Anda di halaman 1dari 19

KARYA ILMIAH

PEMANFAATAN SINGKONG SEBAGAI BATERAI


RAMAH LINGKUNGAN

Disusun oleh :

1. Annita Febrianti
2. Fhateha fitaloka
3. Yuni hartati eliya rosa

PEMERINTAH KOTA PALEMBANG


DINAS PENDIDIKAN

SMA NEGERI 19PALEMBANG


Jl. Gubernur H.Bastari Perumahan OPI Jakabaring Palembang
Telp. (0711-)5620031 Kode Pos 30527
LEMBAR PERSETUJUAN

Karya Tulis Ilmiah penulis telah diperiksa dan disetujui sebagai syarat mengikuti
lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat SMA se-kota Palembang.

Palembang, 21 April 2016


Mengetahui
Guru Kimia

Dra.Radiana . Msi
NIP. 196910032007012010
LEMBAR PENGESAHAN

Karya Tulis Ilmiah kami ini telah disetujui dan disahkan sebagai laporan

Palembang , 21 Apri 2016


Guru Pembimbing I Guru Pembimbing II

Dra. Radiana, M. Si Dra.Yulinayanti, S.pd, M.pd


NIP.19691003 2007012010 NIP.196307261984112001

Mengetahui Mengetahui
Koordinator Perpustakaan Kepala Sekolah

Dra. Zuraidah Drs. Taufik


NIP.195608081977032003 NIP.196601021998021001
ABSTRAK

Baterai merupakan sebuah media yang dapat mengubah energi kimia yang
terkandung dalam bahan aktif secara langsung menjadi energi listrik melalui
reaksi reduksi dan oksidasi elektrokimia yang terjadi pada elektroda . Di
dalamnya banyak terkandung bahan kimia yang sangat berbahaya bagi tanah dan
Lingkungan sekitarnya.

Jika limbah baterai di biarkan saja maka setiap tahun ke tahun akan
meningkat dan bumi kita semakin lama akan semakin tua. Dengan menuanya
bumi kita ini, kita seharusnya menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan yang
kita tempati agar lingkungan tempat kita tinggal membuat kita merasa nyaman.
Maka dari itu kita harus melindungi dan menemukan sesuatu yang bermanfaat dan
ramah lingkungan .

Llingkungan tempat penulis tinggal banyak di temukan singkong yang tidak


di manfaatkan oleh masyarakat karena harganya yang sangat murah, karena itu
pemanfaatannya kurang dimaksimalkan, maka dari itu penulis dari kir kimia
mencoba untuk melakukan penalitian.

Berdasarkan Berbagai media informasi penulis dapatkan, Singkong


mengandung asam sianida (HCN),Mineral dalam jumlah terbanyak adalah
potassium atau kalium (K+). Singkong juga mengandung garam sodium yang
mengandung klorida (Cl-) dalam jumlah sedikit. Reaksi antara potassium atau
kalium dan garam sodium dapat membentuk kalium klorida atau KCl.
KATA PENGANTAR

Syukur alhamdulillah penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena


berkat rahmat, taufik, dan hidayah-Nya pelaksanaan penelitian dan penulisan
laporan hasil penelitian ini dapat terselesaikan.

Penulisan laporan hasil penelitian ke dalam bentuk karya ilmiah yang


berjudul “Pemanfaatan singkong sebagai Baterai Ramah Lingkungan “ . Ini
dimaksudkan untuk mengikuti lomba karya Tulis Ilmiah di Sman 18 Palembang .

Dalam menyelesaikan penelitian ini, penulis telah mendapatkan bantuan


dan dukungan dari berbagai pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami mengucapkan rasa terima kasih
sedalam-dalamnya kepada:

1. Drs. Taufik yang telah menyetujui karya tulis ilmiah ini sebagai laporan.
2. Dra. Radiana . Msi yang telah mendukung dan memeriksa karya tulis
ilmiah ini sebagai laporan .
3. Rekan-rekan kelas XI IPA SMA Negeri 19 Palembang yang telah banyak
memberikan motivasi kepada penulis hingga sampai menyelesaikan
laporan ini.

Kami Penulis menyadari bahwa laporan penelitian ini bukan sesuatu yang
terbaik bahkan jauh dari yang baik, baik dari segi permasalahan, isi, maupun
sistematika penyajiannya. Namun di antara yang buruk, tentu masih ada sekelumit
kecil yang berguna. Kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis
harapkan.

Akhir kata, semoga penelitian ini bermanfaat berbagai pihak yang


membutuhkan.

