Anda di halaman 1dari 6

Sumber :

https://duniaberbagiilmuuntuksemua.blogspot
.co.id/2017/01/cara-menghitung-kebutuhan-
lampu-dalam-ruangan.html

Cara Menghitung kebutuhan Lampu dalam


suatu ruangan
1 Watt Lampu dapat memberikan pencahayaan sebesar
75 Lumen.
Berapa banyak lampu yang dibutuhkan untuk menerangi suatu ruangan?

Berapa watt lampu yang dibutuhkan agar dapat memberikan penerangan yang
optimal dalam suatu ruangan?

Bagi anda yang saat ini sedang berencana untuk memasang instalasi lampu
penerangan dalam suatu ruangan yang mungkin baru anda bangun, atau mungkin
saat ini anda baru saja selesai membangun rumah, namun masih bingung
bagaimana menentukan berapa jumlah lampu yang akan anda pasang dalam
ruangan di dalam rumah anda.
Baca juga: cara menghitung kebutuhan bahan untuk instalasi listrik

Atau anda telah memasang beberapa lampu penerangan di ruangan, namun belum
dapat memberikan hasil penerangan yang diinginkan.

Di satu sisi, pastinya kita menginginkan penerangan yang cukup untuk suatu
ruangan, agar ruangan tersebut dapat kita gunakan untuk berbagai kegiatan, Namun
disisi lain anda juga pasti memiliki perhitungan bagaimana agar lampu penerangan
yang akan anda pasang tidak terlalu berlebihan , namun dengan hasil penerangan
yang optimal, sehingga tidak akan menyebabkan pemborosan daya listrik.

Oleh karena itu, untuk mendapatkan berapa watt lampu atau berapa banyak jumlah
lampu yang akan anda pasang dalam suatu ruangan agar penerangan dalam
ruangan tersebut optimal, maka perlu dilakukan perhitungan yang baik untuk
mendapatkan jumlah lampu atau berapa besar watt lampu yang dibutuhkan suatu
ruangan.
Cara Menghitung Kebutuhan Lampu dalam
suatu Ruangan
Sebenarnya, pertanyaan yang tepat untuk mewakili berbagai pertanyaan tersebut
diatas, adalah seberapa besar pencahayaan yang dibutuhkan untuk menerangi
suatu ruangan.

Menghitung Kebutuhan Lampu

Seberapa besar Pencahayaan yang dibutuhkan suatu


ruangan?
Maka, jika kita bicara mengenai pencahayaan atau cahaya, maka sebelumnya kita
perlu mengetahui beberapa satuan cahaya yang biasa digunakan, yaitu:

CANDELA
Candela adalah salah satu satuan pencahayaan. Dari bahasanya Candela bisa
diartikan sama dengan besar pencahayaan lilin.

LUMEN
Lumen adalah salah satu satuan Pencahayaan. Pada satuan pencahayaan LUMEN,
menyatakan seberapa besar pencahayaan yang dihasilkan dari satu sumber
cahaya.

LUX
Lux adalah salah satu satuan Pencahayaan. Lux menyatakan nilai besaran
Pencahayaan yang ada dalam suatu ruangan yang mendapatkan Pencahayaan dari
suatu sumber cahaya.
Setelah kita mengetahui beberapa satuan pencahayaan, selanjutnya bagaimana
cara menentukan jumlah lampu untuk menerangi suatu ruangan.
Baca juga: cara memilih lampu penerangan

Untuk menentukan jumlah lampu penerangan suatu ruangan, ada beberapa hal
yang harus kita ketahui, antara lain:

A. Jenis ruangan yang akan dipasangi lampu penerangan


Ruangan yang akan dipasang lampu penerangan

Tingkat pencahayaan memiliki nilai yang berbeda-beda sesuai dengan jenis dan
fungsi ruangan tersebut.
Dibawah ini dapat anda lihat beberapa nilai standar pencahayaan pada suatu
ruangan tertentu.

Ruangan yang ada di dalam Rumah Tinggal

 TERAS Standar pencahayannya adalah 60 LUX


 RUANG TAMU Standar pencahayannya adalah 120 – 150 LUX
 RUANG MAKAN Standar pencahayannya adalah 120 – 250 LUX
 RUANG KERJA Standar pencahayannya adalah 120 – 250 LUX
 KAMAR TIDUR Standar pencahayannya adalah 120 – 250 LUX
 KAMAR MANDI Standar pencahayannya adalah 250 LUX
 DAPUR Standar pencahayannya adalah 250 LUX
 GARASI Standar pencahayannya adalah 60 LUX

Ruangan yang ada di dalam perkantoran

 RUANG DIREKTUR Standar pencahayannya adalah 350 LUX


 RUANG KERJA Standar pencahayannya adalah 350 LUX
 RUANG KOMPUTER Standar pencahayannya adalah 350 LUX
 RUANG RAPAT Standar pencahayannya adalah 300 LUX
 RUANG GAMBAR Standar pencahayannya adalah 750 LUX
 GUDANG ARSIP Standar pencahayannya adalah 150 LUX
 RUANGAN ARSIP AKTIF Standar pencahayannya adalah 300 LUX

