Anda di halaman 1dari 12

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang

Investigasi kecurangan merupakan aktivitas-aktivitas yang


menginvestigasi kecurangan (fraud) secara langsung, aktivitas-aktivitas
investigasi tindak kecurangan terdiri dari : Penjagaan dan Kegiatan operasional
secara rahasia, Pengawasan, Penggunaan dan pencarian informasi melalui
komputer dan Bukti fisik.
Dalam melakukan investigasi ada beberapa metode yang perlu diterapkan
diantaranya : Metode investigasi fraud, Metode investigasi penyembunyian dan
metode investigasi konversi. Investigasi konversi merupakan elemen ketiga
segitigas kecurangan yang di dalamnya termasuk pendekatan penyelidikan untuk
menginvestigasi. Sebagian besar investigasi koversi melibatkan pencarian catatan
publik dan sumber lain untuk melacak pembelian asset, pembayaran kewajiban,
dan perubahan gaya hidup dan usaha konversi lainnya.
Dalam metode investigasi konversi ada yang namanya pencarian bentuk
konversi yang dilakukan dengan alasan untuk menentukan luas penggelapan dan
mengumpulkan bukti. Selain itu untuk menjadi cakap dalam investigasi konversi
seorang pemeriksa juga perlu memahami informasi yang berasal dari pemerintah
maupun nonpemerintah, memahami basis data noline dan cara menghitung dana
curian menggunakan metode nilai bersih.

1.2 Rumusan Masalah

1. Mengapa Pencarian Bentuk Konversi Dilakukan ?


2. Apa Saja Bentuk-Bentuk Sumber Informasi Pemerintah ?
3. Apa Saja Bentuk-Bentuk Sumber Informasi Nonpemerintah
4. Bagaimana Peran Basis Data Online Dalam Memberikan Informasi ?
5. Bagaimana Konsep Perhitungan Metode Nilai Bersih Untuk Mengetahui
Luasnya Cakupan Dari Dana Curian?

1
BAB II
PEMBAHASAN

2. Metode Investigasi Konversi

Metode ini melibatkan sebagian besar konversi catatan public dan sumber
lainnya untuk melacak pembelian asset, pembayaran kewajiban dan perubahan
gaya hidup dan kekayaan bersih. Ketika orang masuk ke dalam transaksi
keuangan, seperti membeli aset, mereka meninggalkan jejak atau "jejak kaki
keuangan."

2.1 Conversion Searches

Conversion Searches dilakukan karena dua alasan:

(1) untuk menentukan tingkat penggelapan dan

(2) untuk mengumpulkan bukti yang dapat digunakan dalam interogasi untuk
mendapatkan pengakuan.

Untuk menjadi ahli dalam investigasi konversi, pemeriksa perlu memahami


informasi yang dapat dilihat dari :

(1) federal, Negara, dan lembaga lokal dan organisasi lain yang memelihara
informasi yang dapat diakses dalam proses pencarian,

(2) sumber-sumber informasi dari pihak swasta;

(3) sumber-sumber Informasi online; dan

(4) menggunakan metode nilai bersih menganalisis informasi belanja, yang sangat
membantu dalam menentukan jumlah kemungkinan menggelapkan dana.

2.2 Sumber-Sumber Informasi Pemerintah

Banyak badan federal, negara bagian, dan lokal mengelola catatan publik
menurut berbagai hukum yang berlaku. Banyak dari informasi yang dapat diakses

2
oleh siapapun yang menginginkannya, namun beberapa diantaranya dilindungi di
bawah hukum privasi yang mencegah pengungkapan publik.

a. Sumber-sumber Informasi Federal

1. Departemen Pertahanan

Departemen pertahanan mengelola informasi atas semua personil militer, baik


yang masih aktif ataupn yang sudah purna tugas. Departemen ini juga mengelola
informasi individu-individu yang mengancam kemanan nasional. Departemen
secara regular berbagi informasi dengan badan federal lainnya seperti Federal
Bureau Investigastion (FBI) dan Central Intelligence Agency (CIA).

