Anda di halaman 1dari 6

TUGAS PENULISAN LAPORAN

“RESUME“
Oleh :

Nama : Idan Ramadhan


NRP : 153030074

PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PASUNDAN
BANDUNG
2017
RESUME PENULISAN LAPORAN
1. Cover (Judul)
2. Lembar Pengesahan
3. Kata Pengantar
4. Abstrak
5. Daftar Isi
6. Daftar Tabel, Daftar Gambar
7. Pendahuluan
8. Studi Literatur
9. Metodologi
10. Hasil dan Pembahasan
11. Kesimpulan dan Saran
12. Daftar Pustaka

Berikut penjelasan mengenai ketentuan tersebut :

1. Cover (judul)
Sebagai halaman terdepan yang pertama terbaca dari suatu karya ilmiah, Halaman
Sampul harus dapat memberikan informasi singkat, jelas dan tidak bermakna ganda
(ambigu) kepada pembaca tentang karya ilmiah tersebut yang berupa judul, jenis karya
ilmiah (skripsi/tesis/disertasi/tugas akhir), logo institusi, identitas penulis, jurusan,
fakultas dan tahun pembuatan.

2. Lembar Pengesahan
Halaman Pengesahan berfungsi untuk menjamin keabsahan karya ilmiah atau pernyataan
tentang penerimaannya, khususnya skrispi, tesis, dan tugas akhir oleh institusi penulis.

3. Kata Pengantar
Halaman Kata Pengantar memuat pengantar singkat atas karya ilmiah. Halaman
Ucapan Terima Kasih memuat ucapan terima kasih atau penghargaan kepada berbagai
pihak yang telah membantu dalam penyusunan tugas akhir. Sebaiknya, ucapan terima
kasih atau penghargaan tersebut juga mencantumkan bantuan yang mereka berikan,
misalnya bantuan dalam memperoleh masukan, data, sumber informasi, serta bantuan
dalam menyelesaikan tugas akhir.

4. Abstrak
Abstrak merupakan ikhtisar suatu tugas akhir yang memuat permasalahan, tujuan, metode
penelitian, hasil, dan kesimpulan. Abstrak dibuat untuk memudahkan pembaca mengerti
secara cepat isi tugas akhir untuk memutuskan apakah perlu membaca lebih lanjut atau
tidak.

5. Daftar Isi
Daftar Isi memuat semua bagian tulisan beserta nomor halaman masing-masing, yang
ditulis sama dengan isi yang bersangkutan. Biasanya, agar daftar isi ringkas dan jelas,
subbab derajat ke dua dan ke tiga boleh tidak ditulis.
6. Daftar Tabel, Daftar Gambar
Daftar tabel, gambar, dan daftar lain digunakan untuk memuat nama tabel, gambar, dan
sebagainya yang ada dalam tugas akhir. Penulisan nama tabel, gambar, dan sebagainya
menggunakan huruf kapital di awal kata (title case).

7. Pendahuluan
Bagian pendahuluan berisi latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan,
metode penelitian, dan sistematika penulisan.

 Latar Belakang
Latar belakang masalah ini mencakup semua hal yang dibahas dalam tugas
akhir/skripsi tersebut. Secara umum, latar belakang masalah ini membahas faktor
faktor apa myang medorong penulis untuk memilih topik bahasan di skripsi/tugas
akhir tersebut dan apa saja masalah yang ada yang akan dipecahkan atau dibahas
didalam skripsi atau tugas akhir tersebut.

 Rumusan Masalah
Rumusan masalah ini berupa pertanyaan mengenai masalah yang akan dibahas atau
dipecahkan didalam tugas akhir atau skripsi tersebut. Pertanyaan ini biasanya
muncul berupa bagaimana cara untuk memecahkan masalah yang ada disebuah
obyek penelitian.

 Batasan Masalah
Batasan masalah ini biasanya berupa batasan batasan yang ditentukan untuk
memecahkan masalah yang ada dalam skripsi atau tugas akhir. Batasan masalah ini
berfungsi agar penulis atau pembahasan didalam tugas akhir ini fokus pada masalah
yang diajukan pada rumusan masalah saja dan tidak melebar kemana-mana.

 Tujuan
Tujuan penulisan ini berisi jawaban dari pertanyaan atau permasalahan yang telah
diungkapkan pada bagian rumusan masalah. Isi tugas akhir ini akan mengacu pada
tujuan penulisan ini.

