Anda di halaman 1dari 18

PEMBERIAN IMUNISASI BCG

No. Kode : SOP/B/01/06/2016.

Terbitan :1

SOP No. Revisi :0

Tgl. Mulai Berlaku :1 Juni 2016


Dinas
Kesehatan Kota Halaman : 1-2
UPTD Urusan
Palu Puskesmas Pantoloan

Ditetapkan Oleh Kepala UPTD Tanda tangan dr.I Ketut Sujana


Urusan Puskesmas Pantoloan NIP: 197406102005021004

1. Pengertian 1. Imunisasi BCG adalah Suatu Upaya Untuk Mendapatkan


Kekebalan Terhadap Suatu Penyakit Dengan Cara Memasukan
Kuman Yang Sudah Dilemahkan (Dimatikan)Kedalam Tubuh;
2. Vaksin yang sudah dilarutkan harus dugunakan sebelum 3 jam.,

3. Tujuan Sebagai acuan dalam pemberian imunisasi Bacillus calmette Guerin(BCG)


agar anak mempunyai daya tahan terhadap penyakit tuberculosis(TBC);

4. Kebijakan Keputusan Kepala UPTD Urusan Puskesmas Pantoloan tentang Pelaksaan


Imunisasi BCG, Nomor ......................................

5. Referensi Pedoman Teknis Imunisasi Tingkat Puskesmas;

6. Prosedur 1 Petugas memakai Hanscooen


2 Menyiapkan alat dan bahan(Vaksin BCG.jarun,Pelarut BCG,
spuit0,05 cc (1cc) Disposible 5 cc dan kapas);
3 Petugas menyodorkan lembar persetujuan (Informed Consent)
4 Petugas menjelaskan maksud dan tujuan lembar persetujuan.
5. Pastikan vaksin dan spuit yang akan digunakan;
6. Vaksin BCG dibuka terlebih dahulu dengan menggunakan gergaji
ampul;
7. Larutkan vaksin dengan cairan pelarut BCG 1 Ampul (4 cc);
8. Pastikan anak belum pernah di BCG dengan menanyakan pada
orang tua anak tersebut;
9. Ambil 0,05 cc vaksin BCG yang telah kita larutkan tadi;
10. Bersihkan lengan dengan kapas yang telah dibasahi air
bersih,jangan menggunakan alkohol / desinfektan sebab akan
merusak vaksin tersebut;
11. Suntikan vaksin tersebut sepertiga bagian lengan kanan
atas(tepatnya pada insertio musculus deltoideus) secara
intracutan(IC)/dibawah kulit;
12. Jarum bekas dimasukan disafety box;
13. Rapikan alat – alat;
14. Petugas melepas hanscoen
15. Petugas cuci tangan;

7. Unit Terkait Puskesmas

Pustu

Posyandu

8. Dokumen 1. Jadwal Posyandu/Imunisasi


terkait
2. Buku Posyandu.

3. Kartu KMS

9. Rekaman Historis

No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan


Tgl.
PEMBERIAN IMUNISASI HIB
No. Kode : SOP/B.02/06/2016

Terbitan :1

SOP No. Revisi :0

Tgl. Mulai Berlaku : 01 Juni 2016


Dinas
Kesehatan Kota Halaman : 1-2
UPTD Urusan
Palu Puskesmas Pantoloan

Ditetapkan Oleh Kepala UPTD Tanda tangan dr.I Ketut Sujana


Urusan Puskesmas Pantoloan NIP: 197406102005021004

1 Pengertian 1 Imunisasi HIB adalah Suatu Upaya Untuk


Mendapatkan Kekebalan Terhadap Suatu Penyakit
Dengan Cara Memasukan Kuman Yang Sudah
Dilemahkan (Dimatikan)Kedalam Tubuh;

2 Tujuan Sebagai Acuan dalam pemberian Imunisasi HIB agar anak


mempunyaidaya tahan penyakit Dipteri (batuk
rejan),Perutsisi.Tetanus, Meningitis,Pneumonia Hepatitis);
3 Kebijakan Keputusan Kepala UPTD Urusan Puskesmas Pantoloan tentang
Pelaksaan Imunisasi HIB, Nomor ......................................

