jatipuro

PEWARNAAN SEDIAAN DAHAK


PUSKESMAS JATIPURO Sumino,SKM,M.Kes
NIP.196501081986121001
Terbit ke : Tanggal : April 2016
Sebagai pedoman kerja petugas laboratorium dalam pewarnaan
1. TUJUAN
sediaan dahak.

2. RUANG LINGKUP Puskesmas Jatipuro

3. PROSEDUR a. Letakkan sediaan diatas rak pewarnaan dengan apusan


menghadap keatas
b. Tuangkan Carbol fuchsin sampai menutupi seluruh
permukaan kaca sediaan
c. Panaskan kaca sediaan secara hati-hati dengan cara
melewatkan nyala api pada bagian bawah kaca sediaan
hingga keluar uap selama 3 – 5 menit jangan samapai
mendidih
d. Sediaan dibiarkan hingga dingin selama 5 menit
e. Sediaan dicuci dengan air mengalir
f. Tuangkan asam alkohol 3 % diatas kaca sediaan
sehingga warna merah dari fuchsin hilang
g. Sediaan dicuci dengan air mengalir
h. Tuangkan laruran methylen Blue 0,3 % diatas sediaan
dan biarkan selama 10 – 20 detik
i. Cuci dengan air mengalir
j. Sediaan dikeringkan pada suhu kamar

Pembuat
Koordinator Laboratorium

Milaruri Rehaputri, Amd.Kes


NIP. 198906282010012003

PELAYANAN PUSKESMAS Jatipuro, April 2016

PROSEDUR TETAP Kepala Puskesmas


LABORATORIUM Jatipuro

PEMBACAAN SEDIAAN DAHAK


Sumino,SKM,M.Kes
PUSKESMAS JATIPURO NIP.196501081986121001
Terbit ke : Tanggal : April 2016
Sebagai pedoman kerja petugas laboratorium dalam
1. TUJUAN
pembacaan sediaan dahak.

2. RUANG LINGKUP Puskesmas Jatipuro

3. PROSEDUR a. Sediaan yang sudah diwarnai dan telah kering diperiksa


dibawah mikroskop
b. Teteskan 1 tetes minyak immersi/anisol diatas sediaan
c. Periksa dengan menggunakan lensa okuler 10 kali dan
obyektif 100 kali
d. Carilah basil tahan asam (BTA) yang berbentuk batang
berwarna merah
e. Periksa paling sedikit 100 lapangan pandang dengan
cara menggeserkan sediaan dari kiri ke kanan atau dari
kanan kekiri pada garis lurus
f. Sediaan yang telah diperiksa dengan minyak immersi
kemudian direndam dengan xylol selama 15 sampai 30
menit, kemudian disimpan dalam kotak sediaan. Bila
menggunakan anisol sediaan tidak perlu direndam

Pembuat
Koordinator Laboratorium

Milaruri Rehaputri, Amd.Kes


NIP. 198906282010012003

PELAYANAN PUSKESMAS Jatipuro, April 2016

PROSEDUR TETAP Kepala Puskesmas


LABORATORIUM Jatipuro
PENCATATAN PELAPORAN BTA
Sumino,SKM,M.Kes
NIP.196501081986121001
PUSKESMAS JATIPURO
Terbit ke : Tanggal : April 2016
Sebagai pedoman kerja petugas laboratorium dalam pencatatan
1. TUJUAN
pelaporan BTA.

2. RUANG LINGKUP Puskesmas Jatipuro

3. PROSEDUR Sediaan yang telah dibaca dilaporkan sebagai berikut :

 Tidak ditemukan BTA dalam 100 lapangan pandang


negatif ( - )
 Ditemukan 1- 9 BTA per seratus lapangan pandang, tulis
jumlah kuman yang ditemukan
 Ditemukan 10 -99 BTA per 100 lapangan pandang= +
(1+)
 Ditemukan 1 – 10 BTA per 1 lapangan pandang = + +
(2+)
 Ditemukan > 10 BTA per 1 lapangan pandang = + ++
(3+)

Pembuat
Koordinator Laboratorium

Milaruri Rehaputri, Amd.Kes


NIP. 198906282010012003

PELAYANAN PUSKESMAS Jatipuro, April 2016

PROSEDUR TETAP Kepala Puskesmas


LABORATORIUM Jatipuro
PENGOLAHAN LIMBAH
Sumino,SKM,M.Kes
NIP.196501081986121001
PUSKESMAS JATIPURO
Terbit ke : Tanggal : April 2016
Sebagai pedoman kerja petugas laboratorium dalam
1. TUJUAN
pengolahan limbah.

