Anda di halaman 1dari 24

Ulasan Novel Manusia Setengah Salmon

Deskripsi buku :

Judul Novel : Manusia Setengah Salmon

Penulis : Raditya Dika

Penerbit : GagasMedia

Kota : Jakarta Selatan

Tanggal Terbit : Cetakan pertama, 2011

Jumlah Halaman : 264 halaman

Sinopsis :

Di dalam novel ini Raditya Dika menceritakan kebiasaan papanya yang setiap pagi
melakukan senam kentut. Pada suatu hari Raditya Dika mengalami sakit perut, dengan sigap
papa Radit mengajak Radit untuk bangun pagi pada keesokan harinya. Pada keesokan
paginya ternyata papa Radit mengajak senam kentut. Setelah melakukan senam kentut perut
Radit tidak sakit lagi. Di novel ini Radit juga juga memberikan nasihat yang lucu kepada
follower yang ada di twitternya. Radit juga menceritakan tentang kisah pindah rumahnya
yang diwarnai dengan cerita horor dari mamanya Radit. Radit juga memberikan tips kencan
pertama untuk para cowok dan cewek. Radit memilih sakit hati daripada giginya harus
dicabut dan diberi pagar warna-warni. Banyak pesan moral yang diberikan Radit, Radit juga
menceritakan tentang kasih sayang mamanya sewaktu Radit berada di Belanda, sebelum
Radit berangkat ke Belanda mamanya berpesan untuk selalu membawa stok kolor yang
banyak. Disini juga menceritakan tentang wawancara Radit terhadap para hantu yang lagi
terkenal di Indonesia. Radit juga mempunyai penemuan baru dalam bidang ilmu untuk orang-
orang jomblo. Akhirnya, radit dapat memaknai kehidupannya dengan cara berpindah-pindah
seperti ikan salmon yang selalu berpindah-pindah untuk meneruskan kehidupannya.

Jenis :

Jenis dari novel ini adalah non fiksi dan komedi. Dalam novelnya Radit yang terakhir
ini, Radit juga menambahkan potongan-potongan cerita dari novel-novel sebelumnya yang
ada kaitannya dengan novel ini. Radit selalu memberikan judul yang aneh dan berkaitan
dengan hewan dalam setiap novel-novelnya, karena judulnya yang aneh tersebut banyak
orang yang terpikat dan dibuat penasaran serta ingin segera membaca isi novelnya. Resensi
novel Manusia Setengah Salmon ini, saya fokuskan pada unsur instrinsiknya. Karena isi atau
ceritanya sangat bagus dan lebi menarik dari unsur ekstrinsiknya. Dalam novel ini banyak
potongan-potongan cerita dari novel-novel radit sebelumnya. Novel ini merupakan novel
yang paling berbeda dengan novel sebelumnya, karena dalam novel ini terdapat tips-tips dan
bab-bab pendek yang berisi ulasan dari twitternya Raditya Dika.

Penilaian

Kekurangan :

Kekurangan dalam novel ini adalah banyak cerita yang tidak nyambung dan terkesan tidak
masuk akal. Misalnya, “Kita benar-benar tua di jalan. Saking tuanya gue di jalan gara-gara
macet, bukan tidak mungkin beberapa tahun lagi, saat gue pergi dari rumah ke mal pas
pulang ke rumah, gue udah punya istri lengkap dengan tiga orang anak. Dan, salah satu dari
anak gue lagi hamil muda”. ( Bakar saja keteknya, halaman 45 ).

Kelebihan

Kelebihan dari novel ini, Raditya Dika banyak memberikan pesan-pesan moral yang
baik. Misalnya, “ Kalau mau dipikir-pikir, terkadang terlalu baik bisa membuat pacar kita
takut. Kadang, kalau terlalu cuek, juga bikin dia marah. Masing-masing cewek/cowok punya
kebiasaannya sendiri. Salah satu cara untuk meluluhkan seorang cewek/cowok adalah dengan
meluluhkan keluarganya. Dan cara untuk meluluhkan keluarga seseorang adalah menerima
dan mengikuti kebiasaan mereka”. ( Pesan Moral dari sepiring makanan, halaman 104 ).
Bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari anak jaman sekarang. Jadi, kalau kita
membaca novel ini, kita langsung bisa memahami kata-kata yang disampaikan oleh Raditya
Dika. Kemudian, dalam novel ini Raditya Dika memberikan simbol-simbol atau emoticon
untuk kita, ini dimaksudkan untuk mewakili ekspresi wajah kita di handphone. Novel terakhir
karya Raditya ini memang sangat berbeda dengan novel sebelumnya. Novel ini
mempunyai bab-bab pendek yang berisi ulasan dari twitternya Raditya Dika. Kemudian, di
novel ini Radit memberikan banyak pesan moral dan tips-tips yang aneh tetapi nyata. Novel
Manusia Setengah Salmon ini akan saya bandingkan dengan novel Radit yang pertama yaitu,
Kambing Jantan. Pada novel Kambing jantan, Radit membuat konsep novel tersebut seperti
buku harian. Jadi, cerita-cerita dalam novel Kambing Jantan saling berhubungan antara bab
satu dengan bab seterusnya. Sedangkan, novel Manusia Setengah Salmon antara bab satu
dengan bab yang lain sudah tidak saling berhubungan. Karena, pada novel Manusia Setengah
Salmon Radit memberikan satu judul dalam satu bab. Dalam novel Manusia Setengah
Salmon ini terdiri dari 18 judul jadi, di dalam novel ini juga terdiri 18 bab, dengan cerita yang
berbeda beda.

Kesimpulan

Dari resensi novel Manusia Setengah Salmon yang saya buat ini, bahwa novel
Manusia Setengah Salmon layak untuk dibaca kalangan remaja maupun dewasa.

Source : http://www.kompasiana.com/ismailbayuputra/ulasan-novel-manusia-setengah-
salmon_56587420567b61a20e522573
ULASAN BUKU KOALA KUMAL

A. IDENTITAS BUKU

1. Judul : Koala Kumal


2. Nama pengarang : Raditya Dika
3. Tanggal terbit : 17 Januari 2015
4. Penerbit : Gagas Media
5. Tebal halaman : 250 halaman

B. PENDAHULUAN

Proses menuju kedewasaan adalah hal yang lumrah bagi seorang penulis. Perubahan
itu bakalan terasa kepada pembaca setia yang memang dari awal mengikuti karya sang
penulis. Reaksinya pasti berbeda-beda kepada penulis. Tapi kebanyakan yang terjadi adalah
kecewa berat karena penulis tersebut karyanya langsung meledak. Apakah raditya dika
termasuk dalam kategori sukses pada karya perdana nya ? jelas . kambing jantan menggebrak
dengan menawarkan sesuatu yang berbeda, komedi kasar yang merupakan adaptasi langsung
dari blog.
Raditya dika yang akrab dipanggil dika. Dia adalah seorang penulis muda yang hebat,
banyak karya-karyanya yang membintangi sebuah film terlaris dimasanya. Sekarang ini dia
liris novel ketujuh yang berjudul koala kumal. Ini merupakan film komedi yang banyak
ditunggu oleh penggemanya, karena sudah 3 thn berhenti menulis buku. Sekarang di tiga
tahun ini, dia disibukkan proyek populer malam minggu miko dan film dari adaptasi novel-
novelnya. Dimana dia berperan sebagai penulis skenario,pemain, sekaligus sutradara.