4 Referensi Pedoman Teknis Imunisasi Tingkat Puskesmas;

5 Prosedur 1. Petugas Memakai Hanscooen ;


2. Menyiapkan alat dan bahan(Vaksin HIB) Jarum dan
disposible 0,5 cc kapas);
3. Petugas menyodorkan lembar persetujuan(Informed
Consent);
4. Petugas memberikan penjelasan persetujuan melakukan
tindakan imunisasi;
5. Pastikan vaksin yang akan digunakan;
6. Petugas Memanggil Nama Bayi Yang Akan Disuntik;
7. Jelaskan kepada ibu anak tersebut umur anak (2-6
bl)jumlah suntikan 3x untuk pemberian imunisasi HIB;
8. Ambil 0,5 cc vaksin HIB;
9. Bersihkan 1/3 paha bagian luar dengan kapas yang telah
dibasahi air bersih;
10. Disuntikan Secara Intramusculer (IM) Didaerah paha
Kanan Atas(2x paha kanan 1x paha kiri);
11. Jarum yang sudah dipakai dibuang safety box;
12. Terangkan Kepada Ibu anak tersebut tentang panas
akibat HIB berikan obat penurun panas/Antipiretik
kepada ibu anak tersebut bila anak panas tinggi Bagian
Yang Disuntik Dikompres dengan Air Hangat dengan
cara diurut Dari atas Kebawah agar jangan Terjadi
Bengkak pada daerah penyuntikan;
13. Rapikan alat-alat;
14. Petugas melepas hanscoen;
15. Petugas mencuci tangan (Antigell);

6 Unit Terkait Puskesmas

Pustu

Posyandu

7 Dokumen terkait 1. Jadwal Posyandu


2. Buku Posyandu.
3. Kartu KMS

4. Rekaman Histori

No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan


Tgl.
PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK
No. Kode :SOP/B/03/01/2016

Terbitan :1

SOP No. Revisi :0

Tgl. Mulai Berlaku :


Dinas
Kesehatan Kota Halaman : 1-2
UPTD Urusan
Palu Puskesmas Pantoloan

Ditetapkan Oleh Kepala UPTD Tanda tangan dr.I Ketut Sujana


Urusan Puskesmas Pantoloan NIP: 197406102005021004

1 Pengertian 1 Imunisasi Campak adalah Suatu Upaya Untuk


Mendapatkan Kekebalan Terhadap Suatu Penyakit Dengan
Cara Memasukan Kuman Yang Sudah Dilemahkan
(Dimatikan)Kedalam Tubuh.

2 Tujuan Sebagai acuan dalam pemberian imunisasi campak agar anak


mempunyai daya tahan terhadap penyakit campak.,

3 Kebijakan Keputusan Kepala UPTD Urusan Puskesmas Pantoloan


tentangPelaksaanImunisasi,CampakNomor.....................................

4 Referensi Pedoman Teknis Imunisasi Tingkat Puskesmas

5 Prosedur 1. Petugas Memakai Hanscooen;


2. Menyiapkan alat dan bahan ( Pincet Disposible 0,5
cc,Disposible 5 cc untuk pelarut,Vaksin,pelarut,kapas air);
3. Petugas menyodorkan Lermbar persetujuan(Informed
Consent);
4. Petugas memberikan penjelasan persetujuan kepada ibu
bayi dan baduta;
5. Memanggil nama anak yang disuntik;
6. Pastikan Vaksin dalam keadaan baik (no bact/exp/vvm);
7. Larutkan dengan cairan pelarut campak yang sudah ada (5
cc);
8. Pastikan Umur anak tepat untuk di imunisasi campak(9 bl)
9. Ambil 0,5 cc vaksin campak yang telah dilarutkan tadi;
10. Bersihkan Lengan kiri bagian atas anak dengan kapas
yang telah dibasahi air bersih;
11. Suntikan secara subcutan(SC);
12. Rapikan alat;
13. Petugas mencuci tangan (antigell);
6 Unit Terkait Puskesmas