 Manfaat Penulisan
Manfaat penulisan berisi tentang pemanfaatan dalam pembuatan tugas akhir/skripsi
yang dikaitkan dengan hasil yang diperoleh dalam metodologi dan proses analisis.

 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan berisi uraian singkat bagian inti dari naskah tugas akhir.

8. Studi Literatur
Pada Landasan teori diuraikan secara sistematis teori-teori yang berhubungan dengan
permasalahan yang dibahas pada tugas akhir.

9. Metodologi Ilmiah
Metode ilmiah pada dasarnya adalah penggabungan berpikir rasional dengan berpikir
empiris. Pada hakikatnya penelitian adalah perwujudan dari metode ilmiah yakni usaha
atau kegiatan untuk memecahkan masalah berdasarkan berpikir ilmiah. Langkah-langkah
yang ditempuh dalam metode ilmiah adalah :
1. Melakukan pengamatan (observasi),
2. Merumuskan masalah,
3. Menyusun kerangka berpikir,
4. Merumuskan hipotesis,
5. Memprediksi,
6. Melakukan eksperimen,
7. Menguji hipotesis berdasarkan data yang telah diperoleh
8. Menarik kesimpulan, dan
9. Melakukan eksperimen lanjutan.

10. Metodologi Penelitian Bidang Teknologi


Sebelum membahas metode penelitian bidang teknologi, penting untuk diketahui
mengenai definisi teknologi itu sendiri. Menurut Wikipedia
(http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi), kata teknologi memiliki lebih dari satu definisi.
Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses
yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Sebagai aktivitas manusia,
teknologi mulai sebelum sains dan teknik.
 Berbagai metode penelitian dalam bidang teknologi
Penelitian secara umum terbagi tiga kelompok yaitu:
1. Penelitian dasar/fundamental (Basic Reseacrh)
2. Penelitian terapan (Applied Research)
3. Penelitian Pengembangan (Development Research)

Secara garis besar, ragam metode penelitian yang telah dikenal dan diterapkan dalam
bidang teknologi terdiri atas tiga kelompok, yaitu:
1. Penelitian Teoritik,
2. Penelitian Eksperimental, dan
3. Penelitian Rekayasa

11. Hasil dan Pembahasan


Bagian ini antara lain berisi laporan data-data hasil penelitian dan pembahasan hasil
penelitian berdasarkan data-data yang telah diperoleh.

 Hasil Penelitian
Bagian ini berisi paparan objektif peneliti terhadap hasil-hasil penelitian, antara lain:
penemuan-penemuan penelitian, penjelasan serta penafsiran dari data dan hubungan
yang diperoleh, serta pembuatan generalisasi dari penemuan. Apabila terdapat
hipotesis, maka pada bagian ini juga dijelaskan proses pengujian hipotesis serta
hasilnya. Hasil penelitian harus disajikan secara jelas dan sistematis agar mudah dibaca
dan dipahami.Penyajian hasil penelitian dapat dilakukan dengan cara deskriptif
(naratif), menggunakan tabulasi, tabel atau grafik, atau dengan menggunakan
gabungan dua atau ketiganya secara sekaligus. Penggunaan ketiga cara tersebut
disesuaikan dengan jenis data dan sejauh mana diskripsi data akan dijelaskan.
Biasanya, untuk memberikan paparan yang jelas, peneliti menggunakan ketiga cara
tersebut secara bersamaan. Misalkan, pada awalnya peneliti memaparkan narasi
temuannya, kemudian didukung dengan sajian data dalam bentuk tabulasi, tabel atau
grafik. Atau, peneliti menyajikan data-data hasil penelitian, kemudian didukung grafik
dilanjutkan deskrisi naratifnya.

 Pembahasan hasil penelitian


Pembahasan hasil penelitian dimaksudkan untuk mengemukakan analisis dan ulasan
terhadap hasil penelitian yang diarahkan untuk mendapatkan kesimpulan guna
memenuhi tujuan penelitian. Pembahasan dimaksukan untuk menyajikan gambaran
yang lebih tajam terhadap data-data temuan, sehingga pada bagian ini peneliti tidak
hanya sekedar menyajikan ulang data, melainkan memberikan analisis, penafsiran, dan
pemaknaan terhadap temuannya. Dengan demikian jelas bahwa esensi dari
pembahasan adalah menjelaskan pemaknaan terhadap data-data hasil penelitian
sehingga dapat dipahami dengan jelas temuan penelitian yang diperoleh.