C. ISI BUKU (SINOPSIS)

Koala kumal ini sebuah novel yang menjelaskan tentang patah hati. Tentang orang
yang dulunya saling memberi rasa nyaman , namun saat bertemu lagi perasaan itu sudah
berubah toal. Persis seperti seekor koala yang berimigrasi dari hutan tempat tinggalnya ,
namun saat kembali koala itu kebingungan karena hutan yang pernah jadi rumahnya habis
dibabat manusia.mayoritas isinya tentang patah hati, tentang kenyamanan yang punah ditelan
cinta yang baru. Koala kumal sedikit lebih tipis dari buku-buku sebelumnya. Judul-judul
buku sebelumnya juga memakai nama-nama binatang.
Koala kumal menceritakan seorang cowo yang bernama dika . dia adalah cowo yang
baru saja batal menikah karena pacarnya selingkuh dengan cowo yang bernama james. Patah
hatinya membuat dika kesulitan menulis bab terakhir dari bukunya. Suatu hari dika bertemu
dengan cewek yang bernama Trisna cewek yang unik membuat pandangan Dika terhadap
dunia menjadi berbeda. Dika pun pergi bersama Trisna mereka menjadi akrab. Trisna berniat
membantu tugas akhirnya untuk menulis bab terakhir dalam bukunya. Karena dia masih
patah hati dengan Andrea. Trisna pun mencoba membuat Dika berhenti patah hati. Trisna
menyuruh Dika membalas dendam kepada Andrea.

D. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

1. Kelebihan novel
Kelebihan novel ini adalah dari segi penyampaian ceritanya yang menggunakan
bahasa sehari-hari sehingga mudah dimengerti oleh semua kalangan. Selain itu dalam segi isi
cerita yang bergenre komedi dan kisahnya mampu membuat lucu, tertawa para pembaca.
Mengajak untuk melupakan orang yang telah menyakiti. Banyak kata penyemangat dan
motivasi.

2. Kekurangan novel
Kekurangan novel sendiri tidak terlalu banyak ,ada saja bahasa yang vulgar dan
bahasa yang sedikit gaul sehingga sebagian pembaca kadang kurang mengerti secara pasti.
Cerita klimaks nya kurang greget.Lalu ada juga pesan-pesan yang kurang mengenakkan
seperti dendam . namun kekurangan tersebut bisa ditutupi dengan adanya mudah dipahami
dan dapat disembunyikan adanya lelucu.

E. KESIMPULAN

Kesimpulan dari novel yang saya baca ini adalah menarik untuk dibaca, banyak kata-
kata motivasi, kata penyemangat , tepat dibaca oleh siapa saja. Banyak pelajaran yang bisa
dipetik dari koala kumal, terutama bagi yang sedang patah hati. Patah hati adalah proses
menuju kedewasaan . sering patah hati tidak berarti kita harus putus asa mengejar cinta yang
harus kita perjuangkan. Kalau cinta memang butuh perjuangan. Tanpa perjuangan cinta itu
kosong. Tidak banyak kata yang bisa saya katakan hanya sepenggal resensi buku ini. Maaf
jika masih banyak salah dalam penulisan dan kurang tepatnya saya berucap. Banyak kurang
lebih nya saya mohon maaf.

S : http://fitrianurjauharin.blogs.uny.ac.id/2016/09/08/resensi-buku-koala-kumal/
Teks ulasan novel 99 Cahaya di Langit Eropa

Deskripsi buku :

1. Judul Novel : 99 Cahaya di Langit Eropa

2. Pengarang : Hanum S R dan Rangga A

3. Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

4. Tahun Terbit : 2011

5. Jumlah halaman : 392

Unsur Intrinsik :

1.Tokoh dan watak :

a. Hanum S R : Protagonis “baik, pantang menyerah, akrab, mudah bergaul, sabar dan
ras ingin tau yang tinggi. ”

b. Rangga A : Protagonis “pekerja keras, penyayang sabar. ”

c. Fatma :Protagonis “baik, suka berbagi ilmu sabar, penyayang, tabah, dan
menjadi teman Hanum menjelajah Eropa.”

d. Eyse :Protagonis “penurut dan sayang kepada ibunya. ”

e. Selim :Protagonis “baik, penyayang, pekerja keras, murah ilmu.”

f. Khan :Tritagonis “teman dekat Rangga yang slalu mendukung Rangga. ”

g. Natalie D :Tritagonis “baik,dermawan dan murah senyum ”

h. Marion :Tritagonis “baik, menemani Hanum menjelajah Eropa ”

i. Stevan :Tritagonis “teman dekat Rangga dan Khan. ”

j. Maarja :Antagonis “tidak pernah menghargai orang lain.”


2. Latar :

a. tempat : Negara Eropa (Paris, Wina, Cordoba, Museum Lourve, Granada,


Gereja Norte Dame, Le Grade Mosquee De, kampus, Voici la Plate.)

b. waktu :Juni 2010, saat liburan musim panas Pagi, siang, sore, dan malam.”

c. suasana :Menyenangkan, menyedihkan.

3. Alur : Alurnya campuran (maju, mundur).

4. Amanat : Di setiap penjuru dunia pasti ada sejarah yang tersimpan. Sejarah -
sejarah tersebut harus kita gali untuk mendapatkan Ilmu dan menambah
wawasan. Sama halnya dengan islam, yang memiliki sejarah yang
dapat meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Jadikan
perjalananmu sebagai pengalaman yang berharga, untuk menambah
ilmu tauhid dan wawasan hidup.

5.Sudut pandang : Orang pertama “tokoh aku “

6.Tema : Peradapan islam di Eropa.

