Anda di halaman 1dari 6

Standar Operasional Prosedur Sebagai Tindakan

Antisipasi di Perusahaan

ANGGOTA KELOMPOK

SASKYA CLARISA 15061104081


RIBKA M. R. SUPARNO 15061104066
JENNIFER SITANELEY 15061104141

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

AKUNTANSI 2015
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Bagi sebagian perusahaan, terutama perusahaan-perusahaan yang sudah
memahami arti penting keberadaan SOP bagi bisnis mereka, sangat menyakini
bahwa SOP akan memberikan manfaat yang sangat banyak bagi pertumbuhan
bisnis mereka. Sementara bagi perusahaan-perusahaan yang belum memahami arti
penting dari SOP, akan memperlakukan SOP dengan sebelah mata, SOP dianggap
sebagai aturan kaku yang akan mengganggu fleksibilitas kerja mereka, akan
mengganggu irama permainan mereka dalam berbisnis. SOP yang baik haruslah
mendasarkan pada tujuan dan manfaat. Peran SOP dalam suatu perusahaan adalah:
 Merupakan Pedoman operasional, berisikan sistem dan prosedur kegiatan
operasional .
 Merupakan penjabaran kebijakan secara menyeluruh dari perusahaan, yang
disusun untuk mencapai sasaran Business Plan dari perusahaan.
 Untuk menjadi acuan dalam membuat Surat Edaran atau Surat Keputusan
Direksi, dalam membuat petunjuk pelaksanaan operasional perusahaan.
 Sebagai acuan yang harus diikuti dalam pelaksanaan Manajemen Risiko.
 Membentuk disiplin pelayanan yang tertib di bidang operasional dengan
cara dan sikap yang sama sehingga terbentuk budaya yang sehat sebagai
bagian dari profesionalisme perusahaan.
 Menjamin adanya pengawasan yang memadai dalam setiap tahapan proses.

Rumusan Masalah
1. Apa pengertian sop ?
2. Apa manfaat dari sop ?
PEMBAHASAN

Setiap bisnis atau usaha tentunya memiliki rangkaian proses pada tiap
pekerjaan. Proses pada pekerjaan ini harus dirancang dan dikembangkan dengan
baik. Hal ini untuk menghindari kecelakaan atau kerusakan selama pekerjaan itu
dilaksanakan. Untuk itu perlu dibuat suatu prosedur tetap yang bersifat standar,
sehingga siapa saja, kapan saja dan dimana saja dilakukan langkah-langkahnya
tidak berubah. Prosedur ini dirasa perlu apalagi dengan perkembangan perusahaan
dan kompleksitas bisnis serta dinamika yang ada. Prosedur yang bersifar standar itu
juga sebagai tindakan antisipasi agar sumber daya manusia (karyawan) baik yang
baru maupun yang lama dapat menjalani pekerjaan mereka sesuai prosedur.

Prosedur standar seperti yang disebutkan diatas dapat disebut Standard


Operating Prosedure atau biasa disingkat SOP. SOP memiliki beberapa pengertian
menurut para ahli. Pengertian SOP menurut Istyadi Insani, dalam bukunya yang
berjudul Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai pedoman pelaksanaan
administrasi perkantoran dalam rangka peningkatan pelayanan. Pada buku United
States Environmental Protection Agency menyatakan bahwa pada hakekatnya SOP
berarti suatu cara untuk menghidari miskomunikasi, konflik dan permasalahan pada
pelaksanaan tugas/pekerjaan pada suatu organisasi. Selanjutnya menurut Gareth R.
Jones dalam buku Organiszational Theory, menyatakan bahwa SOP merupakan
bagian dari peraturan tertulis yang membantu untuk mengontrol perilaku anggota
organisasi.

Intinya, SOP mengatur bagaimana proses pekerjaan dilakukan, siapa yang


harus mengerjakan, siapa yang bertanggung jawab, siapa yang memberi
persetujuan, kapan dilakukan, dokumen apa yang harus disiapkan dan keterangan
pendukung lainnya. Pada dasarnya, SOP merupakan sebuah alat manajemen untuk
membuat keseragaman pola bisnis, keseragaman pola kerja dan keseragaman
kualitas dari sebuah proses atau produk yang akan dibuat atau laksanakan.

SOP sangat dibutuhkan dalam perusahaan sebagai pedoman dalam


melakukan suatu proses pekerjaan. Bisa dibayangkan, tanpa pedoman yang baku
(SOP) tentunya akan menimbulkan kebingungan di antara karyawan. Permasalahan
yang ada dapat saja tidak hanya terjadi satu atau dua kali, namun muncul berulang-
ulang. Karyawan maupun pimpinan yang sudah sibuk dengan pekerjaan masing-
masing biasanya tidak memiliki cukup waktu untuk mengurusi problem yang
terjadi di dalam unit bisnisnya. Padahal, problem yang selalu terjadi berulang-
ulang, dapat disebabkan adanya kesalahan dalam prosedur kerja dan hal itu hanya
dapat diperbaiki dengan cara mendesain ulang SOP yang sudah ada. Pentingnya
SOP membuat perencanaan dan pembuatan SOP yang baik sangat dibutuhkan demi
membawa perusahaan ke arah yang lebih baik.

SOP dapat berupa narasi, flowchart yang berisi urutan dan keterangan suatu
pekerjaan, maupun gabungan antara narasi dan flowchart. SOP dibuat oleh orang-
orang yang berada di perusahaan tersebut, umumnya perusahaan membuat tim,
yang terdiri dari berbagai personil yang mewakili bidang tugas masing-masing.
Perusahaan dapat meminta bantuan konsultan untuk melakukan penyusunan SOP
ini, namun agar SOP nanti dapat diimplementasikan dengan baik dan sesuai dengan
budaya perusahaan tersebut, maka perusahaan membentuk tim counterpart yang
akan membantu konsultan, melakukan diskusi dengan tim konsultan, dalam rangka
penyusunan SOP tersebut.

Tim yang ditunjuk sebagai counterpart adalah orang yang benar-benar


memahami bisnis dan operasional perusahaan, membantu konsultan
mengidentifikasi masalah, mewakili perusahaan untuk menjamin agar SOP telah
dibuat sesuai dengan tujuan perusahaan perusahaan. Tim counterpart ini mewakili
perusahaan, menjamin agar hasil SOP dapat diimplementasikan oleh perusahaan.
PENUTUP

Kesimpulan

SOP (Standard Operating Procedures) adalah panduan hasil kerja yang


diinginkan serta proses kerja yang harus dilaksanakan. SOP dibuat dan di
dokumentasikan secara tertulis yang memuat prosedur (alur proses) kerja secara
rinci dan sistematis. Alur kerja (prosedur) tersebut haruslah mudah dipahami dan
dapat di implementasikan dengan baik dan konsisten oleh pelaku.
DAFTAR PUSTAKA

 http://musmadr.blogspot.co.id/2014/11/makalah-sop.html
 https://www.linkedin.com/pulse/standard-operating-procedure-sop-
sebagai-tindakan-consulting-group/