Anda di halaman 1dari 9

Explore

Search Search
Upload Sign InJoin
CRISPING PADA PRODUK HORTIKULTURA
SAYURAN BERDAUN
Uploaded by Ilham Dhany Rahman

Rating and Stats


2Up votes0Down votes
978 views
2/5 score

Document Actions
Download

Save For Later


Other Actions

SHARE OR EMBED DOCUMENT

Sharing Options
 Share on Facebook, opens a new window
 Share on Twitter, opens a new window
 Share on LinkedIn
 Share by email, opens mail client

Embed
Description: pada produk hortikultura
View More
pada produk hortikultura
Copyright: © All Rights Reserved
Downloadas DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
Flag for inappropriate content

Recommended Documents
Documents Similar To CRISPING PADA PRODUK HORTIKULTURA
SAYURAN BERDAUN

Inokulasi Eksplan

by ella aulia syahda

Crisping

by IdoFiskaILfaza

paska panen

by BudiNartama
You are on page 1of 10

BAB I
PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang
Produk pasca panen berupa sayuran daun segar sangat diperlukan oleh
tubuhmanusia sebagai sumber vitamin dan mineral, namun sangat mudah
mengalamikemunduran yang dicirikan oleh terjadinya proses pelayuaan yang
cepat. Banyaklaporan menyebutkan bahwa susut pasca panen relative sangat
tinggi yaitu berkisar 40%-50% khusunya terjadi dinegara-negara sedang
berkembang.Salah satu penyebab terjadinya pelayuan adalah karena adanyan
prosestranspirasi atau penguapan air yang tinggi melalui bukaan-bukaan alami
sepertistomata, hidatoda, dan lentisel yang tersedia pada permukaan dari produk
sayurandaun tersebut. Kadar air (85-98%) dan rasio antara luas permukaan
dengan beratyang tinggi dari produk memungkinkan laju penguapan air
berlangsung tinggisehingga proses pelayuan dapat terjadi dengan cepat. Selain
factor internal produk,
factor eksternal produk seperti suhu, kelembapan, serta kecepatan aliranudara
berpengaruh terhadap kecepatan pelayuan. Mekanisme membuka
danmenutupnya bukaan-bukaan alami pada permukaan produk seperti
stomatadipengaruhi oleh suhu produk. Pada kondisi dimana suhu poduk relative
tinggimaka buka-bukaan alami cendrung membuka dan sebaliknya pada
keadaansuhunya relative rendah maka bukaan alami mengalami
penutupan.Tingginya kandunga air produk menyebabkan tekanan uap air dalam
produkselalu dalam keadaan tinggi dan bila kelembaban udara atau tekanan uap
airdiudara rendah maka akan terjadi deficit tekanan uap air yang
menyebabkan perpindahan air dalam produk keudara sekitarnya. Bila sebalikny
a, tekanan uapair diluar lingkungan produk lebih tinggi maka akan terjadi
pergerakan air dariluar kedalam produk. Sangat memungkinkan untuk
mendifusikan air
kedalam produk semaksimal mungkin untuk menyegarkan kembali dengan men
gaturtekanan air serta mengendalikan mekanisme membuka dan menutupnya
bukaanalami, dimana proses penyegaran ini dikenal dengan
crisping
.
1.2 Tujuan Praktikum
1. Meningatkan pemahaman kegunanan proses crisping dalam
menigkatkan mutufisik kesegaran dan mutu kesegaran produk sayuran berdaun
dibandingkandengan tanpa proses tersebut2. Mampu melaksanakan prosedur
crisping dalam meningkatkan mutu fisikkesegaran dan mutu kesegaran produk
sayuran berdaun3. Mampu melakukan analisis terjadinya proses crisping