Teks Ulasan :
Novel 99 Cahaya di Langit Eropa ini merupakan sebuah novel pengalaman penulis
novel ini. Novel ini menceritakan tentang perjalanan sang penulis mencari peradaban islam di
tanah Eropa. Penulis novel ini adalah Hanum Salsabiela R dan Rangga A. Mereka
menjadikan pengalamannya selama di Eropa menjadi sebuah novel yang menggambarkan
betapa besar dan agungnya kekuasaan Allah SWT. Di dalam novel ini benar - benar
membuat pembaca terpesona akan indahnya dan mulianya islam sejak zaman dahulu.
Berada di negara orang lain merupakan suatu perjalan yang sangat menarik dan
mengesankan bagi Rangga dan Hanum. Perjalannan ini banyak meninggalkan kesan
tersendiri bagi mereka. Dalam novel ini menceritakan beberapa sejarah yang tersimpan dalam
tempat-tempat yang indah di benua Eropa. Tempat tersebut antara lain Tembok Berlin,
Konser Mozart, Colloseum Roma, Menara Eiffel, Stadion Sepak Bola San Siro, dan Cordoba
yang merupakan tempat dengan segudang peradaban islam. Eropa banyak menyimpan
sejarah peradaban islam, namun sekarang mulai merenggang karena adanya pihak - pihak
yang memperkeruh keadaan ini. Hal ini menyebabkan di masa sekarang seolah - olah di
negara Eropa hanya diduduki oleh penduduk non-islam. Sebenarnya negara Eropa merupakan
segelintir negara yang pertama kali dikuasai islam.
Di novel ini juga diceritakan tentang seorang imigran Turki yang tinggal di
Wina. Mereka merupakan teman Hanum dan Rangga . Mereka adalah Fatma Pasha dan
Selim, serta putrinya yang bernama Eyse. Fatma, Selim, dan Eyse yang menemani
perjalanan Hanum dan Rangga di Wina.
Fatma adalam seorang wanita imigran Turki. Ia merupakan teman kursus
Hanum. Fatma merupakan seorang wanita yang tangguh, pekerja keras, penuh ilmu, dan baik
hati. Fatma juga merupakan orang yang menceritakan segala hal yang ia ketahui di Eropa
kepada Hanum. Sepulang kursus biasanya Fatma, Hanum dan Eyse pergi menjelajah kota
Wina. Fatma adalah wanita penuh dengan kasih sayang. Fatma merupakan keturunan dari
tokoh islam Turki yaitu Pasha
Eyse merupakan putri dari Fatma. Ia sering ikut Fatma saat sedang kursus, bahkan
putrid kecil ini juga menemani Hanum dan Fatma dalam melakukan penjelajahan
mengelilingi kota Wina. Eyes yang masih kecil ini tidak pernah merepotkan Fatma maupun
Hanum saat jalan - jalan. Namun jika ia terlalu capek badannya akan terasa panasdan dari
lubang hidungnya akan mengeluarkan cairan merah yaitu darah. Hal itu sudah biasa terjadi,
bahkan Fatma tidak terkejul ataupun khawatir dengan hal tersebut.
Tokoh lainnya yaitu Selim. Selim merupakan suami dari Fatma. Selim merupakan
pegawai kantor yang sederhana. Ia sangat baik dan mudah bergaul. Selim juga orang yang
mengenalkan Hanum dan Rangga tentang peradaban islam di Eropa.
Selain itu, juga ada seorang wanita yang sangat dermawan. Ia membuka restoran
dengan konsep “makan sepuasnya, bayar seiklasnya”. Wanita tersebut adalah Natalie
Deewan. Natalie Deewan percaya bahwa semua yang dilakukan dengan iklas pasti akan
mendapatkan imblah yang lebih dari Allah Swt. Perjalanan berlanjut ke kota Paris, pusat
peradaban ibukota Eropa. Disana Hanum bertemu dengan seorang mualaf yaitu Marion
Latimer. Ia merupakan seorang ilmuwan di Arab WorldInstitute Paris. Marionlah yang
membantu Hanum dalam mencari peradaban di Paris. Ia mengatakan bahwa Eropa adalah
pantulan cahaya islam. Marion jugalah yang membuka mata hatiku tentang islam. Dia
wanita yang sangat paham tentang sejarah islam di Eropa.
Selain itu, juga ada tokoh Khan dan Stefan yang merupakan teman dekat
Rangga. Mereka satu kampus dan juga orang yang selalu ada untuk Rangga. Mereka baik
dan yang memberikan semangat terhadap Rangga. Maarja teman kampus Rangga, Khan, dan
Stefan. Ia adalah seseorang yang tidak pernah menghargai orang lain. Maarja selalu ingin
menang sendiri. Ia juga sering berbed pendapat dengan ketiga laki – laki tersebut.
Novel yang disajikan dengan bahasa yang indah membuat pembaca benar- benar
tertrik untuk membacanya. Novel ini juga membuat kita bisa merasakan berada di negara
Eropa tersebut. Novel ini juga sangat menyetuh hati, karena kemuliaan dan kebesaran-
Nya. Selain itu juga mengajak kita untuk melakukan keagamaan islam dengan sepenuh hati
dan juga menmbah wawasan kita tentang islam.
Namun, novel ini juga memiliki kekurangannya. Kekurangan dari novel ini yaitu
pada sub bab pada novel terkesan dipaksakan, sehinggal kurang memuaskan. Ketika telah
sampai pada akhir sub bab, tiba-tiba kita masuk kembali pada rangkaian cerita sebelumnya
yang terputus. Pada awal epilognya juga kurang berkesan. Kekurangan – kekurangan
tersebut bisa dikesampingkan, karena novel ini sangan menghanyutkan dn membuat kita
terharu. Novel ini memberikan motivasi spiritual dan semangat kepada pembacanya. Selain
itu, novel ini juga mengajarkan dan menuntun kita untuk tetap mempertahankan islam, dari
ajarannya sampai sejatrahnya, agar islam dapat dilihat oleh mata dunia. Dan semua orang tau
bahwa islam adalah agama paling sempurna dalam kehidupan.

Struktur Teks
No. Struktur Kalimat

1. Orientasi Novel 99 Cahaya di Langit Eropa ini merupakan


sebuah novel pengalaman penulis novel
ini. Novel ini menceritakan tentang perjalanan
sang penulis mencari peradaban islam di tanah
Eropa. Penulis novel ini adalah Hanum Salsabiela
R dan Rangga A. Mereka menjadikan
pengalamannya selama di Eropa menjadi sebuah
novel yang menggambarkan betapa besar dan
agungnya kekuasaan Allah SWT. Di dalam novel
ini benar - benar membuat pembaca terpesona
akan indahnya dan mulianya islam sejak zaman
dahulu.
2. Tafsiran Berada di negara orang lain merupakan suatu
perjalan yang sangat menarik dan mengesankan
bagi Rangga dan Hanum. Perjalannan ini banyak
meninggalkan kesan tersendiri bagi
mereka. Dalam novel ini menceritakan beberapa
sejarah yang tersimpan dalam tempat-tempat yang
indah di benua Eropa. Tempat tersebut antara
lain Tembok Berlin, Konser Mozart, Colloseum
Roma, Menara Eiffel, Stadion Sepak Bola San
Siro, dan Cordoba yang merupakan tempat
dengan segudang peradaban islam. Eropa banyak
menyimpan sejarah peradaban islam, namun
sekarang mulai merenggang karena adanya pihak
- pihak yang memperkeruh keadaan ini. Hal ini
menyebabkan di masa sekarang seolah - olah di
negara Eropa hanya diduduki oleh penduduk non-
islam. Sebenarnya negara Eropa merupakan
segelintir negara yang pertama kali dikuasai
islam.

