Anda di halaman 1dari 2

Latar Belakang

Hidup bermasyarakat berarti hidup berdampingan dengan orang lain, dan


hidup berdampingan dengan orang lain memiliki konsekuensi untuk mau
menerima setiap kondisi yang terjadi di antara berbagai manusia yang ada di
sekitar. Tidak menutup kemungkinan orang yang ada di sekeliling kita terdapat
orang yang berbeda agama. Maka dalam hal ini memerlukan pemahaman tentang
kerukunan umat beragama. Kerukunan dalam hal ini dapat dilandasi dengan sifat
saling menghormati umat beragama, yang kemudian diharapkan muncul
komunikasi yang bersifat kemanusiaan dengan sebaik-baiknya.

Dengan demikian, kerukunan umat beragama merupakan suatu bentuk


sosialisasi yang damai dan tercipta berkat adanya sifat saling menghormati yang
selanjutnya berwujud toleransi dalam kehidupan beragama. Toleransi dapat
diartikan sebagai sikap saling pengertian dan menghargai tanpa adanya
diskriminasi dalam hal apapun, khususnya dalam masalah kehidupan beragama.
Kerukunan umat beragama adalah hal yang sangat penting untuk mencapai sebuah
kesejahteraan hidup di negeri ini (Indonesia), yang memiliki keragaman begitu
banyak. Karena tidak hanya masalah adat istiadat atau seni budaya, akan tetapi
juga termasuk agama.

Bentuk keragaman yang ada di negeri ini memiliki dua mata pisau yang
sangat tajam, satu sisi mata pisau dapat digunakan sebagai suatu kekuatan dan di
satu sisi mata pisau yang lain dapat dimanfaatkan untuk menciptakan suatu
kehancuran atau perpecahan. Untuk dapat menjadikan keragaman menjadi sebuah
kekuatan sangat diperlukan peran serta berbagai warna dari keragaman untuk
saling memahami antara ragam yang satu dengan ragam yang lainnya. Apabila ini
tidak dapat dilakukan, maka yang akan muncul adalah sebuah kehancuran.

Indonesia adalah negara hukum yang mewajibkan warga negaranya memilih


satu dari 5 agama resmi di Indonesia. Namun kerukunan antar umat beragama di
Indonesia dinilai masih banyak menyisakan masalah. Kasus-kasus yang muncul
terkait masalah kerukunan beragama pun belum bisa terhapus secara tuntas. Kasus
Ambon, Kupang, Poso, forum-forum islam ekstrimis dan lainnya menyisakan
masalah ibarat api dalam sekam yang sewaktu-waktu siap membara dan
memanaskan suasana di sekelilingnya. Hal ini mengindikasikan bahwa
pemahaman masyarakat tentang kerukunan atar umat beragama perlu ditinjau
ulang. Dikarenakan banyaknya ditemukan ketidak adanya kerukunan antar agama,
yang menjadikan adanya saling permusuhan, saling merasa ketidak adilan. Maka
dari itulah pentingnya kerukunan umat beragama, agar semua masyarakat yang
mengalami dan tidak mengalami efek negative dari ketidak rukunan agama bahwa
kerukunan agama itu sangatlah penting.
Islam Agama Rahmat bagi Seluruh Alam. Kata islam berarti damai, selamat,
sejahtera, penyerahan diri, taat dan patuh. Pengertian tersebut menunjukkan
bahwa agama islam adalah agama yang mengandung ajaran untuk menciptakan
kedamaian, keselamatan, dan kesejahteraan hidup umat manusia pada khususnya
dan seluruh alam pada umumnya. Agama islam adalah agama yang Allah
turunkan sejak manusia pertama, Nabi pertama, yaitu Nabi Adam AS. Agama itu
kemudian Allah turunkan secara berkesinambungan kepada para Nabi dan Rasul-
rasul berikutnya.

Dalam al-Quran dan hadist yang menjadi sumber ajaran utama Islam, juga
dijelaskan oleh Allah terkait dengan anjuran agar dapat memanfaatkan
keberagaman sebagai sebuah kekuatan dengan langkah awal pengenalan.

Oleh karena itu, untuk mewujudkan kerukunan hidup antar umat beragama
yang sejati, harus tercipta satu konsep hidup bernegara yang mengikat semua
anggota kelompok sosial yang berbeda agama guna menghindari ”ledakan konflik
antarumat beragama yang terjadi tiba-tiba”. Makalah ini akan membahas tentang
pentingnya menciptakan kerukunan antar umat beragama dilingkungan
masyarakat.