Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

ANALISIS MENGGUNAKAN NETWORK PLANNING

DISUSUN OLEH :

NAMA : FAATH AZIZ


NPM : 15010023
SEMESTER: EMPAT (4)

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) MUHAMMADIYAH


PRINGSEWU – LAMPUNG
2018

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT. atas berkah dan karunia-Nya kami dapat
menyusun dan menyelesaikan makalah ini yang berjudul “ANALISIS
MENGGUNAKAN NETWORK PLANNING”.

Makalah ini tidak mungkin terwujud tanpa adanya bantuan, arahan, bimbingan
dan nasehat dari semua pihak. Sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini.
Maka pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang telah membantu terselesaikannya makalah ini.

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan keterbatasan dalam


penyajian data dalam makalah ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik
dan saran yang membangun dari semua pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Semoga makalah ini berguna dan dapat memberikan informasi bagi kita semua.

2
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ……………………………………...................… i


KATA PENGANTAR …………………………..........…..............….… ii
DAFTAR ISI ………………………………………..........…..........…… iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang …………………………...............… 1
1.2 Rumusan Masalah …………………..………....…… 1
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian, Kegunaan, dan Manfaat Network
Planning …….........................................................… 2
2.2 Analisis Network Planning Pada Pekerjaan …......… 5
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan ………………………….…….......…… 7
3.2 Saran ………………………………………..........… 7
DAFTAR PUSTAKA

3
BAB I
PENDAHULUAN

A. Pendahuluan

Aspek manajemen dan organisasi merupakan hal yang tidak terpisahkan dari
beberapa aspek kajian. Dimana keberhasilan suatu kegiatan bisnis yang
telah dinyatakan feasible untuk dikembangkan, sangat dipengaruhi oleh
peranan manajemen dalam penyampaian tujuan baik menyangkut masalah
esdm maupun menyangkut rencana perusahaan secara keseluruhan haruslah
disusun dengan tujuan perusahaan.

Aspek manajemen merupakan aspek yang cukup penting dianalisis untuk


kelayakan suatu usaha. karena walaupun suatu usaha telah dinyatakan layak
untuk dilaksanakan tanpa didukung dengan manajemen dan organisasi yang
baik, bukan tidak mungkin akan mengalami kegagalan.

Fungsi-fungsi manajemen:
1. Perencanaan (Planning)
2. Pengorganisasian (Organizing)
3. Pelaksanaan (Actuating)
4. Pengawasan (Controlling)

Dengan adanya latar belakang tersebut, maka penulis akan membahas salah
satu dari fungsi-sungsi manajemen tersebut yaitu perencanaan (planning).

B. Rumusan Masalah

1. Apa pengertian, kegunaan, dan manfaat dari network planning?


2. Bagaimana analisis network planning pada pekerjaan?

4
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian, Kegunaan, dan Manfaat Network Planning

Pengertian Network Planning (NWP)


Network Planning (NWP) merupakan suatu cara baru dalam bidang
perencanaan dan pengawasan suatu proyek. Yaitu suatu gambaran dari
rencana proyek dan urutan-urutan dari pada kegiatan yang harus
dilaksanakan.

Penggunaan NWP pada penyelenggaraan proyek yaitu ;


1. Untuk memasukkan informasi tetap
2. Kemampuan yang tinggi untuk mengambil keputusan
3. Sumber daya dalam keadaan siap pakai
4. Kemampuan untuk melaksanakan proses pengelolahan sumber daya

Kegunaan Network Planning


Data atau informasi yang diperoleh, namun tidak teratur dapat terorganisir
dengan tepat. Dapat menunjukkan urutan pekerjaan sebuah proyek kerja
konstruksi yang paling efisien, diukur dari sudut biaya dan waktu
pelaksanaan proye tersebut.
 Dapat memfokuskan perhatian pada hal-hal yang kritis yang mungkin
terjadi pada pelaksanaan sebuah pekerjaan konstruksi.
 Mengarahkan seorang pimpinan mengambil keputusan dan mengelola
resources (sumber daya) dalam usaha mempercepat selesainya
proyek.Resources yang dibutuhkan dapat berupa orang, peralatan dan
juga fasilitas-fasilitas khusus untuk mengerjakan proyek tesebut.
 Memudahkan koordinasi dengan orang-orang atau lembaga yang
terlibat.
 Memudahkan pengawasan dan pengendalian.