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA
Produk pascapanen hortikultura berupa sayuran daun segar sangatdiperlukan
oleh tubuh manusia sebagai sumber vitamin dan mineral namun sangatmudah
mengalami kemunduran yang dicirikan oleh terjadinya proses pelayuanyang
cepat (Ness dan Powles, 1996; Salunkhe et al., 1974). Efektifitas crispinguntuk
memperbaiki vigoritas dan kesegaran dengan cara mencelupkan ke dalamair
hangat dengan ragam suhu 30C -50C dan lama perendaman 1-7 menit
spesifikterhadap jenis produk yang erat kaitannya dengan struktur fisik-
morfologisnya.Secara umum proses crisping sayuran selada kriting, kangkung,
bawang prei dan sawi cina dengan pencelupan ke dalam air panas
30C 40C efektif untuk penyegaran kembali dilihat dari mutu warna, tekstur dan
mutu visual secarakeseluruhan, namun efektifitas optimum dari lama
pencelupannya tergantung pada jenis produk sayurannya.Proses crisping dengan
menggunakan suhu perendaman 50 C tidak efektifdan justru berakibat pada
penurunan mutu. Proses crisping dengan
suhu perendaman 30C dan 40C selama 1-
3 menit terhadap selada kriting dan bawang prei cukup efektif memberikan pen
garuh penyegaran mutu, dan adanya peningkatan lama perendaman cenderung ti
dak memberikan efek penyegaran berarti. Pada kangkung dan sawi cina, perend
aman pada suhu 30C dan 40Cselama 7 menit (Supartha,2007).Menurut Story &
Simons (1989), secara umum suhu 45C adalah suhumaksimum kritis bagi
produk hortikultura karena mulai pada suhu tersebut produksangat mengalami
kemunduran dimana laju respirasi turun drastis dan cenderungmenuju pada
pelayuan dan kematian bila suhu ditingkatkan. Dengan
karateristikmorfologinya, bawang prei dan sawi cina yang telah meningkat
suhunya sulituntuk didinginkan dengan cepat sehingga proses respirasi dan
transpirasi
masih berlangsung tinggi yang berakibat pada penurunan bobot yang lebih tingg
idibandingkan dengan produk yang hanya dicelup pada suhu 30C. Suhu yang
Documents Similar To CRISPING PADA PRODUK HORTIKULTURA
SAYURAN BERDAUN
carousel next

Inokulasi Eksplan

Crisping

paska panen

Laporan Praktikum Fisiologi Teknik Pasca Panen

Alat anasir iklim

Acara II. Pematangan Buah

Innokulum Jamur Metarhizium Sp

PENANGANAN PASCAPANEN KUBIS

Pembiakan Bakteri Agrobakterium Tumefaciens


Pengaruh Ekstrak Daun Gamal

Laporan 1 Pembuatan Medium

Laporan Praktikum Pengamatan Manajemen Sumber Daya Alam

Laporan Isolasi DNA Kromosom Bawang Merah

Pengaruh Karbit Terhadap Pematangan Buah Pisang

Laporan Praktikum Pengemasan

rekayasa tanaman kolkisin mawar

Efektivitas Senyawa Alelopati Umbi Teki

Pasca Panen Buah Sayuran

Alat Ukur Thompson & Cipoletti


Laporan Pratikum Kimia Pertanian 6

Pro2010 Ryu

LAPORAN PRAKTIKUM FUNGISIDA

Laporan Tekpas-Kerusakan Mekanis

Laporan Hidroponik

Buah Klimaterik Dan Non Klimaterik

Prospek Kacang Hijau_ok Gabung

laporan tetap praktikum fistek, pengaruh ukuran dan luka terhadap laju respirasi

Agrobacterium-tumefaciens

Laporan Modidikasi Atmosfer Pada Buah dan sayur


ALAT UKUR DEBIT CIPOLETTI DAN THOMPSON PADA SALURAN TERBUKA.docx

Footer Menu
ABOUT

 About Scribd

 Press

 Our blog

 Join our team!

 Contact Us

 Join today

 Invite Friends

 Gifts

LEGAL

 Terms

 Privacy

 Copyright

SUPPORT

 Help / FAQ

 Accessibility

 Purchase help
 AdChoices

 Publishers

Social Media
o
o
o
o
o

 Copyright © 2018 Scribd Inc.


 .
 Browse Books
 .
 Site Directory
 .
 Site Language:
Bahasa Indonesia