Anda di halaman 1dari 3

Naskah Pidato Dalam Rangka Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonensia

yang ke-71

Bismilahirrohmanirrohiim!!!

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Yang Kami Hormati Kepala UPTD DIKPORA Kecamatan Binamu

Yang Kami Hormati Seluruh Tim Juri

Yang Kami Hormati Para Tamu Undangan

Yang Kami Hormati Ibu Kepala Sekolah SD Inpres Balang II

Yang Kami Hormati Bapak Ibu Guru dan Staf Pegawai Sekolah

Serta Teman-teman yang sama berbahagia.

Alhamdulillahi Robbil Alamiin. Asyhadu Allah Ilaha Illallah Wa Asyhadu Anna


Muhammadan Abduhu Wa Rasuluh. Walawaula wala kuwwata Illa Billah. Alllahumma
Solli Alaa Sayyidinaa Muhammad Wa Alaa Alihii Wa Shohbihi Wa Mantabi’ahum Bi
Ihsani Ilayaumiddiin. Amma Ba’du

Segala Puji Bagi Allah, Pertama tama Marilah kita panjatkan segala pujian dan
rasa syukur kita kepada Allah atas rahmat dan hidayanya kepasa kita semua, sehingga
kita dapat berkumpul di tempat dan waktu yang baik ini dengan keadaan sehat wal
afiat. Serta marilah kita kirimkan Sholawat dan salam kepada junjungan kita Nabiullah
Muhammad Shollallahu Alaihi Wasallam, yang di utus oleh Allah sebagai Rahmallil
Alamin dan suri tauladan terbaik yang patut kita contohi.

Bapak/ibu/sauadara yang kami hormati.

Dalam Momentum Peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-71


harapan besar kita dalam mengenang perjuangan para pejuang-pejuang kemerdekaan
adalah semoga kita dapat mengambil pelajaran dan spirit atas sebuah sejarah
sehingga kita dapat meningkatkan jiwa patriotisme dan nasionalisme kita terhadap
tanah air cinta, dengan cara bersemangat belajar lebih giat lagi, memperbaiki diri, dan
tentunya dengan Ilmu yang bermanfaat yang dengannya kita semakin dekat kepada
Allah Subuhana Wa Ta’ala.

Sebagai generasi muda dimana generasi inilah yang akan datang, akan
melanjutkan tongkat Stafet perjuangan para pemimpin sekarang, maka sebab itu
mempersiapkan diri merupakan hal mendasar. Sebagaimana bijaksawan mengatakan
persiapan adalah stengah dari keberhasilan.
Dari semua itu yang menjadi action nya adalah diantaranya dalam lingkup sekolah kita
ikut berpartisipasi menjaga lingkungan sekolah agar kondusif, di mulai dari proses
belajar yaitu menempatkan diri menjadi murid yang baik, menjaga kebersihan,
kedisiplinan, dan kejujuran. Dalam hal lingkup luar sekolah sekolah yang menjadi action
nya yaitu kita ikut berpartisipasi membantu pemerintah mewujudkan program jeneponto
gammara. Program atau tagline ini merupakan motivasi untuk generasi muda dapat
produktif dengan mengambangkan potensi diri agar turut mengambil bagian dalam
mewujudkan jeneponto gammara.

Jeneponto Gammara atau yang disebut gerakan bersama menuju masyarakat


yang ramah. Begitu tagline yang di populerkan di populerkan pemnerintah, dimana
yang terlihat sosialisasi melalui spanduk yang bertuliskan ayo dukung jeneponto
gammara ini merupakan langkah yang harus dindak lanjuti sebagai dorongan kepada
masyarakat agar dapat bisa bekerja sama dengan baik kepada pemerintah. Dengan
kerja sama masyarakat yang baik jeneponto gammara yang harapkan pemerintah yaitu
untuk menajdi daerah bersih, ramah, gagah, atau cantik dapat terealisasi dengan cepat.

Bagi kaum terpelajar program jeneponto gammara pasti mendari pentinyanya


mendukung program tersebut. Apabila terdapat masyarakat yang belum memahami
program yang dicanangkan, maka tugas kita yang tahu untuk memahamkannya.
Pemerintah daerarah juga harus punya komunakasi yang baik agar semua lapisan
masyarakjat dapat turut berpartisipasi. Karena langkah pembangunan penataan kota
tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat akan menjadi kendala yang menghambat
pembangunan daerah. Persoalan kebersihan ataupun penghijauan yang terus
ditekankan pemerintah ini akan berhasil apabila pembangunan kesadaran kepada
masyarakat itu diwujudkan misalnya adanya gerakan gotongroyong dalam rangka
menjaga kebersihan dan penghijauan lingkungan dalam setiap pekannya, dimana
pemerintah setempat sebagai fasilitatornya. Dan yang tidak kalah penting adalah
pembangunan SDM (sumber daya manusia) yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul
karimah karena dari sini lah sumber keberhasilan dari sebuah daerah. Salah satu
contoh sebuah gerakan moral di kota Makassar yang patut di contoh untuk
pembangunan SDM yaitu gerakan sholat shubuh berjamaah,

Dimana ada tiga bagaian vital dalam sebuah pemerintahan yakni Manusia,
tanah/ wilayah, dan sistem pemerintahan daerah yang ini merupakan perangkat satu
kesatuan dalam menjalankan roda pemerintahan sehingga ketiga hal tersebut menjadi
objek yang harus dibenahi dalam rangka perbaikan daerah.

Terakhir khusus Untuk kaum terpelajar dalam momentum ini mari kita refleksikan
sebagai ajang pertaubatan dari hal –hal buruk yang merusak tatananan kehidupan.
Jadi, Membongkar kebiasaan lama untuk peradaban dearah yang lebih baik itu bentuk
kesadaran kita yang nyata harus dilakukan bagi kaum terpelajar. Mari berlomba dalam
kebaikan. ALLAHU AKBAR, MEDEKA!!

Demikian yang dapat kami sampaikan, mohon maaf atas segala kekurangan, semoga
kita hidup dalam kebermanfaatan.Aamiinn. Sekian!

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.