Anda di halaman 1dari 19

I.

PERBEDAAN SOFTWARE ERP: ORACLE DAN SAP

Terdapat berbagai jenis paket software ERP dengan berbagai fitur, skala dan kemampuan.
Ada yang bersifat komersil, dan ada yang bersifat open-source.Beberapa vendor yang
mendominasi pasar penyedia software ERP antara lain:SAP, Oracle, IFS, MFG/PRO, dan
banyak lagi. Berikut akan dibahas mengenai beberapa software ERP yang terkemuka:
a. ORACLE (People Soft/J.D. Edwards)
Oracle Corporation merupakan perusahaan software yang mengembangkan,
membuat, memasarkan, mendistribusikan, dan melayani software database dan infrastruktur
software. Software yang dipasarkan meliputi application server, software kolaborasi, dan
pengembangan.
Pada bulan Desember 2004, perusahaan ini mengakuisisi salah satu perusahaan
pengembang sistem ERP terkemuka, yaitu PeopleSoft. Sebelumnya PeopleSoft mengakuisisi
JD Edwards (termasuk salah satu perusahaan pengembang aplikasi ERP). Akuisisi software
ini membuat Oracle mendukung berbagai jenis produk dan terus mengembangkan produk dan
layanannya.
Pada Oracle secara umum terdapat beberapa aplikasi, khususnya yang terkait dengan
aplikasi pendukung ERP, yaitu:
1. Oracle E-Business Suite
Oracle E-Business Suite adalah paket aplikasi bisnis yang lengkap dan terintegrasi penuh
yang dapat mendukung kebutuhan di berbagai fungsi bisnis perusahaan. Hamper semua paket
aplikasi pada E-Business Suite dilengkapi fitur Business Intelligence untuk memudahkan
perusahaan memantau kinerja masing-masing unit bisnis maupun kinerja perusahaan secara
keseluruhan.
Kelompok aplikasi yang tersedia pada Oracle E – Business Suite adalah : Advanced
Procurement, Contract, Corporate Performance Management and Daily Business Intelligence,
Customer Data Management, Customer Relationship Management, Financials, Human
Resource Management, Interaction Center, Logistic, Maintenance, Manufacturing,
Marketing, Order Management, Product Lifecycle Management, Supply Chain Planning, dan
Transportation Management.
2. PeopleSoft Enterprise
PeopleSoft merupakan sebuah perusahaan software yang sudah cukup lama berkembang dan
produknya sudah banyak digunakan oleh berbagai perusahaan terkemuka di seluruh dunia.
Akuisisi PeopleSoft oleh Oracle makin menambah keberagaman produk Oracle dan
memperluas dukungan Oracle terhadap semua pengguna produknya, baik produk database
maupun aplikasi.Paket produk hasil akuisisi dengan PeopleSOft adalah Oracle PeopleSoft
Enterprise Application.Oracle,PeopleSoft, Enterprise, Application. Merupakan paket aplikasi
yang dirancang untuk mendukung kebutuhan bisnis yang rumit. Aplikasi ini menyediakan
solusi untuk bisnis dan industri, dan membantu organisasi meningkatkan kerjanya. Aplikasi
Oracle PeopleSoft Enterprise Application dilengkapi dengan fitur integrasi layanan web
untuk memudahkan berbagai lingkungan aplikasi berjalan secara mulus dan pemilihan
infrastruktur teknologi yang fleksibel.
Modul-modul yang terdapat pada PeopleSoft Enterprise Application adalah Asset, Lifecycle
Management,Performance Management, Campus Solution, CRM,Enterprise, Enterprise
Service Automation (project management), Financial Management, Human Capital
Management, Supplier Relationship Management (SRM)/Procurement, Supply Chain
Management, dan People Enterprise Tools and Technology (Peopletools).
3. Oracle’s Siebel Customer Relationship Management ( CRM )
Siebel’s adalah salah satu perusahaan terkemuka yang memfokuskan produknya pada System
yang mendukung Customer Relationship Management ( CRM ). Ketika diakuisisi oleh
Orale’s , Siebel menempati urutan terdepan sebagai vendor penyedia aplikasi CRM. Akuisisi
ini menghasilkan produk yang disebut dengan Oracle’s Siebel Customer Relationship
Management (CRM). Oracle’s Siebel CRM terdiri atas kelompok aplikasi yang dirancang
untuk membantu perusahaan mengelola relasi dengan konsumennya.aplikasi ini menyediakan
kemampuan analisis prediktif terhadap data-data konsumen yang pernah bertransaksi dengan
perusahaan . aplikasi ini di bangun menggunakan teknologi J2EE dan NET, terdiri dari
kelompok modul sebagai berikut. BI Applications, Contact Center and Service, CRM
Technology, Customer Data Integration, Enterprise Marketing, Partner Relationship
Management, Quote and Order Capture Sales, Self-service and eBilling, and Siebel CRM on
Demand.
4. JD Edwards EnterpriseOne
JD Edwards EnterpriseOne adalah aplikasi terintegrasi yag merupakan paket software ER
komprehensif, yang di bangun dilandasi oleh teknologi standard dan pengalaman yang
mendalam di dunia industri. Paket aplikasi ini bersifat sangat fleksibel sehingga kita dapat
memilih sendiri database, sistem operasi dan hardware apa yang akan digunakan sehngga
solusi dapat dibangun berdasarkan kebutuhan dan kemampuan perusahaan. Saat ini paket JD
Edward EnterpriseOne terdiri atas lebih dari 80 modul aplikasi yang mendukung berbagai
jenis operasi bisnis. Beberapa kelompok modul yang terdapat dalam JD Edwards
EnterpriseOne antara lain; Analytics, Capital Asset Management (HCM), Manufacturing,
Order Management, Project Management, Real Estate and Home Contruction, Supply Chain
Planning, Supply Chain Executin (Logistics), Supply Management (Procurement), dan Tools
and Technology.
5. JD Edwards World
JD Edwards World adalah salah satu paket solusi yang cukup fleksibel utuk mendukung
integrasi dan pengembangan sistem, termasuk integrasi dengan sistem lama (legacy),
implementasi modular (best of breed) dan produk pihak ketiga (bolt-on). Struktur aplikasi
dibangun atas lima elemel fungsional, yaitu basis data , data warehouse, business object,
pelaporan dan GUI (antar muka grafis). Masing-masing elemen dapat disambung-
sambungkan dengan berbagai altenatif konfigurasi sesuai kebutuhan. Target pengguna
aplikasi JD Edwards World adalah bisnis skala menengah dan kecil. Kelompok aplikasi ini
mulanya dikembangkan untuk platform IMB iSeries.
Saat ini JD Edwards World di lengkapi dengan modul-modul sebagai berikut: Distribution
Management, Financial Management, Manufacturing Management, dan Crystal Report.
Oracle adalah aplikasi database yang pertama kali mengadopsi SQL (Structure Query
Language) yang menjadi standart bahasa bagi berbagai DBMS (Data Base Management
System) modern.