Pustu

Posyandu

7 Dokumen terkait 1. Jadwal Posyandu/imunisasi


2. Buku posyandu

3. Kartu KMS

4. Rekaman Historis

No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan


Tgl.
IMUNISASI DT DAN Td ANAK SEKOLAH
No. Kode : SOP/B/05/06/2016

Terbitan :1

SOP No. Revisi :0

Tgl. Mulai Berlaku :01 Juni 2016

Halaman : 1-2
UPTD Urusan Puskesmas
Dinas
Pantoloan
Kesehatan
Kota Palu

Ditetapkan Oleh Kepala UPTD Tanda tangan dr.I Ketut Sujana


Urusan Puskesmas Pantoloan NIP: 197406102005021004

1 Pengertian 2 Imunisasi DT dan Td adalah Suatu Upaya Untuk Mendapatkan


Kekebalan Terhadap Suatu Penyakit Dengan Cara Memasukan
Kuman Yang Sudah Dilemahkan (Dimatikan)Kedalam Tubuh;

3 Tujuan Sebagai Acuan penerapan Untuk Memberikan Kekebalan Aktif


Terhadap Penyakit Difteri dan Tetanus.Pada Anak Sekolah SD Kelas I
dan Kelas II dan III;

4 Kebijakan KeputusanKepalaUPTDUrusanPuskesmasPantoloan
tentangPelaksaanImunisasi,difteridanTetanusNomor................................
.....

5 Referensi Pedoman Teknis Imunisasi Tingkat Puskesmas

6 Prosedur 1 Petugas memakai Hanscooen.;


2 Sebelum digunakan Vaksin DT dan Td Harus dikocok terlebih
Dahulu agar suspensi menjadi Homogen.;
3 Dosis Pemberian 0,5 ml dianjurkan untuk Anak usia dibawah 8
tahun( Kelas 1 SD);
4 Untuk Usia 8 Tahun atau Lebih dianjurkan imunisasi Vaksin Td
( Kelas 2 dan 3 SD);
5 Sebelum melakukan Penyuntikan petugas menyurat terlebih
dahulu kesekolah sasaran diwilayah kerja puskesmas
dan.melampirkan jadwal pelayanan imunisasi tersebut;
6 Petugas mempersiapkan alat yang harus dibawah Kesekolah;
7 Petugas menghubungi kepala Sekolah atau Guru Piket dan
memberitahu maksud kedatangan dan memperlihatkan surat
tugas yang ditanda tangani oleh Kepala Puskesmas;
8 Petugas lainya mengisap Vaksin sesuai sasaran yang hadir;
9 Petugas Memanggil Satu Persatu Murid Yang akan Diberikan
Suntikan;
10 Sebelum Melakukan Penyuntikan Bagian Yang Akan Disuntik
Dimasase Terlebih Dahulu Dengan Kapas Alkohol;
11 Disuntikan Secara Subcutan Didaerah Lengan kiri bagian Atas
dengan Menggunakan ADS 0,5 ml;
12 Petugas Menganjurkan Kepada Murid dan wali Kelas agar
memberitahu pada murid bahwa Bagian Yang Disuntik
Dikompres dengan Air Hangat dengan cara diurut Dari atas
Kebawah agar jangan Terjadi Bengkak pada daerah
penyuntikan;
13 Petugas Memberitahu Kepada Ibu Guru dan Murid ada Reaksi
Dari Vaksin Tersebut Terjadi Demam dan Kemerahan pada
lokasi penyuntikan yang bersifat Sementara ;
14 Vaksin Yang Sudah Dibuka Harus dibuang dan tidak bisa
disimpan didalam chold chain.;

7 Unit Terkait Puskesmas

Sekolah

8 Dokumen terkait 1. Jadwal pelaksanaan


2. Format laporan Imunisasi
3. Surat Tugas

4. Rekaman Historis

No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan


Tgl.

