Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN DESIGN SPRINT

“DESA SAYANG RT 04 / RW 10

Disusun oleh:

- Vlora Riyandi (170610160020)


- Liga Syahryad (170610160034)
- Maghfira Addini Sitorus (170610160036)
- Rahmita Fadhilla (170610160054)
- Michelia Putri Catherina Sujatna (170610160064)

FAKULTAS ILMU SOSIAL ILMU POLITIK

UNIVERSITAS PADJADJARAN

2017
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang

Masalah kebersihan lingkungan merupakan masalah yang sangat dasar, tetapi sulit untuk

dilaksanakan. Utamanya adalah masalah sampah yang berserakan dimana-mana. Masalah

sampah ini merupakan masalah yang sangat sering terjadi di kota-kota besar, seperti Jakarta,

Bandung, dan kota besar lainya. Bukan hanya itu saja, masalah sampah juga bisa terjadi di desa-

desa. Hal ini dikarenakan masyarakat yang kurang peduli terhadap lingkungan, selain itu, tidak

adanya inisiatif warga untuk mengelola sampah menjadi barang yang lebih bermanfaat.

Sampah dari pemukiman penduduk biasanya sampah yang dihasilkan oleh suatu keluarga yang

tinggal disuatu bangunan. Jenis sampah yang dihasilkan biasanya cenderung organik, seperti sisa

makanan atau sampah yang bersifat basah, kering, plastik dan yang lainnya. Lokasi dan

pengelolaan sampah yang kurang memadai (pembuangan sampah yang tidak terkontrol)

merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang

seperti, lalat dan anjing yang dapat menjangkitkan penyakit.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Sayang RT 04 / RW 10, sampah berserakan dimana-mana,

baik samapah organik maupun anorganik bercampur menjadi satu. Selain itu, kurang pedulinya

masyarakat tersebut terhadap masalah sampah tersebut, di tunjang pula oleh akses jalan dan tidak

adanya tempat pembuangan sampah akhir (TPA) di Desa tersebut.


BAB II
PEMBAHASAN

Langkah-langkah Design Sprint

1. Kenali dan pahami lingkungan

Kelompok kami memilih “Desa Sayang” untuk dilakukan design sprint. Desa Sayang

merupakan salah satu desa yang cukup besar untuk di daerah Jatinangor, Sumedang, Jawa

Barat. Kondisi lingkungan di daerah RT 04 / RW 10 itu bisa dikatakan kurang cukup baik,

karena di sana masih terdapat sampah-sampah yang berserakan, daerah ini juga bisa

dikatakan sebagai daerah yang padat penduduk. apabila kita ingin pergi ke daerah ini kita

harus melalui jalan setepak jadi, tidak terdapat akses masuk untuk kendaraan roda empat

seperti mobil, bahkan untuk kendaraan roda dua seperti motor saja harus saling bergantian

antara satu sama lain, dan di daerah ini juga tidak terdapatnya tempat pembuangan akhir

untuk sampah.

2. Temukan masalah / tantangan dan fokus masalah / tantangan

Masalah yang terdapat di Desa Sayang RT 04 / RW 10 banyak ditemukan

sampah-sampah yang berserakan, karena tidak adanya tempat pembuangan akhir, di

daerah ini juga penerangan jalannya sangat terbatas, para warga di sana juga masih

banyak yang bekerja secara serabutan, akses jalan yang hanya bisa dilalui oleh para

pejalan kaki saja atau hanya bisa dilalui oleh satu motor sehingga akses jalan susah untuk

dilalui, dan kurang adanya fasilitas kesehatan yang terdapat di daerah sana.

 Kependudukan :

1. Pekerjaan warga serabutan


2. Kuarangnya pelayanan kesehatan

 Lingkungan :

1. Tidak adanya tempat pembuangan akhir sampah

2. Akses jalan

3. Kurangnya penerangan jalan

Fokus masalah yang kelopok kami ambil adalah masalah terhadap sampah.

3. Eksplorasi ide / gagasan

Untuk menangani masalah sampah yang telah kita pilih sebagai fokus masalah

yang ada di Desa Sayang RT 04 / RW 10, berikut ide-ide yang kami pilih :

 Melakukan pembedaan sampah antara sampah organic dan sampah anorganik

 Melakukan gotong royong yang secara berkala

 Membuat tempat pembuangan akhir

 Berkerja sama dengan TPU

 Melakukan sosialisasi dan memperbanyak tempat pembuangan sampah

 Menyediakan tempat pembuangan akhir setiap RT

 Memperkerjakan seseorang untuk mengkolektifkan sampah disetiap rumah,

dengan cara membayar iuran.