Aplikasi: Oracle E-Business Suite Special Edition, sebuah paket aplikasi bisnis yang
lengkap dan pre-configured yang memungkinkan pengelolaan seluruh fungsi bisnis inti
secara efisien, seperti interaksi pelanggan, pengelolaan finansial, sumber daya manusia dan
pengelolaan rantai pasokan. Arsitektur terbuka Oracle memungkinkan pelanggan untuk
mengembangkan aplikasi sebagai modul individual, alur bisnis atau paket terintegrasi.
Produk teknologi: Oracle Database Standard Edition dan oracle Database Standard
Edition One, database terdepan dunia yang dirancang untuk dapat dibangun secara efektif di
atas apapun mulai dari server blade yang kecil sampai dengan server SMP yang terbesar dan
clusters ukuran apapun. Oracle Database 10g menonjolkan kemampuan operasional yang
mudah dan ekonomis.
Kemampuan khas dari Oracle Database 10g untuk mengelola seluruh data dari informasi
bisnis lama sampai dengan dokumen XML dan informasi spatial / terlokasi membuat Oracle
Database 10g pilihan ideal untuk mendukung Online Transaction Processing (Proses
Transaksi Online), Decision Support (Dukungan Keputusan) dan Content Management
Applications (Aplikasi Pengelolaan Konten).
Oracle Application Server Standard Edition, sebuah platform piranti lunak yang berbasis
standard dan terintegrasi memungkinkan perusahaan ukuran apapun untuk lebih responsif
terhadap kebutuhan bisnis yang kerap berubah, memungkinkan perusahaan untuk
mengembangkan dan mengelola aplikasi dalam lingkungan Java 2 Enterprise Edition (J2EE)
dan grid computing dan Oracle Collaboration Suite, produk kolaborasi kelas enterprise
pertama yang meningkatkan sebuah relational database dan application server yang
menawarkan sebuah jalan yang aman, handal dan scalable untuk menyederhanakan
komunikasi bisnis dan mengkonsolidasi informasi.
Keunggulan :
1. Menawarkan berbagai produk dalam bentuk suite package ERP yang didukung dengan
layanan konsultasi, pendidikan, dan dukungan system di hamper setiap Negara.
2. Berfokus pada solusi e-business terdepan sehingga mudah dalam pengelolaannya.
3. Client /server environment. Oracle berjalan di jaringan komputer. Oracle memisahkan proses
antara database server dan aplikasi client. Server yang terinstal Oracle bertanggung jawab
menangani proses database, sementara client/workstation yang menjalankan aplikasi hanya
berkonsentrasi menampilkan data. Struktur ini akan mengurangi kemacetan jaringan.
4. Ukuran database yang besar dan pengaturan space Oracle mendukung ukuran database yang
sangat besar hingga jumlahnya terabyte. Oracle juga mendukung pengaturan penggunaan
space pada harddisk, sehingga ruangan harddisk termanfaatkan secara efisien.
5. Multiuser. Oracle mendukung pelayanan banyak user, yang terkoneksi pada waktu yang
sama, dan mengakses data yang sama. Dengan fasilitas ini , Oracle mampu menghindari
konflik data secara baik.
6. Connectibility. Oracle dapat menggunakan berbagai sistem operasi dalam suatu jaringan
untuk mengakses data.
7. Hight transaction processing performance. Oracle dapat mengatur sistem agar pemrosesan
data dapat berjalan dengan cepat walaupun jumlah transaksi sangat banyak pada suatu waktu.
8. Availability. Oracle dapat menjalankan database secara terus menerus, 24 jam sehari.
Pemisahan sistem komputer dan proses backup dapat dilakukan secara on line, tanpa harus
mematikan database.
9. Manajemen Keamanan yang baik. Oracle menghindari akses database dari pihak-pihak yang
tidak diinginkan. Oracle memiliki fitur yang baik untuk membatsi dan memonitor akses data.
10. Database enforced integrity. Oracle mempunyai kontrol untuk mengendalikan data mana saja
yang dapat diterima database. Tidak perlu membuat kode dibanyak aplikasi, cukup di satu
database Oracle.
11. Portabilitas. Oracle dapat berjalan diberbagai sistem operasi, baik Linux, Windows, Unix,
dan masih banyak lagi. Aplikasi yang menggunakan data Oracle dapat dengan mudah
mengakses data Oracle yang berjalan di sistem apapun.
12. Distributed system. Oracle dapat memisahkan databasenya dalam komputer-komputer yang
secara fisik terpisah, namun secara logis terlihat seerti satu database.
13. Paling lengkap intelijen bisnis terpadu portofolio
 Mencapai tampilan end-to-end di semua lini bisnis Anda
 Mendorong kinerja dengan informasi keuangan dan operasional yang konsisten
 Memberikan setiap karyawan dengan yang relevan, informasi lengkap disesuaikan dengan
peran mereka
14. Platform yang paling mudah beradaptasi bisnis global
 Mengoperasikan global sekaligus mematuhi local
 Memperpanjang proses bisnis global dengan Oracle Aplikasi Integrasi Arsitektur

