Anda di halaman 1dari 3

BAB 1

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi juga semakin

berkembang terutama dalam alat komunikasi seperti telepon genggam. Hal ini

juga memengaruhi gaya hidup manusia yang menjadikan hand phone sebagai

kebutuhan utama. Perkembangan zaman tidak hanya memiliki dampak

positif, namun juga memiliki dampak negatif seperti radiasi yang dihasilkan

dari pancaran benda tersebut. Di mana hal ini akan berpengaruh terhadap

kesehatan manusia terutama dalam kesehatan panca indra.

Panca indra yaitu alat pembantu untuk melihat (mata), alat pembantu

untuk mengecap (lidah), alat pembantu untuk membau (hidung), alat

pembantu untuk mendengar (telinga), dan alat pembantu untuk merasakan

(kulit/indra peraba). Indra yang sering mendapat masalah akibat radiasi yang

dikeluarkan oleh barang-barang elektronik tersebut adalah mata seperti

rabun. Ada beberapa faktor yang menyebabkan mata rabun seperti

penggunaan laptop yang trelalu lama dengan pencahayaan yang tinggi,

kurangnya asupan vit.A, membaca di tempat yang gelap, dan masih banyak

lagi. Pada saat ini banyak obat-obat medis yang membantu dalam upaya

pencegahan mata rabun. Namun, harga yang dikeluarkan pun tidak sedikit.

Ada beberapa tumbuhan yang kayak akan vitamin A yang dapat membantu
dalam pencegahan mata rabun, salah satunya adalah daun kelor (Moringa

oleifera).

Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu tanaman sayuran

yang dibudidayakan di indonesia. Tumbuhan kelor diduga berasal dari india.

Namun, referensi lain menyatakan bahwa tumbuhan ini berasal dari kaki

bukit selatan Himalaya. Nama shigon untuk kelor telah disebutkan dalam

kitab “Shushruta Sanhita” yang ditulis pada abad awal pertama masehi.

Hampir semua bagian dari tanaman kelor ini dapat dijadikan sumber makanan

karena mengandung senyawa aktif dan gizi lengkap. Daun kelor juga kaya

vitamin A dan C, khususnya Betakaroten. Para ahli menganjurkan untuk

mengkonsumsi betakaroten sebanyak 15.000-25.000 IU per hari (Astawan,

2004). Kandungan Vitamin C-nya setara dengan 6 kali vitamin C buah jeruk,

B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penelitian

D. Manfaat Penelitian