PEMBERIAN IMUNISASI POLIO


No. Kode : SOP/B/06/06/2016

Terbitan :1

SOP No. Revisi :0

Tgl. Mulai Berlaku :01 Juni 2016

Halaman : 1-2
UPTD Urusan Puskesmas
Pantoloan
Dinas
Kesehatan Kota
Palu

Ditetapkan Oleh Kepala UPTD Tanda tangan dr.I Ketut Sujana


Urusan Puskesmas Pantoloan NIP: 197406102005021004

1 Pengertian Imunisasi Polio adalah Suatu Upaya Untuk Memberikan


Kekebalan Terhadap Suatu Penyakit Dengan Cara Ditetes
Kedalam Mulut sebanyak 2 Tetes Kuman Yang Sudah
Dilemahkan (Dimatikan)Kedalam Tubuh;

2 Tujuan Sebagai acuan dalam pemberian imunisasi polio agar anak mempunyai
daya tahan terhadap penyakit polio;

2 Kebijakan KeputusanKepalaUPTDUrusanPuskesmasPantoloan
tentangPelaksaanImunisasi,PolioNomor.....................................

3 Referensi Pedoman Teknis Imunisasi Tingkat Puskesmas

4 Prosedur 1 Petugas memakai Hanscooen);


2 Menyiapkan alat dan bahan (vaksin polio,Pippet
polio,pincet);
3 Pastikan vaksin polio dalam keadaan baik (Perhatikan
nomor,kadarluasa dan vvm/Vaksin Vial Monitor);
4 Buka tutup vaksin dengan menggunakan pincet;
5 Pasang pipet diatas botol vaksin;
6 Letakan anak pada posisi yang senyaman mungkin;
7 Buka Mulut anak dan teteskan vaksin polio sebanyak 2
tetes;
8 Pastikan vaksin yang telah diberikan ditelan oleh anak yang
di imunisasi;
9 Jika dimuntahkan atau dikeluarkan oleh anak,ulangi lagi
penetesanya;
10 Saat meneteskan vaksin kemulut,agar vaksin tetap dalam
kondisi steril;
11 Rapikan alat;
12 Petugas mencuci tangan(antigell);

5 Unit Terkait Puskesmas

Pustu

Posyandu

6 Dokumen terkait 1 Jadwal posyandu


2 Buku posyandu

3 Kartu KMS.

7 Rekaman Historis

No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan


Tgl.
PEMBERIAN IMUNISASI Td
No. Kode : SOP/B/07/06/2016

Terbitan :1

SOP No. Revisi :0

Tgl. Mulai Berlaku :01 Juni 2016

Halaman : 1-2
UPTD Urusan
Dinas
Puskesmas Pantoloan
Kesehatan
Kota Palu

Ditetapkan Oleh Kepala UPTD Tanda tangan dr.I Ketut Sujana


Urusan Puskesmas Pantoloan NIP: 197406102005021004

1 Pengertian 1. Imunisasi Td adalah Suatu Upaya Untuk Memberikan Kekebalan


Terhadap Suatu Penyakit Dengan Cara Penyuntikan diLengan Atas
Memasukan Kuman Yang Sudah Dilemahkan (Dimatikan)Kedalam
Tubuh;

2. Tujuan Sebagai Acuan Penerapan Untuk Memberikan Kekebalan Aktif Terhadap


Penyakit Tetanus difteri;

3. Kebijakan Keputusan Kepala UPTD Urusan Puskesmas Pantoloan tentang


PelaksaanImunisasiTetanusToxoid, Nomor ......................................