2. Departemen Keadilan

Departemen keadilan adalah badan federal yang memiliki tugas untuk


menegakkan hukum perdata dan hukum pidana federal. Badan ini mengelola
sejumlah catatan kredit dengan pendeteksian, pengusutan, dan rehabilitasi bagi
para pelaku pelanggaran. Departemen keadilan termasuk puhak pengacara
Amerika Serikat, pihak kepolisian Amerika Serikat, dan FBI.

3. Penjara FBI

Badan ini mengoperasionalkan sistem penjara federal secara nasional,


lembaga pemasyarakatn, dan fasilitas komunitas untuk rehabilitasi. Bdan tersebut
bertanggung jawab untuk penhelolaan catatan yang digunakan dalam sejumlah
fasilitas. Karena pelaku kecurangan sering kali merupakan pelaku yang sama,
informasi atas supaya penahanan dari kasus kecurangan sebelumnya sering kali
dapat memberikan bukti penting.

4. Internal Revenue Service

IRS menangani semua hukum pendapatan internal kecuali yang berkaitan


dengan alcohol, senjata api, rokok dan bahan peledak. Catatn IRS ini tidak
tersedia untuk publik, sehingga akses untuk basis datanya biasanya membutuhkan
keterlibatan oetugas lembaga penegak hukum.

3
5. Secret Service

Ini adalah bagian dari departemen keamanan tanah air dan bertanggung jawab
untuk mmeberikan proteksi terhadap presiden Amerika Serikat dan orang penting
federal lainnya. Namun, secret service juga menginvestigasikan upaya pemlasuan,
pencurian cek pemerintah, pelnaggaran penggunaan kartu kredit antarnegara
bagian, dan beberapa kejahatan terkomputerisasi.

6. Layanan Pos Amerika Serikat

Layanan pos Amerika Serikat membantu investigator federal. Mereka


menangani kasus kecurangan skala besar yang melibatkan kegiatan surat-
menyurat dan mereka bekerja untuk proses penuntutan bagi pelaku yang
melakukan pelanggaran hukum terkait layanan pos. melakukan kecurangan di
Amerika serikat sulit dilkaukan tanpa menggunakan sistem surat-menyurat.

7. Central Intelligenci Agency

CIA menginvestigasi masalah keamanan di luar AS, CIA memberikan


informasi yang bermanfaat ketika kasusnya melibatkan masalah internasional
seperti pencucian uang.

8. Administrasi Jaminan Sosial

Administrasi memiliki informasi mengenai individu-individu yang memiliki


nomor jaminan sosial. Badan ini dapat membantu mengidentifikasi area dimana
pelaku tinggal ketika nomor jaminan sosial dikeluarkan. Informasi jaminan sosial
sangat berguna untuk mendeteksi kecurangan. setelah nomor jaminan sosial
seseorang diketahui maka berbagai catatn federal, negara bagian, lokal dan catatan
pribadi dapat diakses.

b. Sumber-Sumber Informasi Negara Bagian

1. Pengacara Umum Negara Bagian

Badan ini memiliki catatan terkait individu yang telah dihukum karena
pelanggaran hukum perdata dan pidana negara bagian.

4
2. Penjara Negara Bagian

Badan ini mengelola catatan atas semua individu yang telah dipenjarakan
dalam sistem penjara negara bagian dan juga individu yang dalam masa percobaan
atau pembebasan bersyarat.

3. Sekretariat Negara Bagian

Sekretariat negara bagian mengelola semua jenis catatan yang terkait bisnis
dan dokumen Uniform Commercial Code (UCC). Setiap peruahaan harus
mengarsipkan dokumen di negara bagian dimana ia didirikan. Dokumen-dokumen
ini biasanya dikelola oleh kantor secretariat negara bagian, mengungkapkan
penggabungan, anggaran rumah tangga, dll. Catatan ini merupakan informasi
publik dan dapat bermanfaat dalam menghimpun infomrasi terkait organisasi yang
melakukan kecurangan. Mereka dapat menginformasikan apakah organisasi
secara sah melakukan kegiatan bisnis dan apakah oajaknya telah dibayar. Mereka
juga memberikan nama rekanan, pemegang saham utama, anggota dewan, dan
afiliasi bank.