 Dukungan operasi global Anda


15.Strategi aplikasi yang berfokus pada pelanggan
 Melindungi nilai investasi yang ada
 Memperluas nilai dari aplikasi Anda
 Berkembang Anda ke generasi berikutnya
Replicant environment. Oracle mampu menduplikasi database object dalam lokasi server
yang berbeda-beda. Hal ini sangat membantu jika salah satu server rusak, server lain dapat
langsung menggantikan fungsinya.
Kelemahan :
1. Struktur aplikasi yang hanya untuk perusahaan yang berbasis web dengan hanya memiliki
satu jenis yaitu ERP, pangsa pasar untuk kalangan atas karena harga lisensi yang mahal
namun Oracle compatible dengan windows, Mac OS X dan Linux.
2. Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal
3. terlalu sulit untuk digunakan dan terlalu lambat.
4. Pertentangan antara layanan Oracle dan integrator sistem utama
5. Sering hubungan bisnis yang kompleks dengan system integrator
6. Beroperasi pada satu database
7. Suite produk HR masih jatuh tempo
Implementasi ERP umumnya top down approach, semisal Toyota Corporation di Jepang
menggunakan SAP otomatis subsidiari relatednya menggunakan SAP. Begitu juga yang
principalnya menggunakan Oracle, otomatis semua perusahaan dibawahnya
direkomendasikan Oracle
b. SAP

SAP AG adalah perusahaan penyedia dan konsultan software yang didirikan di Jerman pada
tahun 1972. SAP adalah singkatan dari “Systeme, Andwendugen, Produkte in der
Datenverarbeitung”, yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi Systems,
Applications, Products in Data Processing. SAP terdiri atas beberapa modul yang saling
terintegrasi. Produk utamanya meliputi SAP ERP Enterprise Core, yang merupakan solusi
aplikasi ERP, dan SAP Business Suite, yang merupakan paket solusi aplikasi e-bisnis dan
berbagai aplikasi lainnya, seperti SAP CRM (Customer Relationship Management), SAP
SCM (Supply Chain Management), SAP SRM (Supplier Relationship Management), dan
SAP PLM (Product Lifecycle Management). Pengguna SAP kebanyakan adalah perusahaan
berukuran menengah ke besar, dengan 80% merupakan pengguna SAP ERP dan 20% sisanya
menggunakan solusi SAP lainnya. Untuk pasar ERP, SAP merupakan pemimpin pasar di
dunia dengan penggunaan pasar lebih dari 65%. SAP kini juga menyediakan paket solusi
ERP untuk perusahaan kecil menengah, yaitu SAP Bussiness One dan SAP All-in-one.
SAP merupakan pengembangan perangkat lunak perusahaan multinasional dan konsultasi,
yang menyediakan aplikasi software enterprise dan dukungan bisnis dari semua ukuran
global. Berkantor pusat di Walldorf, Jerman, dengan kantor regional di seluruh dunia, SAP
adalah perusahaan perangkat lunak terbesar di Eropa dan perusahaan perangkat lunak
terbesar keempat di dunia pada 2009. Perusahaan terkenal Produk ini perusahaan SAP
Enterprise Resource Planning software
SAP sebagai Systemanalyse und Programmentwicklung (“Sistem Analisis dan Program
Pembangunan”) oleh lima mantan IBM insinyur di Mannheim, Baden-Württemberg (Dietmar
Hopp, Hans-Werner Hector, Hasso Plattner , Klaus E. Tschira, dan Claus Wellenreuther).
SAP memfokuskan pada enam sektor industri: industri proses, industri diskrit, industri
konsumen, industri jasa, jasa keuangan, dan pelayanan publik. Ia menawarkan dari 25
industri solusi portofolio lebih untuk perusahaan besar dan lebih dari 550 mikro-vertikal
solusi bagi perusahaan menengah dan usaha kecil.
Produk utama perusahaan adalah SAP ECC . Versi saat ini adalah SAP ECC 6.0 dan
merupakan bagian dari SAP Business Suite. sebelumnya nama nya adalah R / 3. “R” dari
SAP R / 3 berdiri untuk realtime – meskipun bukan merupakan solusi secara realtime. Angka
3 terkait dengan arsitektur 3 lapis : database , server aplikasi dan klien (SAPgui). R / 2, yang
berjalan pada sebuah mainframe arsitektur, merupakan pendahulunya R / 3. Sebelum R / 2
System RF datang, kemudian dijuluki R / 1.
SAP ECC adalah salah satu dari lima aplikasi enterprise di SAP Business Suite. Empat
lainnya aplikasi adalah:
 Customer Relationship Management (CRM) – membantu perusahaan mendapatkan dan
mempertahankan pelanggan, keuntungan pemasaran dan wawasan pelanggan
 Product Lifecycle Management (PLM) – membantu produsen-informasi terkait dengan
produk
 Supply Chain Management (SCM) – membantu perusahaan dengan proses manufaktur
resourcing dan proses layanan
 Supplier Relationship Management (SRM) – memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan
dari pemasok
Sementara produk aslinya yang biasanya digunakan oleh Fortune 500. SAP saat ini juga aktif
menargetkan usaha menengah dan kecil (UKM) dengan perusahaan SAP Business One dan
SAP Business All-in-One. Tanggal 19 September 2007 SAP mengumumkan sebuah produk
baru bernama SAP Business By Design. SAP Business By Design adalah Software sebagai
Service (SaaS) menawarkan, dan menyediakan terintegrasi Enterprise Resource Planning
(ERP) solusi, On Demand
Fungsi-fungsi utama yang terdapat pada SAP ERP, antara lain:
1. Akuntasi biaya: general ledger, account receivable, account payable, dan lain-lain.
2. Akuntansi manajemen: cost centers, profitability analysis, dan sebagainya.
3. Penjualan
4. Distribusi
5. Manufaktur
6. Perencanaan Produksi
7. Pengadaan
8. Sumber Daya Manusia
9. Penggajian
Di Indonesia, saat ini SAP banyak digunakan oleh beberapa perusahaan besar,dalam berbagai
bentuk kombinasi modul, fitur atau fasilitas. Perusahaan tersebut antara lain: Garuda
Indonesia, Telkom, PLN, Pertamina, Astra Internasional, Astra Honda Motor, Indofood,
Aqua Danone, Bentoel Prima, Bank Mandiri, dan lain-lain