4. Pilih ide terbaik

Ide terbaik yang kelompok kami pilih untuk mengatasi masalah sampah di Desa

Sayang RT 04 / RW 10 ini adalah mempekerjakan seseorang untuk mengkolektifkan

sampah disetiap rumah dengan cara membayar iuran. Kelompok kami memilih ini

menjadi ide yang terbaik karena dengan cara mempekerjakan seseorang atau beberapa

orang untuk mengkolektifkan sampah-sampah yang ada di sekitar rumah warga dan
kemudian dibuang ke tempat pembuangan yang telah dibuat oleh warga disekitar

lingkungan tempat mereka tinggal tersebut, maka hal tersebut bisa memberikan pekerjaan

kepada warga yang tidak memiliki pekerjaan sehingga mengurangi angka pengangguran

di daerah Desa Sayang RT 04 tersebut. Hal lainnya ialah menjadikan daerah lingkungan

RT 04 Desa Sayang ini bisa menjadi bersih dan terbebas dari penyakit-penyakit yang

diakibatkan oleh sampah-sampah tersebut, jika warga RT 04 terbebas dari penyakit-

penyakit, maka RT tersebut bisa sehat dan pendapatan yang diperoleh oleh kepala

keluarga di RT tersebut bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih berguna lainnya.

Keuntungan selanjutnya yang akan didapat jika sampah-sampah yang ada disekitar RT 04

Desa Sayang ini dapat dibersihkan, maka lingkungan desa ini akan bersih dan akan

terbebas dari banjir yang diakibatkan oleh sampah-sampah yang menumpuk.

5. Buat model / rancangannya

a. Pengembangan Ide

Dari hasil diskusi yang kelompok kami lakukan, menghasilkan beberapa ide dan

dipilih ide terbaik kemudian dikembangkan lebih lanjut sehingga menghasilkan

rancangan pembersihan sampah yang menjanjikan.

b. Masyarakat Mengerti

Demi adanya kerja sama antara masyarakat dan terlaksananya ide pembersihan ini

maka, masyarakat perlu diberi penyuluhan bagaimana langkah-langkah yang benar

dan disepakati secara bersama. Yaitu memilih cara terbaik siapa dan bagaimana yang

akan membersihkan sampah di lingkungan rt ini.

c. Pemilihan cara
Diakhir penyuluhan diadakan sesi tanya-jawab dan bagaimana cara terbaik dan

disepakati warga untuk membersihkan sampah-sampah. Apakah secara bergilir dari

perwakilan rumah yag ada untuk mengumpulkan sampah hingga dibuang ke tempat

pembuangan akhir atau menggaji seorang yang akan mengumpulkan sampah setiap 3

hari sekali dari uang iuran kebersihan desa atau rt.

d. Pembersihan Berkala

Dilaksanakan pembersihan sampah berkala dengan dara yang telah disepakati

bersama.

e. Evaluasi

Evaluasi apakah rt 04 Desa Sayang menjadi lebih bersih.

6. Uji / eksperimen

Langkah terakhir dalam design sprint ini adalah memberikan eksperimen secara langsung

atau mengaplikasikan apa yang telah dirancang terhadap target yang dipilih. Target atau

ranah yang akan kami eksperimenkan adalah Desa Sayang RT 04/RW10

Hal yang sudah kami lakukan:

1. Memberitahu kepada ketua RT 04 Desa Sayang bahwasanya kita akan mengadakan

eksperimen mengenai pembuangan sampah yang akan dikolektifkan oleh 1 orang.

2. Mencarikan orang yang akan mengolektifkan sampah dengan bayaran Rp5000/rumah

3. Mencobakan eksperimen ini selama seminggu.

Eksperimen yang kami lakukan secara garis besar berdampak baik dalam kehidupan

warga RT 04 Desa Sayang karena adanya keteraturan yang tercipta. Akan tetapi, ada

sebagian warga yang keberatan dengan program ini karena adanya pungutan biaya.
Kesimpulan dan Saran

Sebetulnya, jika warga tersebut mau berfikir kreatif untuk memanfaatkan sampah,

justru itu akan lebih baik. Padahal Desa merupakan salah satu objek yang dapat menjadi

percontohan dalam hal meminimalisir sampah. Karena pada dasarnya masyarakat desa

masih sangat peduli terhadap kebersihan lingkunganya. Perlu di sadari, bahwa sampah

merupakan salah satu pemicu kerusakan lingkungan, serta pemicu banjir ketika hujan

terjadi. Selain itu, sampah juga merupakan sarang penyakit, jika di biarkan dalam terus

menerus. Sebenarnya pemerintah sudah lama me-kampanye-kan penggunaan barang-

barang plastik dengan 3R, yaitu Reuse, Reduce, dan Recycle. Program 3R ini merupakan

salah satu upaya untuk mengurangi sampah-sampah plastik, karena sampah plastik itu

sulit untuk di uraikan.