4. Department of Motor Vehicles

Bagian ini berkaitan dengan pengelolaan SIM seseorang. Catatn ini


memungkinkan anda dapat mengakses sejarah berkendara seseorang, alamat,
sanksi atas pelanggaran lalu lintas, nama, tanggal lahir, tempat lahir dan foto.

5. Department of Vital Statistic

Departemen ini mengelola catatn kelahiran. Dokumen ini sangatlah sulit untuk
didapatkan namun, dokumen ini memiliki informasi yang berguna mengenai
tempat lahir dan orang tua biologis dan banyak orang memiliki daya traik pada
temoat-tempat dimana mereka tumbuh.

6. Departemen Terkait Regulasi Bisnis

Sebagian besar negara bagian memiliki departemen terkait regulasi bisnis atau
lembaga serupa yang mengelola informasi berlisensi terkait sejumlah tenaga
professional. Informasi berlisensi secara umum dikelola atas akuntan, pengacara,

5
banker, dokter, teknisi listrik, tukang pipa air, kontraktor, ahli mesin, perawar,
agen real estate, pialang saham, agen travel, dll.

c. Catatan Wilayah dan Lokal

Badan wilayah dan badan lokal lainnya mengelola catatan yang ebrmanfaat
khussunya dalam investigasi kecurangan. sifat dasar secara terperinci dari catatan-
catatan ini membuatnyaa sangat bernilai. Berikut beberap contoh catatan wilayah
yang dikelola.

1. Petugas Wilayah

Petugas wilayah mengelola berbagai catatan warga negara lokal, termasuk


catatan registrasi sebagai pemilih dan lisensi pernikahan. Catatan pernikahan dan
catatan registrasi sebagai pemilih bermanfaat dalam proses investigasi kecurangn.
Dua dokumen tersebut memberikan informasi lengkap tentang seseorang.

2. Kantor Tanah Wilayah dan Kantor Penilaian Pajak

Kantor ini mengelola catatan real estate untuk tanah yang berolkasi di wilayah
tertentu. Ada du acara umum untuk menulusuri catatan real estate. Pertama
kepemilikan tanag umunya ditemukan di kantor tanah wilayah atau di kantor
pencatatan akte notaris. Catatan kantor tanah wilayah mengidentifikasi
kepemilikan asset, utang, pemegang hipotek, perwakilan atau pemebli, dan orang
yang memiliki tanah tersebut sebelum dan sesudah penjualan. Kedua catatan
pajak property yang dikelola di kantor penilai wilayah, yang juga mengelola
catatan properti. Catatan properti dapat diindeks berdasarkan alamat atau deskripsi
hukum atau berdasarkan nama pemilik, atau dapat diindeks juga berdasarkan
nama pembeli atau penjual. Catatan pajak properti berisi infromasi mengenai
deskripsi hukum atas properti dan nilai diukur saat ini.

3. Kepala Polisi Wilayah dan Pejabat Lainnya

Kantor seperti kepolisian kota, kepolisian wilayah, divisi pembebasan


bersyarat, dan divisi pemberian jaminan memiliki informasi mengenai sanksi dari
tindakan kejahatan, pernyataan dakwaan, laporan yang berisi informasi terkait

6
proses hukum, pernyataan atas sanksi yang dikenakan, informasi terkait masa
penahanan, dan informasi terkait pembebasan bersyarat. Karena banyak pelaku
kecurangan adalah pelaku yang kembali melalukan hal yang sama, sumber-
sumber ini mungkin memiliki informasi tentang terjadinya penggelapan di masa
lalu.