2. RUANG LINGKUP Puskesmas Jatipuro

3. PROSEDUR a. Dalam wadah sisa dahak yang sudah digunakan ditambah


lysol dan dituup rapat.
b. Kemudian dikumpulkan dalam safety box atau plastik bio
hazard.
c. Setelah ¾ penuh ditutup dan diserahkan kepada petugas
kesling untuk dibawa ke insenerator.

Pembuat
Koordinator Laboratorium

Milaruri Rehaputri, Amd.Kes


NIP. 198906282010012003

PELAYANAN PUSKESMAS Jatipuro, Juli 2012

PROSEDUR TETAP Kepala Puskesmas


LABORATORIUM Jatipuro

PEMERIKSAAN WIDAL
Dr. Kristanto Setyawan
PUSKESMAS JATIPURO NIP.197007162000121002
Terbit ke : Tanggal : Juli 2012
Sebagai pedoman kerja petugas laboratorium dalam pelayanan
1. TUJUAN
pemeriksaan Widal.

2. RUANG LINGKUP Puskesmas Jatipuro

3. PROSEDUR a. Petugas menerima formulir permohonan pemeriksaan


lab. yang dibawa pasien dari BP,rawat inap dan rujukan
luar.
b. Petugas mencatat identitas pasien :
nama,umur,alamat,tanggal periksa yang diperlukan buku
bantu.
c. Petugas mengambil darah vena pasien dan dimasukkan
tabung centrifuge.
d. Petugas memusing darah selama 20 menit pada
kecepatan 3000 rpm,kemudian diambil serumnya.
e. Petugas melakukan pemeriksaan dengan cara
meletakkan 1 tetes serum diatas obyek glass ditambah 1
tetes zat anti Thypi dan Parathypi pada masing-masing
tetesan serum.
f. Petugas mengaduk campuran dengan tusuk gigi/lidi
secara bergantian selama 10 detik kemudian obyek glass
digoyang-goyangkan selama 2 menit.
g. Petugas membaca hasil pemeriksaan adanya aglutinasi
dengan diamati di bawah mikroskop menggunakan
obyektif 10x.
h. Petugas mencatat hasil pemeriksaan pada buku register
lab dan formulir hasil pemeriksaan.
i. Petugas menyerahkan hasil pemeriksaan pada pasien
untuk diserahkan kepada pengirim,bila dari rawat inap
petugas menyerahkan hasil ke bagian rawat inap.
j. Pasien menyelesaikan biaya administrasi di lab.

Pembuat
Koordinator Laboratorium

Milaruri Rehaputri, Amd.Kes


NIP. 198906282010012003

PELAYANAN PUSKESMAS Jatipuro, Juli 2012

PROSEDUR TETAP Kepala Puskesmas


LABORATORIUM Jatipuro
PEMERIKSAAN HITUNG
LEKOSIT Dr. Kristanto Setyawan
NIP.197007162000121002
PUSKESMAS JATIPURO
Terbit ke : Tanggal : Juli 2012
Sebagai pedoman kerja petugas laboratorium dalam pelayanan
1. TUJUAN
pemeriksaan Hitung Lekosit.

2. RUANG LINGKUP Puskesmas Jatipuro

3. PROSEDUR a. Petugas menerima formulir permohonan pemeriksaan


lab. yang dibawa pasien dari BP,rawat inap dan rujukan
luar.
b. Petugas mencatat identitas pasien :
nama,umur,alamat,tanggal periksa yang diperlukan buku
bantu.
c. Petugas mempersiapkan pipet lekosit,kamar hitung,deck
glass,mikroskop dan larutan turk.
d. Petugas mengambil darah kapiler pasien dan menghisap
dengan pipet lekosit sampai tanda 0,5.
e. Petugas menghisap larutan turk sampai garis tanda 11
kemudian pipet dikocok 2-3 menit.
f. Campuran dibuang 3-4 tetes dan disentuhkan pada
pinggir kaca penutup yang berada diatas kamar hitung
lalu diamkan 2 menit.
g. Petugas menghitung jumlah lekosit pada 4 kotak besar
menggunakan lensa obyektif 10x.Cara menghitung
lekosit = jumlah lekosit dikalikan 50.
h. Petugas mencatat hasil pemeriksaan pada buku register
lab dan formulir hasil pemeriksaan.
i. Petugas menyerahkan hasil pemeriksaan pada pasien
untuk diserahkan pada pengirim,bila dari rawat inap
petugas menyerahkan hasil ke bagian rawat inap.
j. Pasien menyelesaikan administrasi di lab.

