Anda di halaman 1dari 2

KEPUTUSAN DIREKTUR RSUD DELI SERDANG

NOMOR: 107/445/UPT-RSUD/SK/II/2017
TENTANG
PENETAPAN DPJP

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DELI SERDANG

Menimbang : Bahwa dalam meningkatkan mutu pelayanan di RSUD Deli Serdang


perlu dibuat peraturan tentang bagaimana melindungi harta benda
milik pasien.

a. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang


Rumah Sakit
Mengingat : b. Undang-UndangRepublik Indonesia Nomor 29 tahun 2004 tentang
Praktek Kedokteran
c. Undang-Undang republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang
Kesehatan
MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR RSUD DELI SERDANG TENTANG


PENETAPAN DPJP

Pertama : Kebijakan Perlindungan Harta Milik Pasien RSUD Deli Serdang


tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.
Kedua : Kebijakan Perlindungan Harta Milik Pasien RSUD Deli Serdang
sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kesatu harus dijadikan acuan
dalam memberikan pelayanan di RSUD Deli Serdang
Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila di kemudian
hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini, akan dilakukan perbaikan
sebagaimana mestinya

Ditetapkan di : Lubuk Pakam


Pada Tanggal : 02 Februari 2017
Direktur RSUD Deli Serdang

dr.HanipFahri,MM.M.Ked(KJ),Sp.KJ
NIP. 197111102006041039
Lampiran : Keputusan Direktur RSUD Deli Serdang tentang Kebijakan Pelayanan Perlindungan
Harta Benda Milik Pasien
Nomor : 087/445/UPT-RSUD/SK/II/2017

1. Pasien dilarang membawa barang berharga selama dirawat di RSUD Deli Serdang RS
2. Pasien yang dilindungi harta bendanya adalah
a. Pasien emergency / pasien tidak sadar.
b. Pasien yang tidak mampu mengamankan harta miliknya/pasien yang meminta rumah
sakit untuk melindungi hartanya.
3. Pasien yang meminta rumah sakit melindungi harta miliknya harus mengisi dan
menandatangani formulir penyimpanan barang.
4. Dalam keadaan khusus pasien tidak sadar saksi minimal 2 ( dua ) orang pihak pengantar
dan pihak RS

Direktur RSUD Deli Serdang

dr.Hanip Fahri,MM.M.Ked(KJ),Sp.KJ
NIP.197111102006041039