Palembang, 21 April 2016

Penulis
DAFTAR ISI
Abstrak .................................................................................................... iv

Kata pengantar .......................................................................................... v

Daftar isi ..................................................................................... vi

BAB 1
1.1 Latar belakang ..................................................................................... 1

1.2 Identifikasi masalah ............................................................................ 2

1.3 Rumusan masalah................................................................................ 2

1.4 Tujuan ................................................................................................. 3

1.5 Manfaat .................................................................................. 3

BAB II
2.1 Kerangka teori ..................................................................................... 4

2.2 Hipotesis ................................................................................ 5

BAB III
3.1 Tempat dan waktu penelitian .............................................................. 6

3.2 Bahan dan alat ..................................................................................... 6

3.3 Metode pembuatan baterai singkong .................................................. 9

3.4 Pengujian ............................................................................................. 9

BAB IV

4.1 Hasil penelitian ...................................................................... 10

BAB V
5.1 Simpulan ........................................................................................... 11

5.2 Saran .................................................................................... 12

DAFTAR PUSTAKA ............................................................ 13


BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kebutuhan akan energi listrik dipenuhi oleh sumber energi yang kurang layak,
di antaranya sumber energi listrik yang berasal dari batu bara dan mesin diesel
dengan bahan bakar solar tidak layak karena menimbulkan polusi udara.
Sumbernya bukanlah dapat di perbaruhi dalam waktu singkat karena kedua
sumber energi tersebut dapat habis dalam waktu yang tidak lama lagi. Salah satu
contoh sumber energi yang umum adalah Baterai .
Baterai banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari,misalnya pada jam
dinding, remot tv, senter,dan lain-lain.Baterai merupakan sebuah media yang
dapat mengubah energi kimia yang terkandung dalam bahan aktif secara langsung
menjadi energi listrik melalui reaksi reduksi dan oksidasi elektrokimia yang
terjadi pada elektroda .
Elektroda adalah konduktor yang di gunakan untuk bersentuhan dengan
bagian atau media non logam dari sebuah sirkuit. Kandungan yang terdapat pada
baterai yaitu Mangan(Mn),timbal,nikel,lithium, kadmium dan elektrolit korosif.
Komponen ini berdampak negatif bagi lingkungan, diantaranya: dapat mencemari
air, tanah dan merusak tumbuhan, yang paling berbahaya adalah dapat
mengganggu kesehatan tubuh kita.limbah baterai yang tersebar di sekitar kita
lama-kelamaan akan berbahaya apabila tidak di tanggulangi dengan baik.
Limbah baterai di indonesia kurang mendapat perhatian pemerintah,
karena limbah yang dibuang akan berakhir di TPA tanpa pengolahan lagi,
sehingga limbah B3 ( bahan berbahaya dan beracun ) batu baterai yang tercampur
dengan limbah organik. Kondisi ini sangat memprihatinkan sehingga mengundang
semangat kami kaula muda untuk mencari solusinya.
Berdasarkan informasi yang kami dapat ternyata ada bahan alami yang
ramah lingkungan untuk menggantikan kandungan yang terdapat pada baterai.
Kami mencoba untuk mengganti pasta baterai tersebut dengan singkong.Singkong
memiliki harga yang murah serta persediaannya yang banyak dan mudah ditanam
pula. Singkong yang banyak tumbuh di lahan kita ini tak begitu diminati oleh
kalangan remaja karena rasanya yang tak begitu enak dan kalah bersaing dengan
makanan yang kebarat-baratan.
Singkong mengandung asam sianida (HCN), Mineral dalam jumlah
terbanyak adalah potassium atau kalium (K+). Singkong juga mengandung garam
sodium yang mengandung klorida (Cl-) dalam jumlah sedikit. Reaksi antara
potassium atau kalium dan garam sodium dapat membentuk kalium klorida atau
KCl. Tegangan yang dihasilkan baterai singkong adalah 2,0 volt.
Hal inilah yang melatarbelakangi kami membuat baterai ramah lingkungan pada
kompetisi ilmiah eksistensi alternatif pemuda-pemudi tingkat SMA se- kota
Palembang.

1.2 Identifikasi masalah


Masalah limbah baterai yang tersebar di penjuru kota, dapat ditarik beberapa
masalah sebagai berikut:

1. Penggunaan baterai oleh masyarakat yang terus meningkat seiring


perkembangan zaman, namun pemakain baterai yang hanya sekali pakai
akan membuat sampah semakin menumpuk.
2. Kurangnya minat masyarakat terhadap singkong.

