Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Tema : Kesehatan Sistem Reproduksi


Sub Tema : Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi Pada Remaja
Tempat : Sekolah M.A Nurul Khair
Hari/Tanggal : Senin, 09 Oktober 2018
Waktu : 30 Menit
Sasaran : Siswa kelas X, XI, dan XII
Penyuluh : Tim 1

I. Tujuan Instruksional Umum


Setelah diberikan penyuluhan, memahami dan mengetahu cara menjaga kesehatan
sistem reproduksi

II. Tujuan Intruksional Khusu


Setelah diberikan penyuluhan siswa dapat :
a. Mengetahui apa itu kesehatan reproduksi remaja
b. Mengetahui macam-macam masalah kesehatan reproduksi remaja
c. Mengetahui penyebab timbulnya penyakit PMS/HIV yang menyerang kesehatan
reproduksi remaja
d. Mengetahui cara menanggulangi penyakit PMS/HIV yang penyerang system
reproduksi
e. Mengetahui pentingnya kebersihan dan kesehatan pribadi bagi remaja

III. Materi
a. Definisi kesehatan reproduksi remaja
b. Macam-macam masalah kesehatan reproduksi remaja
c. Penyebab timbulnya penyakit PMS/HIV yang menyerang kesehatan reproduksi remaja
d. Cara menanggulangi penyakit PMS/HIV yang penyerang system reproduksi
e. Pentingnya kebersihan dan kesehatan pribadi bagi remaja

IV. Media
Leaflet
V. Metode
Berdiskusi

VI. KBM
No. WAKTU KEGIATAN PENYULUH KEGIATAN PESERTA
1. 2 Menit Pembukaan :
 Membuka kegiatan dengan mengucapkan salam. Menjawab salam
 Memperkenalkan diri Mendengarkan

 Menjelaskan tujuan dari penyuluhan Memperhatikan

 Menyebutkan materi yang akan diberikan Memperhatikan

2. 10 Menit Pelaksanaan :
a. Mendiskusikan pengertian kesehatan reproduksi Berdiskusi, bertanya, dan
remaja menjawab pertanyaan
b. Mendiskusikan masalah kesehatan reproduksi remaja yang diajukan
c. Mendiskusikan penyebab timbulnya penyakit
PMS/HIV yang menyerang kesehatan reproduksi
remaja
d. Mendiskusikan cara menanggulangi penyakit
PMS/HIV yang penyerang system reproduksi
e. Mendiskusikan pentingnya kebersihan dan kesehatan
pribadi bagi remaja
3. 6 menit Evaluasi :
 Menanyakan kepada peserta tentang materi yang telah  Menjawab pertanyaan
diberikan.
4. 2 Menit Terminasi :
 Mengucapkan terimakasih atas perhatian peserta.  Mendengarkan
 Mengucapkan salam penutup  Menjawab salam

VII. Evaluasi
1. Bentuk : test lisan
2. Materi test :
a. Definisi kesehatan reproduksi remaja
b. Macam-macam masalah kesehatan reproduksi remaja
c. Penyebab timbulnya penyakit PMS/HIV yang menyerang kesehatan reproduksi remaja
d. Cara menanggulangi penyakit PMS/HIV yang penyerang system reproduksi
e. Pentingnya kebersihan dan kesehatan pribadi bagi remaja
3. Kriteria hasil
Siswa dapat menjawab pertanyaan dengan benar

