Anda di halaman 1dari 2

KLT 2 arah atau 2 dimensi ini bertujuan untuk meningkatkan resolusi sampel

ketika komponen-komponen solute mempunyai karakteristik kimia yang hampir sama,


karenanya nilai Rf juga hampir sama sebagaimana dalam asam-asam amino. Selain itu, 2
sistem fase gerak yang sangat berbeda dapat digunakan secara berurutan sehingga
memungkinkan untuk melakukan pemisahan analit yang mempunyai tingkat polaritas
yang berbeda (Gholib, 2008).
Secara singkat pengerjaan KLT dua dimensi ialah sebagai berikut: Sampel
ditotolkan pada lempeng lalu dikembangkan dengan satu system fase gerak sehingga
campuran terpisah menurut jalur yang sejajar dengan salah satu sisi. Lempeng diangkat,
dikeringkan dan diputar 90°, dan diletakkan dalam bejana kromatografi yang berisi fase
gerak kedua, sehingga bercak yang terpisah pada pengembangan pertama terletak
dibagian bawah sepanjang lempeng, lalu dikromatografi lagi (Gholib, 2008).
KLT 2 Dimensi merupakan salah satu metode untuk mengetahui kemurnian suatu
senyawa dari hasil isolat, yang di mana bertujuan untuk meningkatkan resolusi sampel
ketika komponen-komponen solute mempunyai karakterisktik kimia yang hampir sama.
Karenanya nilai Rf juga hampir sama sebagaimana dalam asam-asam amino, selain itu 2
sistem fase gerak yang sangat berbeda dapat digunakan secara berurutan, sehingga
memungkinkan untuk melakukan pemisahan analilt yang mempunyai tingkat polaritas
yang berbeda (Sastrohamidjojo, 1985).
KLT Multieluen
Multi eluen merupakan penggunaan eluen atau fase gerak yang berbeda yang

memungkinkan pemisahan analit dengan berdasarkan tingkat polaritas yang berbeda

(Sastrohamidjojo, 1985).

Prinsipnya, ”like dissolve like” yang dapat digunakan untuk pemilihan pelarut

dalam menentukan jenis senyawa kimia yang mungkin terekstraksi dari organisme.

Dimana pelarut non polar akan mengestraksi senyawa-senyawa non polar akan

terekstraksi oleh pelarut polar, serta dapat juga digunakan untuk menganalisis kemurnian

suatu isolat/senyawa kimia yang diperoleh dari hasil isolasi dari bahan alam

(Sastrohamidjojo, 1985).
KLT Multi eluen adalah penggunaan eluen atau fase gerak yang berbeda yang

memungkinkan pemisahan analit dengan berdasarkan tingkat polaritas yang berbeda.

Dalam multi eluen, setelah pengembang tunggal menaik, kromatogram diangkat dari

chamber dan dikeringkan, biasanya selama 5-10 menit. Kromatogram tersebut kemudian

dielusi lagi dalam eluen segar dari pelarut yang sama dalam arah yang sama untuk jarak

yang sama. Proses ini, yang dapat diulang berkali-kali, meningkatkan resolusi komponen

dengan nilai RF bawah 0,5. Beberapa pengembang dilakukan dengan pelarut yang

berbeda dalam arah yang sama, masing-masing yang menjalankan jarak yang sama atau

berbeda, disebut elusi bertahap. Sebuah fase kurang polar dapat digunakan pertama,

diikuti oleh fase yang lebih polar, atau sebaliknya. Pemindahan material nonpolar

kebagian atas lapisan, meninggalkan zat terlarut polar terganggu darimana dia berasal.

Setelah kering, zat terlarut polar dipisahkan oleh pengembang dengan eluen (Cazes,

2004).

Multieluen adalah untuk mendapatkan resolusi yang baik dari hasil KLT.

Memfokuskan zona pemisahan multi eluen, cocok digunakan untuk sampel yang

memiliki noda dengannilai Rf di bawah 0.5. Sampel disentrifuge terlebih dahulu dengan

menggunakan methanol p.a, sebab untuk menjamin kemurnian senyawa. Sebab,

methanol p.a merupakan pelarut yang khusus digunakan untuk analisis dan bebas dari

pengotor.Berbeda dengan methanol teknis yang bisa saja mengandung pengotor seperti

plasticizer dari wadah yang digunakan untuk menampung pelarut. agar seluruh area

lempeng dapat digunakan sehingga senyawa yang masih menumpuk dalam satu noda,

dapat ter-elusi kembali melalui sisi lempeng yang lain (Mary, 1996).