Anda di halaman 1dari 3

Anda dapat dengan aman dan mudah membuat makanan bayi anda sendiri dengan sedikit

waktu dan usaha. Makanan bayi buatan sendiri merupakan pilihan alternatif yang paling sehat
dibandingkan dengan mengkonsumsi makanan bayi yang sering diiklankan dan hasilnya
adalah sebuah susunan makanan enak yang tidak dapat anda dapatkan ketika menggunakan
kaleng-kaleng makanan yang diiklankan. Berbeda dengan yang orang kira sebelumnya,
membuat makanan bayi sendiri ternyata sangat aman ketika anda mengikuti beberapa
langkah-langkah yang mudah.

Salah satu yang dimiliki perusahaan makanan bayi dan yang tidak bisa anda miliki adalah
peralatan untuk membuat makanan bayi tersebut steril dan bersih. Namun bukan berarti anda
tidak bisa menjaga makanan bayi anda dari kuman atau kotoran-kotoran yang mungkin
muncul pada makanan bayi yang anda buat sendiri. Berikut ini adalah beberapa hal mudah
dan cepat yang bisa anda lakukan untuk memastikan makanan bayi yang anda buat aman
untuk dikonsumsi.

Persiapan – Anda, Tempat dan Alat-alat

Selalu pastikan anda sudah benar-benar mencuci tangan anda dengan bersih. Mungkin hal ini
menjadi hal yang biasa, namun kami hanya ingin mengingatkan anda. Pastikan semua alat-
alat atau tempat yang anda gunakan seperti konter dapur, peralatan masak, panci, papan
pemotong dan blender benar-benar bersih; Akan lebih baik jika anda menggunakan sabun
anti bakteri ( Menggunakan sebuah sabun anti bakteri alami merupakan pilihan yang baik
bagi anda yang tidak menyukai pembersih yang banyak diiklankan).

Jangan pernah menggunakan papan pemotong yang sama dengan yang digunakan untuk
memotong daging, buah dan sayuran. Anda harus memiliki papan pemotong yang khusus
untuk persiapan daging dan papan pemotong khusus untuk sayuran dan buah.

Metode Aman Untuk Mempersiapkan Makanan Yang Layak

Buah-buahan dan sayuran

Selalu pastikan buah-buahan dan sayuran yang digunakan untuk membuat makanan bayi
dicuci sampai bersih. Walaupun anda tidak menggunakan kulit buah atau sayuran tersebut
dan walaupun anda membeli buah dan sayuran organik, anda harus selalu membersihkan
buah dan sayuran tersebut.

Mengupas kulitnya, dan menghilangkan biji-bijinya adalah hal yang penting dilakukan
sebelum mulai memasak. Namun, ada contoh ketika anda tidak perlu mengupas atau
menghilangkan biji pada buah atau sayuran. Contoh tersebut akan bervariasi tergantung dari
usia bayi anda, buah atau sayuran yang akan anda masak dan bagaimana cara anda
memasaknya.

Menggunakan papan pemotong dari kayu lebih aman dibanding yang berbahan plastik. Telah
dibuktikan bahwa bakteri dapat lebih mudah dibersihkan dan dihilangkan dari papan
pemotong berbahan kayu.

Daging
Ketika mempersiapkan daging, tangan anda harus selalu berada dalam keadaan bersih atau
gunakanlah sarung tangan plastik sebisa mungkin. Jika anda berniat melakukan persiapan
bahan makanan selain daging, selalu pastikan anda mencuci tangan setelah memegang
daging. Cucilah tangan anda selalu setelah memegang daging, khususnya setelah memegang
bahan-bahan daging unggas – termasuk telur. Jangan menggunakan permukaan atau peralatan
yang sama untuk buah dan sayuran anda. Menggunakan papan pemotong berbahan kayu
lebih aman dibandingkan yang dari bahan plastik. Hal ini telah dibuktikan bahwa bakteri
lebih mudah dihilangkan atau dibersihkan dari papan pemotong berbahan kayu

Selalu cairkan daging didalam kulkas atau microwave dan jangan pernah diatas konter.
Jangan pernah berikan daging mentah atau daging setengah matang, daging unggas, ikan dan
telur pada bayi anda. Dengan kata lain, bayi dan juga balita membutuhkan daging yang
matang.