SAP adalah satu-satunya vendor ERP (Enterprise Resources Planning) terbaik yang dapat
memberikan pemecahan secara terpadu dan menyeluruh berbagai jenis lembaga dengan latar
belakang fokus bisnis yang berbeda.

Kelebihan yang dimiliki SAP antara lain compatible dengan Windows, Mac OS X dan Linux,
struktur dengan basis web dan atau non web namun, aplikasi SAP hanya banyak digunakan
kalangan menengah ke bawah.
Keunggulan :
1. Merupakan suatu nilai tambah yang memiliki nilai yang tinggi, dimana perusahaan bisa
menggabungkan dan mengembangkan semua aplikasi yang ada dan dibutuhkan perusahaan.
2. SAP menghubungkan semua lini produksi dan seluruh departement di perusahaan. SAP r/3
merupakan software yang sangat dinamis, dimana semua menu dan tampilan program dapat
di-costumaze menggunakan bahasa pemrograman ABAP sesuai dengan kebutuhan
perusahaan.
3. Keunggulan SAP dikarenakan memiliki modul terintegrasi dan bisa dipecah-pecah sesuai
kebutuhan.
4. Salah satu keunggulan SAP r/3 yg lainnya adalah pembuatan user interface menggunakan
bahasa pemrograman yang lainnya seperti JAVA, PHP, Visual Basic, ASP, VB.net, Lotus
Script, Delphi dan sebagainya.
5. SAP merupakan penguasa pasar produk ERP saat ini.
6. Menggunakan arsitektur 3-tier dan dikembangkan atas beberapa modul. Modul tersebut
dapat digunakan secara terpisah yang disesuaikan dangan kebutuhan pelanggan.
7. SAP mendukung transaksi e-commerce melalui internet. Manfaat dukungan e-commerce
adalah adanya modul SCM (Supply Chain Management) yang terintegrasi dengan para
pelanggan SAP lainnya melalui internet sehingga dapat menghemat biaya, waktu dan sumber
daya lainnya.
Kelemahan :
1. Biaya yang mahal
2. Kelemahan SAP dalam implementasinya adalah kelengkapan data entry dan batas waktunya
yang menuntut kedisiplinan usernya.
3. Perangkat Lunak kompleksitas baik dalam pelaksanaan dan pemanfaatan implementasi;
4. Biaya perangkat lunak yang tinggi, terutama ketika mengakui jasa profesional yang tinggi
dan biaya pemeliharaan;
5. Sulit dan implementasi aplikasi perangkat lunak risiko tinggi;
6. Tingginya biaya perawatan perangkat lunak berulang dan biaya upgrade software;
• Waktu untuk menyebarkan;
• Akses data.
II. RESUME

