Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN GIZI SEIMBANG PADA BALITA

Topik : Manfaat dan Pentingnya ASI Ekslusif

Hari/Tanggal : Kamis, 8 Februari 2018

Waktu : 30 menit

Tempat : Posyandu Akal Selaras Bertahta Kejujuran

Sasaran : Ibu – ibu ballita di Kelurahan Meranti Pandak

I. Tujuan Umum

Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan selama 30 menit diharapkan


seluruh ibu – ibu balita mengerti dan memahami manfaat dan pentingnya ASI
Ekslusif.

II. Tujuan Khusus


Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan,, ibu – ibu balita diharapkan mampu :
a. Menjelaskan pengertian ASI Ekslusif
b. Menjelaskan manfaat ASI Ekslusif bagi balita
c. Menyebutkan keuntungan pemberian ASI bagi bayi dan ibu
d. Menyebutkan kandungan gizi yang terdapat dalam ASI
e. Menyebutkan makanan yang membantu memperlancar ASI

III. Manfaat
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan, ibu – ibu balita diharapkan mampu:
a. Diharapkan Ibu – ibu balita mengetahui manfaat dan pentingnya ASI Ekslusif
b. Diharapkan Ibu – ibu mengetahui keuntungan pemberian ASI bagi bayi dan
balita
c. Diharapkan Ibu – ibu balita mengetahui perbedaan kandungan ASI dan susu
formula

IV. Proses Pemberian Penyuluhan


No. Waktu Kegiatan Penyuluhan
1. Pembukaan  Memberi salam
5 menit  Memperkenalkan diri
 Menjelaskan tujuan penyuluhan
 Menggali pengetahuan peserta
mengenai informasi gambaran yang
akan disampaikan
2. Pelaksanaan  Memberikan penjelasan tentang
20 menit pentingnya ASI Ekslusif
 Memberikan penjelasan tentang
manfaat dan pentingnya ASI Ekslusif
 Memberikan penjelasan tentang
keuntungan pemberian ASI bagi bayi
dan ibu
 Memberikan pengetahuan tentang
makanan yang memperlancar ASI
3. Penutup  Memberikan kesempatan kepada ibu
5 menit – ibu untuk bertanya
 Memberi jawaban atas pertanyaan
yang diajukan
 Menyimpulkan hasil penyuluhan dan
evaluasi
V. Metode dan Topik Penyuluhan

a. Metode pembelajaran
1. Ceramah
2. Tanya jawab
b. Media dan alat bantu pembelajaran
1. Leafleat
2. Doorprize

c. Pihak – Pihak yang Terlibat

a. Ibu – ibu bidan dan dokter Puskesmas Rumbai

b. Ibu kader – kader Posyandu Selaras Bertahta Kejujuran Kelurahan

Meranti Pandak

c. Ibu – ibu balita Posyandu Selaras Bertahta Kejujuran Kelurahan Meranti

Pandak

d. Mahasiswi Poktekkes Kemenkes Riau

VI. Materi Penyuluhan

1. Pengertian ASI Ekslusif

Asi ekslusif adalah pemberian ASI kepada bayi tanpa tambahan makanan

lain, sejak lahir sampai usia 6 bulan. Bayi harus mendapat makanan yang lain

supaya dapat tumbuh dengan sempurna, baik fisik maupun rohaninya. ASI

merupakan makanan sesuai untuk bayi.

Karena sebelum bayin berumur 6 bulan, system pencernaannya belum

matang. Sehingga jika menerima makanan/minuman selain ASI akan mudah

timbul konstipasi, kembung, diare dan alergi.


