Anda di halaman 1dari 2

7 Tips Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil Tua

By Siti Mahmudah S.Keb

On September 22, 2016

Setiap pasangan tentu sangat berharap istrinya bisa mengandung (hamil), karena memang
ini menjadi kebahagiaan tersendiri yang dianugrahkan oleh Allah SWT, terutama bagi
pasangan muda / pengantin baru. Namun ada gangguan yang harus dialami seorang istri
saat hamil, yang paling umum yaitu mengalami susah tidur saat hamil tua.

Tak sedikit seorang ibu hamil mengutarakan keluhannya seperti merasa tidak nyaman untuk tidur
karena perut yang semakin besar, merasakan keram pada kaki, rasa panas pada bagian dada,
hidung tersembat hingga sering buang air kecil pada malam hari sehingga menyebabkan
kesulitan untuk tidur.

Hal itu wajar, dan dialami semua wanita yang sedang hamil. Tapi ada beberapa tips yang dapat
membantu anda mengatasi masalah kurang tidur saat hamil tua. Maka dari itu untuk membantu
anda bisa tidur lebih mudah, anda dapat mencoba melakukan beberapa hal sebagai berikut :

1. Atur Posisi Tidur yang Nyaman

Bagi seorang ibu hamil posisi tidur yang menjadi faktor utama rasa nyaman untuk tidur. Maka
perlu mengatur posisi tidur yang nyaman agar bisa tidur, anda perlu menyesuaikan posisi hingga
merasa benar-benar nyaman. Apabila anda merasakan panas pada bagian dada maka anda perlu
merubah posisi tidur terlentang dengan posisi setengah duduk, sandarkan punggung pada
tumpukan bantal.

2. Manfaatkan bantal tambahan.

Untuk memperoleh posisi yang nyaman anda bisa memanfaatkan tambahan bantal. Selain untuk
menyangga punggung saat posisi tidur bersandar seperti orang duduk, bantal juga dapat
difungsikan untuk menahan bagian perut atau ditempatkan antara kaki saat berbaring satu sisi.
Apalagi saat ini sudah tersedia di pasaran, beberapa jenis bantal khusus untuk ibu hamil.

3. Pertahankan rutinitas waktu tidur.

Iklan Oleh Google :

Jangan ubah rutinitas tidur pada waktu hamil tua. Jika merasa membutuhkan lebih banyak tidur,
sebaiknya lakukan pada siang hari. Hindari tidur pada waktu yang kurang baik seperti sore hari,
magrib, tidur pada waktu yang tepat agar malam harinya anda bisa tidur dengan nyenyak.
4. Praktikkan teknik relaksasi.

Ibu hamil juga perlu melakukan teknik relaksasi dirumah, hal ini dapat membantu ibu hamil
menenangkan pikiran dan membuat otot – otot tubuh menjadi lebih rileks dan santai. Seperti
melakukan teknik pemijatan, perenggangan, atur pernapasan atau yoga, Teknik relaksasi ini juga
untuk membantu mencegah kram dan mengurangi ketegangan . Ibu hamil juga perlu mandi
dengan air hangat sebelum tidur.

5. Cukupi asupan nutrisi.

Ibu hamil perlu menkonsumsi makanan yang memiliki nutrisi tinggi. Makanan tinggi protein
dapat mencegah mimpi buruk, sementara makanan tinggi karbohidrat akan membantu tidur
nyenyak. Sebelum tidur, lengkapi dengansegelas susu untuk ibu hamil yang disajikan hangat.
Namun, hindari minum terlalu banyak pada malam hari agar tidak terlalu sering buang air kecil.

6. Senantiasa bergerak aktif.

Ibu hamil dituntut untuk bergerak aktif agar dapat membantu mengurangi kram pada kaki, dapat
membantu mengurangi stres, mencegah kelebihan berat badan, dan menambah energi. Namun,
perlu menyesuaikan dengan kemampuan saat melakukannya. Jika perlu, konsultasikan dengan
dokter sebelum melakukan aktivitas olahraga tertentu.

7. Minimalisir penggunaan obat-obatan.

Ibu hamil sedapat mungkin menghindari konsumsi obat, karena beberapa obat dapat
mengganggu perkembangan janin. Meski demikian, beberapa jenis obat dianggap aman. Bila
merasa membutuhkan obat untuk membantu tidur nyenyak saat hamil tua, konsultasikan dengan
dokter terlebih dahulu.

Sangat penting bagi ibu hamil tua memperoleh waktu tidur cukup untuk menjaga
staminanya. Selain tidur pada malam hari, tidur siang dapat membantu memenuhi
kebutuhan tersebut. Bicarakan dengan dokter jika kesulitan tidur berlarut-larut dan
mengganggu waktu istirahat Anda.