a. ERP
1. Sejarah ERP
ERP (Enterprise Resource Planning) System adalah sistem informasi yang diperuntukkan
bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan
mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun
distribusi di perusahaan bersangkutan. ERP berkembang dari Manufacturing Resource
Planning (MRP II) dimana MRP II sendiri adalah hasil evolusi dari Material Requirement
Planning (MRP) yang berkembang sebelumnya. Sistem ERP secara modular biasanya
mengangani proses manufaktur, logistik, distribusi, persediaan (inventory), pengapalan,
invoice dan akunting perusahaan. Ini berarti bahwa sistem ini nanti akan membantu
mengontrol aktivitas bisnis seperti penjualan, pengiriman, produksi, manajemen persediaan,
manajemen kualitas dan sumber daya manusia.
ERP sering disebut sebagai Back Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan
dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Berbeda dengan Front Office
System yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-Commerce,
Costumer Relationship Management (CRM), e-Government dan lain-lain.
2. Modul ERP
Secara modular, software ERP biasanya terbagi atas modul utama yakni Operasi serta
modul pendukung yakni Finansial dan Akunting serta Sumber Daya Manusia:

1. Modul Operasi
General Logistics, Sales and Distribution, Materials Management, Logistics Execution,
Quality Management, Plant Maintenance, Customer Service, Production Planning and
Control, Project System, Environment Management.
2. Modul Financial & Akuntansi
General Accounting, Financial Accounting, Controlling, Investment Management, Treasury,
Enterprise Controlling.
3. Modul Sumber Daya Manusia
Personnel Management, Personnel Time Management, Payroll, Training and Event
Management, Organizational Management, Travel Management.
3. Manfaat Menggunakan ERP
Berikut ini adalah sebagian kecil manfaat dengan diaplikasikannya ERP bagi perusahaan:
1. Integrasi data keuangan
Untuk mengintegrasikan data keuangan sehingga top management bisa melihat dan
mengontrol kinerja keuangan perusahaan dengan lebih baik.
2. Standarisasi Proses Operasi
Menstandarkan proses operasi melalui implementasi best practice sehingga terjadi
peningkatan produktivitas, penurunan inefisiensi dan peningkatan kualitas produk.
3. Standarisasi Data dan Informasi
Menstandarkan data dan informasi melalui keseragaman pelaporan, terutama untuk
perusahaan besar yang biasanya terdiri dari banyak business unit dengan jumlah dan jenis
bisnis yg berbeda-beda.

4. Tips memilih ERP

Berikut adalah beberapa tips bagaimana cara memilih ERP yang sesuai bagi perusahaan:
1. Knowledge & Experience
Knowledge adalah pengetahuan tentang bagaimana cara sebuah proses seharusnya dilakukan,
jika segala sesuatunya berjalan lancer. Experience adalah pemahaman terhadap kenyataan
tentang bagaimana sebuah proses seharusnya dikerjakan dengan kemungkinan munculnya
permasalahan. Knowledge tanpa experience menyebabkan orang membuat perencanaan yang
terlihat sempurna tetapi kemudian terbukti tidak bisa diimplementasikan. Experience tanpa
knowledge bisa menyebabkan terulangnya atau terakumulasinya kesalahan dan kekeliruan
karena tidak dibekali dengan pemahaman yg cukup.
2. Selection Methodology
Ada struktur proses seleksi yang sebaiknya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan
dalam memilih ERP. Proses seleksi tidak harus selalu rumit agar efektif. Yang penting
organized, focused dan simple. Proses seleksi ini biasanya berkisar antara 5-6 bulan sejak
dimulai hingga penandatanganan order pembelian ERP. Berikut ini adalah akivitas yg
sebaiknya dilakukan sebagai bagian dari proses pemilihan software ERP: analisa strategi
bisnis, analisa sumber daya manusia, analisa infrastruktur dan analisa software.
3. Analisa Business Strategy
- Bagaimana level kompetisi di pasar dan apa harapan dari customers?
- Adakah keuntungan kompetitif yang ingin dicapai?
- Apa strategi bisnis perusahaan dan objectives yang ingin dicapai?
- Bagaimana proses bisnis yang sekarang berjalan vs proses bisnis yang diinginkan?
- Adakah proses bisnis yang harus diperbaiki?
- Apa dan bagaimana prioritas bisnis yang ada dan adakah rencana kerja yang disusun untuk
mencapai objektif dan prioritas tersebut?
- Target bisnis seperti apa yang harus dicapai dan kapan?
4. Analisa People
- Bagaimana komitment top management terhadap usaha untuk implementasi ERP?
- Siapa yg akan mengimplementasikan ERP dan siapa yg akan menggunakannya?
- Bagaimana komitmen dari tim implementasi?
- Apa yg diharapkan para calon user thd ERP?
- Adakah ERP champion yg menghubungkan top management dgn tim?
- Adakah konsultan dari luar yg disiapkan untuk membantu proses persiapan?
5. Analisa Infrastruktur
- Bagaimanakah kelengkapan infrastruktur yang sudah ada (overall networks, permanent office
systems, communication system dan auxiliary system)?
- Seberapa besar budget untuk infrastruktur?
- Apa infrastruktur yang harus disiapkan?
6. Analisa Software
- Apakah software tsb cukup fleksibel dan mudah disesuaikan dengan kondisi perusahaan?
- Apakah ada dukungan service dari supplier, tidak hanya secara teknis tapi juga untuk
kebutuhan pengembangan sistem di kemudian hari?
- Seberapa banyak waktu untuk implementasi yg tersedia?
- Apakah software memiliki fungsi yang bisa meningkatkan proses bisnis perusahaan?