Pembuat
Koordinator Laboratorium

Milaruri Rehaputri, Amd.Kes


NIP. 198906282010012003

PELAYANAN PUSKESMAS Jatipuro, Juli 2012

PROSEDUR TETAP Kepala Puskesmas


LABORATORIUM Jatipuro
PEMERIKSAAN HITUNG
TROMBOSIT Dr. Kristanto Setyawan
NIP.197007162000121002
PUSKESMAS JATIPURO
Terbit ke : Tanggal : Juli 2012
Sebagai pedoman kerja petugas laboratorium dalam pelayanan
1. TUJUAN
pemeriksaan Hitung Trombosit.

2. RUANG LINGKUP Puskesmas Jatipuro

3. PROSEDUR a. Petugas menerima formulir permohonan pemeriksaan


lab. yang dibawa pasien dari BP,rawat inap dan rujukan
luar.
b. Petugas mencatat identitas pasien :
nama,umur,alamat,tanggal periksa yang diperlukan buku
bantu.
c. Petugas mempersiapkan pipet eritrosit,kamar
hitung,deck glass,mikroskop dan larutan ress ecker.
d. Petugas mengambil darah kapiler pasien dan menghisap
dengan pipet eritrosit sampai tanda 0,5.
e. Petugas menghisap larutan ress ecker sampai garis
tanda 101 kemudian pipet dikocok 2-3 menit.
f. Campuran dibuang 3-4 tetes dan disentuhkan pada
pinggir kaca penutup yang berada diatas kamar hitung
lalu diamkan 2 menit.
g. Petugas menghitung jumlah trombosit pada 25 kotak
sedang ditengah menggunakan lensa obyektif 40x.Cara
menghitung eritrosit = jumlah eritrosit dikalikan 2000.
h. Petugas mencatat hasil pemeriksaan pada buku register
lab dan formulir hasil pemeriksaan.
i. Petugas menyerahkan hasil pemeriksaan pada pasien
untuk diserahkan pada pengirim,bila dari rawat inap
petugas menyerahkan hasil ke bagian rawat inap.
j. Pasien menyelesaikan administrasi di lab.

Pembuat
Koordinator Laboratorium

Milaruri Rehaputri, Amd.Kes


NIP. 198906282010012003

PELAYANAN PUSKESMAS Jatipuro, Juli 2012

PROSEDUR TETAP Kepala Puskesmas


LABORATORIUM Jatipuro
PEMERIKSAAN HEMATOKRIT
Dr. Kristanto Setyawan
NIP.197007162000121002
PUSKESMAS JATIPURO
Terbit ke : Tanggal : Juli 2012
Sebagai pedoman kerja petugas laboratorium dalam pelayanan
1. TUJUAN
pemeriksaan Hematokrit.

2. RUANG LINGKUP Puskesmas Jatipuro

3. PROSEDUR a. Petugas menerima formulir permohonan pemeriksaan


lab. yang dibawa pasien dari BP,rawat inap dan rujukan
luar.
b. Petugas mencatat identitas pasien :
nama,umur,alamat,tanggal periksa yang diperlukan buku
bantu.
c. Petugas mempersiapkan pipet kapiler,dempul dan
centrifuge Htmikro.
d. Petugas mengambil darah kapiler pasien dan menghisap
dengan pipet kapiler sampai 3/4 pipet.
e. Kemudian pipet kapiler yang berisi darah salah satu
ujungnya ditutup dengan dempul 1 cm.
f. Petugas memusing pipet kapiler dalam centrifuge
Htmikro selama 5 menit dengan kecepatan 16.000 rpm.
g. Petugas membaca hasil pemeriksaan dengan
menggunakan skala Htmikro.
h. Petugas mencatat hasil pemeriksaan pada buku register
lab dan formulir hasil pemeriksaan.
i. Petugas menyerahkan hasil pemeriksaan pada pasien
untuk diserahkan pada pengirim,bila dari rawat inap
petugas menyerahkan hasil ke bagian rawat inap.
j. Pasien menyelesaikan administrasi di lab.