Di novel ini juga diceritakan tentang seorang


imigran Turki yang tinggal di Wina. Mereka
merupakan teman Hanum dan Rangga . Mereka
adalah Fatma Pasha dan Selim, serta putrinya
yang bernama Eyse. Fatma, Selim, dan Eyse yang
menemani perjalanan Hanum dan Rangga di
Wina.

Fatma adalam seorang wanita imigran Turki. Ia


merupakan teman kursus Hanum. Fatma
merupakan seorang wanita yang tangguh, pekerja
keras, penuh ilmu, dan baik hati. Fatma juga
merupakan orang yang menceritakan segala hal
yang ia ketahui di Eropa kepada
Hanum. Sepulang kursus biasanya Fatma, Hanum
dan Eyse pergi menjelajah kota Wina. Fatma
adalah wanita penuh dengan kasih sayang. Fatma
merupakan keturunan dari tokoh islam Turki yaitu
Pasha

Eyse merupakan putri dari Fatma. Ia sering ikut


Fatma saat sedang kursus, bahkan putrid kecil ini
juga menemani Hanum dan Fatma dalam
melakukan penjelajahan mengelilingi kota
Wina. Eyes yang masih kecil ini tidak pernah
merepotkan Fatma maupun Hanum saat jalan -
jalan. Namun jika ia terlalu capek badannya akan
terasa panasdan dari lubang hidungnya akan
mengeluarkan cairan merah yaitu darah. Hal itu
sudah biasa terjadi, bahkan Fatma tidak terkejul
ataupun khawatir dengan hal tersebut.

Tokoh lainnya yaitu Selim. Selim merupakan


suami dari Fatma. Selim merupakan pegawai
kantor yang sederhana. Ia sangat baik dan mudah
bergaul. Selim juga orang yang mengenalkan
Hanum dan Rangga tentang peradaban islam di
Eropa.

Selain itu, juga ada seorang wanita yang sangat


dermawan. Ia membuka restoran dengan konsep
“makan sepuasnya, bayar seiklasnya”. Wanita
tersebut adalah Natalie Deewan. Natalie Deewan
percaya bahwa semua yang dilakukan dengan
iklas pasti akan mendapatkan imblah yang lebih
dari Allah Swt.

Perjalanan berlanjut ke kota Paris, pusat


peradaban ibukota Eropa. Disana Hanum bertemu
dengan seorang mualaf yaitu Marion Latimer. Ia
merupakan seorang ilmuwan di Arab
WorldInstitute Paris. Marionlah yang membantu
Hanum dalam mencari peradaban di Paris. Ia
mengatakan bahwa Eropa adalah pantulan cahaya
islam. Marion jugalah yang membuka mata hatiku
tentang islam. Dia wanita yang sangat paham
tentang sejarah islam di Eropa.

Selain itu, juga ada tokoh Khan dan Stefan yang


merupakan teman dekat Rangga. Mereka satu
kampus dan juga orang yang selalu ada untuk
Rangga. Mereka baik dan yang memberikan
semangat terhadap Rangga.

Maarja teman kampus Rangga, Khan, dan


Stefan. Ia adalah seseorang yang tidak pernah
menghargai orang lain. Maarja selalu ingin
menang sendiri. Ia juga sering berbed pendapat
dengan ketiga laki – laki tersebut.

3. Evaluasi Novel yang disajikan dengan bahasa yang indah


membuat pembaca benar- benar tertrik untuk
membacanya. Novel ini juga membuat kita bisa
merasakan berada di negara Eropa tersebut. Novel
ini juga sangat menyetuh hati, karena kemuliaan
dan kebesaran-Nya. Selain itu juga mengajak
kita untuk melakukan keagamaan islam dengan
sepenuh hati dan juga menmbah wawasan kita
tentang islam.

Namun, novel ini juga memiliki


kekurangannya. Kekurangan dari novel ini yaitu
pada sub bab pada novel terkesan dipaksakan,
sehinggal kurang memuaskan. Ketika telah
sampai pada akhir sub bab, tiba-tiba kita masuk
kembali pada rangkaian cerita sebelumnya yang
terputus. Pada awal epilognya juga kurang
berkesan.

4. Rangkuman Kekurangan – kekurangan tersebut bisa


dikesampingkan, karena novel ini sangan
menghanyutkan dn membuat kita terharu. Novel
ini memberikan motivasi spiritual dan semangat
kepada pembacanya. Selain itu, novel ini juga
mengajarkan dan menuntun kita untuk tetap
mempertahankan islam, dari ajarannya sampai
sejatrahnya, agar islam dapat dilihat oleh mata
dunia. Dan semua orang tau bahwa islam adalah
agama paling sempurna dalam kehidupan.

http://kisutblogger.blogspot.co.id/2016/08/teks-ulasan-novel-99-cahaya-di-langit.html
Teks Ulasan novel 5 cm

Deskripsi buku :

