Anda di halaman 1dari 2

TUGAS 3 MANAJEMEN PERUBAHAN

NAMA : FITRI NURJANAH


NIM : 020331955

1.Sifat dari perubahan organisasi!

2.Jelaskan Perubahan yang terencana dapat diperoleh melalui salah satu pendekatan atau
kombinasi dari jenis pendekatan!

JAWABAN :

1. SIFAT DARI PERUBAHAN ORGANISASI

Perubahan organisasi (Organization Change) merupakan modifikasi substantive pada


beberapa bagian organisasi. Oleh karena itu, perubahan dapat melibatkan hampir semua
aspek dari suatu organisasi seperti jadwal pekerjaan, dasar untuk departementalisasi,
rentang manajemen, mesin-mesin, rancangan organisasi, orang-orang di dalam organisasi
itu sendiri, dan lain sebagainya. Setiap perubahan yang terjadi dalam organisasi memiliki
dampak yang besar bagi organisasi itu sendiri. Dan tentunya perubahan itu diharapkan
mampu memberi dampak positif yang membuat organisasi bisa berjalan secara efektif
dan efisien.

Dorongan Untuk Berubah


Adanya permasalahan yang terjadi dalam sebuah organisasi menuntut sebuah
perusahaan untuk berubah agar kegagalan yang dihadapi dapat di antisipasi, dorongan
untuk berubah di pengaruhi oleh 2 faktor, yaitu faktor eksternal organisasi dan faktor
internal organisasi.
a. Dorongan eksternal, adalah dorongan untuk berubah yang berasal dari lingkungan
umum seperti pertukaran mata uang, tingkat bunga international, inflasi, pesaing,
pemasok, dan peraturan pemerintah.
b. Dorongan internal, adalah dorongan untuk berubah yang berasal dari dalam
organisasi itu sendiri, misalnya dari tenaga kerja.

2. Jelaskan Perubahan yang terencana dapat diperoleh melalui salah satu


pendekatan atau kombinasi dari jenis pendekatan!

Perubahan Terencana Versus Perubahan Reaktif

Perubahan terencana (Planned Change) adalah perubahan yang dirancang secara


berurutan dan tepat waktu sebagai antisipasi dari peristiwa di masa mendatang.
Perubahan reaktif (Reactive Change) adalah perubahan atau respons bertahap
terhadap peristiwa ketika muncul. Perubahan reaktif dilakukan dengan cepat sehingga
potensi untuk perubahan yang disusun dan dilaksanakan bisa mengakibatkan
kebobrokan organisasi meningkat. Itu sebabnya perubahan terencana lebih dominan
dalam proses perubahan daripada perubahan reaktif.

Perubahan yang terencana dapat diperoleh melalui salah satu pendekatan atau
kombinasi dari jenis pendekatan dibawah ini:
a. Empirical-rational approach
Dalam pendekatan ini, setelah disampaikan informasi baru, individu akan
mengubah perilakunya apabila menurut mereka perilaku yang baru itu
menguntungkan
b. Normative-reeducative approach
Dalam pendekatan ini, meskipun informasi baru yang disampaikan cukup penting,
namun individu baru akan mengubah perilakunya apabila sikap dan nilai-nilai
yang dianut dalam hidupnya akan berubah.

c. Power-coersive approach
Dalam pendekatan ini, kekuatan perubahan bergantung pada seberapa besar
pemaksaan kekuatan seseorang dalam mempengaruhi orang lain untuk berubah.