4. Referensi Pedoman Teknis Imunisasi Tingkat Puskesmas;

5. Prosedur 1 Petugas memakai Hanscooen;


2 Sebelum digunakan Vaksin Harus Dikocok Terlebih Dahulu
agar Suspensi Menjadi Homogen;
3 Dosis Pemberian 0,5 ml Sebanyak 5 Kali;
4 Dosis Pertama Diberikan Pada Umur Kehamilan 4 Bulan;
5 Dosis Selanjutnya diberikan dengan Interval Paling Cepat 4
Minggu ( 1 Bulan) dilanjutkan dengan dosis Ketiga setelah 6
Bulan berikutnya,Untuk Mempertahankan Kekebalan Terhadap
Tetanus Pada ibu Hamil ,Maka Dianjurkan diberikan 5
dosis,dosis Ke empat dan Kelima diberikan dengan Interval
minimal 1 Tahun setelah Pemberian dosis Ketiga dan Ke empat
Imunisasi TT dapat Diberikan secara aman selama masa
Kehamilan Bahkan Pada Trimester Pertama;
6 Petugas Memanggil bumil Yang Akan Disuntik;
7 Sebelum Melakukan Penyuntikan Bagian Yang Akan Disuntik
Dimasase Terlebih Dahulu Dengan Kapas Alkohol;
8 Disuntikan Secara Intramusculer atau Subkutan dalam
Didaerah Lengan Kanan Atas Menggunakan ADS 0,5 ml;
9 Petugas Menganjurkan Kepada Ibu hamili Bagian Yang
Disuntik Dikompres dengan Air Hangat dengan cara diurut Dari
atas Kebawah agar jangan Terjadi Bengkak pada daerah
penyuntikan;
10 Vaksin Yang Sudah Dibuka dapat disimpan selama 4 Minggu;

6. Unit Terkait Puskesmas

Pustu

Posyandu

7. Dokumen terkait 1 Jadwal Posyandu

2 Buku Bantu Posyandu.

8. Rekaman Historis
No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan
Tgl.
PENGAMBILAN VAKSIN

No. Kode : SOP/B/08/06/2016

Terbitan :1

SOP No. Revisi :0

Tgl. Mulai Berlaku :01 Juni 2016

Dinas Halaman : 1-2


UPTD Urusan
Kesehatan
Puskesmas Pantoloan
Kota Palu

Ditetapkan Oleh Kepala UPTD Tanda tangan dr.I Ketut Sujana


Urusan Puskesmas Pantoloan NIP: 197406102005021004

1 Pengertian 1 Pengambilan Vaksin adalah semua Jenis Vaksin Harus ada


Tersedia DiPuskesmas .,
2 Pengambilan Vaksin Adalah Proses Anfrag Dari Dinas
Kesehatan(Gudang Farmasi)Kepuskesmas.,

3 Tujuan Sebagai Acuan Untuk Memenuhi Kebutuhan Vaksin DiPuskesmas.

4 Kebijakan Keputusan Kepala UPTD Urusan Puskesmas Pantoloan tentang


PelaksaanPengambilan Vaksin, Nomor ......................................

5 Referensi Pedoman Teknis Imunisasi Tingkat Puskesmas

6 Prosedur 1 Korim Mengecek Jumlah Vaksin Yang Ada;


2 Korim Mencacat Vaksin Yang Kurang;
3 Korim Mengetik Permintaan Vaksin Yang Dibutuhkan;
4 Korim Membawa Surat Permintaan Ditanda Tangani Kepala
Puskesmas;.
5 Korim Membawa Surat Permintaan Vaksin Yang Sudah
Ditanda Tangani Kepala Puskesmas KeDinas Kesehatan
(Gudang Farmasi)Dengan Termos Vaksin;
6 Setelah Vaksin diberikan sesuai permintaan korim mengecek
semua Vaksin yang diberikan apakah sudah lengkap;
7 Korim Kembali Kepuskesmas dengan Membawa Vaksin
Tersebut.,
8 Korim Memasukan Vaksin Kedalam Chold Cain Puskesmas;
9 Korim Merapikan VaksinDalam Chold Cain Sesuai
Penempatan Jenis Vaksin.;
10 .,Korim Membawa Termos Vaksin Ketempat semula;