Judul : 5 cm
Penulis : Donny Dhirgantoro
Jenis Buku : Fiksi
Penerbit : P.T. Grasindo
Cetakan 1 : Mei 2005
Tebal : 381 halaman
5cm adalah novel karya Donny Dhirgantoro pada tahun 2005 yang diterbitkan oleh
Grasindo. Novel ini menceritakan tentang perjalanan 5 sahabat, yakni Arial, Riani, Zafran,
Ian, dan Genta. Novel ini mengajarkan tentang harapan, impian, tekad, cinta, dan
persahabatan. Novel ini mencetak rekor Bestseller book di Gramedia Bookstore selama 2
tahun berturut-turut. Pada tahun 2012, novel ini diadaptasi menjadi sebuah film dengan judul
yang sama 5 cm.
Pada bab pertama buku ini, Donny menceritakan tentang 5 sahabat tersebut, yaitu
Arial, Riani, Zafran, Ian, dan Genta. Cerita berawal dari sebuah tongkrongan lima orang yang
mengaku “manusia-manusia agak pintar dan sedikit tolol yang sangat sok tahu” yang sudah
kehabisan pokok bahasan di saat nongkrong, sehingga akhirnya cuma bisa ketawa-ketawa.
Semua ini berasal dari pertemanan SMA hingga Universitas yang mengumpulkan kelima
sahabat ini. Kelima sahabat ini mempunyai karakter yang berbeda-beda.
Arial adalah sosok yang paling ganteng di antara mereka. Badannya tinggi dan besar,
kalau kemana-mana dia harus selalu rapi. Arial adalah orang yang simpel-simpel aja, tapi ia
kebanggaan seluruh tongkrongan karena cuma dia yang bisa tenang, pembawaannya banyak
senyum dan jarang khilaf. Arial sekolah di Fakultas Hukum, tapi ia sama sekali tidak
mengerti hukum.
Riani, dia adalah satu-satunya perempuan dalam lima sahabat tersebut. Riani pakai
kacamata, cantik, cerdas, dan sangat mengutamakan prestasi. Riani seorang aktivis kampus.
Siapa saja dan apa saja bisa didebatnya, karena dia banyak baca dan banyak belajar.Riani
suka agak-agak serius di tongkrongan (karena cewek sendiri), tapi dia kadang-kadang kocak
kalau lagi serius, membuat teman-temannya yang tadinya bosan jadi ketawa.
Zafran adalah seorang penyair yang selalu bimbang. Kalau melihat Zafran, kesan
pertama pasti bikin terkesima orang. Kesan kedua, buat para cowok pasti punya persepsi
bahwa Zafran adalah anak yang pintar dan bijaksana. Tapi, kalau udah kenal dekat sama dia,
pasti orang itu langsung teriak minta tolong. Zafran adalah orang yang akan bilang apa saja
yang dia mau bilang.
Ian, yang satu ini badannya bengkak. Orang yang satu ini sangat tergila-gila dengan
dunia persepakbolaan. Setiap hari dia menghabiskan waktunya untuk sepak bola, tapi
anehnya dia tidak pernah diajak main bola karena dia tidak bisa main bola.
Genta (“The Leader”). Genta bisa dibilang adalah orang yang mementingkan orang
lain daripada dirinya sendiri. Genta menjabat sebagai asisten dosen favorit di kampus. Genta
orangnya biasa-biasa aja, tetapi dia memiliki daya tarik tersediri yang membuat keempat
temannya yaitu Arial, Ian, Riani, dan Zafran nurut sama dia.
Setengah dari buku ini menerangkan tentang keseharian kelima sahabat ini. Akan
tetapi, yang membuat buku ini menarik justru pada bagian akhir buku ini. Pada bagian akhir
dari buku ini Donny menceritakan bahwa kelima sahabat ini mendaki Gunung Mahameru
yang tidak lain adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa, dengan ketinggian mencapai ...... dpl.
Mereka mendaki gunung ini pada saat malam ulang tahun Indonesia yang ke-60. Mereka
berada tepat di puncak Mahameru pada tanggal 17 Agustus 2006. Lagu Indonesia Raya
berkumandang memenuhi hati mereka. Keindahan puncak Mahameru serasa seperti bulan
yang memenuhi hati mereka, dengan benera merah putih yang naik merambat diiringi
kepulan asap Mahameru.
Novel ini mampu menghipnotis para pembacanya sehingga para pembaca dapat ikut
merasakan tentang kekuatan dan keajaiban mimpi dan keyakinan. Selain itu, novel ini
disajikan dengan lelucon-lelucon yang bisa membuat pembaca menjadi tertawa terbahak-
bahak. Kehebatan Donny Dhirgantoro dalam mengarang cerita akan terlihat dengan novel ini.
Meskipun demikian, ada satu kekurangan di dalam novel ini. Novel ini disajikan dengan
dialog-dialog yang ancur dan gila-gilaan khas anak muda yang membuat sebagian orang
merasa dialog tersebut kurang sopan.
Dengan mengesampingkan kekurangan tersebut, novel “5 cm” benar-benar novel
yang cocok bagi pelajar jaman sekarang, karena novel ini mengajarkan kita tentang
persahabatan yang erat dan kekuatan kerja keras. Novel ini mengingatkan kita tidak perlu
bukti dan hitungan, serta rumus-rumus yang rumit untuk membuktikan kekuatan dan
keajaiban mimpi dan keyakinan. Selain itu, buku ini juga mengajarkan tentang bagaimana
cara mewujudkan mimpi yang kita punya.
Struktur Teks Ulasan Novel “5 cm”