untuk memastikan keamanannya, semua daging seperti daging unggas maupun daging merah,
termasuk ikan harus dimasak seperti cara berikut ini:

 Masak semua daging merah sampai suhu terdalam atau setidaknya sampai 71 derajat
celcius. Cek suhunya dengan menggunakan termometer daging.
 Masaklah daging putih unggas sampai suhu terdalam atau setidaknya mencapai 76
derajat celciust dan daging hitam unggas sampai mencapai 82 derajat celcius untuk
kematangannya. Cek suhu daging dengan menggunakan termometer daging.
 Masaklah ikan sampai suhu terdalam atau setidaknya sampai 71 derajat celcius. Cek
suhu daging dengan menggunakan termometer daging.

Tips Keamanan Makanan dan Yang Harus dilakukan

Meninggalkan makanan diluar konter atau pada suhu ruangan: Jangan meninggalkan
makanan yang belum dimasak atau bahkan yang sudah dimasak diluar konter atau pada suhu
ruangan lebih dari dua jam. Makanan beku tidak boleh dicarikan lalu dibekukan lagi tanpa
dimasak terlebih dahulu. Makanan beku harus berada pada suhu 0 derajat atau bahkan
dibawah 0 derajat.

makanan bayi yang sudah dimasak yang dimasukan dalam kulkas tidak boleh lebih dari 48-
72 jam sebelum digunakan atau dibekukan. makanan dalam mesin pembeku memiliki
bermacam waktu penyimpanan. Sangatlah bijaksana jika anda menggunakan kotak makanan
bayi dalam satu bulan.

Sumber : Makanan Bayi: Tips Aman Membuat Sendiri Makanan Bayi


http://bidanku.com/index.php?/makanan-bayi-tips-aman-membuat-sendiri-makanan-
bayi#ixzz2MjNusGQL
Follow us: @bidanku on Twitter | bidanku on Facebook

Kecantikan bagi wanita merupakan hal yang penting. Tidak peduli seperti apapun kondisi
seorang wanita, mereka ingin selalu tampak cantik. Wanita hamil pun tidak luput dari
keinginan ini. Kehamilan tidak menjadi penghalang untuk bisa tampil menawan. Apa jadinya
jika wajah Anda justru terlihat kusam dan berjerawat? Memiliki kulit sehat berseri selama
kehamilan bisa didapatkan dengan menerapkan cara menjaga kesehatan kulit dari seorang
dermatologist, dr. Vinia Ardiani Permata, Sp.KK, dari Brawijaya Women and Children
Hospital Jakarta, seperti berikut ini.

- Wanita hamil harus membersihkan kulit untuk mempertahankan kondisi bebas


minyak. Bersihkan wajah 2-3x sehari dengan pembersih wajah yang lembut dan tidak
mengandung minyak (oil-free mild cleanser). Bersihkan wajah dengan air hangat, keringkan
wajah dengan lembut, lalu pakai pelembab wajah yang bebas minyak (oil-free moisturizer).

- Keringkan wajah dengan cara menepuk-nepuk, jangan mengeringkan dengan cara


menggosok. Ketika membersihkan wajah, Anda bisa memakai oil absorbing micro-fiber cloth
untuk menyerap minyak dari wajah.

- Jauhkan tangan dari jerawat atau hindarkan menyentuh jerawat. Bersihkan wajah
dengan lembut untuk mencegah penyebaran bakteri penyebab jerawat ke bagian tubuh lain.

- Olah raga secara rutin mampu meningkatkan sirkulasi aliran darah ke seluruh tubuh
termasuk kulit sehingga bisa membantu kesehatan kulit.

- Gunakan kosmetik yang berbahan dasar air, hindari kosmetik berbahan dasar minyak
atau pakai kosmetik yang bertuliskan ‘noncomedogenic’ atau ’nonacnegenic’. Jangan lupa
untuk membersihkan make-up wajah sebelum tidur.

- Konsumsi buah segar dan sayuran.

- Minum sekurang-kurangnya 6-8 gelas air sehari untuk mempertahankan hidrasi


(kandungan air) tubuh dan kulit.

- Jangan membersihkan wajah secara berlebihan, karena hal ini akan memicu produksi
minyak.

- Sebaiknya gunakan sponge atau kapas sekali pakai saat memakai toner atau make-up.