Anda di halaman 1dari 11

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan
rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang
Tugas Laporan Akhir praktikum tentang Peta Topografi ini dengan baik meskipun banyak
kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada kakak-kakak pembimbing
yang telah memberikan tugas ini dan telah membantu penulis menyelesaikan tugas ini.

Kami sangat berharap tugas ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan
serta pengetahuan kita. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam tugas ini
terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya
kritik, saran dan usulan demi perbaikan tugas yang telah kami buat di masa yang akan
datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.

Semoga tugas ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya
laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang
membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang
kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun dari Anda demi
perbaikan makalah ini di waktu yang akan datang.

Bandung,18 Oktober 2016

Pandu Putra Nusantara


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...................................................................................................1

DAFTAR ISI....................................................................................................................2

BAB I PENDAHULUAN.............................................................................................3
1.1 Latar belakang......................................................................................................3
1.2 Maksud dan tujuan...............................................................................................3

BAB II TUGAS DAN PEMBAHASAN..................................................................4


2.1 Tugas...................................................................................................................4

2.2 Pembahasan……………………………………………………………….......………4

BAB III ANALISA........................................................................................................8

BAB IV KESIMPULAN………………………………………………………………….....9

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………….10

LAMPIRAN………………………………………………………………………………..…..10
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Perpetaan ialah merupakan suatu ilmu yang berkaitan dengan peta dan
pengetahuan ini sangat penting tidak hanya dalam pertambangan saja, tetapi dalam
berbagai hal bidang lainya juga dan berperan penting untuk mendukung suatu kegiatan
tertentu.
Peta topografi dapat juga diartikan sebagai peta yang menggambarkan
kenampakan alam (asli) dan kenampakan buatan manusia, diperlihatkan pada posisi
yang benar. Selain itu peta topografi dapat diartikan peta yang menyajikan informasi
spasial dari unsur-unsur pada muka bumi dan dibawah bumi meliputi, batas administrasi,
vegetasi dan unsur-unsur buatan manusia.

1.2 Maksud dan tujuan

1.2.1 Maksud

Maksud dari pembuatan laporan ini yaitu untuk lebih mendalami dan memahami
mengenai peta topografi dan maksud dari laporan ini yaitu untuk mengerti dalam
mengerjakan contur peta topografi dan memahami maksud didalamnya.

1.2.2 Tujuan

1. Untuk dapat mengetahui kegunan dan manfaat dari peta topografi.

2. Dapat menghitung skala peta dan mengerjakan garis kontur peta.


BAB II

TUGAS DAN PEMBAHASAN

2.1 Tugas

2.1.1 Pembutan garis kontur pada topografi

2.2 Pembahasan

Garis kontur ialah komponen paling penting dalam peta topografi yang berisi
informasi tentang tinggi (elevasi) suatu tempat terhadap rujukan tertentu. Untuk
menyajikan variasi ketinggian suatu tempat pada peta topografi, umumnya digunakan
garis kontur (contour-line). Garis kontur dapat dibentuk dengan membuat proyeksi tegak
garis-garis perpotongan bidang mendatar dengan permukaan bumi ke bidang mendatar
peta. Karena peta umumnya dibuat dengan skala tertentu, maka bentuk garis kontur ini
juga akan mengalami pengecilan sesuai skala.

Maka dari itu peranan suatu simbol pada peta fotografi maupun peta pada
umumnya sangat vital. Simbol peta adalah suatu tanda yang ada di dalam peta untuk
menggambarkan keadaan yang sebenarnya.

Interval kontur adalah jarak vertikal antara dua garis kontur yang berurutan.
Indeks kontur adalah garis kontur yang dicetak besar dalam peta, yang merupakan
kelipatan angka dari interval kontur.

 Sifat-sifat garis kontur :


 Garis kontur tidak berpotongan.
 Garis kontur tidak bercabang.
 Cara pembuatan garis kontur :
 Cantumkan titik-titik ikat dengan harga ketinggiannya
 Hubungkan titik-titik yang tinggi dengan titik-titik yang lebih rendah di
sekitarnya, kemudian buatlah interpolasi sesuai dengan interval konturnya.
 Hubungkan titik-titiki yang diperoleh dari hasil interpolasi, yang harganya
sama, dengan garis-garis.
 Kalau garis-garis kontur yang telah diperoleh memotong lembah, meskipun
tidak ada suatu harga ketinggian pada lembah tersebut, garis kontur tersebut
kita buat, meruncing ke hulu. Juga spasi kontur disesuaikan sesuai dengan
bentuk-bentuk lereng.