No. Struktur Teks Kalimat


1. Orientasi 5cm adalah novel karya Donny Dhirgantoro pada tahun 2005
yang diterbitkan oleh Grasindo. Novel ini menceritakan tentang
perjalanan 5 sahabat, yakni Arial, Riani, Zafran, Ian, dan Genta.
Novel ini mengajarkan tentang harapan, impian, tekad, cinta,
dan persahabatan. Novel ini mencetak rekor Bestseller book di
Gramedia Bookstore selama 2 tahun berturut-turut. Pada tahun
2012, novel ini diadaptasi menjadi sebuah film dengan judul
yang sama 5 cm.
2. Tafsiran Pada bab pertama buku ini, Donny menceritakan tentang
keseharian 5 sahabat, yaitu Arial, Riani, Zafran, Ian, dan Genta.
Cerita berawal dari sebuah tongkrongan lima orang yang
mengaku “manusia-manusia agak pintar dan sedikit tolol yang
sangat sok tahu” yang sudah kehabisan pokok bahasan di saat
nongkrong, sehingga akhirnya cuma bisa ketawa-ketawa. Semua
ini berasal dari pertemanan SMA hingga Universitas yang
mengumpulkan kelima sahabat ini. Kelima sahabat ini
mempunyai karakter yang berbeda-beda.
Arial adalah sosok yang paling ganteng di antara mereka.
Badannya tinggi dan besar, kalau kemana-mana dia harus selalu
rapi. Arial adalah orang yang simpel-simpel aja, tapi ia
kebanggaan seluruh tongkrongan karena cuma dia yang bisa
tenang, pembawaannya banyak senyum dan jarang khilaf. Arial
sekolah di Fakultas Hukum, tapi ia sama sekali tidak mengerti
hukum.
Riani, dia adalah satu-satunya perempuan dalam lima sahabat
tersebut. Riani pakai kacamata, cantik, cerdas, dan sangat
mengutamakan prestasi. Riani seorang aktivis kampus. Siapa
saja dan apa saja bisa didebatnya, karena dia banyak baca dan
banyak belajar.Riani suka agak-agak serius di tongkrongan
(karena cewek sendiri), tapi dia kadang-kadang kocak kalau lagi
serius, membuat teman-temannya yang tadinya bosan jadi
ketawa.
Zafran adalah seorang penyair yang selalu bimbang. Kalau
melihat Zafran, kesan pertama pasti bikin terkesima orang.
Kesan kedua, buat para cowok pasti punya persepsi bahwa
Zafran adalah anak yang pintar dan bijaksana. Tapi, kalau udah
kenal dekat sama dia, pasti orang itu langsung teriak minta
tolong. Zafran adalah orang yang akan bilang apa saja yang dia
mau bilang.
Ian, yang satu ini badannya bengkak. Orang yang satu ini sangat
tergila-gila dengan dunia persepakbolaan. Setiap hari dia
menghabiskan waktunya untuk sepak bola, tapi anehnya dia
tidak pernah diajak main bola karena dia tidak bisa main bola.
Genta (“The Leader”). Genta bisa dibilang adalah orang yang
mementingkan orang lain daripada dirinya sendiri. Genta
menjabat sebagai asisten dosen favorit di kampus. Genta
orangnya biasa-biasa aja, tetapi dia memiliki daya tarik tersediri
yang membuat keempat temannya yaitu Arial, Ian, Riani, dan
Zafran nurut sama dia.
Setengah dari buku ini menerangkan tentang keseharian kelima
sahabat ini. Akan tetapi, yang membuat buku ini menarik justru
pada bagian akhir buku ini. Pada bagian akhir dari buku ini
Donny menceritakan bahwa kelima sahabat ini mendaki
Gunung Mahameru yang tidak lain adalah gunung tertinggi di
Pulau Jawa, dengan ketinggian mencapai ...... dpl. Mereka
mendaki gunung ini pada saat malam ulang tahun Indonesia
yang ke-60. Mereka berada tepat di puncak Mahameru pada
tanggal 17 Agustus 2006. Lagu Indonesia Raya berkumandang
memenuhi hati mereka. Keindahan puncak Mahameru serasa
seperti bulan yang memenuhi hati mereka, dengan benera merah
putih yang naik merambat diiringi kepulan asap Mahameru.
3. Evaluasi Novel ini mampu menghipnotis para pembacanya sehingga para
pembaca dapat ikut merasakan tentang kekuatan dan keajaiban
mimpi dan keyakinan. Selain itu, novel ini disajikan dengan
lelucon-lelucon yang bisa membuat pembaca menjadi tertawa
terbahak-bahak. Kehebatan Donny Dhirgantoro dalam
mengarang cerita akan terlihat dengan novel ini.
Meskipun demikian, ada satu kekurangan di dalam novel ini.
Novel ini disajikan dengan dialog-dialog yang ancur dan gila-
gilaan khas anak muda yang membuat sebagian orang merasa
dialog tersebut kurang sopan.
4. Rangkuman Dengan mengesampingkan kekurangan tersebut, novel “5 cm”
benar-benar novel yang cocok bagi pelajar jaman sekarang,
karena novel ini mengajarkan kita tentang persahabatan yang
erat dan kekuatan kerja keras. Novel ini mengingatkan kita tidak
perlu bukti dan hitungan, serta rumus-rumus yang rumit untuk
membuktikan kekuatan dan keajaiban mimpi dan keyakinan.
Selain itu, buku ini juga mengajarkan tentang bagaimana cara
mewujudkan mimpi yang kita punya.

UNSUR INTRINSIK
1) Tema
Tema dalam novel ini adalah persahabatan yang percaya pada keajaiban mimpi serta
keyakinan, seperti dalam kutipan berikut:
“Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kamu. Dan
sehabis itu yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan
yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari
biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas. Lapisan tekad yang seribu kali lebih
keras dari baja, hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya serta mulut yang akan selalu
berdoa. Percaya pada 5 centimeter di depan kening kamu.”
2) Penokohan
Arial
Arial adalah sosok lelaki ganteng yang gemar berolahraga, berbadan besar dengan kulit
hitam, selalu tampil rapih dan apa adanya. Adapun karakternya adalah sebagai berikut:
Tenang
“… ia kebanggaan seluruh tongkrongan karena cuma dia yang bisa tenang…” (hal.7)
Asik
“…kalo ketawa paling keras, makanya kalo ada dia jadi ramai.” (hal.8)
Apa adanya
“Semua tulisan yang Arial baca, di mana pun, pasti Arial turuti apa adanya.” (hal.92)
Riani
Riani adalah sosok gadis berkacamata, cantik, dan cerdas. Riani adalah aktivis kampus yang
hobinya membaca dan berdebat. Adapun karakter Riani sebagai berikut:
Karismatik
“Dia punya semacam karisma yang bisa bikin orang menengok.” (hal.8)
Ramah
“Hmm, ia selalu tersenyum sama siapa saja, selalu akbar sama siapa saja, dari bos sampai
cleaning service…” (hal.82)
Kritis
“Siapa saja dan apa saja bisa didebatnya, soalnya dia banyak baca dan banyak belajar.”
(hal.8)
Zafran
Zafran adalah sosok lelaki bertubuh kecil dengan penampilan “standar seniman.” Zafran
memiliki pandangan berbeda dengan yang lain karena dunia Zafran dipenuhi lantunan syair.
Adapun karakternya adalah sebagai berikut:
Puitis
“Zafran mulai bersyair bimbang.” (hal.78)
Spontan
“Zafran adalah orang yang akan bilang apa aja yang dia mau bilang…” (hal.11)
Pintar
“…pasti punya persepsi nih anak pinter banget…” (hal.9)
Ian
Ian adalah sosok lelaki bertubuh bengkak yang hobi bola dan nonton film dewasa (17 tahun
ke atas). Adapun karakter Ian sebagai berikut:
Fanatik
“Apa aja tentang bola dia tahu dan kebanyakan dia ngabisin waktunya buat bola…” (hal.11)
Pantang Menyerah
“Sekeluarnya dari ruangan, tiba-tiba Ian merasa lega. Pasti gue bisa, gue nggak pernah mau
nyerah…” (hal.127)
Kreatif
“…masih nerusin makannya, ngasih tahu rumus yang dibanggakannya buat Indomie.”
(hal.55)
Genta
Genta adalah sosok pemimpin di antara sahabat-sahabatnya. Genta memiliki sifat yang persis
Riani. Genta adalah sosok yang paling dibutuhkan sahabat-sahabatnya karena
keterbukaannya. Adapun karakternya sebagai berikut:
Pantang menyerah
“…dia sendiri mengakui kalo Genta itu enggak pernah nyerah…” (hal.140)
Perfeksionis
“Genta emang orang yang sangat perfeksionis kalo udah nyebur-nyebur ke wilayah customer
intimacy…” (hal.29)
Berjiwa Pemimpin
“Sekarang aja…, Genta langsung jawab pertanyaan ketiga temanya. Semuanya langsung
setuju, semuanya gampang nurut sama Genta.” (hal.43)