Pembuat
Koordinator Laboratorium

Milaruri Rehaputri, Amd.Kes


NIP. 198906282010012003

PELAYANAN PUSKESMAS Jatipuro, Juli 2012

PROSEDUR TETAP Kepala Puskesmas


LABORATORIUM Jatipuro
PEMERIKSAAN SPUTUM (BTA)
Dr. Kristanto Setyawan
NIP.197007162000121002
PUSKESMAS JATIPURO
Terbit ke : Tanggal : Juli 2012
Sebagai pedoman kerja petugas laboratorium dalam pelayanan
1. TUJUAN
pemeriksaan Sputum (BTA).

2. RUANG LINGKUP Puskesmas Jatipuro

3. PROSEDUR a. Petugas menerima formulir permohonan pemeriksaan


lab. yang dibawa pasien dari BP,rawat inap dan rujukan
luar.
b. Petugas mencatat identitas pasien :
nama,umur,alamat,tanggal periksa yang diperlukan buku
bantu.
c. Petugas memberikan 3 pot sputum kepada pasien dan
diarahkan cara mengeluarkan sputum yang benar.
d. Pasien diminta mengeluarkan sputum diluar ruangan dan
ditampung dalam pot sputum untuk diserahkan kepada
petugas lab dan 2 pot sputum yang lain dibawa pulang
untuk tempat sputum yang dikeluarkan keesokan harinya
setelah bangun tidur dan sewaktu yang ke-2 dan
diserahkan kepada petugas lab.
e. Petugas menerima sampel dan memberi identitas sesuai
buku bantu.
f. Petugas mengerjakan sampel menggunakan APD ( jas
lab,sarung tangan dan masker ) dengan membuat
preparat diatas obyek glass kemudian ditunggu kering.
g. Setelah preparat kering dicat menggunakan ZN A dan
dipanasi dibawah preparat sampai keluar asap
3x,kemudian diamkan selama 3-5 menit lalu
didekolorisasi menggunakan ZN B sampai semua cat
luntur dan dibilas dengan air mengalir.Yang terakhir
untuk mewarnai latar belakang menggunakan ZN C
selama 1 menit kemudian bilas dengan air dan
keringkan.
h. Petugas membaca hasil pemeriksaan dibawah
mikroskop dengan obyektif 100x menggunakan minyak
imersi.
i. Hasil pemeriksaan ditulis pada buku register lab dan
formulir hasil pemeriksaan untuk diserahkan kepada
pasien dan pengirim.

Pembuat
Koordinator Laboratorium

Milaruri Rehaputri, Amd.Kes


NIP. 198906282010012003

PELAYANAN PUSKESMAS Jatipuro, Juli 2012


Kepala Puskesmas
PROSEDUR TETAP Jatipuro
LABORATORIUM
PEMERIKSAAN SGOT Dr. Kristanto Setyawan
NIP.197007162000121002
PUSKESMAS JATIPURO
Terbit ke : Tanggal : Juli 2012
Sebagai pedoman kerja petugas laboratorium dalam pelayanan
1. TUJUAN
pemeriksaan SGOT.

2. RUANG LINGKUP Puskesmas Jatipuro

3. PROSEDUR a. Petugas menerima formulir permohonan pemeriksaan


lab. yang dibawa pasien dari BP,rawat inap dan rujukan
luar.
b. Petugas mencatat identitas pasien :
nama,umur,alamat,tanggal periksa yang diperlukan buku
bantu.
c. Petugas mengambil darah pasien dan dimasukkan
tabung reaksi pendek.
d. Kemudian darah dicentrifuge pada 3000 rpm selama 20
menit dan pisahkan serumnya.
e. Serum diambil 100 µl ditambah reagen kit SGOT 1000
µl,campur.
f. Campuran dimasukkan ke dalam fotometer yang sudah
disesuaikan banyaknya penyerapan,panjang gelombang
dan standart.
g. Petugas membaca hasil pemeriksaan dan dicatat pada
buku register pasien dan formulir hasil pemeriksaan.
h. Petugas menyerahkan hasil pemeriksaan pada pasien
untuk diserahkan pada pengirim,bila dari rawat inap
petugas menyerahkan hasil ke bagian rawat inap.
i. Pasien menyelesaikan administrasi di lab.