2. Kandungan ASI Ekslusif

ASI memiliki kandungan yang dibutuhkan oleh bayi yaitu sebagai berikut :

a. Karbohidrat

ASI kaya akan laktosa yang berfungsi untuk kecerdasan dan perkembangan,

serta kaya oligosakarida yang berfungsi untuk meningkatkan kesehatan usus.

b. Protein

Protein pada ASI mengandung asam esensial, taurin yang tinggi untuk

pertumbuhan mata.

c. Lemak

Di dalam adi terkandung zat gizi lemak yang mempunyai fungsi sebagai

berikut :

1. Sumber kalori

2. Sumber vitamin yang larut

3. Sumber asam lemak yang esensial

d. Mineral

ASI mengandung mineral yang lengkap sampai umur 6 bulan.

e. Air

88% dari ASI terdiri dari air yang berfungsi untuk meredakan rasa haus untuk

melarutkan zat-zat yang ada didalamnya.

f. Vitamin

Vitamin dalam ASI lengkap diantaranya vitamin A, D, C.

g. Kalori

90% kalori dari karbohidrat dan lemak. 10% dari protein.


3. Manfaat dan Pentingnya ASI Ekslusif

1. Manfaat ASI bagi bayi

a) Mengandung hampir semua zat yang dibutuhkan oleh bayi untuk


pertumbuhan dan perkembangan
b) Mengandung berbagai zat penolak atau kekebalan tubuh, immunoglobulin
sehingga dapat melindungi bayi dari penyakit infeksi
c) Lebih aman karena diberikan secara langsung ke bayi, tidak
terkontaminasi, tercemar dan tetap segar.
d) Mengandung beta laktoglobulin sehingga resiko alergi pada bayi kecil.
e) Suhu ASI sesuai dengan suhu bayi
f) Mudah dicerna karena tidak mengganggu alat pencernaan bayi
g) Dapat menjalin hubungan kasih sayang antara ibu dan bayi yang sangat
diperlukan untuk pertumbuhan fisik dan mental anak.
2. Manfaat ASI bagi ibu

a) Menyusui merangsang involusi uterus sehingga mencegah terjadinya


perdarahan post partum.
b) Secara material dengan menyusui berarti lebih murah, ekonomis karena
tidak perlu
c) membeli,lebih praktis dan tidak merepotkan.
d) Mudah didapatkan karena merupakan makanan alami yangn dibawa sejak
lahir.
e) Mengurangi terjadinya karsinoma mammae.
f) Menumbuhkan rasa percaya diri.
g) Meningkatkan hubungan batin yang lebih sempurna antara ibu dan bayi.
4. Waktu Pemberian ASI

a) ASI sebaiknya diberikan setengah jam setelah bayi lahir


b) Berikan sesering mungkin setiap bayi membutuhkan ( diberikan tanpa
jadwal )
c) Ibu harus mengkonsumsi makanan yang cukup bergizi dan harus minum
yang cukup kurang lebih 8 – 10 gelas setiap hari
d) ASI Eksklusif diberikan sampai usia 6 bulan, setelah itu boleh diberikan
makanan tambahan
5. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan ASI
1. Perubahan sosial budaya

 ibu-ibu bekerja atau kesibukan sosial lainnya


 meniru teman, tetangga atau orang termuka yang memberikan susu botol
 merasa ketinggalan zaman jika menyusui bayinya
 adanya tradisi dalam masyarakat (tarak)
2. Faktor psikologi

 takut kehilangan daya tarik sebagai seorang wanita


 tekanan batin
3. Faktor fisik ibu

 ibu sakit misalnya mastitis,panas,dsb


4.Faktor kurangnya petugas kesehatan, sehingga masyarakat kurang
mendapatkan penerangan atau pendorong tentang manfaat pemberian ASI.

5. Meningkatkan promosi susu kaleng sebagai pengganti ASI.

6. Pemberian susu tambahan untuk mencegah terjadinya dehidrasi karena


produksi ASI belum mencukupi.