Ruangan yang ada di dalam Sekolahan

 RUANG KELAS Standar pencahayannya adalah 250 LUX


 PERPUSTAKAAN Standar pencahayannya adalah 300 LUX
 LABORATORIUM Standar pencahayannya adalah 500 LUX
 RUANG GAMBAR Standar pencahayannya adalah 750 LUX
 KANTIN Standar pencahayannya adalah 200 LUX

Ruangan yang ada di dalam Hotel dan Restoran

 LOBBY & KORIDOR Standar pencahayannya adalah 100 LUX


 RUANG SERBA GUNA Standar pencahayannya adalah 200 LUX
 RUANG MAKAN Standar pencahayannya adalah 250 LUX
 KAFETARIA Standar pencahayannya adalah 250 LUX
 KAMAR TIDUR Standar pencahayannya adalah 150 LUX
 DAPUR Standar pencahayannya adalah 300 LUX

B. Ukuran ruangan tersebut, seperti ukuran Panjang dan


lebar ruangan.
C. Berapa besar daya atau Watt untuk satu buah lampu
yang akan digunakan.
D. 1 Watt lampu = 75 Lumen pencahayaan

Setelah beberapa hal tersebut kita ketahui, selanjutnya kita dapat menghitung
berapa banyak lampu penerangan yang kita butuhkan untuk memberikan
penerangan yang diinginkan di dalam ruangan tersebut.

Dengan menggunakan Rumus untuk menentukan jumlah lampu penerangan dalam


suatu ruangan.

Rumus:
N= ExLxW
Ø x LLF x Cu x n

Penjelasan Rumus diatas, adalah :

 N = Jumlah titik lampu


 E = Kuat penerangan (Lux), rumah atau apartemen standar 100lux - 250lux
 L = Panjang (Length) ruangan dalam satuan Meter
 W = Lebar (Width) ruangan dalam satuan Meter.
 Ø = Total nilai pencahayaan lampu dalam satuan LUMEN
 LLF = (Light Loss Factor) atau Faktor kehilangan atau kerugian cahaya, biasa
nilainya antara 0,7–0,8
 Cu = (Coeffesien of Utillization)
 n = Jumlah Lampu dalam 1 titik

Sebagai contoh perhitungan untuk mengetahui seberapa banyak kebutuhan lampu


dalam suatu ruangan, kita dapat mengambil data berikut:

Contoh:
Suatu ruangan Kamar tidur berukuran Panjang 5 meter dan Lebar 4 Meter di dalam
Rumah tinggal, hendak dipasang Lampu TL 40 Watt, Berapa banyak lampu TL 40
Watt yang dibutuhkan untuk memberikan pencahayaan yang baik dalam ruangan
Kamar tidur tersebut ?
Diketahui:
Dapat kita lihat, dari data standar kuat pencahayaan diatas bahwa untuk ruangan
Kamar tidur di rumah tinggal adalah : 120 Lux – 250 Lux.
Kita ambil Nilai tengah sekitar 200 Lux

Maka diketahui, E = 200 Lux.

Panjang ruangan atau L = 5 meter

Lebar ruangan atau W = 4 meter

Nilai Lumen lampu atau Ø = 40 Watt x 75 Lumen


Ø = 3000 Lumen.

Untuk sistem penerangan langsung dengan warna plafon dan dinding terang, Nilai
Koefisien atau CU ( coeffesien of utilization ) adalah : 50-65 %.

Untuk Hal ini, kita bisa ambil nilai terendah yaitu 50 % atau 0,5

Light loss factor ( LLF ) = 0,7-0,8. LLF tergantung ; kebersihan sumber cahaya, tipe
kap lampu, penyusutan cahaya dari permukaan lampu, dan lainnya

Nilai LLF kita ambil nilai sebesar = 0,7

Jumlah lampu dalam satu titik (n) adalah 1

Maka,

N= ExLxW
Ø x LLF x Cu x n

N = 200 LUX x 5 meter x 4 meter


3000 Lumen x 0,7 x 0,5 x 1

N= 4000
1050

N = 3,8 (dibulatkan menjadi 4 buah lampu)


Maka didapat bahwa Jumlah lampu yang dibutuhkan untuk memberikan
pencahayaan pada Kamar tidur di Rumah tinggal adalah sebanyak 4 Buah dengan
Lampu yang digunakan adalah TL 40 Watt.

Atau jumlah watt yang dibutuhkan adalah 4 x 40 watt = 160 watt.


Demikianlah cara bagaimana menghitung jumlah Lampu yang kita butuhkan untuk
memberikan pencahayaan yang baik dalam suatu ruangan.

Semoga memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua !

Tempat kita berbagi ilmu


dikutip dari berbagai sumber