4. Pengadilan Lokal

Berbagai pengadilan lokal mengelola catatan atas pelanggaran hukum di masa


lalu, termasuk informasi terkait proses hukum seperti histori pribadi., histori
pekerjaan, informasi pribadi dan informasi fisik, dakwaan yang pernah diputuskan
sebelumnya, perjanjian penyelesaian perceraian dan masalah terkait properti,
tuntutan hukum atas kesalahan pribadi, klaim keuangan dan proses peradilan,
klaim kecurangan dan mitra yang bekerjasama dalam upaya konspirasi,
kebangkrutan, surat pernyataan hibah, dan surat pengesahan dari hakim. Informasi
kebangkrutan dapat juga ditemukan pada berbagai situ online seprti
www.bangkruptcyinformation.com, termasuk status kebangkrutan yang terkait
saat ini, daftar kreditur, utang, asset, dan karakteristik informasi. Catatan-catatan
ini dapat menunjukkan bagaimana kemungkinan asset dapat disembunyikan.
Informasi terkait surat pernyataan hibah dan surat pengesahan dari hakim dapat
membantu mengidentifikasi asset (dan sumber-sumber asset) dari pelaku. Banyak
pelaku sering kali menjustifikasi gaya hidup mewah mereka dengan mengklaim
memiliki uang warisan. Beberapa klaim dapat divalidasi atau diabaikan dari
infromasi yang terkadnung dalam surat pernyataan hibah dan surat pengesahan
dari hakim.

5. Departemen Perizinan

Departemen perizinan memberikan informasi atas izin kepemilikan senjata api


(bahan kimia berbahaya), gangguan kesehatan, izin membangun lift dalam gedung
dan izin mendirikan bagunan. Departemen yang mengeluarkan perizinan dapat
membantu mengidentifikasi sifat dasar dan lokasi bisnis, sewa yang baru, dan
konstruksi saat ini.

7
2.3 Sumber Informasi dari Pihak di Luar Pemerintah

Ratusan sumber informasi dari pihak diluar pemerintah tersedia bagi pihak-
pihak yang ingin mencarinya. Catatan penggunaan (gas, listrik, air, sampah, dan
saluran pembuangan limbah), misalnya, memberikan nama orang yang ditagih,
menunjukkan apakah orang tersebut hidup atau memiliki properti diwilayah
tertentu, dan mengidentifikasi jenis penggunaan dari aktivitas bisnis. Cara lain
untuk memperoleh informasi keuangan adalah melalui pihak yang telah
memberikan informasi sebelumnya.

Berbagai lembaga pelaporan kredit mengelola catatan kredit secara pribadi


atas setiap individu ataupun organisasi. Ada 2 jenis lembaga pelaporan:

1) lembaga pelaporan kredit berbasis dokumen, yang mengembangkan


informasi dari dokumen kredit mereka, dan
2) lembaga pencatatan dan investigasi publik, yang mengumpulkan sebagian
besar informasi melalui wawancara. Lembaga kredit utamanya digunakan
pada organisasi ritel.

Lembaga pelaporan kredit umumnya mengelola informasi berikut:

 Informasi pelanggan, seperti alamat, umur, anggota keluarga, dan


pendapatan.

 Informasi akun, seperti jadwal pembayaran, barang-barang yang dibeli,


dan kebiasaan membeli.

 Informasi pemasaran, seperti informasi pelanggan secara lebih terperinci


berdasarkan umur, jenis kelamin, dan tingkat pendapatan.

 Informasi pegawai saat ini dan sebelumnya.

8
2.4 Basis Data Online

Peningkatan jumlah basis data online dan komersial akan membantu


memberikan informasi. Basis data dapat diperoleh dengan berlangganan, memiliki
biaya tertentu per-penggunaan, atau memungkinkan pencarian bebas yang tidak
terbatas. Beberapa basis data saling tumpuh tindih dengan basis data yang lain,
namun sebagian besar berisi informasi unik yang dapat berguna untuk sebuah
kasus. Banyak basis data yang berisi informasi kebangkrutan, catatan pengadilan,
real estat, penghindaran pajak, dokumen UCC, dan informasi keuangan yang
penting lainnya. Beberapa situs yang bernilai dari basis data komersil dan/atau
publik, disertai deskripsi singkat dari jenis informasi yang tersedia, dicantumkan
disini dalam urutan alfabetik. Pencarian Internet Ketersediaan internet secara
publik merupakan sumber informasi yang sangat berharga. Saat mesin pencariaan
seperti Google, Alta Vista, Yahoo! Tidak melakukan pencarian basis data secara
internal seperti AutoTrackXP atau LexisNexis, mereka mengindeks jumlah yang
signifikan atau situs publik. Hasilnya biasanya termasuk situs yang paling sering
dikunjungi, situs perusahaan, dan situs publik lainnya.