Pembuat
Koordinator Laboratorium

Milaruri Rehaputri, Amd.Kes


NIP. 198906282010012003

PELAYANAN PUSKESMAS Jatipuro, Juli 2012

PROSEDUR TETAP Kepala Puskesmas


LABORATORIUM Jatipuro

PEMERIKSAAN MALARIA
Dr. Kristanto Setyawan
PUSKESMAS JATIPURO NIP.197007162000121002
Terbit ke : Tanggal : Juli 2012
Sebagai pedoman kerja petugas laboratorium dalam pelayanan
1. TUJUAN
pemeriksaan Malaria.

2. RUANG LINGKUP Puskesmas Jatipuro

3. PROSEDUR a. Petugas menerima formulir permohonan pemeriksaan


lab. yang dibawa pasien dari BP,rawat inap dan rujukan
luar.
b. Petugas mencatat identitas pasien :
nama,umur,alamat,tanggal periksa yang diperlukan buku
bantu.
c. Petugas mengambil darah pasien dan memberi nomor
urut sesuai dengan buku bantu kemudian darah dibuat
apusan diatas obyek glass dan ditunggu kering.
d. Kemudian dilakukan pengecatan dengan giemza 1:
9.Preparat digenangi giemza selama 45-60 menit
kemudian dicuci air mengalir pelan-pelan jangan sampai
preparat mengelupas dan ditunggu kering.
e. Preparat diperiksa dibawah mikroskop dengan obyektif
100x menggunakan minyak imersi dalam 100 LP.
f. Petugas mencatat hasil pemeriksaan pada buku register
dan formulir hasil pemeriksaan untuk diserahkan kepada
pasien dan pengirim.

Pembuat
Koordinator Laboratorium

Milaruri Rehaputri, Amd.Kes


NIP. 198906282010012003

PELAYANAN PUSKESMAS Jatipuro, Juli 2012

PROSEDUR TETAP Kepala Puskesmas


LABORATORIUM Jatipuro
PEMERIKSAAN SGPT
Dr. Kristanto Setyawan
NIP.197007162000121002
PUSKESMAS JATIPURO
Terbit ke : Tanggal : Juli 2012
Sebagai pedoman kerja petugas laboratorium dalam pelayanan
1. TUJUAN
pemeriksaan SGPT.

2. RUANG LINGKUP Puskesmas Jatipuro

3. PROSEDUR a. Petugas menerima formulir permohonan pemeriksaan


lab. yang dibawa pasien dari BP,rawat inap dan rujukan
luar.
b. Petugas mencatat identitas pasien :
nama,umur,alamat,tanggal periksa yang diperlukan buku
bantu.
c. Petugas mengambil darah pasien dan dimasukkan
tabung reaksi pendek.
d. Kemudian darah dicentrifuge pada 3000 rpm selama 20
menit dan pisahkan serumnya.
e. Serum diambil 100 µl ditambah reagen kit SGPT 1000
µl,campur.
f. Campuran dimasukkan ke dalam fotometer yang sudah
disesuaikan banyaknya penyerapan,panjang gelombang
dan standart.
g. Petugas membaca hasil pemeriksaan dan dicatat pada
buku register pasien dan formulir hasil pemeriksaan.
h. Petugas menyerahkan hasil pemeriksaan pada pasien
untuk diserahkan pada pengirim,bila dari rawat inap
petugas menyerahkan hasil ke bagian rawat inap.
i. Pasien menyelesaikan administrasi di lab.

Pembuat
Koordinator Laboratorium

Milaruri Rehaputri, Amd.Kes


NIP. 198906282010012003

Nomor :
Revisi Ke :
Berlaku Tgl: 2 Juli 2012

Puskesmas Jatipuro

PROSEDUR TETAP
LABORATORIUM

Penanggung Jawab :

Disiapkan oleh : Diperiksa Oleh : Disahkan Oleh :

Milaruri Rehaputri, AMd.Kes dr.Widodo Setyo Budi dr. Kristanto Setyawan


NIP. 198906282010012003 NIP. 197703232009021003 NIP. 197007162000121002

DINAS KESEHATAN KABUPATEN/ KOTA


KARANGANYAR
Puskesmas Jatipuro
Alamat. Jln Jatipuro-Jatiyoso KM 1 Telp (0271) 2137505 Kode Pos 57784