7 Unit Terkait Puskesmas

Dinas Kesehatan (Gudang Farmasi)

8 Dokumen terkait 1 Format Permintaan Vaksin Logistik

9 Rekaman Historis

No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan


Tgl.
PEMELIHARAAN CHOLD CHAIN
No. Kode : SOP/B/09/06/2016

Terbitan :1

SOP No. Revisi :0

Tgl. Mulai Berlaku :01 Juni 2016

Halaman : 1-2
Dinas UPTD Urusan
Kesehatan Puskesmas Pantoloan
Kota Palu

Ditetapkan Oleh Kepala UPTD Tanda tangan dr.I Ketut Sujana


Urusan Puskesmas Pantoloan NIP: 197406102005021004

1 Pengertian 1 Pemeliharaan Chold Chain Adalah Pemeliharaan Dan Perawatan


(kulkas) Sebagai Tempat Penyimpanan Vaksin;

2 Tujuan Sebagai Acuan Untuk Menghindari Kerusakan Vaksin Serta Menjaga


Kebersihan Dan Kestabilan Suhu;

3 Kebijakan Keputusan Kepala UPTD Urusan Puskesmas Pantoloan tentang


Pemeliharaan Chold Chain, Nomor ......................................

4 Referensi Pedoman Teknis Imunisasi Tingkat Puskesmas;

5 Prosedur 1 Ruangan Harus Dibersihkan Untuk Penyimpanan Kulkas.,


2 Kulkas Harus Ditempatkan Tersendiri Sesuai Ruangan Tersedia.,.
3 Kulkas Harus Dijaga Kebersihanya dan Dikontrol Setiap hari
Kerja.,
4 Pencatatan Suhu Kulkas Harus Diisi Setiap Hari Pagi dan Siang., .
5 Bila Listrik Padam Digunakan Alternatif Berupa Lentera;
6 Unit Terkait Puskesmas

7 Dokumen 1 Lembaran Pencatatan Suhu Kulkas.


terkait
8 Rekaman Historis

No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan


Tgl.
PENYIMPANAN VAKSIN
No. Kode : SOP/B10/)6/2016

Terbitan :1

SOP No. Revisi :0

Tgl. Mulai Berlaku :01 Juni 2016


Dinas
Kesehatan Halaman : 1-2
UPTD Urusan Puskesmas
Kota Palu Pantoloan

Ditetapkan Oleh Kepala UPTD Tanda tangan dr.I Ketut Sujana


Urusan Puskesmas Pantoloan NIP: 197406102005021004

1 Pengertian 1 Penyimpanan Vaksin Adalah Agar Vaksin Selalu Dalam Keadaan


Baik.,

2 Tujuan Sebagai Acuan Untuk Menjaga Kualitas Mutu Vaksin.,

3 Kebijakan Keputusan Kepala UPTD Urusan Puskesmas Pantoloan tentang Penyimpanan


Vaksin., Nomor ......................................

4 Referensi Pedoman Teknis Imunisasi Tingkat Puskesmas

5 Prosedur 1 Korim Menerima Vaksin Dari Dinas.,


2 Korim Menbuka Chold Chain.,
3 Korim Menyimpan Vaksin Didalam Chold Chain.,.
4 Korim Mengatur Penyimpanan Vaksin Sesuai Aturan Yaitu
4.1 Vaksin BCG,POLIO CAMPAK Harus Dekat Dengan Fricernya.,
4.2 Vaksin HIB,TT,DT,Td Harus Jauh Dari Fricernya.,
5 Setelah selesai diatur Korim Menutup Kembali Penutup Kulkas(Chold
Chain).,
6 Chold Chain Dibuka 2x Sehari Yaitu Pada Saat Mengeluarkan Vaksin
dan pada Saat Pulang Dari Posyandu.,.
7 Unit Terkait Puskesmas

8 Dokumen 2 Lembaran Pelaporan Vaksin dari Dinas Kesehatan (Gudang Farmasi).,


terkait
9 Rekaman Historis

No. Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan


Tgl.