1.3 Perumusan masalah


Atas dasar penentuan latar belakang dan identifikasi masalah diatas, maka kami
dapat mengambil rumusan masalah sebagai berikut:

1. Mengapa singkong dapat dijadikan alternatif pengganti pasta baterai yang


ramah lingkungan?
2. Apakah kelebihan baterai dari singkong?
1.4 Tujuan

Tujuan penelitian ini adalah untukmenciptakan baterai yang ramah lingkungan


dan memperoleh gambaran yang objektif tentang,

1. Mengetahui kandungan pada singkong sehingga dapat dijadikan alternatif


pengganti pasta baterai.
2. Mengetahui kelebihan baterai singkong.

1.5 Manfaat
Manfaat penelitian ini adalah:

1. Agar masyarakat Indonesia termasuk pengajar dan para pelajar untuk lebih
memahami tentang keburukan teknologi yang disediakanmisalnya pada
baterai.
2. lebih mencintai lingkungan dengan tidak membuang sampah
sembarangan.
3. Menambah pengetahuan mengenai kandungan pada baterai dan dampak
negatif apabila lambat ditangani.
4. Membuat baterai yang ramah lingkungan.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA

2.1 Kerangka teori

Tinggi pohon singkong bisa mencapai 7 meter, dengan cabang agak jarang.
Akar tunggang dengan sejumlah akar cabang yang kemudian membesar menjadi
umbi yang dapat dimakan. Ukuran umbi rata-rata bergaris tengah 2–3 cm dan
panjang 50–80 cm, tergantung dari klon. Bagian dalam umbinya berwarna putih
atau kekuning-kuningan. Umbi singkong tidak tahan simpan meskipun
ditempatkan di lemari pendingin. Gejala kerusakan ditandai dengan keluarnya
warna biru gelap akibat terbentuknya asam sianida ( HCN) yang bersifat racun
bagi manusia.

A. Kandungan pada singkong sehingga dapat dijadikan baterai ramah


lingkungan

Singkong mengandung asam sianida (HCN),Mineral dalam jumlah terbanyak


adalah potassium atau kalium (K+). Singkong juga mengandung garam sodium
yang mengandung klorida (Cl-) dalam jumlah sedikit. Reaksi antara potassium
atau kalium dan garam sodium dapat membentuk kalium klorida atau KCl.
Kandungan KCl dapat menghantarkan arus listrik karena KCl merupakan
elektrolit kuat.
B. Kelebihan baterai singkong

Kelebihan baterai singkong yaitu:

1. Karena kandungan baterai singkong lebih alami, tanpa adanya campuran


dari zat kimia lainnya maka apabila terjadinya penumpukan limbah tidak
akan merusak lingkungan karena sisa singkong tersebut akan jadi tanah
apabila dikeluarkan dari wadah baterai.
2. Modal yang kita gunakan lebih ekonomis, karena keberadaan singkong
yang banyak dan mudah untuk ditanam membuat harganya menjadi
murah.
3. Kekayaan sumber daya alam di Indonesia dapat dimanfaatkan dengan
baik,sehingga apa yang tersedia dapat dinikmati masyarakat sepenuhnya.

2.2 Hipotesis
Adapun dugaan kami sebelum membuat baterai dari singkong yaitu baterai
yang kami buat tidak akan sepenuhnya berhasil, hal ini dikarenakan kurangnya
fasilitas dan pngetahuan mengenai ilmu kelistrikan.

Dalam penelitian ini dirumuskan hipotesis sebagai berikut :

Singkong dapat menghasilkan bahan baku baterai kering yang


HA ramah lingkungan.

Singkong tidak dapat menghasilkan bahan baku baterai kering


H0 yang ramah lingkungan
BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Tempat dan Waktu Penelitian :

Tanggal : 20 April 2016


Waktu : 14.00 - 17.00 WIB ( setelah pulang sekolah)
Tempat : Lab Kimia SMAN 19 Palembang

3.2 Bahan dan Alat

A. Bahan :

Bahan yang digunakan dalam penelitian ini antara lain :

1. Singkong ( Maniht utilissima)

2. Siapkan baterai bekas


B. Alat

Peralatan yang digunakan dalam pembuatan baterai singkong ini, antara lain :

1. Pisau

2.Spatula

3.Neraca analitik

4.Alu
C. Alat uji baterai dari singkong

1. Voltmeter

2. Lampu LED
3.3 Metode pembuatan baterai dari singkong

Metode pembuatan baterai dari singkong ini cukup mudah dan


sederhana.hal ini bertujuan agar masyarakat dapat membuat sendiri dirumah.