2.5 Metode Nilai Bersih

Setelah investigator menghimpun informasi mengenai gaya hidup dan


kebiasaan berbelanja dari catatn publik dan sumber lain, mereka biasanya ingin
mengetahui luasnya cakupan dari dana curian. Cara tang paling umum untuk
menetukan luasnya cakupan dari dana curian tersebut adalah dengan perhitungan
nilai bersih. Adapun perhitungan nilai bersih :

1. Asset – Liabilitas = nilai bersih


2. Nilai bersih – nilai bersih tahun lalu = peningkatan nilai bersih
3. Peningkatan nilai bersih + biaya hidup = pendapatan
4. Pendapatan – dana dari sumber yang diketahui = dana dari sumber yang
tidak diketahui

9
Ketika orang memiliki pendapatan, mereka akan membeli asset tambahan,
melunasi kewajiban, atau meningkatkan gaya hidupnya, oleh karena itu biaya
hidup pun akan semakin meningkat, pendapatan yang diketahui sumbernya
dikurangi pendapatan yang tidak diketahui sumbernya yang akan memberikan
estimasi wajar atau tidaknya dana yang tidak diketahui sumbernya. Melakukan
verifikasi atau mengeliminir sumber-sumber dana lainnya (seperti warisan,
kemenangan judi, dan pemberian hadiah) memberi estimasi yang baik atas jumlah
dan yang kemungkinan dicuri.

Metode nilai bersih untuk mengetahui jumlah yang digelapkan telah didaptakn
para investigator kecurangan beberap tahun terakhir ini.

10
BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Metode konversi melibatkan sebagian besar konversi catatan public dan


sumber lainnya untuk melacak pembelian asset, pembayaran kewajiban dan
perubahan gaya hidup dan kekayaan bersih. Dalam metode konversi
investigasi terdapat hal-hal penting yang perlu dilakukan yaitu : pencarian
bentuk konversi.
Pencarian bentuk konversi dilakukan dengan dua alasan yaitu untuk
mengetahui luas penggelapan dan mengumpulkan bukti yang dapat digunakan
dalam interogasi untuk mendapatkan pengakuan, selain itu sebagai seorang
auditor fraud mengetahui berbagai informasi merupakan hal yang amat penting
agar auditor dapat cakap dan tanggap mengenai indikator fraud yang, informasi
yang dibutuhkan meliputi :

a). informasi yang berasal dari pemerintah baik mengenai informasi federal,
Informasi Negara Bagian maupun Catatan Wilayah dan Lokal.

b). Informasi diluar pemerintah misalnya Catatan penggunaan (gas, listrik, air,
sampah, dan saluran pembuangan limbah), mengenai informasi nama orang
yang ditagih, menunjukkan apakah orang tersebut hidup atau memiliki
properti diwilayah tertentu, dan mengidentifikasi jenis penggunaan dari
aktivitas bisnis. Cara lain untuk memperoleh informasi adalah melalui pihak
yang telah memberikan informasi sebelumnya.

c). Basis data online sebagai media untuk memperoleh informasi

d). Metode Nilai Bersih sebagai cara yang paling umum untuk menetukan
luasnya cakupan dari dana.

11
Daftar Pustaka

Putri, Ira Ardella. 2016. Resume Fraud Examination And Audit Investigativ.
https://docuri.com. Diakses pada tanggal 31 maret 2018

Dwi N, Nur Ariana. 2016. Metode Investigasi Konversi. Fakultas Ekonomi Dan
Bisnis. Universitas Brawijaya Malang. https://www.scribd.com, diakses
Pada 24 Maret 2018

Darmawan, Budi. Rmk Chapter 9 Model Investigasi Konversi. Fakultas Ekonomi


dan Bisnis. Universitas Brawijaya. https://ubrawijaya.academia.edu/.
Diakses 31 maret 2018.

novijartebiary. 2015. Resume Metode Investigasi Konversi.


https://dokumen.tips/documents/. Diakses 31 maret 2018.

12