Anda di halaman 1dari 4

Pada prinsipnya lokasi industri dapat dipengarhi oleh pertimbangan ekonomimeski pertimbangan

non ekonomi juga dapat memengaruhi lokasi beberapa unitindustri. Memaksimalkan keuntungan
adalah tujuan paling penting dalammenentukan lokasi untuk mendirikan industri atau usaha. Ada
beberapa faktoryang menarik untuk beberapa jenis industri tentang penentuan lokasinya.
Berikutini faktor‐faktor tersebut:
1. Ketersediaan Bahan Baku
Dalam menentukan lokasi industri, kedekatan dengan sumber bahan baku sangat penting.
Kedekatan dengan sumber bahan baku akan mengurangi biaya produksiindustri. Untuk sebagian
besar dari industri besar, biaya bahan baku membentuk sebagian dari total biaya. Oleh karena itu,
sebagian besar industri berbasis agro‐ dan hutan akan terletak di sekitar sumber pasokan bahan
baku.
2. Ketersediaan Tenaga Kerja
Cukup pasokan tenaga kerja murah dan terampil diperlukan untuk perkembanganindustri. Daya
tarik dari industri terhadap pusat‐pusat tenaga kerja tergantung pada rasio biaya tenaga kerja
terhadap total biaya produksi yang Weber menyebut'Indeks Biaya Buruh'. Contohnay ketersediaan
tenaga terampil pembuat rokokmembuat pabrik rokok berkembang pesat di Kudus dan sekitarnya.

3. Jarak ke Daerah Pemasaran


Akses ke pasar merupakan faktor penting yang harus dipertimbangkan. Industriyang menghasilkan
komoditas yang mudah rusak atau besar yang tidak dapatdiangkut melalui jarak jauh umumnya
terletak di dekat pasar. Industri yang terletak di dekat pasar bisa dapat mengurangi biaya
transportasi dalammendistribusikan produk jadi seperti dalam kasus roti dan roti, es, kaleng,
kalengmanufaktur, dll. Aksesibilitas pasar lebih penting dalam hal industri manufaktur barang
bukan barang‐barang produksi.
4. Fasilitas Transportasi
Transportasi pada umumnya mempengaruhi lokasi industri. Transportasi dengantiga mode, yaitu,
air, jalan, dan rel secara kolektif memainkan peran penting.Jadi titik‐titik persimpangan air, jalan
raya dan rel kereta api menjadi pusatbersenandung dari kegiatan industri. Selanjutnya, mode dan
kebijakantransportasi Pemerintah jauh mempengaruhi lokasi unit industri. Jalan top lintasjawa
membaut industri berderet di sepanjang tol untuk memudahkan distribusi.
5. Energi
Faktor lain yang mempengaruhi lokasi industri adalah ketersediaan listrik, air,angin, batubara, gas
dan minyak bumi. Air dan tenaga angin banyak dicarisebagai sumber pasokan listrik sebelum
penemuan mesin uap. Selama abadkesembilan belas, kedekatan dengan batubara‐bidang menjadi
pokok menemukanpengaruh pada pengaturan dari industri baru, terutama, untuk industri
berat.Dengan diperkenalkannya sumber daya seperti listrik, gas, minyak, dll faktor dayamenjadi
lebih fleksibel mengarah ke penyebaran dan desentralisasi industri.

