Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang

Jembatan adalah suatu struktur konstruksi yang berfungsi untuk


mengubungkan dua titik yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan yang
memiliki elevasi lebih rendah. Mojokerto merupakan sebuah kota di Provinsi
Jawa Timur yang terletak 50 Km barat daya Surabaya. Mojolerto merupakan kota
penyangga utama Ibu kota Provinsi Jawa Timur. Kota ini mengalami
perkembangan yang sangat pesat dilihat dari penerimaan asli daerah setiap tahun
mengalami peningkatan. Oleh karena itu, dibutuhkan sarana transportasi untuk
menunjang kemajuan kota Mojokerto ini. Sarana transportasi berupa jalan yang
lancar, aman dan nyaman dapat memudahkan mobilitas masyarakat dalam
kehidupan sehari-hari. Sehingga, dapat mendukung berkembangnya
perekonomian daerah.

Mojokerto memiliki kelurahan Pulorejo dan Blooto yang terpisah oleh


sungai, sehingga pemerintah setempat merencanakan pembangunan jembatan
untuk menghubungkan dua kelurahan ini agar pusat-pusat pertumbuhan ekonomi
di kawasan barat Mojokerto bisa meningkat. Sungai yang memisah dua kelurahan
ini termasuk sungai yang panjang dengan bentang 35 meter, sehingga memerlukan
jembatan yang mendukung untuk kondisi ini. Maka penulis merencanakan
jembatan rangka baja yang dinilai cocok untuk menghubungkan dua kelurahan ini.

I.2 Maksud Dan Tujuan

Maksud dari laporan ini adalah untuk merencanakan jembatan yang optimal,
yang dapat menunjang pertumbuhan ekonomi dan sebagai sarana transportasi
kelurahan Pulorejo dan Blooto.

Laporan ini juga disusun untuk memenuhi persyaratan dari mata kuliah
Struktur Jembatan berupa Tugas Besar, yang diampu oleh bapak Basyaruddin
S.T., M.T., MSc, dengan tujuan agar mahasiswa dapat mengetahui analisis
struktur jembatan rangka atas dan rangka baawah, yang melewati sebuah sungai
serta dapat mempertanggung jawabkan hasil yang diperoleh.

I.3 Ruang Lingkup

Untuk memperjelas masalah yang akan dibahas dan agar tidak terjadi
pembahasan yang meluas atau menyimpang, maka perlu dibuat suatu batasan
masalah. Adapun ruang lingkup permasalahan yang akan dibahas dalam penulisan
laporan Tugas Besar ini antara lain:

1. Jembatan penghubung ini direncanakan untuk kategori penting.

2. Item perencanaan jembatan ini terbagi menjadi dua yaitu struktur atas
dan struktur bawah.

3. Jembatan ditujukan sebagai jembatan penyebrangan kendaraan dan


orang.

4. Jembatan direncanakan dalam kondisi elastis dengan metode Load and


Resistance Factor Design

5. Pembebanan jembatan direncanakan berdasarkan SNI 1725-2016

6. Perencanaan ketahanan gempa pada jembatan mengacu pada SNI 2833-


2013

I.4 Sistematika Penulisan

Suatu laporan memiliki penyusunan yang sistematis untuk mempermudah


pembaca dalam memahami isi dari suatu laporan. Adapun untuk laporan tugas
besar Struktur Jembatan ini dikelompokkan menjadi beberapa bab dengan
sistematika penyampaian yaitu diantaranya.

1. Bab I Pendahuluan. Berisi tentang latar belakang, maksud dan tujuan,


ruang lingkup, dan sistematika penulisan.
2. Bab II Studi Pustaka. Berisi tentang pengertian jembatan, dasar
perencanaan, pembebanan jembatan, bentuk dan tipe jembatan,
keuntungan bahan baja sebagai material jembatan.

3. BAB III Metodologi Perancangan. Berisi tentang pengumpulan data,


tahap perencanaan, rencana dan jadwal tugas besar jembatan.

4. BAB IV Perhitungan Sturuktur. Berisi tentang perhitungan struktur atas


jembatan, dan perhitungan struktur bawah jembatan.

5. BAB V Kesimpulan dan Saran. Berisi tentang kesimpulan dan saran.