Anda di halaman 1dari 1

Terkedu aku

di sejadah rindu

mengungkap kalimah syahdu

bait bicara tersentuh kalbu

merekah keinsafan di hati yang beku

mengenang dosaku yang dahulu

Penyajak termenung di atas sejadah sewaktu mengungkapkan kalimah syahdu/ sedih hingga
menyentuh hatinya dan menjadikan dia menginsafi akan dosa-dosanya yang lalu.

Berbekal pancaindera anugerah Tuhan

kupohon kembali nafas kehidupan

dalam keterhadan dan keterbatasan insan

moga terbuka ruang keampunan

sebelum saat aku dinisankan

di masa yang Kautetapkan

Dengan rasa rendah diri, penyajak memohon kepada Tuhan agar diberi keampunan sebelum beliau
meninggal dunia seperti yang telah ditetapkan oleh Tuhan.