PT ASAHIMAS FLAT GLASS


Perseroan mempunyai komitmen dan kesadaran untuk selalu patuh terhadap hukum dan peraturan
yang berlaku, termasuk peraturan di bidang kesehatan, keselamatan kerja dan lingkungan hidup.
Perseroan telah memiliki buku manual Aturan-Aturan Dasar Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
yang berlaku bagi seluruh karyawan dan manajemen Perseroan. Tujuan diterbitkannya aturan
tersebut agar setiap karyawan dapat memahami dan mempraktikan pedoman/aturan dasar
keselamatan dan kesehatan kerja dengan benar sehingga tidak mengalami kecelakaan kerja. Selain
itu Perseroan juga mempunyai Kebijakan Praktik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), yaitu
“Hentikan Produksi/Kegiatan Bila Tanpa Jaminan Keselamatan & Kesehatan Kerja”.
1.Fokus pada pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja melalui
Risk Assesment,
2.Meningkatkan program K3 yang melibatkan karyawan dan mengembangkan budaya
keselamatan yang berkelanjutan,
3.Memastikan kondisi lingkungan kerja yang aman bagi karyawan dan melakukan peningkatan
berkelanjutan,
4.Menerapkan aktivitas K3 disemua lini dan mematuhi peraturan perundangan dan persyaratan
K3,
5.Mendorong para karyawan untuk berpartisipasi dalam aktifitas K3.
Dalam mendukung kebijakan tersebut Perseroan telah melakukan beberapa kegiatan, antara lain:
Kampanye “
Safety First
”Dalam menjalankan kegiatannya Perseroan selalu mengedepankan keamanan dan keselamatan.
Safety adalahBasic. Dalam rangka meningkatkan kesadaran karyawan akan pentingnya
keselamatan kerja, Perseroan secara terus menerus mengingatkan pentingnya Safety dalam setiap
aktifitas. Himbauan tersebut diinformasikan secara langsung, melalui running text, pelatihan wajib
bagi seluruh karyawan melalui safety simulator dan sebagainya. Perseroan juga meminta agar
setiap karyawan melakukan “Kiken Yochi” (prediksi bahaya), Tool Box Meeting (TBM) dan
Patrol dengan melakukan pemeriksaan terhadap lingkungan pekerjaan sebelum melaksanakan
pekerjaan. Hasil positif dari upaya-upaya tersebut, selama tahun 2012 tidak ada kecelakaan kerja
yang serius (No Serious Accident) pada pabrik Perseroan yang berlokasi di Jakarta, Sidoarjo dan
Cikampek. Ini menunjukantingkat kecelakaan kerja pada Perseroan sangat rendah. Upaya-upaya
yang telah dilakukan oleh Perseroan juga mendapatkan penghargaan dengan diraihnya predikat
Excellent Safety Plant Award dari AGC Group Jepang dan Zero Accident Award dari Kementrian
Tenaga Kerja RI. Simulasi Kondisi Darurat Pada tahun 2012, Perseroan telah melakukan
serangkaian kegiatan simulasi untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam dan kondisi darurat,
seperti gempa bumi, banjir, tsunami, kebocoran Heavy Oil,SO2 dan kebakaran.
Tujuan dari kegiatan simulasi tersebut adalah untuk melatih setiap karyawan dalam menghadapi
bencana alamdan keadaan darurat, serta untuk mengevaluasi fasilitas dan sistem komunikasi dalam
kondisi darurat. Sehingga pada saat bencana benar-benar terjadi diharapkan sudah memiliki
pengetahuan yang cukup untuk melindungi diri dan lingkungannya.
Kesehatan Bagi KaryawanSebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan bagi seluruh karyawan
Perseroan. Paling sedikit satu kali dalamseminggu, Perseroan mengundang pelatih olah raga yang
ahli dalam bidangnya, dan mengundang setiap karyawan Perseroan untuk dapat ikut serta dalam
usaha menjaga kesehatan. Perseroan juga aktif mengambi tindakan-tindakan pencegahan yang
merugikan kesehatan karyawan, Perseroan bekerja sama dengan beberapa Rumah Sakit yang ada
memberikan penyuluhan-penyuluhan dan seminar secara berkala tentang penyakit-penyakit yang
sering terjadi di masyarakat.
Perseroan juga menyediakan Poliklinik beserta dengan dokter dan paramedisnya pada setiap lokasi
pabrik Perseroan. Fasilitas tersebut bertujuan agar karyawan dapat diberikan layanan secara cepat baik
dalam kondisi normal atau darurat.
Setiap tahun Perseroan juga secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan kepada seluruh Karyawan
seperti rontgen, urine, darah, tekanan darah dan lain-lain. Perseroan juga mengadakan lomba-lomba
tentang kesehatan, seperti lomba P3K, lomba penulisan slogan kesehatan, kampanye hari tanpa rokok
dan lain-lain. Perseroan juga telah mendaftarkan karyawan Perseroan pada Jaminan Sosial Tenaga
Kerja (JAMSOSTEK) yang meliputi jaminan kecelakaan kerja, jaminan meninggal dan jaminan hari
tua.