5. Implementasi ERP

Berikut ini adalah ringkasan poin-poin yg bisa digunakan sebagai pedoman pada saat
implementasi ERP:
1. ERP adalah bagian dari infrastruktur perusahaan, dan sangat penting untuk kelangsungan
hidup perusahaan. Semua orang dan bagian yang akan terpengaruh oleh adanya ERP harus
terlibat dan memberikan dukungan terhadap jalannya ERP.
2. ERP ada untuk mendukung fungsi bisnis dan meningkatkan produktivitas, bukan sebaliknya.
Tujuan implementasi ERP adalah untuk meningkatkan daya saing perusahaan.
3. Pelajari kesuksesan dan kegagalan implementasi ERP, jangan berusaha membuat sendiri
praktek implementasi ERP. Ada metodologi tertentu untuk implementasi ERP yang lebih
terjamin keberhasilannya.
Berikut adalah software ERP yang saat ini beredar, baik yang berlisensi bayar
maupun open source:
- SAP
- JDE
- BAAN
- MFGPro
- Protean
- Compiere
- Adempiere
6. Pengertian ERP (Enterprise Resource Planning) dan Penjelasannya
ERP (Enterprise Resource Planning) atau Perencanaan sumber daya Perusahaan adalah
suatu sistem perusahaan yang bersifat lintas fungsional dan bertindak mengintegrasikan dan
mengotomatiskan berbagai proses bisnis yang harus terpenuhi di dalam suatu perusahaan
seperti kegiatan pabrikasi, logistik, distribusi, akuntansi, keuangan, dan fungsi sumber daya
manusia.

Perangkat lunak ERP adalah suatu kelompok modul perangkat lunak yang mendukung
aktivitas bisnis yang terlibat dalam proses/kegiatan perkantoran (back-office) yang penting
ERP dikenal sebagai suatu hal yang diperlukan untuk efisiensi, ketangkasan/kematangan, dan
kemampuan bereaksi secara cepat kepada pelanggan dan penyalur, yang pada umumnya
dibutuhkan oleh suatu perusahaan e-business agar berhasil dalam dunia e-commerce yang
dinamis.

7. Nilai Bisnis ERP

1. Kualitas & Efisiensi : ERP menciptakan kerangka kerja untuk mengintegrasikan dan
meningkatkan proses bisnis internal perusahaan yg menghasilkan peningkatan signifikan
daalm kualitas serta efisiensi layanan pelanggan, produksi & distribusi
Penurunan Biaya : menurunkan biaya pemrosesan transaksi & hardware, software serta
karyawan pendukung TI.
2. Pendukung Keputusan : ERP menyediakan informasi mengenai kinerja bisnis lintas fungsi
yang sangat penting secara cepat utk para manajer agar dapat meningkatkat kemampuan
mereka dalam mengambil keputusan secara tepat waktu di lintas bisnis keseluruhan prshn
3. Kelincahan Perusahaan: Sistem ERP meruntuhkan dinding departmen dan fungsi berbagai
proses bisnis, sistem informasi dan sumber daya informasi. (menghasilkan struktur
organisasi, tanggung jawab manejerial & peran kerja yang lebih fleksibel)

8. Kelebihan ERP

• Integrasi antara area fungsional yang berbeda untuk meyakinkan komunikasi, produktifitas
dan efisiensi yang tepat.
• Rancangan Perekayasaan
• Pelacakan pemesanan dari penerimaan sampai fulfillment
• Mengatur saling ketergantungan dari proses penagihan material yang kompleks

9. Penyebab Kegagalan ERP


1.Meremehkan kerumitan perencanaan, pengembangan,dan pelatihan
2.Tidak melibatkan para karyawan yg terkena dampak perencanaan
3.Melakukan terlalu banyak hal dengan cara yang cepat pada proses konversi
4.Pelatihan yang tidak memadai dalam berbagai tugas baru yg dibutuhkan oleh sistem ERP
5.Kegagalan melakukan konversi data
6.Terlalu mempercayai berbagai pernyataan yang diberikan para penjual software ERP

Kegagalan ERP biasanya ditandai oleh adanya hal-hal sebagai berikut:


 Kurangnya komitmen top management
 Kurangnya pendefinisian kebutuhan perusahaan (analisa strategi bisnis)
 Cacatnya proses seleksi software (tidak lengkap atau terburu-buru memutuskan)
 Kurangnya sumber daya (manusia, infrastruktur dan modal)
 Kurangnya ‘buy in’ sehingga muncul resistensi untuk berubah dari para karyawan
 Kesalahan penghitungan waktu implementasi
 Tidak cocoknya software dgn business process
 Kurangnya training dan pembelajaran
 Cacatnya project design & management
 Kurangnya komunikasi
 Saran penghematan yang menyesatkan

10. Tujuan dan Peranan ERP Bagi Perusahaan


• Tujuan sistem ERP adalah untuk mengkoordinasikan bisnis organisasi secara keseluruhan
• ERP merupakan software yang ada dalam organisasi/perusahaan untuk:
o Otomatisasi dan integrasi banyak proses bisnis
o Membagi database yang umum dan praktek bisnis melalui enterprise
o Menghasilkan informasi yang real-time
o Memungkinkan perpaduan proses transaksi dan kegiatan perencanaan