Pembahasan dapat dilakukan dengan fokus pada aspek teoritis dan aspek metodologis.
Pada aspek teoritis, perlu dijelaskan dan dibandingkan antara premis- premis yang
sudah digunakan untuk membangun hipotesis dengan kenyataan empiris di lapangan.
Bila teori yang ada belum mampu menjelaskan fenomena tersebut, dapat digunakan
logika, baik deduktif maupun induktif. Pada aspek metodologis perlu disadari bahwa
tidak ada sebuah penelitian yang sempurna, yang sedikit banyak akan mempengaruhi
hasil penelitian. Dalam kaitannya dengan hal ini, peneliti perlu mengkaji kemungkinan
hasil penelitian tersebut dipengaruhi oleh kontribusi langkah-langkah metodologis
yang sudah dilakukan, misalnya apakah cara penetapan variable benar, cara analisi
datanya tepat dan sebagainya.

Pembahasan harus dilakukan dengan analisis mendalam terhadap hasil penelitian.


Berdasarkan data-data yang ada, peneliti mengkomunikasikan apa arti atau penafsiran
data tersebut terkait dengan masalah yang akan dipeccahkan dalam penelitian. Dalam
hal ini peneliti juga perlu menyampaikan bagaimana analisis peneliti terhadap data
yang ada, baik secara sendiri-sendiri, maupun pembacaan terhadap keseluruhan data.
Analisis dan penafsiran terhadap data ini kemudian dilanjutkan dengan penjelasan
peneliti mengenai pemecahan masalah yang sedang diteliti.

Pembahasan juga perlu dilakukan dengan melakukan pembandingan hasil penelitian


penelitian yang diperoleh dengan hasil-hasil penelitian sebelumnya, referensi atau
teori-taori yang ada. Hal ini perlu dilakukan untuk memberikan interpretasi yang lebih
luas dan mendalam terhadap hasil-hasil yang diperoleh. Dengan demikian, hasil
penelitian yang diperoleh dapat dipahami secara komprehensif dan mendalam
sehingga nampak dengan jelas bagaimana hasil penelitian yang didapatkan diantara
hasil-hasil penelitian dan teori-teori yang pernah ada.

Penjelasan harus dibuat bukan hanya jika hasil penelitian sesuai dengan hipotesis,
bahkan jika tidak sesuaipun harus dibuat penjelesannya. Hal ini mengingat bahwa
tidak setiap hipotesis dapat dibuktikan kebenarannya melalui penelitian yang
dilakukan. Penelitian tidak diharuskan dapat membuktikan kebenaran hipotesis
sehingga apabila ternyata data-data hasil penelitian tidak mendukung pembuktian
kebenaran hipotesisnya, peneliti harus memberikan penjelasan apa adanya dan
memadai agar temuannya tersebut dapat dipahami dengan baik.

12. Kesimpulan dan Saran


 Kesimpulan
Kesimpulan merupakan pernyataan singkat dan tepat tentang hasil akhir penelitian.
Kesimpulan berisi jawaban terhadap masalah yang diteliti atau menjelaskan hasil
pengujian hipotesis. Kesimpulan ditulis berdasar pada hasil penelitian yang telah
dipaparkan dan dibahas pada bagian sebelumnya. Dengan demikian, kesimpulan hasil
penelitian tidak hanya berupa pernyataan sepihak dan spekulatif peneliti, melainkan
benar-benar berpijak pada hasil-hasil yang diperoleh dalam penelitian.

 Saran
Bagian ini berisi saran dari peneliti yang disusun berpijak pada hasil penelitian yang
telah diperoleh. Saran diberikan untuk pengembangan baik bagi sisi keilmuan instansi,
atau peneliti untuk kelanjutan penelitian. Berdasarkan hasil yang diperoleh, peneliti
juga bisa memberikan rekomendasi kepada pihak-pihak yang terkait dengan hasil
penelitian. Rekomendasi yang diberikan harus berpijak pada hasil penelitiannya, tidak
boleh rekomendasi yang muncul karena pemikiran spekulatif dari peneliti.

13. Daftar Pustaka


Daftar Pustaka adalah tulisan yang tersusun di akhir sebuah karya ilmiah yang berisi
nama penulis, judul tulisan, penerbit, identitas penerbit dan tahun terbit sebagai sumber
atau rujukan seorang penulis. Daftar Pustaka ada pada semua jenis karya
tulis ilmiah seperti buku, skripsi, makalah, artikel dan sebagainya.