Anda di halaman 1dari 1

SP1 KELUARGA MENJELASKAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL ANAK

PRASEKOLAH YANG NORMAL DAN MENYIMPANG SETA CARA


MENSTIMULASINYA

ORIENTASI

“Selamat pagi/sian/sore, pak/bu, saya suster I dari puskesmas Meuraksa. Siapa nama
bapak/ibu? Bagaimana perasaan bapak/ibu hari ini/ bagaimana kalau kita berbincang-bincang
tentang cara merawat anak bapak/ ibuk yang berusia 3-6 tahun? Dimana kita akan bicara,
pak/bu? Diruanagn ini? Baiklah, kita akan berdiskusi selama kurang lebih 30 menit,”

KERJA

“Bapak/Ibu, ini leaflet tentang perkembangan anak prasekolah. Mari kita pelajari bersama
mengenai ciri perkembangan ynag normal dan menyimpang,” (baca bersama-sama,) “apakah
bapak/ibu dapat memahaminya? Belum semua? Baiklah, saya akana jelaskan. Kemampuan
utama anak usia 3-6 tahun adalah berinisiatif menyelesaikan masalah yang dihadapi,
berinisiatif melakukan kegiatan tanpa disuruh. Apabila inisiatifnya memberi dampak negatif
dan lingkungan menyalahkan, anak akan takut berinisiatif dan merasa bersalah. Di leaflet
tertulis perilaku yang merupakan perkembangan normal anak usia 3-6 tahun, yaitu menghayal
dan kreatif belajar keterampilan fisik baru, berinisiatif melakukan kegiatan dengan
menggunakan benda-benda yang ada dirumah, mudah berpisah dengan orang tua, mengetahui
hal-hal yang salah dan benar serta mengikuti aturan yang ditetapkan, berbicara dalam bentuk
kalimat sederhan, mau melakukan pekerjaan yang sederhan, mengidentifikasi jenis
kelaminnya,”

“Apakah B sudah sam kemampuannya seperti yang tertulis di leaflet iti? Sebagian besar
sudah? Bagus, bapak/ibu tinggal menstimulasinya supaya kemampuan lain dapat tercapai.
Anak yang tidak dapat mencapai kemampuan tersebut akan merasa bersalah sehingga ia tidak
akan berani mengambil keputusan sederhana sekalipun takut akan akibat buruknya. Pada saat
dewasa, anak akan mengalami rendah diri dan tidak dapat bergaul,”

TERMINASI

“Bagaimana perasaan bapak/ibu setelah tadi kita berbincang-bincang tentang ciri khas
perkembangan anak usia 3-6 tahun? Dapatkah bapak/ibu sebutkan lagi ciri
perkembangannya? Bagus bapak/ibu sudah memahaminya. Bapak/ibu dapat membaca leaflet
ini lebih lanjut dan membandingkan perilaku C dengan ciri perkembangan di leaflet ini, sama
atua berbeda, dan mencoba membimbing C. Saya akan kesini lagi untuk mendiskusikan cara
yang akan/ibu lakukan untuk menstimulasi perkembangan C. Saya pamit dulu pak/bu.
Sampai jumpa.”