Anda di halaman 1dari 2

PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA

Kesehatan adalah hak azasi manusia, dan sekaligus merupakan investasi sumber daya
manusia, serta memiliki kontribusi yang besar untuk meningkatkan Indeks Pembangunan
Manusia (IPM). Oleh karena itu, menjadi suatu keharusan bagi semua pihak untuk memelihara,
meningkatkan dan melindungi kesehatan demi kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia.
Guna mewujudkan hal tersebut, maka Pembangunan Kesehatan diarahkan untuk lebih
mengutamakan upaya-upaya peningkatan kesehatan (Promotif) dan pencegahan penyakit atau
masalah kesehatan (Preventif), tanpa mengesampingkan upaya-upaya penanggulangan atau
penyembuhan (Kuratif) dan pemulihan (Rehabilitatif) sesuai dengan Paradigma Sehat yang ada.
Pendidikan pasien dan keluarga di rumah sakit membantu pasien berpartisipasi lebih baik
dalam perawatan yang diberikan dan mendapat informasi dalam mengambil keputusan tentang
perawatan dalam pelayanan kesehatan. Berbagai disiplin ilmu yang ada di rumah sakit
memberikan pendidikan kepada pasien dan keluarganya.
Pendidikan yang efektif diawali dengan asessment kebutuhan pembelajaran pasien dan
keluarganya. Assesment ini menjelaskan bukan hanya kebutuhan akan pembelajaran, tetapi
bagaimana pembelajaran dapat dilaksanakan dengan baik.
Pasien dan keluarga yang datang ke rumah sakit mempunyai sosial, pendidikan dan
ekonomi yang berbeda-beda sehingga edukasi di rumah sakit sangat penting guna menggugah
kesadaran minat pasien dan keluarga untuk berperan positif dalam penyembuhan dan
pencegahan penyakit. Oleh karena itu edukasi di rumah sakit merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari upaya pelayanan kesehatan di rumah sakit.