5
 Pedoman bagi para pelaksana pekerjaan sebuah proyek.

Manfaat dan kegunaan NWP


Network planning merupakan teknik perencanaan yang dapat mengevaluasi
interaksi antara kegiatan-kegiatan. Manfaat yang dapat dirasakan dari
pemakaian analisis network adalah sebagai berikut : Mengkoordinasikan
berbagai pekerjaan.
1. Mengetahui apakah suatu pekerjaan bebas atau tergantung dengan
pekerjaan lain.
2. Mengetahui logika proses yang berlangsung dan hasil proses itu
sendiri.
3. Dapat mengenali (identifikasi) jalur kritis (critical path) dalam hal ini
adalah jalur elemen yaitu kegiatan yang kritis dalam skala waktu
penyelesaian proyek secara keseluruhan.
4. Dapat diketahui dengan pasti kesukaran yang akan timbul jauh
sebelum terjadinya sehingga dapat diambil tindakan yang presentatif.
5. Mempunyai kemampuan mengadakan perubahan-perubahan sumber
daya dan memperhatikan efek terhadap waktu selesainya proyek.
6. Sebagai alat komunikatif yang efektif.
7. Memungkinkan tercapainya penyelenggaraan proyek yang lebih
ekonomis dipandang dari sudut biaya langsung dan penggunaan
sumber daya yang optimum.
8. Dapat dipergunakan untuk memperkirakan efek-efek dari hasil yang
dicapai suatu kegiatan terhadap keseluruhan rencana.

Prasyarat yang harus dipenuhi agar aplikasi NWP pada penyelenggaraan


dapat memberikan manfaat, antara lain :
1. Model harus lengkap
Apa saja kegiatan yang harus dilakukan dengan cara menginventaris
kegiatan bagi setiap jenis pekerjaan. Dari mulaia awal sampai akhir
kegiatan.

6
2. Model harus cocok
Pola proyek proyek harus disesuaikan , atau menentukan pasangan
kegiatan yang diinventariskan tersebut  seri
3. Asumsi yang dipakai tepat
Perkiraan tentang pekerjaan baik berupa waktu harus sesuai
4. Sikap pelaksana
Sikap pelaksana yang bersangkutan harus mendukung proses
pekerjaan hingga proyek berhasil sesuai rencana.

Macam-macam NWP, yaitu ;


1. CPM  Kegiatan–kegiatan yang membentuk lintasan yang berupa
lintasan kritis yaitu kegiatan yang tidak dapat ditunda pelaksanaannya
2. PERT  Menganggap proyek terdiri dari peristiwa yang susul
menyusul
3. PDM
4. GRAFT  berupa barchart
5. GERT  berupa barchart

Dari berbagai macam NWP tersebut, ada 2 yang biasa digunakan, yaitu :
1. CPM (Critical Path Method)
2. PERT (Program Evaluation and Review Technique)

 Perbedaan CPM dan PERT


PERT menganggap proyek terdiri dari peristiwa-peristiwa yang susul
menyusul, sedangkan CPM proyek yang terdiri dari kegiatan-kegiatan
yang membentuk lintasan / beberapa lintasan.

 Persamaan CPM dan PERT


Perbedaannya terletak pada visualisasi proyek, visualisasi tersebut
berbentuk diagram. Manfaat CPM terletak pada waktu dan peristiwa,
sedangkan PERT terletak pada biaya dan kegiatan.