3) Latar
Latar Waktu
Salah satu latar waktu yang penulis gunakan adalah sore hari.
“Matahari sore masih tersisa sedikit…” (hal.206)
Latar Tempat
Salah satu latar tempat yang digunakan penulis adalah Ranu Pane.
“Mereka menjejakkan kaki di tanah Ranu Pane” (hal.217)
Selain itu, latar tempat yang lain adalah :
- Stasiun kereta api Sene
- Stasiun Lempuyungan, Yogyakarta
- Ranu Kumbolo
- Puncak Mahameru
Latar Suasana
Menyenangkan, mengharukan dan menegangkan
“Suara-suara tangis bahagia dan teriakan-teriakan penuh semangat terdengar memenuhi
puncak.” (hal.347)

4) Alur
Novel ini menggunakan alur campuran, dimana penulis menceritakan kejadian secara
progresif yang diselingi flashback/ kejadian di masa lalu. Adapun alur novel 5cm adalah
sebagai berikut:
Awal cerita dimulai saat kelima sahabat sedang kumpul di Secret Garden, rumah Arial.
Disini mereka berlima sempat flashback tentang kejadian Ian mencari jati dirinya sebelum
akhirnya menjadi Ian yang sepenuhnya Ian. Saat itu mereka sampai pada titik jenuh setelah 7
tahun selalu bersama, akhirnya Genta berinisiatif untuk berhenti sejenak bertemu satu sama
lain selama 3 bulan, semua temannya pun setuju. Selama 3 bulan berpisah, banyak kejadian
yang terjadi pada tiap orang, seperti Ian yang akhirnya menyelesaikan skripsi, Riani yang
sukses ditempat kerjanya, Arial yang jatuh cinta sama Indy, Genta yang sukses jadi Event
Organizer, dan Zafran yang makin jatuh cinta sama Arinda.
Bagian tengah dari novel ini adalah saat kelima sahabat ini ditambah Dinda akhirnya bertemu
kembali di Stasiun Senen, 14 Agustus, untuk melakukan perjalanan mendaki ke tanah
tertinggi, puncak Mahameru. Perjalanan dimulai dari naik kereta Matarmaja, naik Jip untuk
ke Ranu Pane, bertemu Daniek salah satu pendaki setia Mahameru, mendaki Mahameru,
beristirahat di Ranu Kumbolo, perjalanan menuju puncak ditemani pemandangan indah dan
juga rintangan, hingga akhirnya mereka sampai di tanah tertinggi pulau Jawa, Puncak
Mahameru, 17 Agustus, dan melakukan upacara bendera dengan pendaki yang lainnya.
Bagian akhir dari novel ini adalah saat turun dari Puncak Mahameru, Genta memberanikan
dirinya untuk mengungkapkan segala rasa pada Riani, yang selama ini dipendam. Namun
ternyata Riani memendam rasa pada Zafran, kekonyolan Zafran dan dunianya yang selalu
bisa bikin Riani tersenyum. Pada akhirnya cinta bukan untuk dimiliki karena Tuhan memberi
apa yang manusia butuhkan. Zafran menikah dengan Riani, Arial menikah dengan Indy,
Genta menikah dengan Citra, sahabat Riani di kantor, dan Ian yang akhirnya bisa menikahi
Happy Salma, wanita idamannya. Persahabatan mereka tidak pernah berhenti, begitupula
persahabatan anak-anak mereka.
5) Sudut Pandang
Dalam novel ini, sudut pandang yang digunakkan penulis adalah orang ketiga serba tahu,
dimana penulis bertindak sebagai sutradara yang mengetahui segala perasaan maupun konflik
batin yang dialami para tokoh. Adapun buktinya sebagai berikut:
“Batin Riani pun angkat bicara, Genta… Genta… Genta emang yang paling Riani buat
Riani…” (hal.28)

6) Gaya Bahasa
Dalam penulisan novel, penulis menggunakan bahasa sehari-hari sehingga mudah dimengerti
.
7) Amanat
Keyakinan kuat yang disertai kerja keras akan memberikan hasil seperti apa yang kita
impikan.
Jadilah manusia yang bermanfaat, karena sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang
bermanfaat bagi orang lain.
Jadilah manusia yang bersyukur atas segala hal yang Tuhan berikan.
Dalam pertemanan, kita harus menerima segala kekurangan dan kelebihan agar tercipta
hubungan baik.
Jadilah manusia yang beranggapan bahwa dirinya yang harus mengatur keadaan, bukan diatur
oleh keadaan

UNSUR EKSTRINSIK
Penulis novel “5 cm” adalah Donny Dhirgantoro.
Donny Dhirgantoro adalah seorang penulis, yang memulai debutnya pada tahun 2005.
Donny beragam islam.
Donny hidup disekitar anak muda, yang membuat novel 5 cm menggunakan bahasa sehari-
hari khas ank muda.
Novel 5 cm adalah novel pertamanya.
Donny Dhirgantoro adalah penulis yang handal, selain novel 5 cm, karyanya yang lain adalah
novel berjudul 2, yang juga menjadi best seller.

http://malikulhusna.blogspot.com/2016/08/blog-post.html
Struktur Teks Ulasan Novel “Surat Kecil untuk Tuhan”

Deskripsi buku :
Judul Novel : Surat Kecil Untuk Tuhan
Pegarang : Agnez Davonar
Penerbit : Inandra Published
Ukuran Novel : 19 x 12 x 1,5 cm
Jumlah Halaman : 232

Struktur Teks
Struktur Teks Kalimat
Orientasi Surat Kecil untuk Tuhan merupakan salah satu judul hasil karya
sastra Agnes Danovar, yang berupa novel. Novel ini mengisahkan
ulang cerita pilu seorang gadis bernama Keke atau Gita Sesa
Wanda Cantika. Ia terkena penyakit yang terbilang langka
bernama Rabdosmiosarkoma atau yang dalam bahasa awam
dikenal dengan nama kanker jaringan lunak. Keke sendiri
merupakan pasien pertama di Indonesia yang terdeteksi terkena
penyakit tersebut. Hal ini yang menjadikan kisahnya sangat
menggugah.
Tafsiran Novel ini menceritakan Keke, seorang gadis yang cukup
beruntung, karena lahir dari keluarga yang sangat berada,
memiliki dua orang kakak laki-laki yang bernama Chika dan Kiki,
orang tua yang sangat menyayanginya walau sudah bercerai, dan
juga Pak Yus, ajudan sang Ayah. Selain itu Keke juga dikelilingi
enam sahabat karib yang selalu setia menemaninya dan hidupnya
pun semakin lengkap dengan kehadiran seorang kekasih yang
juga begitu menyayanginya, yaitu Andy.