KONSEP DASAR ERP

INTEGRASI ERP DALAM ORGANISASI

b. ORACLE
1. Sejarah Singkat Oracle
Perusahaan Oracle didirikan pada tahun 1977 oleh tiga orang programmer, Bob Miner, Ed
Oates, dan Larry Ellison yang menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer) selama
beberapa tahun sampai saat ini. Perusahaan ini berkonsentrasi pada pembuatan database
server di mainframe. Kisah sukses Oracle Corp terkait dengan sejarah dan teori database
relasional. Teori database relasional diperkenalkan hampir secara simultan oleh Edgar F.
Codd (dalam artikelnya yang terkenal Large shared data banks) dan seorang penemu lain
yang kurang dikenal, pada tahun 1969. IBM adalah perusahaan pertama yang menerapkan
model relasional ini dalam bahasa SQL, dengan produknya DB2. Sayangnya IBM agak ragu
akan keampuhan SQL dan model relasional (nantinya akan berpengaruh pada ketertinggalan
IBM di pasar database-server sistem operasi Unix dan Windows).
Larry melihat perkembangan teori model relasional dan implementasi database relasional
dalam DB2. Ia yakin bahwa model relational adalah “way of the future” dan memutuskan
untuk mengimplementasikan model relasional di produk Oracle. Sebelumnya produk
database Oracle memakai model nonrelasional. Oracle menjadi pesaing kuat bagi IBM dalam
pasar database server dimainframe, terutama database bermodel relasional.
Sekitar pertengahan tahun 1980an, Larry mendiversifikasi produk Oracle (versi 6.x)
keluar mainframe, yakni ke sistem operasi Unix. Selanjutnya tahun 1996 Oracle Corp
mendiversifikasi Oracle (versi 7.x) ke sistem operasi Novell Netware, Windows NT, dan
Linux (versi 8.x, tahun 1997). Mulai pertengahan tahun 1990an Oracle Corp mulai membuat
juga produk-produk nondatabase-server seperti application server (WebDB, OAS),
development tools (Oracle Developer,Oracle Designer), dan application suite (Oracle Apps).

2. Pengertian Oracle
Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem
manajemen basis data RDBMS. Database ORACLE memiliki berbagai fitur canggih yang
memudahkan dalam mengembangkan aplikasi-aplikasi database disamping keandalannya
dalam menyimpan data. RDBMS = Sebuah sistem manajemen basisdata relasional atau
dalam bahasa Inggrisnya dikenal sebagai relational database management system (RDBMS)
adalah sebuah program komputer (atau secara lebih tipikal adalah seperangkat program
komputer) yang didisain untuk mengatur/memanajemen sebuah basisdata sebagai
sekumpulan data yang disimpan secara terstruktur, dan melakukan operasi-operasi atas data
atas permintaan penggunanya. Contoh penggunaan DBMS ada banyak sekali dan dalam
berbagai bidang kerja, misalnya akuntansi, manajemen sumber daya manusia, dan lain
sebagainya. Meskipun pada awalnya DBMS hanya dimiliki oleh perusahaan-perusahaan
berskala besar yang memiliki perangkat komputer yang sesuai dengan spesifikasi standar
yang dibutuhkan (pada saat itu standar yang diminta dapat dikatakan sangat tinggi) untuk
mendukung jumlah data yang besar, saat ini implementasinya sudah sangat banyak dan
adaptatif dengan kebutuhan spesifikasi data yang rasional sehinggal dapat dimiliki dan
diimplementasikan oleh segala kalangan sebagai bagian dari investasi perusahaan.
Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-
macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer
(platform).

Keunggulan Oracle dibanding dengan yang lain :


1. Scalability, memiliki kemampuan menangani banyak user yang melakukan koneksi
secara bersamaan tanpa berkurangnya performance.
2. Reliability, memiliki kemampuan untuk melindungi data dari kerusakan jika terjadi
kegagalan fungsi pada sistem seperti disk failure.
3. Serviceability, memiliki kemampuan untuk mendeteksi masalah, kecepatan dalam
mengkoreksi kesalahan, dan kemampuan melakukan konfigurasi ulang struktur data.
4. Stability, memiliki kemampuan untuk crash karena beban load yang tinggi. Hal ini
berkaitan dengan scability.
5. Availability, yaitu kemampuan dalam penanganan crash atau failure agar service
dapat tetap yaitu kemampuan dalam penanganan crash atau failure agar service dapat
tetap berjalan.
6. Multiplatform, dapat digunakan pada banyak sistem operasi seperti seperti windows,
unix, linux, dan solaris.
7. Mendukung data yang sangat besar, Oracle dapat menampung data hampir 512 pet
byte (1 pet byte = 1.000.000 gigabyte).
8. Sistem sekuriti yang cukup handal
9. Dapat menampung hampir semua tipe data seperti data teks, image, sound, video,
dan time series.
3. Persaingan produk Oracle Database
Pesaing dari perangkat lunak Oracle adalah:
1. IBM : DB2, Informix, UDB
2. Microsoft SQL Server
3. Teradata (data warehousing dan business intelligence)
4. Software AG : Adabas
5. Sybase.