 Hasil perhitungan pada tugas peta topografi :


 AF = JK= IK/BT X JD = 2/36 X 13 = 0,7222222222 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 0,72222222 = 0,361111111 cm
 AB = JK= IK/BT X JD = 2/20 X 3,6 = 0,36 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 0,36 = 0,18 cm
 BF = JK= IK/BT X JD = 2/56 X 11,7 = 0,417857142 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 0,417857142 = 0,208928571 cm
 BC = JK= IK/BT X JD = 2/20 X 8,7 = 0,87 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 0,87 = 0,435 cm
 CF = JK= IK/BT X JD = 2/36 X 7,8 = 0,4333333333 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 0,4333333333 cm
 CG = JK= IK/BT X JD = 2/4 X 5,7 = 2,85 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 2,85 = 1,425 cm
 GF = JK= IK/BT X JD = 2/32 X 4,4 = 0,275 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 0,275 = 0,1375 cm
 CD = JK= IK/BT X JD = 2/4 X8 = 4 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 4 = 2 cm
 DG = JK= IK/BT X JD = 2/8 X 8,7 = 2,175 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 2,175 = 1,0875 cm
 DI = JK= IK/BT X JD = 2/7 X 10,4 = 2,971428571 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 2,971428571 = 1.485714286 cm
 GI = JK= IK/BT X JD = 2/17 X 8,8 = 1,0357394118 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 1,0357394118 = 0,517647059 cm
 HI = JK= IK/BT X JD = 2/6 X 4 = 1,3333333333 cm
 GH = JK= IK/BT X JD = 2/9 X 5 = 1,1111111111 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 1,1111111111 = 0,5555555555 cm
 FH = JK= IK/BT X JD = 2/41 X 7,7 = 0,375609756 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 0,375609756 = 0,187804878 cm
 IP = JK= IK/BT X JD = 2/16 X 7,6 = 0,95 cm
 PM = JK= IK/BT X JD = 2/28 X 6,8 = 0,485714285 cm
 MO = JK= IK/BT X JD = 2/18 X 5,5 = 0,611111111 cm
 HL = JK= IK/BT X JD = 2/14 X 5 = 0,714285714 cm
 IL = JK= IK/BT X JD = 2/8 X 5,5 = 1,375 cm
 LP = JK= IK/BT X JD = 2/10 X 4 = 0,8 cm
 KN = JK= IK/BT X JD = 2/8 X 8 = 2 cm
 KO = JK= IK/BT X JD = 2/10 X 8,2 = 1,64 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 1,64 = 0,68 cm
 KM = JK= IK/BT X JD = 2/20 X 6,8 = 0,68 cm
 MO = JK= IK/BT X JD = 2/10 X 5,8 = 1,16 cm
 JM = JK= IK/BT X JD = 2/10 X 5,6 = 1,12 cm
 JK = JK= IK/BT X JD = 2/10 X 8 = 1,6 cm
 EK = JK= IK/BT X JD = 2/6 X 6 = 2 cm
 EJ = JK= IK/BT X JD = 2/4 X 5,6 = 2,8 cm
 LN = JK= IK/BT X JD = 2/18 X 6 = 0,666666666 cm
 FK = JK= IK/BT X JD = 2/45 X 5,8 = 0,257777777 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 0,257777777 = 0,128888888 cm
 FE = JK= IK/BT X JD = 2/51 X 8 = 0,31372548 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 0,31372548 = 0,1586274 cm
 FA = JK= IK/BT X JD = 2/36 X 13,2 = 0,727777777 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 0,727777777 = 0,363888888 cm
 BD = JK= IK/BT X JD = 2/16 X 16,2 = 2,02516 cm
JS= NS/IK X JK = ½ X 2,02516 = 1.0125 cm
BAB III

ANALISA

Pada peta topografi yang saya buat terdapat banyak data yang didapat. Pada
peta tersebut menunjukan bahwa daerah yang digambar adalah daerah pegunungan yang
memiliki daerah landai dan daerah yang curam. Daerah landai digambarkan oleh garis
kontur yang tidak berhimpitan sedangkan daerah yang curam adalah kebalikan dari
daerah landau yaitu daerah yang memiliki garis kontur yang berhimpitan. Titik elevasi
tertinggi dari peta tersebut adalah 325 MDPL dan titik elevasi yang paling rendah adalah
260 MDPL. Pada peta tersebut kita dapat mengetahui bagaimana cara tercepat dan
termudah kita untuk naik ke titik puncak tersebut.
BAB IV

KESIMPULAN

Tugas pembuatan garis kontur peta topografi ini bukan hanya semata-mata
bertujuan agar kita mengenal peta topografi saja, tetapi kita diajarkan untuk bisa
menghitung garis konturnya dan mengamati gambarnya sehingga kita dapat mengetahui
gambaran bayangan 3 dimensi dari peta tersebut. Fungsinya adalah agar kita lebih
mengetahui medan apa saja yang nantinya akan kita tempuh sebelum terjun langsung ke
lapangan nantinya. Sehingga kita bisa mengatur apa-apa saja yang kita butuhkan saat
berada di daerah tersebut.
DAFTAR PUSTAKA

Anonim.2011.”garis kontur,sifat dan interpolasi”http://geografi-


geografi.blogspot.co.id/2011/09/garis-kontur-dan-interpolasinya.html?m=1.

Pratiwi,indah.2012.”pengertian dan sifat garis kontur”


http://indahpratiwi.blogspot.com/2012/07/pengertian-dan-sifat-garis-
kontur.html?m=1

Wardhana,Gatot.2009.”analisatopografi”
http://gatotwardhanablogger.co.id/2009/09/analisa- topografi.html?m=1

Yuven, Mario.2014.”Bagian-bagian Kompas


Geologi”.http://dunianaktambang.blogspot.co.id/2014/11/bagian-bagian-kompas-
geologi.html/m=1.
LAMPIRAN