6. Makanan yang Memperlancar ASI Ekslusif

Makanan yang bisa digunakan untuk memperlancar ASI adalah sebagai berikut :

1. Papaya

Semua yang ada di pojon papaya dapat dipakai untuk memperbanyak ASI ibu,

mulai dari buahnya, bunganya serta daunnya dapat dipakai untuk

memperbanyak ASI. Dalam buah ataupun bunga papaya da vitamin A,

vitamin C, mineral seperti kalsium, asam folat serta enzim papain. Enzim

yang ada di papaya itu berguna untuk membantu proses pencernaan protein.
Ketika ibu menyusui, ibu memerlukan banyak protein dalam menghasilkan

ASI.

2. Bayam

Bayam baik untuk menambah zat besi yang berfungsi untuk pembentukan sel

darah merah. Selain itu, kandungan Vitamin B6 pada bayam dapat

meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Sama dengan sayuran berdaun hijau tu

lainnya, bayam mengandung enzim Phytoestrogens yang dapat

memperbanyak ASI.

3. Wortel

Wortel banyak mengandung Vitamin A, beta karoten, serta enzim

Phytoestrogens yang dapat memperlancar ASI. Minum 1 gelas jus wortel

sebelum makan siang dapat menambahkan produksi ASI pada sore hari.

4. Air

Makanan apapun tidak akan banyak membantu jika tubuh kita kurang cairan,

minumlah 10-12 gelas air putih sehari, agar produksi ASi lancer.

VII. Hasil dan Pembahasan

Posyandu merupakan perpanjangan tangan puskesmas yang memberikan pelayanan


dan pemantauan kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu. Kegiatan posyandu
dilakukan oleh oleh dan untuk masyarakat. Adapun berbagai jenis kegiatan yang
dilakukan pada posyandu antara lain kesehatan ibu anak, keluarga berencana, imunisasi,
peningkatan gizi, dan penanggulangan diare. Masing – masing balita memiliki KMS
(Kartu Menuju Sehat). KMS biasanya digunakan untuk melihat perkembangan tumbuh
kembang balita. Diposyandu terdiri dari kader, 3 petugas dari puskesmas. Yang datang
diposyandu sebanyak 30 balita. Pada saat diberikan penyuluhan tentang manfaat ASI
Ekslusif, ibu – ibu balita sangat antusias dengan penyuluhan yang diberikan. Terlihat dari
banyaknya ibu – ibu balita yang antusias bertanya dan ibu balita berhasil menjawab
pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa dengan benar. Dengan dilakukan penyuluhan
tentang ASI Ekslusif diharapkan kepada ibu – ibu balita untuk memahami tentang ASI
Ekslusif dan tepat pengetahuan tentang ASI Ekslusif.
1. Tahap persiapan
Tahap persiapan keegiatan ini adalah persiapan tentang materi penyuluhan, media
leafleat manfaat ASI Ekslusif, dan doorprize serta timbangan berat badan, meteran
pengukuran tinggi badan lingkar kepala serta pemberian makanan tambahan pada
balita berupa bubur kacang hijau.
2. Tahap pelaksanaan
Kegiatan rutin posyandu Akal Selaras Bertahta Kejujuran yang setiap bulan
dilaksanakan pada tanggal 8 awal bulan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan
melibatkan ibu dokter dan ibu bidan dari puskesmas rumbai serta ibu – ibu kader dan
ibu balita kelurahan meranti pandak. Jumlah ibu – ibu balita yang mengikuti kegiatan
rutin posyandu dan adalah 30 orang.
Pada awal kegiatan posyandu pada pukul 09.00 WIB adalah ibu – ibu kader
melakukan penimbangan berat badan dan tinggi badan anak - anak balita, serta
melakukan penilaian status gizi berdasarkan BB/U, TB/U dan BB/TB yang dibantu
oleh mahasiswa poltekkes kemenkes riau. Setelah dilakukan penimbangan, maka
anak - anak balita akan diberikan kapsul vitamin A yang selalu diberikan pada bulan
februari yaitu anak balita berusia 6 – 11 bulan diberi kapsul biru dan anak balita
berusia 12 -59 bulan dan ibu nifas diberi kapsul merah. Sedangkan di posyandu Akal
Selaras Bertahta Kejujuran dengan kunjungan 30 balita terdapat 25 balita yang
mendapat kapsul merah dan 2 balita yang mendapat kapsul biru, serta terdapat 3
balita yang belum memperoleh kapsul vitamin A. Dalam kegiatan rutin posyandu ini,
balita mendapatkan PMT berupa bubur kacang hijau.
Pada kegiatan posyandu ini, kami mahasiswa Poltekkes Memberikan
penyuluhan tentang ASI Ekslusif selama 30 menit di kelurahan meranti pandak
karena banyak ibu – ibu balita yang kurang memahami maksud dari ASI Ekslusif
dengan memberikan anak – anaknya makanan dan minuman tambahan pada bayi
yang berumur 0-6 bulan. Selain itu, berdasarkan data dari puskesmas rumbai, masih
banyak ibu – ibu balita yang belum menerapkan pemberian ASI Ekslusif pada anak
berusia 0-6 bulan.
Pada pelaksanaan kegiatan penyuluhan manfaat ASI Ekslusif, penyaji
memberikan materi seperti pengertian ASI Ekslusif, manfaat ASI Ekslusif,
keuntungan pemberian ASI bagi bayi dan ibu, kandungan gizi yang terdapat dalam
ASI, serta memberikan informasi tentang makanan yang membantu memperlancar
ASI. Antusias ibu – ibu balita pada materi yang disampaikan sangat tinggi.
Pengetahuan ibu – ibu balita tentang gizi manfaat ASI Ekslusif menjadi meningkat,
kegiatan dilakukan dengan lancar dan ada sedikit kendala yang bisa teratasi.
Diharapkan hasil pengetahuan ibu – ibu balita tentang manfaat ASI Ekslusif
bertambah lebih baik dibandingkan sebelum mendapatkan penyuluhan terlihat dari
banyak antusiasi siswa mendengarkan materi yang disampaikan.