Oracle mendominasi pasar database server, hal ini mungkin didasarkan kepada banyak
perusahaan berskala besar mengunakan Oracle dalam mengelola datanya. Perusahaan Oracle
didirikan pada tahun 1977 oleh tiga orang programmer, Bob Miner, Ed Oates dan Larry
Ellison yang menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer). Konon, dari ketiga
programmer tersebut, Larry adalah yang ‘nomor 3′ dalam programming. Larry lebih sering
(dan lebih senang) mengerjakan pemasaran, dan drop out dari kuliah karena keasyikannya di
Oracle. Perusahaan ini berkonsentrasi pada pembuatan database server di mainframe. Kisah
sukses Oracle Corp terkait dengan sejarah dan teori database relasional.

Dalam bidangnya, Oracle memiliki beberapa layanan, diantaranya ialah:


1. Oracle Academy (pelatihan dalam komputasi dan perdagangan dalam kemitraan dengan
lembaga pendidikan)
2. Oracle Consulting
3. Oracle University (pelatihan dalam produk-produk Oracle)
4. Program Sertifikasi Oracle
5. Oracle On Demand (penawaran SaaS)
6. Oracle Dukungan
7. Oracle Pembiayaan

c. SAP

1. Pengertian SAP
Adalah produk perangkat lunak ERP yang mempunyai kemampuan untuk
mengintegrasikan berbagaimacam aplikasi bisnis, dimana setiap aplikasi mewakilkan area
bisnis tertentu.
Pada SAP transaksi keterkinian dan transaksi proses dilakukan dengan cara real time.
SAP mempunyai kemampuan untuk dapat dikonfigurasikan sesuai dengan kebutuhan bisnis.
SAP adalah perusahaan perangkat lunak keempat terbesar di dunia setelah Microsoft,
IBM dan ORACLE dalam kapitalisasi pasar. Produk utama dari SAP adalah SAP R/3, R
bermakna pemrosesan data secara real time dan 3 berhubungan dengan arsitektur aplikasi tiga
lapisan yaitu: database, application server danclient SAPgui.
SAP menggunakan bahasa pemrograman generasi keempat yang dinamakan Advance
Business Application Programming (ABAP). ABAP mempunyai banyak fitur dari bahasa
pemrograman modern lainnya sepertiC, Visual Basic dan Power Builder. SAP graphical user
interfaces (SAPGUI) berjalanpadaWindows / NT / Unix / AS400.

2. Tujuan Penggunaan SAP

 Untuk mengurangi jumlah biaya dan waktu yang digunakan untuk mengembangkan dan
menguji semua program-program yang ada dalam satu perusahaan.
 Untuk itulah kebanyakan perusahaan akan mencoba untuk menggunakan tool yang tersedia
dalam SAP.
 Keuntungan dari penggunaan SAP adalah SAP mempunyai level integrasi yang sangat tinggi
antara aplikasi-aplikasi individu sehingga menjamin konsistensi data terhadap sistem dan
perusahaan implementator.
 SAP merupakana table drive customization software.
 Sehingga perubahaan persyaratan bisnis dapat dilakukan dengan cepat menggunakan
sekumpulan program umum
 Penambahan program sumber menggunakan User-exits
 Perangkat seperti variasi layar untuk melakukan pengesetan terhadap atribut field baik itu
untuk disembunyikan, ditampilkan atau menjadikan field utama.

3. Area Fungsional SAP

SAP dikategorikan ke dalam 3 area fungsional utama:


– Logistics
•Sales and Distribution (SD)
•Material Management (MM)
•Warehouse Management (WM)
•Production Planning (PP)
•General Logistics (LO)
•Quality Management (QM)
– Financial
•Financial Accounting (FI)
•Controlling (CO)
•Enterprise Controlling (EC)
•Investment Management (IM)
•Treasury (TR)
– Human Resources
•Personnel Administration (PA)
•Personnel Development (PD)

4. Lingkungan Sistem SAP

 Sistem pengembangan adalah lingkungan dimana sebagian besar implementasi berada pada
lingkungan ini.
 Sistem penjaminan kualitas adalah lingkungan dimana semua pengetesan akhir berada pada
lingkungan ini sebelum dijalankan pada lingkungan produksi.
 Sistem produksi adalah lingkungan dimana terlaksananya semua aktifitas bisnis sehari-hari
Lingkungan ini juga merupakan client untuk semua pemakai terakhir menjalankan fungsi
pekerjaan keseharian.

5. Bidang Karir dalam SAP

 Functional

Berhubungan dengan fungsi ERP, biasanya orang dengan latar belakang keuangan (untuk
modul FICO), orang berlatar belakang HRD (untuk modul HR), ataupun orang teknik (untuk
modul PP, PM) atau bahkan orang diluar bidang ilmu terkait bisa menjadi functional.
Functional berhubungan dengan design business process dari si ERP. Persoalan design ini
penting, karena proses pembelian barang pada pabrik Mobil dengan pabrik Motor tentunya
memiliki flow yang berbeda.

 ABAPer,
Dengan nama lain programmer, ini pastinya diisi oleh orang-orang berlatar belakang
programming. ABAPER bertugas membuat report / customi akan sistem SAP. ABAP
merupakan bahasa pemrograman sendiri yang dibuat oleh SAP.

 Basis,

Basis mud ahnya adalah system administrator. Basis inilah yang membuat user, membuat
roles & profiles, mengatur security parameter, mengatur scheduling, set up system dan
pekerjaan admin lainnya.