7
B. Analisis Network Planning Pada Pekerjaan

Analisis Network Planning Pada Pekerjaan Pasangan Pondasi Batu Kali


Daftar item pekerjaan pasangan pondasi batu kali dengan target total waktu
pelaksanaan adalah 8 hari kerja :

No. Jenis Pekerjaan Durasi Waktu


A. Persiapan 6 hari
B. Galian tanah 2 hari
C. Lantai kerja 2 hari
D. Pasir urug 1 hari
E. Pasangan batu kali 3 hari
F. Urugan tanah kembali 0 hari

Jika kita jumlahkan total durasi waktu adalah 15 hari padahal targetnya
hanya 8 hari, disinilah kita memerlukan pembuatan network planning untuk
mengatur perletakan jadwal yang bagus.

Dari tabel rincian pekerjaan dan durasi waktu tersebut maka dapat kita
pikirkan bagaimana urutan kegiatan pasangan pondasi batu kali akan kita
lakukan, pada bagian mana pekerjaan yang harus selesai sebelum dapat
mengerjakan kegiatan lain, dan pada item pekerjaan mana yang waktu
pelaksanaanya tidak mempengaruhi kegiatan lain, secara umum dapat kita
tuliskan bayangan urutan kerja sebagai berikut :
 Pekerjaan persiapan dilakukan diawal pekerjaan sampai berkakhirnya
kegiatan.
 Galian tanah harus selesai sebelum dapat melakukan pekerjaan pembuatan
lantai kerja.
 Setelah membuat lantai kerja lalu dilanjutkan pekerjaan pasir urug dan
pasangan batu kali.
 Urugan tanah kembali baru bisa dilakukan setelah kegiatan pemasangan
selesai.

8
Dari data dan logika berpikir tersebut maka dapat kita tuangkan kedalam
sebuah diagram network planning agar fikiran kita dapat mengerti orang
lain sekaligus sebagai pedoman dalam penentuan jadwal pelaksanaan setiap
item pekerjaan sehingga secara global pekerjaan dapat selesai dalam waktu
yang direncanakan.

Jadi cara membuat network planning adalah seperti gambar berikut :

9
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Setiap perusahaan pasti memiliki tujuan perusahaan yang ingin dicapai dan
ini akan lebih mudah tercapai apabila memenuhi kaidah-kaidah atau tahapan
dalam proses manajemen. Masing-masing fungsi tidak dapat berjalan
sendiri-sendiri akan tetapi harus dilaksanakan secara berkesinambungan,
karena kaitan antara satu fungsi dengan fungsi yang lain sangatlah erat.

Aspek manajemen dapat mengkoordinasikan dengan benar dan baik antara


sumber daya ekonomi yang dipunyai dengan kebutuhan kegiatan-kegiatan
proyek, agar proyek dapat diselesaikan dan beroperasi sebagaimana
diharapkan.

B. Saran

Berdasarkan uraian kesimpulan diatas, penulis dengan segala


keterbatasannya mencoba untuk memberikan beberapa pendapat atau saran
sebagai masukan agar suatu usaha dapat beraktifitas dengan baik harus
memiliki kemampuan untuk mengatur segala sesuatu yang berhubungan
dengan usaha tersebut, mulai dari aktifitas atau kegiatan yang akan
dilakukan maupun yang telah dilakukan.

Dengan demikian haruslah menggunakan pendekatan-pendekatan untuk


mengkaji layak tidaknya bisnis tersebut dalam studi kelayakan bisnis yang
ditinjau dari aspek manajemen dan organisasi.

10
DAFTAR ISI

http://andrijoh.blogspot.co.id/2013/12/pengertian-network-planning.html
http://mirandawaruwublog.blogspot.co.id/2013/06/makalah-aspek-manajemen-
dan-organisasi_12.html
http://nuarylutfi12.blogspot.co.id/2013/12/network-planning-network-
planning.html

11