Pada tahun 2003 kanker Rhabdomyosarcoma menghinggapinya,


Keke merupakan pengidap pertama di Indonesia. Gadis cantik itu
pun berubah menjadi "monster" hingga terpaksa harus menjalani
serangkaian kemoterapi dan radiasi hampir setahun lamanya,
akibatnya, semua rambut Keke sedikit demi sedikit mulai rontok,
kulitnya mengering, dan sering mual-mual. Ketekunan Keke dan
keluarganya membuahkan hasil. Keke dinyatakan sembuh dan
bisa kembali menjalani aktivitas seperti sedia kala.

Setahun kemudian yaitu pada tahun 2004, kanker itu kembali,


lebih parah dan mematikan. Meskipun sudah ditolak di rumah
sakit mana-mana, ayah Keke tidak pernah sekali pun menyerah
untuk menyembuhkan anaknya. Meskipun ratusan dokter
memprediksi bahwa hidup Keke tidak akan lebih dari tiga bulan,
Keke berhasil bertahan untuk lebih dari setahun. Meskipun pada
akhirnya, Keke harus menerima kenyataan bahwa ia memang
tidak dapat disembuhkan karena kanker itu sudah terlalu
menyebar. Keke meninggal dunia pada tanggal 25 Desember
2006
Evaluasi Kelebihan dari novel karya Agnes Danovar ini adalah dapat
membuat pembaca terhanyut dalam kisah yang diceritakan.
Kelebihan lainnya adalah ini adalah kisah yang diangkat dari
kehidupan nyata dan sangat menyentuh. Novel ini juga
mengajarkan kita agar ikhlas dan tabah menerima cobaan dari
Allah dan yakin setiap cobaan pasti ada jalan keluarnya.

Namun sayangnya masih ada penulisan yang salah dan juga ada
penulisan yang kurang menarik dan sulit dimengerti. Sedangkan
kelemahan yang dimiliki novel ini, di antaranya kata-kata penulis
yang kadang membuat pembaca berimajinasi lain dalam
menafsirkan kata-kata kiasan penulis.
Rangkuman Tetapi, dengan mengesampingkan kekurangan novel tersebut,
cerpen ini yang mengajarkan kita tentang arti kehidupan yang
sebenarnya. Dalam menghadapi sebuah cobaan seberat apapun
itu, kita harus tetap berusaha untuk bangkit dan tak menyerah.

Tema Novel “Surat Kecil untuk Tuhan”


Perjuangan hidup seorang gadis remaja melawan penyakit yang menggerogoti hidupnya.

Plot

Pengenalan . Keke adalah seorang anak yang cantik dan pandai, ia aktif dalam berbagai
ekstrakulikuler di sekolah. Dia memiliki banyak teman dan memiliki keluarga yang sangat
bahagia meskipun ayah dan ibunya sudah bercerai. Dia memiliki penyakit kanker ganas.
Namun dia tetap tabah dan bahagia menjalani hidupnya.

Pemunculan Konflik. Berawal dari sakit mata yang dialami kak Kiki. Lalu Keke pun sakit
mata. Dan ia hanya menyangka bahwa ia juga tertular. Namun ternyata mata Keke semakin
membesar. Dan setelah diperiksa ternyata dia menderita kanker ganas.

Konflik Memuncak. Lama kelamaan penyakit itu semakin ganas dan melemahkan tubuh
Keke. Namun ayahnya tetap berusaha mencari pengobatan terbaik untuk Keke. Dan akhirnya
Keke dipertemukan dengan seorang profesor yang hebat. Keke diobati dengan cara
kemoterapi. Cara ini berhasil, meski Keke harus merasakan sakit dan rambutnya rontok luar
biasa.

Penurunan Konflik. Akhirnya kanker itu hilang. Namun kanker itu datang lagi. Dan ayah
Keke tetap berusaha untuk menyembuhkannya. Keke pun berusaha untuk tetap ceria agar
orang-orang yang dia cintai tidak merasakan kesedihan.

Penyelesaian. Setelah berusaha semaksimal mungkin, dan hasilnya pun menyedihkan.


Dengan hati yang berat ayah Keke mulai merelakan jika Keke harus pergi. Setelah beberapa
hari koma di rumah sakit, Keke sempat terbangun untuk mengucapkan kata terakhirnya. Dan
setelah itu dia tertidur lagi untuk selamanya. Dan tak lama harum bunga melati tercium
diruangan rumah sakit yang Keke tempati.
Penokohan
Dalam menggambarkan sosok tokoh dan watak tokohnya, pengarang menggunakan teknik
dramatik. Tokoh-tokoh dibedakan menjadi dua yaitu tokoh utama dan tokoh tambahan.

Tokoh utama yaitu Gita Sesa Wanda Cantika (Keke), berwatak kuat, dewasa, jujur, dan
pintar.

Tokoh tambahan yaitu Pak Jody, berwatak pantang menyerah, bijaksana, dan penuh kasih
sayang. Chika dan Kiki (Kakak Keke), bertanggung jawab, peduli pada keluarga, serta sangat
dewasa. Andi, berwatak setia, perhatian. Sahabat Keke (Fadha, Idha, Shifa, Maya, Andini,
dan Adhinda), setia, mau menerima Keke dalam keadaan apa pun. Pak Iyus, berwatak setia
dan lucu, dan Prof. Mukhlis, sosok yang ramah, pantang menyerah.

Sudut Pandang
Sudut pandang pada dasarnya adalah visi pengarang, artinya sudut pandang yang diambil
pengarang untuk melihat suatu kejadian cerita. Pada novel tersebut menggunakan sudut
pandang orang pertama “aku”.

Alur
Struktur alur mengikuti alur maju yaitu peristiwa diceritakan dari awal- tengah-akhir, secara
berurutan mulai dari permulaan, pertikaian atau konflik, perumitan, puncak, peleraian dan
akhir.

Latar
Latar pada novel tersebut dibedakan atas tiga, yaitu tempat, waktu, dan sosial.

Latar tempat: Secara keseluruhan, latar tempat terjadi di Jakarta, khususnya Jakarta Barat.
Namun terdapat juga latar tempat di luar kota Jakarta, seperti di Banten dan di Bandung,
bahkan di luar negeri, yaitu Singapura dan Prancis.
Latar waktu: Peristiwa yang diceritakan terjadi pada sekitar tahun 2003 sampai tahun 2006.
Latar sosial: Peristiwa terjadi di kalangan masyarakat kelas menengah ke atas.

Amanat
Amanat yang disampaikan kepada pembaca berisi tentang bagaimana seseorang harus
menghadapi, menjalani, dan memperjuangkan hidupnya. Melalui novel ini, diingatkan
kepada pembaca bahwa kehidupan di dunia ini tidak ada yang abadi, cepat atau lambat orang
akan kembali kepada-Nya. Oleh sebab itu, setiap detik kehidupan yang sangat berharga ini
harus bisa di manfaatkan sebaik mungkin demi kebaikan sendiri maupun sesama.