VIII. Materi penyuluhan

A. Pengertian Kesehatan Reproduksi Remaja


Kesehatan reproduksi menurut Depkes (2004) adalah keadaan kesejahteraan fisik,
mental, dan sosial yang utuh (tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan)
dalam segala hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi dan fungsi serta prosesnya.
Iskandar (1995), menambahkan bahwa kesehatan reproduksi yaitu mencakup kondisi
dimana wanita dan pria dapat melakukan hubungan seks secara aman, dengan atau tanpa
tujuan terjadinya kehamilan, dan bila kehamilan diinginkan, wanita dimungkinkan
menjalankan kehamilan dengan aman, melahirkan anak yang sehat serta didalam kondisi
siap merawat anak yang dilahirkan. Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi
sehat yang menyangkut sistem, fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja.
Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan
namun juga sehat secara mental serta sosial kultur (BKKBN, 2001 ).
B. Masalah Kesehatan Reproduksi Remaja
a) Penyakit Menular Seksual (PMS)
Menurut Notoatmodjo (2007), penyakit menular seksual merupakan suatu
penyakit yang mengganggu kesehatan reproduksi yang muncul akibat dari prilaku
seksual yang tidak aman. Penyakit Menular Seksual (PMS) merupakan penyakit anak
muda atau remaja, karena remaja atau anak muda adalah kelompok terbanyak yang
menderita penyakit menular seksual (PMS) dibandingkan kelompok umur yang lain.
PMS adalah golongan penyakit yang terbesar jumlahnya (Duarsa, 2004) cit
(Soetjiningsih, 2004) Remaja sering kali melakukan hubungan seks yang tidak aman,
adanya kebiasaan bergani-ganti pasangan dan melakukan anal seks menyebabkan
remaja semakin rentan untuk tertular Penyakit Menular Seksual (PMS), seperti Sifilis,
Gonore, Herpes, Klamidia. Cara melakukan hubungan kelamin pada remaja tidak
hanya sebatas pada genital-genital saja bisa juga orogenital menyebabkan penyakit
kelamin tidak saja terbatas pada daerah genital, tetapi juga pada daerah-daerah ekstra
genital (Notoatmodjo, 2007).
b) HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus and Acquired Immunodeficiency
Syndrome)
AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah suatu sindrom atau
kumpulan gejala penyakit dengan karakteristik defisiensi kekebalan tubuh yang berat
dan merupakan manifestasi stadium akhir infeksi virus “HIV” (Tuti Parwati, 1996) cit
(Notoatmodjo, 2007). HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah retrovirus RNA
tunggal yang menyebabkan AIDS (Limantara, dkk, 2004) cit (Soetjiningsih, 2004).
Menurut Limantara (2004) cit Soetjiningsih (2004) faktor yang beresiko
menyebabkan HIV pada remaja adalah perubahan fisiologis, aktifitas sosial, infeksi
menular seksual, prilaku penggunaan obat terlarang dan anak jalanan dan remaja yang
lari dari rumah. Perubahan fisiologis yang dapat menjadi resiko penyebab infeksi dan
perjalanan alamiah HIV meliputi perbedaan perkembangan sistem imun yang
berhubungan dengan jumlah limfosit dan makrofag pada stadium pubertas yang
berbeda dan perubahan pada sistem reproduksi.
C. Penyebab timbulnya penyakit PMS/HIV yang menyerang kesehatan reproduksi
remaja
a) Hubungan seks dengan pasangan yang mengidap HIV, naik melalui vagina, dubur,
maupun mulut.
b) Jarum suntik dan alat-alat penusuk (tindik, tattoo, cukur kumis jenggot) yang tercemar
HIV.
c) Transfursi darah atau produk darah yang mengandung HIV.
d) Ibu hamil yang mengidap HIV kepada bayi dalam kandungan.

D. Cara menanggulangi penyakit PMS/HIV yang penyerang system reproduksi


a) Hindari perbuatan-perbuatan yang beresiko untuk kehidupanmu kelak.
b) Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menika.
c) Berani menolak ajakan yang beresiko tertular PMS atau HIV/AIDS.
d) Pilih teman yang berakhlak baik.
e) Bagi remaja yang sudah menikah harus saling setia. Artinya tidak
melakukanhubungan seksual dengan orang lain.
f) Gunakannlah masa remajamu untuk hal-hal yang bermanfaat.
E. Pentingnya kebersihan dan kesehatan pribadi bagi remaja
Kebersihan merupakan hal yang penting dalam pencegahan berbagai pengakit
infeksi, menjaga kesegaran dan keindahan tubuh. Menjaga kebersihan tubuh sangat
penting bagi semua orang terlebih pada remaja dengan banyak aktivitas gerak
dan olahraga.tubuh cepat berkeringat dan debu menempel pada tubuh sehingga perlu
dibersihkan dengan segera. Kemungkinan penyakit infeksi yang timbul antara lain
a) Infeksi pencernaan
b) Kulit
c) Tangan
d) Kaki
e) Kuku
f) Alat kelamin

IX. Sumber
https://intanmurnikaardi.wordpress.com/2015/06/03/102/