VIII. Kendala

Dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini, kendala yang terjadi adalah

banyaknya jumlah balita yang datang sehingga para ibu kader dan mahasiswa

poltekkes kewalahan. Namun atas partisipasi dari warga terutama ibu – ibu balita,

kegiatan posyandu berjalan dengan lancer dan sedikit kendala bisa teratasi. Serta

upaya yang dilakukan dengan memberitahukan bahwa setelah materi disampaikan

akan ada dooprize sehingga diharapkan ibu – ibu balita bisa mendengarkan dengan

serius tentang materi penyuluhan yang disampaikan.

IX. Evaluasi

Evaluasi dari kegiatan ini dilakukan dengan tanya jawab. Mahasiswa memberikan
pertanyaan yang akan diajukan pada audient/ibu – ibu balita :
1. Apa pengertian ASI Ekslusif ?
2. Mengapa bayi berusia 0-6 bulan hanya boleh diberi ASI saja ?
3. Sebutkan manfaat ASI ?

Dari kegiatan yang telah dilakukan di posyandu sebaiknya di POsyandu tersebut


menambah petugas posyandunya agar ketika ramai balita yang datang tidak perlu
mengantri lagi untuk melakukan penimbangan BB, TB, lingkar kepala dan pemberian
Vitamin A.

X. Daftar Pustaka

Buku Acuan Manajemen Laktasi, Edisi 1.1992. Jakarta : Yayasan Perinasia

Departemen Kesehatan RI – Badan Penelitian dan Pengembangan .1997. Perawatan Ibu


Dipusat Kesehatan Masyarakat .Surabaya

Dr. Soetjiningsih, DSAK .1997. ASI- Petunjuk Untuk Tenaga Kesehatan. Jakarta :
Penerbit Buku Kedokeran EGC

Manuaba, Ide Bagus .1998. Ilmu kebidanan, Penyakit Kandungan, dan Kekuarga
Berencana Untuk Pendidikan Bidan. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran
EGC