Langkah-langkah pembuatan baterai adalah sebagai berikut :


1. Siapkan baterai bekas yang sudah tidak terpakai. Buka baterai lalu buang
serbuk karbon yang ada didalamnya,cuci dan keringkan.(lakukan dengan
hati hati agar wadah baterai tidak rusak).
2. Potong singkong menjadi bagian bagian kecil agar mudah untuk di
haluskan.
3. Masukkan singkong tadi kedalam alu.lalu tumbuk singkong hingga halus.
4. Setelah halus,isikan singkong tadi ke dalam baterai dengan manggunakan
spatula dan masukkan batang karbon tepat ditengah tengah baterai.
5. Tutup baterai,posisikan seperti awal.

3.4 Pengujian

Kita dapat menguji baterai dengan menggunakan alat uji elektrolit


sederhana. Selanjutnya untuk mengetahui tegangan baterai dari singkong, penulis
melakukan pengujian dengan menggunakan voltmeter .
BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil penelitian

Berdasarkan percobaan,pengujian,dan penelitian terbukti bahwa singkong


dapat dijadikan sebagai baterai.Ini dibuktikan ketika diuji di alat uji elektrolit
sederhana. Adapun data hasil percobaan yang telah diukur tegangannya beserta
kandungan zat singkong yang penulis lakukan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tegangan yang dihasilkan
oleh baterai dari singkong adalah 2,0 volt. Kemudian diuji dengan alat uji
elektrolit sederhana, lampu LED menyala terang menggunakan baterai dari
singkong ini.
Untuk ketahanan baterai ini tidak begitu lama sekitar 4 sampai 5 hari, hal
ini disebabkan karena tidak ada penambahan zat kimia yang dapat mengawetkan
suatu zat sedangkan untuk berapa lama penggunaan kami kurang tahu pasti karena
kami tidak mengujinya.
Singkong mengandung beberapa mineral yang dapat berfungsi sebagai
elektrolit.Mineral paling berperan dalam menghantarkan listrik adalah potassium
atau kalium, yang bereaksi dengan garam sodium.singkong mengandung Mineral
potassium atau kalium (K+).
Singkong juga mengandung garam sodium yang mengandung klorida (Cl-)
dalam jumlah sedikit. Reaksi antara potassium atau kalium dan garam sodium
dapat membentuk kalium klorida atau KCl. Garam KCl merupakan elektrolit kuat
yang mampu terionisasi dan menghantarkan arus listrik.
BAB V
PENUTUP

5.1 Simpulan

Dari hasil study pustaka dan penelitian yang sederhana tentang potensi
singkog dijadikan sebagai baterai ramah lingkungan, maka dapat di tarik
kesimpulan sebagai berikut :
1. Dapat mengurangi limbah baterai sekaligus dan dapat memanfaatkan
Singkong . Limbah baterai yang biasanya hanya dibuang atau tidak
dimanfaatkan lagi. Hal ini tentu saja tidak hemat dari segi energi maupun
biaya.
2. Baterai bekas yang dibuang ke tanah akan menghasilkan limbah yang
sulit terurai secara alami. Ditambah lagi dari dampak yang ditimbulkan
oleh pasta baterai yang telah mencemari tanah, hal ini tentu akan
mengurangi kesuburan tanah. Tetapi lain halnya dengan singkongyang
dapat terurai oleh alam serta ramah lingkungan.
3. Prospek singkong kedepannya lebih menjanjikan dan cukup potensial
untuk dijadikan baterai primer ramah lingkungan di masa mendatang agar
kelak, anak cucu kita dapat menikmati hal yang sama. Prospek
kedepannya juga ditunjang dengan banyak jumlah pohon singkong di
wilayah Indonesia yang mudah tumbuh .
5.2 Saran

1. Perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk dapat lebih meningkatkan


potensi singkong sebagai baterai ramah lingkungan.
2. Perlu diterapkan penggunaan baterai dari singkong sejak sekarang untuk
mengurangi pencemaran akibat bahan kimia yang berbahaya dari baterai
primer yang biasa kita gunakan.
3. Pemerintah dan instansi terkait, diharapkan dapat mengembangkan baterai
dari singkong mengingat potensinya yang dimilikinya cukup besar dengan
memanfaatkan Sumber daya alam yang ada.
DAFTAR PUSTAKA

http://www.artikelsiana.com/2015/01/pengertian-larutan-elektrolit-ciri-ciri-jenis-
contoh.html

http://berbagisehatalami.blogspot.com/2011_03_01_archive.html

http://duniaplant.blogspot.co.id/2015/08/pengertian-dan-definisi-singkong-
ubikayu-Sketela.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Ketela_pohon

http://lifeblogid.com/contoh-makalah/

https://www.scribd.com/doc/138681543/Contoh-Kerangka-Teori-Dan-Kerangka-
Konsep-Dalam-Karya-Ilmiah